Perspektif Ilmu Pendidikan
Not a member yet
    345 research outputs found

    Strategy of Student Management In Facing The Paradigm Shift In Education In The Digital Era: A Literature Review

    Get PDF
    In the ever-evolving digital era, changes in the educational paradigm demand effective student management strategies. This article is a literature review that discusses these strategies based on student perspectives, expert opinions, and relevant literature sources. The main focus of these strategies is the integration of technology into the curriculum, the development of teacher professionalism, collaboration with industry and communities, and the empowerment of students. By implementing these strategies, educational institutions can create adaptive, innovative, and relevant learning environments that keep up with the times. This approach provides a strong foundation for student development in tackling challenges and harnessing potential in the digital era

    PENGARUH KONTROL FOKUS, KEBERANIAN, DAN KETERBUKAAN PEMIKIRAN TERHADAP KINERJA AKADEMIK SISWA: IMPLIKASI UNTUK PENDIDIKAN DAN MANAJEMEN

    Get PDF
    Education is pivotal for personal development and societal progress, while management is crucial for resource optimization and goal attainment in organizations. Education shapes individuals, society, while management optimizes resources, goals in organizations. The synergy between education and management is increasingly vital for improving education quality and human resource development. This study explores the relationship between psychological factors (Control Focus, Courage, Open-mindedness) and students' academic performance. In our dynamic world, understanding how these factors impact academic success is crucial. The research aims to guide both education and management sectors. By grasping Control Focus's role in task management, Courage's importance in overcoming challenges, and Open-mindedness's positive effect on innovation and adaptability, collaboration between these fields can be more effective. The conclusions stress the need for closer cooperation between education and management to address complex challenges and achieve success. Additionally, they highlight understanding individual psychology's role in education and organizations, unlocking human potential, and accomplishing organizational goalsPendidikan adalah pilar penting dalam membentuk individu dan menggerakkan kemajuan masyarakat. Hubungan antara pendidikan dan manajemen semakin menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan mengungkap hubungan antara faktor-faktor psikologis seperti Kontrol Fokus, Keberanian, dan Keterbukaan Pemikiran dengan kinerja akademik siswa. Penelitian ini berupaya memberikan panduan berharga bagi sektor pendidikan dan manajemen. Dengan pemahaman terhadap dampak Control Focus dalam mengendalikan tugas, peran Courage dalam menghadapi tantangan, serta pengaruh positif Open-mindedness dalam menggalang pemikiran inovatif dan adaptasi, pendidikan dan manajemen dapat berkolaborasi lebih efektif demi mencapai tujuan bersama. Kesimpulan dan implikasi temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara pendidikan dan manajemen. Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu menghadapi tantangan yang kompleks dan meraih kesuksesan di masa depan. Kesimpulan ini juga menekankan signifikansi memahami peran psikologi individu dalam konteks pendidikan dan organisasi, sebagai kunci untuk menggali potensi penuh manusia serta mencapai tujuan organisas

    FACTORS INFLUENCING STUDENT ACADEMIC BURNOUT SYSTEMATIC REVIEW

    Get PDF
    The routine experienced by students in facing lectures causes stress which leads to emotional exhaustion, this situation is called academic burnout. This study aims to determine the factors that cause burnout in college students. This study aims to review previous studies on academic burnout in students, the review was carried out systematically by applying PRISMA guidelines. Online databases used in searches: Google Scholar, Google Scholar, Springer, Taylor & Francis, Sage, Researchgate with a defined search strategy previously. Screening was carried out by applying inclusion and exclusion criteria. The articles involved in the review (N = 5) have also gone through an assessment. The results of this study found several factors that influence academic burnout in students, including gender, anxiety, self-efficacy, the number of activities students participate in, the campus environment and the relationships or support they receive. from another individual.Rutinitas yang dialami mahasiswa dalam menghadapi perkuliahan menyebabkan stress yang berujung kepada kelelahan secara emosional, situasi ini disebut dengan academic burnout. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan burnout pada mahasiswa. Studi ini bertujuan untuk mereview studi-studi terdahulu tentang kelelahan akademik pada mahasiswa, review dilakukan secara sistematis dengan menerapkan pedoman PRISMA Database online yang digunakan dalam pencarian : Google Scholar, Google Scholar, Springer, Taylor & Francis, Sage, Researchgate dengan strategi pencarian yang ditetapkan sebelumnya. Screening dilakukan dengan menerapkan kriteria inklusi dan ekslusi. Artikel yang dilibatkan dalam review (N=5) juga telah melalui penilaian Hasil penelitian ini ditemukan beberapa faktor yang mempengaruhi academic burnout pada mahasiswa antara lain gender, anxiety, self-efficacy, banyaknya kegiatan yang diikuti mahasiswa, lingkungan kampus dan hubungan atau dukungan yang diperoleh dari individu lain

    Pemanfaatan Media Bahasa Inggris Berbasis Digital : Best Practice Di Sdn 2 Cikalang Kelas V

    Get PDF
    Abstract: The initial condition of students at SD Negeri 2 Cikalang in implementing English learning is not optimal, mainly because learning English is not included in the local content chosen by the school so that there is no English language learning from class I. For this reason, the purpose of this article is to have English language learning with efforts to create students who are able to understand international standard languages, with the help of technology-based media so that students are expected to be able to understand more and make learning more fun. This research was carried out using the best practice method at SD Negeri 2 Cikalang, Tasikmalaya City, best practice can be defined as the most efficient and effective way to complete a task. Best Practice tells of the best experiences of creativity and innovation in overcoming the problems they face. The research technique is qualitative in which the author uses observation. The results of this study indicate that using digital-based media can improve students' vocabulary and understanding in English lessons and become an innovation in overcoming problems in English learning and inspire educators to develop more creative learning media. economical and efficient because it is a user-friendly medium. Keywords: Best Practice , English , Media , Digital , Elementary School.Abstrak: Kondisi awal peserta didik di SD Negeri 2 Cikalang dalam mengimplementasikan pembelajaran bahasa Inggris belum optimal , terutama karena pembelajaran bahasa Inggris tidak termasuk pada muatan lokal yang dipilih sekolah sehingga tidak adanya pembelajaran bahasa Inggris dari kelas I . Untuk itu tujuan dari artikel ini perlu adanya pembelajaran bahasa Inggris dengan upaya mewujudkan peserta didik yang mampu memahami bahasa standar internasional , dengan bantuan media berbasis teknologi sehingga siswa diharapkan mampu lebih memahami dan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Peneletian ini dilaksanakan dengan metode best practice di SD Negeri 2 Cikalang Kota Tasikmalaya , best practice dapat didefinisikan sebagai suatu cara yang paling efisien dan efektif untuk menyelesaikan suatu tugas. Best Practice menceritakan pengalaman terbaik kreativitas dan inovasi dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi . Teknik penelitian bersifat kualitatif yang mana penulis menggunakan observasi . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan memanfaatkan media berbasis digital mampu meningkatkan kosa kata dan pemahaman siswa dalam pelajaran bahasa Inggris dan menjadi inovasi dalam mengatasi masalah yang terdapat pada pembelajaran Bahasa Inggris serta memberi inspirasi terhadap pendidik untuk pengembangan media pembelajaran yang lebih kreatif , media pembelajaran ini juga bersifat eknomis dan efisien karena merupakan media yang ramah pengguna Kata-kata kunci: Best Practice , Bahasa Inggris , Media , Digital , Sekolah Dasar

    Persepsi Siswa terhadap Strategi Sekolah selama Masa Pandemi Covid-19 di SMA Negeri 1 Wonosari Kabupaten Klaten

    Get PDF
    Abstract: The covid-19 pandemic turned conventional learning into online learning. Schools as educational institutions need to implement learning strategies during the covid-19 pandemic. This study aims to determine students' perceptions of school strategies during the covid-19 pandemic. The data collection techniques contained in this study are questionnaires, observations, and documentation. The data that has been obtained is then done analysis using descriptive statistical analysis. The results showed that on the indicator of online learning planning obtained the highest percentage of 42% of students agreed with the school's strategy of providing information about the covid-19 pandemic to teachers, students, and parents. On the indicator of the implementation of online learning, the highest percentage of 43% of students agreed with the school's strategy of providing information related to maintaining a healthy lifestyle during the covid-19 pandemic. In the online learning evaluation indicator, the highest percentage of 35% of students agreed with the school's strategy of identifying obstacles or problems found during learning. Given the importance of online learning strategies, it is expected that schools can develop strategies to support learning during the covid-19 pandemic. Keywords:  Covid-19, Geography, Learning Strategy, School  Abstrak: Pandemi covid-19 mengubah pembelajaran konvensional menjadi pembelajaran daring. Sekolah sebagai instansi penyelenggara pendidikan perlu menerapkan strategi pembelajaran selama masa pandemi covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap strategi sekolah selama masa pandemi covid-19. Teknik pengumpulan data yang terdapat dalam penelitian ini yaitu kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh tersebut kemudian dilakukan analisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada indikator perencanaan pembelajaran daring diperoleh persentase tertinggi sebesar 42% siswa setuju dengan strategi sekolah memberikan informasi pandemi covid-19 ke guru, siswa, dan orang tua. Pada indikator pelaksanaan pembelajaran daring diperoleh persentase tertinggi sebesar 43% siswa setuju dengan strategi sekolah memberikan informasi terkait menjaga pola hidup sehat selama masa pandemi covid-19. Pada indikator evaluasi pembelajaran daring diperoleh persentase tertinggi sebesar 35% siswa setuju dengan strategi sekolah mengidentifikasi kendala atau permasalahan yang ditemukan saat pembelajaran. Mengingat pentingnya strategi pembelajaran daring, maka diharapkan sekolah dapat mengembangkan strategi untuk mendukung pembelajaran selama masa pandemi covid-19. Kata-kata Kunci: Covid-19, Geografi, Sekolah, Strategi Pembelajaran &nbsp

    Pengembangan Karakter Siswa dengan Permainan Bikabepo dan Wabidaka di SD Negeri Pucangan 03 Kecamatan Kartasura

    Get PDF
    This innovative work on Student Character Development with Bikabepo and Wabidaka Games  at SD Negeri Pucangan 03, Kartasura District, Sukoharjo Regency aims to describe the procedures for developing student character with Bikabepo and Wabidaka games  at SD Negeri Pucangan 03Kartasura District, Sukoharjo Regency. Bikabepo is an acronym for Power Point Based Character Bus  and Wabidaka is an acronym for Wayang Bus from Cardboard. Bikabepo and Wabidaka games  were chosen as learning media to solve learning problems, namely to increase students' creativity and character development. The method used is the Research and Development (R and D) research method. The results of the implementation of this innovative work show that the use of Bikabepo and Wabidaka game media  can develop student character and improve learning outcomes and student creativity in learning. The development of student character can be seen from the results of interviews with class teachers and guardians which show that 90% of students have been honest, disciplined and responsible in daily life. The learning outcomes showed an increase in learning completeness by 47%, which was originally by 30% after using Bikbepo and Wabidaka game media  to 77%. In addition, student creativity also increases in learning based on the results of student work in making character buses and solving problems about character. 100% of students can answer questions about character issues in everyday life. Based on this, it can be concluded that powerpoint-based character bus games and cardboard bus puppets can develop the character, learning outcomes and creativity of students at SD Negeri Pucangan 03.   Keywords: Character development, game, Bikabepo, Wabidaka  Karya inovasi pembelajaran  Pengembangan Karakter Siswa dengan Permainan Bikabepo dan Wabidaka di SD Negeri Pucangan 03 Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang tata cara  pengembangan karakter siswa dengan permainan Bikabepo Dan Wabidaka di SD Negeri Pucangan 03Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Bikabepo merupakan akronim dari Bis Karakter Berbasis Power Point dan Wabidaka merupakan akronim dari Wayang Bis dari Kardus  . Permainan Bikabepo dan Wabidaka dipilih sebagai media pembelajaran untuk memecahkan permasalahan pembelajaran, yaitu untuk meningkatkan kreativitas dan pengembangan karakter siswa. Metode yang digunakan adalah  metode penelitian Research and Development ( R and D ) . Hasil dari implementasi karya inovasi ini menunjukkan bahwa penggunaan media permainan Bikabepo dan Wabidaka dapat mengembangkan karakter siswa dan meningkatkan hasil belajar serta kreativitas siswa dalam pembelajaran. Pengembangan karakter siswa dapat dilihat dari hasil wawancara terhadap guru kelas dan wali murid yang menunjukkan bahwa 90% siswa sudah bersikap jujur, disiplin dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Pada hasil pembelajaran menunjukkan ada peningkatan ketuntasan belajar sebesar 47 %, yang semula sebesar 30% setelah menggunakan media permainan Bikbepo dan Wabidaka menjadi 77%. Selain itu kreativitas siswa juga meningkat dalam  pembelajaran didasarkan pada hasil karya siswa dalam pembuatan bis karakter dan memecahkan masalah tentang karakter. 100% siswa dapat menjawab pertanyaan tentang masalah karakter dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan bis karakter berbasis power point dan wayang bis dari kardus dapat mengembangkan karakter, hasil belajar dan  kreatifitas siswa di SD Negeri Pucangan 03.   Kata kunci: Pengembangan karakter, permainan, Bikabepo, Wabidak

    PROSES BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR SELAMA WABAH COVID-19

    Get PDF
    This research aimed to discover the learning process of elementary school students during the Covid-19 outbreak, this includes problems faced by parents and students, and strategies to overcome these problems as well as suggestions for improving online learning in elementary schools. Data were collected through a survey method by distributing questionnaires about the responses of parents on the process of implementing online learning during the covid-19 outbreak. The results of the survey showed that online learning for elementary school students is less conducive, less effective, and less efficient compared to face-to-face learning interaction. This study enriches the research and knowledge related to online learning at primary school during the COVID-19 outbreak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran di sekolah dasar selama pandemik Covid-19, ini meliputi permasalahan yang dihdapi oleh orang tua dan siswa, dan strategi untuk mengatasi permasalahan ini dan juga saran untuk meningkatkan pembelajaran daring di sekolah dasar. data dikumpulkan melalaui metode surve dengan menyebar angket trntangf respon orang tua pada proses penerapan pembelajaran daring selama pandemik Covid-19. Hasil surve menunjukan bahwa pembelajaran daraing disekolah dasar kurang kondusif, kurang efektif dan kurang efisien dibandingkan dengan pembelajaran tatap mungka. penelitian ini memperkaya penelitian dan pengetahuan yang berhubungan dengan pembelajaran daring di sekolah dasar selama pandemik Covid-19

    Transformasi Digital Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Di Sekolah Selama Masa Pandemi

    Get PDF
    Abstract: The emerging COVID-19 pandemic has had a major impact on the course of life, including the world of education. The impact of the COVID-19 pandemic has changed the shift in the world of education, which was originally done face-to-face, and has shifted its direction to online learning. This shift in the concept of learning requires a transformation by utilizing digital technology. The purpose of this study was to determine the form and process of digital transformation carried out in carrying out thematic learning activities during distance learning at the basic education level. The subjects of this study were 3 people consisting of the principal and 2 teachers with the criteria of teaching thematic learning at SD Al Azhar 38 Bantul. The data collection technique used interviews. The validity of the data used triangulation of sources and techniques. Data analysis includes data reduction, data presentation, and conclusions. The results showed that SD Al Azhar 38 Bantul carried out a digital transformation in thematic learning during the covid-19 pandemic by utilizing platforms such as pinto, zoom, google meet, and WhatsApp. Meanwhile, the digital transformation process carried out by SD Al Azhar Bantul itself goes through several stages, namely digital transformation planning; organizing digital transformation; implementation of digital transformation; and control over digital transformation. Keywords: Pandemic, Digital Transformation, Thematic LearningAbstrak: Pandemi covid-19 yang muncul menimbulkan dampak besar terhadap jalannya tatanan kehidupan tidak terkecuali dunia pendidikan. Dampak pandemic covid-19 merubah pergeseran dunia pendidikan yang mulanya dilakukan secara tatap muka mengalami pergeseran arah menjadi pembelajaran daring. Pergeseran konsep pembelajaran ini menuntut adanya sebuah transformasi dengan memanfaatkan teknologi digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  bentuk dan proses transformasi digital yang dilakukan dalam menjalankan kegiatan pembelajaran tematik pada masa pembelajaran jarak jauh di tingkat pendidikan dasar. Subjek penelitian ini sejumlah 3 orang yang terdiri dari kepala sekolah dan 2 guru dengan kriteria mengampu pembelajaran tematik di SD Al Azhar 38 Bantul. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik.  Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Al Azhar 38 Bantul melakukan transformasi digital dalam pembelajaran tematik selama masa pandemic covid-19 dengan memanfaatkan platform berupa pintro, zoom, google meet, dan whatsapp. Sementara proses transformasi digital yang dilakuakan oleh SD Al Azhar Bantul sendiri melalui beberapa tahapan yaitu perencanaan transformasi digital; pengorganisasian transformasi digital; pelaksanaan transformasi digital; dan kontrol terhadap transformasi digital. Kata-kata kunci: Pandemi, Transformasi Digital, Pembelajaran Temati

    MEMERIKSA TPACK GURU SMP NEGERI DAN BERPENGALAMAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENGEMBANGAN PROFESIONAL

    No full text
    Abstract: The use of technology in education is highly significant nowadays. Currently, blended learning is used in Indonesia, which requires students and teachers to communicate via social media. Students from SMP Karanglewas, enter school in turn according to the schedule, and when students study at home, the teacher must deliver materials or tasks through social media. The researcher would learn about the novice and experienced teachers' perceptions of TPACK, as well as the activities that teachers took based on their usage of technology. There were two study questions: What are novice and experienced teachers’ perceptions of TPACK? and To what extent have their actions been inspired by TPACK? The objectives were to investigate beginner and experienced SMP Karanglewas instructors' variations in their TPACK, as well as to learn about the influences on professional development and the behaviours inspired by TPACK. The findings where teachers could apply TPACK well even though they need help from other people and the difference between novice and experienced teachers in terms of technology was different because novice teachers had high technology knowledge but experienced teachers, were good at pedagogy content knowledge.  Keywords: TPACK; professional development; novice teachers; experienced teachers; the influence of TPACKAbstrak: Penggunaan teknologi dalam pendidikan sangat signifikan saat ini. Blended learning digunakan di Indonesia yang mengharuskan siswa dan guru berkomunikasi melalui media sosial. Siswa dari SMP Karanglewas, masuk sekolah secara bergiliran sesuai jadwal, dan ketika siswa belajar di rumah, guru harus menyampaikan materi atau tugas melalui media sosial. Peneliti akan mempelajari persepsi guru pemula dan berpengalaman tentang TPACK, serta kegiatan yang dilakukan guru berdasarkan penggunaan teknologi mereka. Ada dua pertanyaan penelitian: Apa persepsi guru pemula dan guru berpengalaman tentang TPACK? dan Sejauh mana tindakan mereka terinspirasi oleh TPACK? Tujuannya adalah untuk mengetahui variasi TPACK pemula dan pengajar berpengalaman di SMP Karanglewas, serta mempelajari pengaruhnya terhadap pengembangan profesional dan perilaku yang diilhami oleh TPACK. Temuan dimana guru dapat menerapkan TPACK dengan baik meskipun membutuhkan bantuan orang lain dan perbedaan antara guru pemula dan guru berpengalaman dalam hal teknologi berbeda karena guru pemula memiliki pengetahuan teknologi tinggi tetapi guru berpengalaman, baik dalam pengetahuan konten pedagogi. Kata-kata kunci: TPACK; pengembangan profesional; guru pemula; guru berpengalaman; pengaruh TPAC

    PERSEPSI MAHASISWA CALON GURU TERHADAP PEMAHAMAN LITERASI LINGKUNGAN

    Get PDF
    Future generations need to be provided with provisions and insights into the environment so that an environmentally literate generation is formed. Likewise, prospective teacher students at the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Ahmad Dahlan need to gain insight related to environmental literacy. The purpose of this study is to determine the perception of FKIP UAD students towards understanding environmental literacy and for the level of understanding of student environmental literacy. This research is a survey research with questionnaire techniques and instruments used to collect data using questionnaires. Data analysis techniques use quantitative descriptive analysis. The population in this study was all FKIP UAD students class of 2018, the sample used was 219 students with random sampling techniques. The results showed that the perception of FKIP UAD students towards understanding environmental literacy was included in the sufficient category, student perception of understanding environmental literacy included 4 aspects, namely competence towards the environment, knowledge of the environment, attitude towards the environment, and behavior and responsibility towards the environment   Key words: perception, future teacher, literacy, environmentGenerasi yang akan datang perlu diberikan bekal dan wawasan terhadap lingkungan sehingga terbentuk generasi yang berliterasi lingkungan. Begitu juga dengan mahasiswa calon guru yang berada di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan perlu mendapatkan wawasan terkait literasi lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa FKIP UAD terhadap pemahaman literasi lingkungan dan untuk tingkat pemahaman literasi lingkungan mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan teknik kuisioner dan instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa FKIP UAD angkatan 2018, sampel yang digunakan sebanyak 219 mahasiswa dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa FKIP UAD terhadap pemahaman literasi lingkungan termasuk kategori cukup, persepsi mahasiswa terhadap pemahaman literasi lingkungan mencakup 4 aspek yaitu kompetensi terhadap lingkungan, pengetahuan terhadap lingkungan, sikap terhadap lingkungan, serta perilaku dan tanggung jawab terhadap lingkungan   Kata-kata kunci: persepsi, calon guru, literasi, lingkunga

    310

    full texts

    345

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Perspektif Ilmu Pendidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇