3,520 research outputs found

    Physical Solubility of CO2 in Novel Solvent Called Stonvent Using “N2O Analogy” Method

    Get PDF
    Physical solubility of carbon dioxide (CO2) gas in a novel solvent; Stonvent, has been estimated by applying “Nitrous Oxide (N2O) Analogy” method and compared to conventional amines in terms of its solubility performance obtained from Henry’s law calculations. The analogy is applied due to the reaction between CO2 gas and Stonvent, will be proven to be valid with spectroscopy test. The experiment was conducted at various temperatures (303.15, 313.15 and 323.15) K with pressure ranges at (10, 45 and 80) bar. A solubility apparatus which consists of two pressure vessels has been used to measure the solubility of N2O in Stonvent. The experimental Henry’s constant of N2O have been correlated with that of CO2 in Stonvent. The data obtained demonstrate that the Henry’s constant of CO2 in Stonvent decreases with decreasing temperature and increasing pressure. Lower Henry’s constant indicates higher solubility of CO2 gas in Stonvent. Hence, optimum physical solubility of CO2 in Stonvent obtained is at 303.15 K and 80 bar. Stonvent also showed a better solubility performance compared to the conventional amines such as monoethanolamine (MEA) due to the lower Henry’s constants obtained. Finally, the spectra of Stonvent contacted with N2O and CO2 are compared; in which the negligible effect of N2O vibration showed that the analogy is valid for this experimen

    SISTEM PAKAR REKOMENDASI PROFESI BERDASARKAN MINAT DAN BAKAT ANAK USIA DINI DENGAN MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEB

    Get PDF
    AbstrakOrang tua selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Tetapi terkadang, masih banyak orang tua yang memaksakan keinginan kepada anak untuk belajar sebuah mata pelajaran yang tidak disukai  atau diinginkan anak sendiri, sehingga dengan hal itu anak cenderung terpaksa dalam belajar dan mengakibatkan hasil yang dicapai tidak optimal. Masalah tersebut yang melatarbelakangi pembuatan sistem pakar rekomendasi profesi berdasarkan minat dan bakat anak usia dini dengan menggunakan metode forward chainingberbasis  web. Aplikasi sistem pakar ini berbasis  web  dibuat dengan menggunakan aplikasi Adobe Dreamweaver. Dari pembuatan aplikasi sistem pakar ini dihasilkan beberapa kriteria karakter anak yang telah disetujui oleh pakar dan digunakan untuk mengetahui bakat dan minat anak. Sehingga mampu memberikan informasi berupa rekomendasi profesi yang tepat dan saran penstimulasian untuk anak. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa Sistem Pakar Rekomendasi Profesi Berdasarkan Minat Dan Bakat Anak Usia Dini ini telah berhasil membantu orang tua mengenali minat dan bakat anak sejak dini sehingga dapat menemukan rekomendasi yang tepat bagi anak .Kata Kunci: Sistem Pakar, Minat dan Bakat, Web.AbstractParent always want to give the best things for their children. But sometimes, they force their children about their want, so it can cause some conflict between parents and their children. It can make their children feel despressed, lost of study spirit and makes schooling laziness. An expert system using of talent and interest determining can help parent to understand their children is talent and interest so they can give appropriate education for their children that depend on  talent and interest. This system uses forward change method that using facts and characteristics of the children to produce talent and interest’s result. This expert system application gets basis  web    made by using of application  Dreamweaver's Adobe  . By  expert system application make the result many child character criterions that agreed-on by expert that is utilized to know talent and child ren. So can give information as recommendation of profession in point and tips to child. Based on observational result has already been done acquired that conclusion Recommendations Expert System Profession based on Talent and Interest Early Age Child was successful being made and can help parents to find profetion recommend for child.Keywords: Expert System, Talent and Interest, Web.1.  PendahuluanSecara psikologis, minat dapat diartikan sebagai usaha untuk mempelajari dan mencari sesuatu  (Aty Herawati,2008). Minat juga diartikan sebagai suatu kondisi yang terjadi apabila seseorang melihat ciri-ciri atau arti sementara situasi yang dihubungkan dengan keinginan-keinginan atau kebutuhan-kebutuhannya sendiri. Bakat dalam istilah psikologi dapat diartikan sebagai suatu karakteristik unik individu yang membuatnya mampu atau tidak mampu melakukan suatu aktivitas secara mudah atau sulit, sukses atau tidak pernah sukses (Aty Herawati, 2008).Berdasarkan observasi yang dilakukan di salah satu TK di kota Malang, TK Rahmatul Ummat yang berdiri pada tanggal 5 Mei 2013 yang beralamatkan di Jl Klayatan III desa Bandungrejosari  Malang, menunjukkan bahwa kecerdasan dari masing-masing anak didik pada instansi tersebut sangatlah berbeda-beda. Tidak hanya kecerdasan IQ saja yang terlihat tapi juga kecerdasan SQ dan EQ.Terdapat anak yang mudah sekali berteman, anak yang lebih suka menggambar dibanding menulis huruf-huruf dan angka, ada juga yang lebih suka mewarna, suka menyanyi dibanding pelajaran-pelajaran yang lainya. Bahkan ada juga anak yang hiperaktif sampai sulit untuk mengetahui kelebihan yang dimiliki anak tersebut.Kadang ketika tiba waktunya belajar, saat guru memberikan pelajaran yang tidak sesuai dengan keinginan salah satu anak di TK tersebut, anak cenderung mengabaikan dan tidak memperhatikan sama sekali dan sulit sekali merespon pelajaran yang diberikan guru, bahkan saat dipaksa anak malah menangis dan rewel tidak mau meneruskan belajarnya.Ternyata sikap memaksakan keinginan tersebut tidak membuahkan hasil sama sekali bahkan cenderung seperti memberikan pengekangan terhadap keinginan dan minat bakat anak yang pada akhirnya memb

    Comparative Study of Different CO2 Injection Modes for Baronia RV2 Reservoir

    Get PDF
    This project presents an experimental study of comparing different CO2 injection mode for Baronia RV2 reservoir. It is the main objective to determine the most optimum CO2 injection mode for this field. Using a coreflood equipment, CO2 displacements were conducted on four core plugs saturated with Baronia RV2 crude oil

    PENGARUH PENDAYAGUNAAN ZAKAT PRODUKTIF TERHADAP KEUNTUNGAN USAHA MUSTAHIQ PADA PROGRAM KEMANUSIAAN PEDULI UMMAT (PKPU) KANTOR CABANG PEMBANTU CIREBON

    Get PDF
    SITI FATIMAH (59320160) : PENGARUH PENDAYAGUNAAN ZAKAT PRODUKTIF TERHADAP KEUNTUNGAN USAHA MUSTAHIQ PADA PROGRAM KEMANUSIAAN PEDULI UMMAT (PKPU) KANTOR CABANG PEMBANTU CIREBON. Pendayagunaan zakat produktif yaitu metode penyampaian dana zakat kepada mustahiq (penerima manfaat) untuk digunakan sebagai modal usaha dengan tujuan untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi ummat yang sesuai dengan fungsi sosial ekonomis dari zakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pendayagunaan zakat produktif pada Program Kemanusiaan Peduli Ummat (PKPU) KCP Cirebon, untuk menggambarkan keuntungan usaha mustahiq pada Program Kemanusiaan Peduli Ummat (PKPU) KCP Cirebon, dan pengaruh pendayagunaan zakat produktif terhadap keuntungan usaha mustahiq pada Program Kemanusiaan Peduli Ummat (PKPU) KCP Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, yaitu jenis penelitian yang berdasarkan prosedur statistik dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Penelitian ini merupakan penelitian yang berjenis deskriptif, yaitu untuk membuat deskripsi atau gambaran mengenai objek-objek yang berhubungan dengan keuntungan usaha mustahiq. Hasil penelitian tersebut kemudian diolah dengan menggunakan uji normalitas data, analisis regresi linier sederhana, koefisien determinasi, dan koefisien regresi sederhana (uji t). Dari hasil uji regresi linier sederhana melalui program SPSS 20, diperoleh hasil persamaan Y = 25.306 + 0.407 (X) yang menyatakan bahwa pendayagunaan zakat produktif mempunyai pengaruh positif terhadap keuntungan usaha mustahiq. Berdasarkan analisis korelasi diperoleh r = 0.444, hal ini berarti terdapat hubungan yang sedang antara pendayagunaan zakat produktif dengan keuntungan usaha mustahiq pada PKPU KCP Cirebon. Berdasarkan hasil koefisien determinasi diperoleh angka 19,7%. Sedangkan berdasarkan koefisien regresi sederhana (uji t) diperoleh nilai thitung 3.396 > ttabel 2.012 dengan taraf signifikansi 5% dengan n = 49, artinya ada pengaruh signifikan antara pendayagunaan zakat produktif terhadap keuntungan usaha mustahiq. Dengan demikian hipotesis yang penulis ajukan, yaitu “pendayagunaan zakat produktif berpengaruh signifikan terhadap keuntungan usaha mustahiq pada PKPU KCP Cirebon”, dapat diterima. Maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kata Kunci: Pendayagunaan Zakat Produktif, Keuntungan Usaha Mustahiq

    UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH PADA SISWA KELAS IV SDN PENGKOK I KEDAWUNG SRAGEN TAHUN AJARAN 2010/2011

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan (1) mendiskripsikan proses pembelajaran matematika melalui strategi pembelajaran index card match (2) untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa dalam pembelajaran index card match pada materi pecahan. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah PTK (penelitian tindakan kelas). Subyek penerima tindakan adalah siswa kelas IV SD Negeri Pengkok 1 yang berjumlah 42 siswa dan pelaksana tindakan adalah peneliti yang dibantu guru matematika. Metode pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, catatan lapangan, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan model alur. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika pada materi pecahan melalui strategi pembelajaran index card match. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes tertulis yang dilakukan sebelum dan sesudah penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Sebelum adanya tindakan hasil belajar yang mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM) sebesar 44,29% dan diakhir tindakan mencapai 75,36%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran index card match dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa

    Analisis Kesalahan Berbahasa Arab Dalam Percakapan Sehari-Hari Di Pondok Pesantren Darul Ikhlas

    Get PDF
    Dalam penelitian ini penulis melakukan analisis terhadap kesalahan Nahwu dah Sharaf dalam percakapan sehari-hari di PONDOK PESANTREN DARUL IKHLAS Mandailing Natal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kesalahan berbahasa Arab siswi yang ditinjau dari Nahwu dah Sharaf, dan mengetahu solusi dari bentuk kesalahan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dan dilakukan di lingkungan Asrama 4 Putri. Sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan dengan analisi deskriptif. Setelah melakukan penelitian, penulis dapat menyimpulkan bahwa: Terdapat kesalahan berbahasa arab dalam percakapan sehari-hari siswi Pondok Pesantren Darul Ikhlas. Dan Kesalahan tersebut pada permasalahan Nahwu seperti Adh-Dhamir, Al-Isyarah, Al-Mubtada’ wa Al-Khabar, An-Na’at, Al-Idhofah dan Maf’ul bih. Dan kesalahan dalam permasalahn Sharaf seperti pen-Tashrifan Fi’il dan penggunaanya. Dan adapun analisis terhadap kesalahan ini penulis mengambil pendapat para ulama Nahwu dah Sharaf serta memberikan tiga buah langkah dalam menguranginya, yaitu: 1. Membaca dan mengkaji buku-buku Nahwu dah Sharaf lebih banyak lagi 2. Menerapkan penggunaan kaidah tata bahasa Arab yang benar dalam percakapan berbahasa sehari-hari 3. Memperbanyak latihan menggunakan bahasa Arab baik dalam lisan maupun tulisa

    KOLOKASI LEKSIKON PADA RANAH PEMILU: KAJIAN SEMANTIK LEKSIKAL

    Get PDF
    Pemilu (PemilihanUmum) merupakan ajang pemilihan pemimpin yang dilakukan di Indonesia setiap lima tahun sekali. Dalam penyelenggaraannya terdapat istilah khusus yang digunakan oleh masyarakat. Adanya leksikon pemilu membuktikan bahwa begitu banyak variasi bahasa yang digunakan oleh masyarakat. Variasi bahasa dapat terjadi berdasarkan bidang pemakaian menyangkut penggunaan bahasa itu sendiri. Dalam pemilu terdapat leksikon yang digunakan untuk mempermudah komunikasi antarpemakainya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan (1) bentuk lingual dari leksikon pemilu; (2) kolokasi yang terkandung dalam leksikon pemilu; (3) klasifikasi jenis makna dari leksikon pemilu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah semantik leksikal, sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data digunakan teknik (1) catat; dan (2) dokumentasi. Adapun hasil temuan peneltian ini adalah (1) berdasarkan bentuk lingual, dari 53 leksikon yang ditemukan terdapat tujuh leksikon berupa kata, 45 leksikon berupa komposisi, dan terdapat satu leksikon berupa frasa; (2) kolokasi yang ditemukan pada 53 leksikon ranah pemilu secara keseluruhan leksikon tersebut memiliki kolokasi pada satu lingkungan yang sama, yaitu pembicaraan mengenai pemilu dan politik; (3) berdasarkan klasifikasi jenis makna, ditemukan bahwa leksikon pemilu yang termasuk jenis makna khusus berjumlah 43, misalnya kotak suara dan surat suara. Selanjutnya, makna leksikal yang ditemukan berjumlah enam, misalnya apatis dan pawai. Adapun makna kontekstual berjumlah tiga, yaitu bakal calon, jujur dan adil, dan serangan fajar dan makna referensial berjumlah satu, yaitu salam dua jari ----------- General election is an election event for choosing a leader which is performed in Indonesia every five years. In its implementation there is a special term used by the society. The existence of lexicon in general election proves that there are many language variations used by the society. Language variations can occur based on the use aspects concerning the use of language itself. As though in any general election extant a lexicon that is used to facilitate communication among the users.The purposes of this study are intended to recognize and describe (1) the form of the lingual lexicon of general election; (2) collocation contained in the lexicon of general election; (3) classification the types of meaning about the lexicon of general election.The approach used in this study is lexical semantics, whereas the method used is descriptive qualitative method. The data collecting techniques used are (1) recording; and (2) documentation. As for the findings of this research are (1) based on lingual forms, from 53 lexicons there are found seven lexicon in the form of words, there are 45 lexicons in the form of composition, and there is a lexicon in the form of phrases; (2) the collocation found in the entire 53 lexicons of general election own the same collocation which talks about the general elections and politics; (3) based on classification the types of meaning, it is found that the lexicons of general election are included in the type of specific meaning totaled 43, such as kotaksuara and suratsuara. Furthermore, six lexical meaning are found, such as apatis and pawai. While for the contextual meaning are totaled three, namely the bakalcalon, jujurdanadil also seranganfajar and the referential meaning are amounted one that is salamduajar

    EFEKTIVITAS PROGRAM KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) BRI UNIT KARANGAMPEL DALAM MENINGKATKAN WIRAUSAHA KELUARGA DI DESA KARANGAMPEL - INDRAMAYU

    Get PDF
    Siti Fatimah : Efektivitas Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI Unit Karangampel Dalam Meningkatkan Wirausaha Keluarga Di Desa Karangampel–Indramayu. Peranan wirausaha termasuk usaha kecil menengah (UKM), terutama sejak krisis ekonomi dapat dipandang sebagai katup penyelamat dalam proses pemulihan ekonomi nasional, baik dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi nasional maupun penyerapan tenaga kerja, namun masih menghadapi berbagai hambatan dan kendala. Salah satu kendala yang dihadapi adalah dalam hal permodalan. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Konsep Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI Unit Karangampel di Desa Karangampel-Indramayu, 2) konsep wirausaha keluarga di Desa Karangampel-Indramayu, 3) hubungan efektivitas Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI Unit Karangampel dengan peningkatan wirausaha keluarga di Desa Karangampel – Indramayu. Bagi wirausaha keluarga, kredit dirasa cukup penting meningkatkan kebutuhan untuk pembiayaan modal kerja diperlukan guna menjalankan usaha dan meningkatkan akumulasi pemupukan modal mereka. Untuk mengatasi masalah tersebut pemerintah meluncurkan program pembiayaan bagi wirausaha termasuk UMKM dan koperasi, yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dilaksanakan oleh beberapa Bank di Indonesia, salah satunya adalah Bank BRI Unit Karangampel. Melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah diberikan pemerintah, diharapkan dengan program ini para pelaku wirausaha keluarga di Desa Karangampel memiliki semangat untuk mengembangkan usahanya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Angket, wawancara dan study dokumen. Teknik analisis yang digunakan adalah koefisien korelasi dan Spearman Brown, uji signifikasi dengan uji t, dan koefisien determinasi. Studi penelitian dilakukan pada wirausaha keluarga masyarakat Desa Karangampel yang memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI Unit Karangampel. Hasil penelitian ini secara umum menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara efektivitas program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI Unit Karangampel dengan Peningkatan wirausaha keluarga di Desa Karangampel- Indramayu, hal tersebut dapat dibuktikan dengan data hasil pengolahan statistika diperoleh koefisien korelasi r = 0,752, setelah dikonfirmasikan dengan koefisien korelasi maka dapat dikatakan kuat. Pada uji signifikasi melalui uji t diperoleh t hitung sebesar 7,028, dan t tabel 1,684, dengan demikian t hitung lebih besar dari t tabel (7,028 > 1,684) artinya terdapat hubungan yang positif antara variabel X dengan variabel Y. Dan pada uji koefisien determinasi diperoleh nilai 56,5%. Hal ini menunjukkan bahwa efektivitas program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI Unit Karangampel mempunyai hubungan yang kuat dengan peningkatan wirausaha keluarga di Desa Karangampel-Indramayu

    PERAN BADAN LINGKUNGAN HIDUP KOTA SURAKARTA DALAM PENGAWASAN DAN PEMBINAAN PENGELOLAAN LIMBAH RUMAH SAKIT DI SURAKARTA DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2009 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

    Get PDF
    SITI FATIMAH, E0011299, 2015, PERAN BADAN LINGKUNGAN HIDUP KOTA SURAKARTA DALAM PENGAWASAN DAN PEMBINAAN PENGELOLAAN LIMBAH RUMAH SAKIT DI SURAKARTA DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2009 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP. Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengawasan dan pembinaan Badan Lingkungan Hidup Kota Surakarta (BLH Kota Surakarta) dalam pengelolaan limbah rumah sakit di Surakarta yang ditinjau dari Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan untuk mengetahui dan menganalisis hambatan apa saja yang dialami oleh BLH Kota Surakarta dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pengelolaan limbah rumah sakit di Surakarta dan apa saja solusinya. Penelitian ini diambil dengan metode penelitian hukum yuridis empiris dengan sifat penelitian deskriptif dan analisis. Dalam penelitian ini juga menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis dan sumber data penelitian menggunakan data primer dengan melalui wawancara dan data sekunder berupa buku-buku, perundang-undangan, dokumen-dokumen resmi dan hasil-hasil penelitian yang berwujud laporan. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif dengan reduksi data, penyajian data kemudian penarikan kesimpulan dan verifikasinya. Simpulan dari penelitian ini pengawasan dan pembinaan yang dilakukan oleh BLH Kota Surakarta sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yakni membuat kebijakan, yang kebijakan tersebut terdapat penjabaran tugas pokok dan fungsi yang tercantum dalam Peraturan Walikota Surakarta Nomor 29 Tahun 2008 tentang Penjabaran Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Badan Lingkungan Hidup Kota Surakarta. Selain itu BLH Kota Surakarta juga berdasar pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2014 tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. Hasil dari program tersebut berupa Taat dan Belum taat. Sedangkan hasil pengawasan dan pembinaan BLH Kota Surakarta berupa Belum Taat. Kendala yang dihadapi oleh BLH Kota Surakarta dalam pengawasan dan pembinaan yaitu masalah prosedural dari pihak rumah sakit, kurangnya personil dan juga tidak memiliki laboratirum yang mendukung kegiatan. Kata kunci : pengawasan dan pembinaan, Badan Lingkungan Hidup Kota Surakarta, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

    Kajian insekta potensial hama di perkebunan hortikultura Kalampangan Kota Palangka Raya

    Get PDF
    ABSTRAKSI Hortikultura merupakan salah satu bentuk ekosistem binaan manusia yang pengembangan serta pemanfaatannya bertujuan menghasilkan produksi pertanian guna memenuhi kebutuhan manusia, dalam hal konsumsi dan bentuk pemanfaatan pangan untuk kepentingan manusia. Ciri Hortikultura dibentuk oleh komponen populasi tanaman pertanian yang seragam, komunitas gulma, komunitas hewan (termasuk serangga), komunitas mikrobiotik, dan lingkungan fisik yang semuanya saling berinteraksi. Umumnya Hortikultura memiliki keragaman spesies yang rendah yang hanya memiliki keseragaman genetik yang sama. Contoh tanaman pada hortikultura yaitu tanaman cabai, seledri, kangkung, kemangi, daun bawang dan bayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesies serangga yang terdapat pada lahan Hortikultura Kelurahan Kalampangan Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya dan untuk mengetahui spesies serangga potensial hama endoparasit dan ektoparasit yang mendominasi pada lahan Hortikultura Kelurahan Kalampangan Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif serta menggunakan teknik sampling purposive sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan teknik eksplorasi serta penentuan wilayah menggunakan judgment sampling. Penelitian yang dilaksanakan pada bulan April 2015 sampai bulan Juni 2015 di perkebunan Hortikultura Kelurahan Kalampangan Kota Palangka Raya, ditemukan 4 spesies dan 2 familia yang ditemukan pada enam wilayah sampling dengan keadaan faktor lingkungan dan jenis lahan yang berbeda-beda. Total serangga yang diperoleh sebanyak 37 serangga hama. Keanekaragaman serangga hama di wilayah Hortikultura tergolong rendah yaitu H’=1,25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan areal jenis penanaman akan mempengaruhi perbedaan jenis serangga yang hidup pada setiap areal penanaman. ABSTRACT Horticulture is one form of assisted human ecosystem that aims to generate development and utilization of agricultural production to meet human needs, in terms of consumption and utilization form of food for the benefit of human. horticultural traits shaped by the agricultural component of the uniform plant population , weed community , a community of animals ( including insects ) , microbiotic communities , and physical environment all interact. Horticulture generally have low diversity of species that just has the same genetic uniformity. The examples of plants in horticulture, namely pepper, celery, kale, basil, chives, and spinach. This study aims to determine species of insects found on horticultural land in the village in the district Kelampangan Sebangau – Palangka Raya and to identify potential insect pest species endoparasites and ectoparasites which dominates the land in the village in the district Kelampangan Sebangau – Palangka Raya. The research belongs to quantitative and descriptive using purposive sampling techniques and data collection techniques using the technique of determining the area of exploration and use judgment sampling. The research conducted in April 2015 to June 2015 in the village horticultural gardens Kalampangan Palangkaraya, were found 4 species and 2 familia found in six sampling area with the state of environmental factors and the type of land that is different. The total insects obtained a total of 37 insect pests. The diversity of insect pests in the area of horticulture classified lace that H ' = 1,327. The results showed that different types of planting acreage will affect different types of insects that live in each planting area
    corecore