9,339 research outputs found
PENGARUH KEGIATAN EKSTRAKURIKULER ROBOTIKA DAN DISIPLIN BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PRODUKTIF SISWA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO SMK N 3 YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2012/2013
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Keaktifan Siswa dalam Kegiatan Ekstrakurikuler
Robotika terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Produktif Siswa Teknik Audio Video, pengaruh Disiplin
Belajar terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Produktif Siswa Teknik Audio Video.
Penelitian ini merupakan penelitian Ex-post Facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang
digunakan adalah Siswa Pengurus Organisasi Ekstrakurikuler Robotika di SMK N 3 Yogyakarta. Pengumpulan
data menggunakan metode angket dan dokumentasi. Metode angket digunakan untuk mengumpulkan data
variabel Disiplin Belajar Siswa yang kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode dokumentasi
digunakan untuk mengumpulkan data tentang Keaktifan Siswa dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Robotika dan
Prestasi Belajar Mata Pelajaran Produktif Siswa Teknik Audio Video. Uji validitas instrumen menggunakan
korelasi Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Uji persyaratan analisis data
menggunakan uji normalitas data, uji linieritas dan multikolinieritas. Pengujian hipotesis pertama menggunakan
korelasi Non Parametrik Rank Spearman, sedangkan untuk pengujian hipotesis kedua menggunakan korelasi
regresi sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Keaktifan Siswa
Dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Robotika terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Produktif Siswa Teknik
Audio Video. Hal ini ditunjukkan dengan koefisien korelasi rho hitung sebesar 0,462, rho tabel sebesar 1,647, z
hitung sebesar 3,31 lebih besar dari z tabel sebesar 1,54 ; (2) Tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan
Disiplin Belajar Siswa terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Produktif Siswa Teknik Audio Video. Hal ini
ditunjukkan dengan koefisien korelasi r hitung sebesar 0,064 dari r tabel 0,27 , t hitung sebesar 0,459 lebih
kecil dari t tabel sebesar 1.991
Fasilitas Teknologi Robotika di Kota Surabaya
Fasilitas Teknologi Robotika di Surabaya” merupakan sebuah fasilitas yang mendukung perkembangan di dunia teknologi robotika. Indonesia termasuk negara yang lambat dalam mengembangkan teknologi robotika padahal Indonesia sendiri memiliki potensi yang besar dalam bidang robotika dengan mengukir prestasi pada berbagai kejuaraan Internasional. Hal ini didukung dengan adanya berbagai kursus robotika dan sekolah yang menawarkan ekstrakurikuler di bidang ini. Pemerintah melalui Kementrian Pendidikan juga sering mengadakan kejuaraan bertaraf nasional, namun minat masyarakat terhadap dunia robotika masih kurang.Sebuah fasilitas teknologi robotika ini dirancang dengan tujuan utama untuk menarik minat masyarakat pada teknologi robotika terutama robot dengan jenis manipulator. Pendekatan yang digunakan untuk dapat mewujudkan tujuan tersebut adalah dengan menggunakan konsep arsitektur simbolik. Chanel yang digunakan untuk konsep ini adalah pictorial transferring, di mana guratan-guratan printed circuit board (PCB) menjadi referensi utama yang dipinjam pada fasad bangunan. Pemilihan chanel dan referensi ini didasarkan pada pertimbangan bahwa pendekatan ini dapat memberikan pesan mengenai teknologi robotika kepada masyarakat. Fasad bangunan dengan guratan-guratan PCB sendiri merupakan secondary skin yang dirancang agar terjadi aliran udara untuk mengurangi beban panas pada dinding terluar bangunan
PENGARUH MOTIVASI MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER ROBOTIKA TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN DAN KREATIVITAS SISWA DI SMK N 3 YOGYAKARTA
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh motivasi siswa yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler robotika terhadap kemampuan penalaran dan kreativitas, pada siswa SMK N 3 Yoyakarta.
Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa yang mengikuti ekstrakurikuler robotika yang berjumlah 41 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler robotika yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan 36 siswa. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan mei hingga juni 2012. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel terikat yaitu kemampuan penalaran dan kreativitas siswa, dan variabel bebas yaitu pengaruh motivasi. Metode pengumpulan data menggunakan metode angket dan tes. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan statistic deskriptif dan pengolahan data menggunakan aplikasi komputer berbantuan software SPSS 17.0.
Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) motivasi siswa SMK N 3 Yoyakarta tahun ajaran 2011/2012 dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler robotika tergolong sangat tinggi. 2) Kemampuan penalaran SMK Negeri 3 Yoyakarta tahun ajaran 2011/2012 tergolong sangat tinggi. 3) Kreativitas siswa SMK Negeri 3 Yogyakarta tahun ajaran 2011/2012 tergolong cukup tinggi. 4) Terdapat pengaruh yang sangat kecil atau hampir tidak ada pengaruh antara motivasi dengan kemampuan penalaran yang dimiliki siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler robotika. Diperoleh dari data perhitungan menggunakan SPSS 17.0 pada persamaan regresi hasil dari Rsquare sejumlah 0.035, yang berarti adanya pengaruh motivasi terhadap kemampuan penalaran siswa hanya dengan memberikan sumbangan 3.5 % dengan taraf signifikansi 0.273. 5) Terdapat pengaruh antara motivasi terhadap kreativitas siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler robotika. Diperoleh dari data perhitungan menggunakan SPSS 17.0 pada persamaan regresi hasil dari Rsquare sejumlah 18.9 yang berarti adanya pengaruh motivasi terhadap kreativitas siswa dengan memberikan sumbangan 18.9% dengan taraf signifikansi 0.008. Hal tersebut menunjukkan bahwa motivasi dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler robotika mempunyai hubungan yang positif dengan kreativitas siswa
PERCEPATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI MELALUI WORKSHOP ROBOTIKA
Kegiatan pengabdian ini didahului dengan observasi untuk menemukan permasalahan dalam
kegiatan soft skill dan ilmu pengetahuan tentang dunia robotika di SMP N 1 Turi. Observasi ini dilakukan
dengan wawancara dengan guru pembimbing ekstra kurikuler dan wawancara kepada sebagian siswa. Dari
observasi yang dilakukan didapatkan bahwa siswa dan guru sangat tertarik pada pengetahuan robotika,
sehingga guru dan siswa mengaharapkan adanya pelatihan tentang robotika
Pelatihan robotika di SMP N 1 Turi mengambil tema robot pengikut cahaya (light follower) 2 sensor.
Peserta pelatihan yang terdiri dari siswa-siswi SMP N 1 Turi diharapkan mampu membuat robot pengikut
cahaya 2 sensor. Adapun materi pelatihan ini terdiri dari beberapa project, yaitu pembuatan sensor,
pembuatan kontrol, perakitan mekanik, dan perakitan robot keseluruhan. Pada pembuatan sensor dan
pembuatan kendali robot terdiri atas proses penyablonan rangkaian ke PCB, proses pelarutan PCB, proses
pengeboran, proses pensolderan, dan proses uji coba hardware. Pada perakitan mekanik robot, terdiri atas
3 roda, yaitu roda pokok 2 buah dan roda bebas 1 buah.
Hasil yang dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah siswa siswi SMP N 1 Turi dapat memperoleh
pengetahuan dasar tentang robotika, dan mampu membuat robot sederhana yang merupakan implementasi
dari ilmu robotika dasar. Dalam workshop robotikainisiswasiswi SMP N 1
Turidiajarkantentangpengenalanrobotika, merancangrobotika, merakit, danmengujicoba
robot.Hasildaripelatihan robotikainisetiapsiswasiswi SMP N 1 turimempunyai robot yang
dapatdikendalikan.Robot yang dipelajaridandibuatpada workshop iniadalah robot light follower (robot
pengikutcahaya) 2 sensor. Hasil penilaian pelatihan didapatkan seluruh siswa peserta pelatihan mempu
merakit robot pengikut cahaya
DESAIN INTERIOR SCHOOL OF ROBOTIC DENGAN KONSEP ARDUINO LILYAD DI BANDUNG
DESAIN INTERIOR SCHOOL OF ROBOTIC DENGAN KONSEP ARDUINO LILYPAD DI BANDUNG Monica Apriliana1, Drs. IF. Bambang Sulistyono, Sk., MT.Arch2 Silfia Mona Aryani, ST., M.Arch3 ABSTRAK 2015. Pengantar Tugas Akhirini berjudul ” Desain Interior School of Robotic Dengan Konsep Arduino Lilypad di Bandung” merupakan suatu proyek perancangan interior berfungsi sebagai pusat pendidikan informal di bidang robotika. Lokasi perencanaan ini berada di JL. Ir. H. Djuanda No.167 (Dago) yang merupakan jalan panjang membentang dari perempatan Jl.Riauhingga Terminal Dago Atas yang menjadi salah satu icon kota Bandung. Proyek ini dibatasi pada perancangan sekolah informal bagi remaja usia sekolah dan komunitas robotika yang ada di Bandung. Konsep Arduino Lilypad dipilih sebagai konsep School of Robotic dengan pertimbangan Arduino merupakan elemen penting dalam pembuatan sebuah robot. Rumusan masalah yang ditampilkan adalah bagaimana merancang interior School of Robotic sesuai dengan kebutuhan pengguna dan sesuai dengan konsep Arduino Lilypad yang dipilih. Tujuan dari karya ini adalah merencanakan Sekolah Robotika yang ditujukan bagi masyarakat, khususnya remaja dengan mengenalkan dan mengajarkan ilmu robotika dan menjadi wadah bagi komunitas robotika di Indonesia. Perancangan interior School of Robotic ini bermanfaat bagi masyarakat untuk dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang perancangan sekolah robotika. School of Robotic memiliki ruang-ruang utama berupa Learning Resource Center, Ruang Pemrograman dan Merakit serta Ruang Elektronika Dasar. Konsep Arduino Lilypad diterapkan dengan pemilihan material, pola sirkulasi, pola lantai, dan pola penataan ruang yang disesuaikan dengan konsep yang dipilih. Material yang digunakan berupa material-material pabrikan, seperti vinyl, kaca, walpaper dan gipsum. Pola lantai dan ceiling didesain sesuai dengan konsep, bentuk yang bulat serta warna ungu dan putih yang dominan. 1 Mahasiswa, Jurusan Desain Interior dengan NIM C0810027 2 Dosen Pembimbing 1 3 Dosen Pembimbing
PENGARUH KEGIATAN EKSTRAKURIKULER ROBOTIKA TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL SISWA DI SMK NEGERI 3 YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik Marshall menggunakan bahan pengikat aspal beton AC 60/70 dengan menggunakan material lokal Bantak, ditinjau dari nilai Stabilitas Marshall, Kepadatan (Density), Flow (kelelehan), VIM (Void In Mix), VMA (Void In Mineral Agregate), VFB (Void Filled Bitumen) dan Marshall Quotient (MQ).
Penelitian ini menggunakan metode pengujian campuran beraspal panas (Hot Mix) dengan metode Marshall. Penelitian ini terdiri dari 5 varian, masing-masing varian menggunakan kadar aspal yang berbeda yaitu: 5%, 5,5%, 6%, 6,5% dan 7%. Dengan masing-masing varian dibuat 3 sampel benda uji. Pelaksanaan penelitian dilakukan di Laboratorium Jalan Raya Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas teknik, Universitas Negeri Yogyakarta. Tahapan pelaksanaan meliputi pemeriksaan aspal AC 60/70, pemeriksaan agregat (agregat halus dan agregat kasar), pemeriksaan filler, pembuatan benda uji campuran beton aspal dan pengujian Marshall.
Hasil uji kinerja karakteristik Marshall didapat pada Kadar Aspal Optimum 6,5% dengan hasil: nilai rerata Stabilitas Marshall 1156,44 kg, nilai rerata Density (kepadatan) 2,33 gr/cc, nilai rerata Flow (kelelehan) 3,07 mm, nilai rerata VIM (Void In Mix) 5,20%, nilai rerata VMA (Void In Mineral Agregate) 13,92% nilai rerata VFB (Void Filled Bitumen) 60,10% dan nilai rerata Marshall Quotient (MQ) 377,28 kg/mm
PENERAPAN KIT ROBOT BIOLOID PREMIUM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DASAR ROBOTIKA
Penerapan kit robot bioloid premium sebagai media pembelajaran dasar robotika bertujuan untuk pengembangan suatu media pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada standar kompetensi perancangan robot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan kit robot bioloid premium ditinjau dari hasil belajar siswa pada Standar Kompetensi perancangan robot.
Metode penelitian yang digunakan merupakan metode Eksperimen Kuasi dengan tahapan sampai uji coba terbatas saja. Penilaian proses hasil belajar dilihat dari peningkatan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Sampel yang digunakan pada penelitian terdiri dari 30 orang siswa program keahlian Teknik Elektronika Industri di SMK Negeri 1 Cimahi. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian angket, observasi dan tes pretest dan posttest.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kit robot bioloid premium berdasarkan pendapat guru dan siswa adalah efektif digunakan sebagai media pembelajaran perancangan robot. Berdasarkan uji proporsi pihak kiri, kit robot bioloid efektif diterapkan pada pembelajaran dasar robotika untuk ranah kognitif, ranah afektif dan ranah psikomotorik. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan kit robot bioloid premium sebagai media pembelajaran dasar robotika efektif terhadap hasil belajar siswa
- …
