Madaniya
Not a member yet
1209 research outputs found
Sort by
Supervisi Pendidikan: Memperkuat Manajemen Mutu Sekolah di Ibu Kota Nusantara
Supervisi pendidikan biasanya fokus pada supervisi akademik, namun supervisi manajerial juga memerlukan perhatian untuk meningkatkan mutu sekolah. Tujuan utama adalah membantu sekolah dalam melaksanakan dan memonitoring pelaksanaan supervisi pendidikan baik akademik dan non-akademik. Metode yang digunakan adalah blended approach dengan melakukan experiental learning dan metode kolaboratif. Sekolah yang terlibat sebanyak 11 sekolah, 2 SMPN dan 9 SDN di Sepaku, IKN. Manfaat yang dirasakan oleh mitra adalah adanya perubahan paradigm tentang pemahaman supervisi pendidikan, keterampilan praktis tentang pelaksanaan supervisi, dan kepercayaan diri guru saat supervisi. Hasil kegiatan menegaskan bahwa pelatihan dan pendampingan supervisi tidak hanya memberi pengetahuan teknis, tetapi juga membentuk paradigma baru yang lebih positif terhadap supervisi pendidikan
Pengembangan Pengetahuan Siswa SMK di Bantaeng terhadap Penggunaan Software FluidSIM 4.2 sebagai Media Pembelajaran Sistem Pneumatik dan Elektro Pneumatik
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMK dalam memahami serta mengoperasikan software FluidSIM 4.2 sebagai media simulasi sistem pneumatik dan elektro pneumatik. Pesatnya perkembangan teknologi industri menuntut siswa vokasi untuk menguasai kemampuan simulasi digital sebelum terjun ke praktik nyata. Metode kegiatan meliputi pelatihan, demonstrasi, pendampingan, dan evaluasi berbasis praktik. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konsep dasar pneumatik serta kemampuan siswa dalam membuat rangkaian simulasi sederhana hingga kompleks. Selain itu, siswa mampu menganalisis alur kerja sistem, memahami karakteristik komponen, dan mengidentifikasi kesalahan rangkaian melalui fasilitas diagnostik FluidSIM 4.2. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pembelajaran berbasis simulasi untuk mendukung kompetensi keahlian Teknik Pemesinan dan Teknik Mekatronika
Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Sains Siswa Sekolah Dasar Melalui Praktikum Berbasis Deep-Learning
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang perencanaan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada materi fotosintesis berbasis pembelajaran mendalam dan Inquiry-Based Learning bagi peserta didik kelas IV sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan pada tahun pelajaran 2025/2026 di SD Muhammadiyah 1 Kota Bengkulu dengan melibatkan guru kelas IV sebagai mitra. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pendampingan, diskusi terfokus, dan lokakarya penyusunan perencanaan pembelajaran fotosintesis yang mencakup tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, instrumen asesmen, dan lembar kerja peserta didik. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui telaah dokumen perencanaan pembelajaran yang dihasilkan oleh guru mitra serta refleksi bersama untuk menilai ketercapaian tujuan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu menyusun perencanaan pembelajaran fotosintesis yang mengintegrasikan prinsip pembelajaran mendalam, yaitu pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan, serta menerapkan tahapan Inquiry-Based Learning secara sistematis. Perencanaan pembelajaran yang dihasilkan memuat kegiatan eksperimen sederhana yang mendukung pemahaman konsep fotosintesis secara konkret dan selaras dengan asesmen yang menilai pemahaman konsep, keterampilan proses sains, sikap ilmiah, dan kemampuan komunikasi. Kegiatan pengabdian ini menegaskan bahwa pendampingan guru dalam perencanaan pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran IPAS yang bermakna, kontekstual, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik sekolah dasar
Peningkatan Minat Belajar Al-Qur’an Anak Melalui Pembelajaran Inovatif di Taman Pendidikan Al-Qur’an
Rendahnya minat belajar Al-Qur’an pada anak-anak menjadi tantangan serius bagi Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), terutama di tengah perkembangan teknologi dan hiburan digital yang semakin masif. Kondisi ini juga dialami oleh TPA RT 9 dan RT 10 Kelurahan Besemah Serasan, di mana sebagian anak menunjukkan kurangnya antusiasme dalam mengikuti pembelajaran Al-Qur’an. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan motivasi anak-anak dalam belajar Al-Qur’an melalui penerapan metode pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Metode pengabdian yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan pembelajaran menggunakan media audiovisual dan permainan edukatif, pendampingan, serta pelatihan sederhana bagi pengajar TPA. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi dan antusiasme anak-anak dalam mengikuti pembelajaran Al-Qur’an. Anak-anak menjadi lebih aktif, percaya diri, dan termotivasi untuk belajar, sementara pengajar memperoleh wawasan baru dalam menerapkan metode pembelajaran yang lebih variatif. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi mitra serta berkontribusi pada penguatan praktik pembelajaran Al-Qur’an yang menyenangkan dan berkelanjutan di lingkungan TPA
Pemetaan Edukasi melalui Promosi Digital Untuk Pengembangan Wisata Lokal Di Buntu Bebo’
Lembang Rantela’bi Kambisa terletak di Kecamatan Sangalla Utara, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan merupakan lembang yang terletak di daerah pegunungan dengan suasana sejuk dan menjadi bagian dari wilayah dengan adat dan budaya khas Toraja yang masih kuat terjaga. Penduduknya mayoritas bermata pencaharian sebagai petani dan saat ini desa ini juga mulai mengembangkan potensi pariwisata, khususnya wisata alam seperti di Kawasan Buntu Bebo’, yang menawarkan keindahan alam dan pengalaman ekowisata, namun kurangnya pengetahuan masyarakat Rantela’bi tentang pengelolaan objek wisata serta kurangnya pemahaman tentang promosi digital membuat promosi wisata Buntu Bebo’ terbatas dan kurang menjangkau wisatawan potensial yang lebih luas, sehingga peluang meningkatkan penghasilan dari sektor pariwisata menjadi terhambat dan menyebabkan potensi ekonomi dari tempat tersebut belum maksimal dimanfaatkan. Kegiatan penelitian dan pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wisata di wilayah Buntu Bebo’ serta memberikan edukasi dan melakukan promosi digital guna meningkatkan kesadaran masyarakat dan jumlah kunjungan wisatawan. Metode yang diterapkan meliputi wawancara dan observasi laporan, serta pembuatan konten promosi melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Buntu Bebo’ memiliki kekayaan wisata alam dan budaya yang signifikan, namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Melalui pendekatan promosi digital dan partisipasi aktif masyarakat, daya tarik wisata didaerah ini mulai mengalami peningkatan. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan pariwisata lokal berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat
Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Produk Sabun Padat dan Lilin Aromaterapi di Desa Karangkemiri, Pekuncen, Banyumas
Minyak jelantah merupakan salah satu limbah rumah tangga yang berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan apabila tidak dikelola dengan baik. Penggunaan minyak goreng secara berulang menyebabkan terjadinya degradasi kimia melalui proses oksidasi, hidrolisis, dan polimerisasi, sehingga minyak tidak layak digunakan kembali sebagai bahan pangan. Namun demikian, minyak jelantah masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku produk non-pangan yang bernilai guna dan ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Karangkemiri, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas dalam mengolah minyak jelantah menjadi produk sabun padat dan lilin aromaterapi. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif dan aplikatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan teknis, serta monitoring dan evaluasi. Pelatihan diikuti oleh sekitar 25 peserta dari kelompok ibu PKK desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu melakukan proses pemurnian minyak jelantah secara sederhana, memproduksi sabun padat melalui reaksi saponifikasi, serta membuat lilin aromaterapi dengan kualitas yang layak digunakan. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan keterampilan, kesadaran lingkungan, serta peluang pengembangan usaha berbasis pemanfaatan limbah. Secara keseluruhan, pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun padat dan lilin aromaterapi terbukti efektif sebagai upaya pengurangan limbah sekaligus pemberdayaan masyarakat desa berbasis ekonomi sirkular
Bimbingan Menyusun Proposal Rencana Bisnis Kewirausahaan Mahasiswa
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan bimbingan teknis kepada mahasiswa dalam menyusun proposal rencana bisnis kewirausahaan. Fenomena banyaknya mahasiswa yang memiliki minat dalam berwirausaha tetapi tidak memiliki kemampuan teknis dalam menyusun rencana bisnis yang matang menjadi latar belakang pentingnya kegiatan ini. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami struktur proposal bisnis, menganalisis peluang usaha, serta merancang strategi pemasaran, keuangan, dan operasional secara aplikatif. Kegiatan ini dilaksanakan di jurusan matematika Universitas Negeri Makassar dengan jumlah peserta sebanyak 17 orang melalui pendekatan pendampingan dan bimbingan teknis yang berfokus pada peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menyusun proposal rencana bisnis kewirausahaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap elemen-elemen penting dalam proposal bisnis serta meningkatnya motivasi untuk berwirausaha. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal pembentukan ekosistem kewirausahaan di kalangan mahasiswa
Rancang Bangun dan Implementasi Sistem Filtrasi Air Bersih sebagai Solusi Air Layak Konsumsi Masyarakat
Desa Sukamandi memiliki potensi sumber daya air yang melimpah sepanjang tahun, namun pemanfaatannya belum optimal sehingga sebagian besar air bersih air berlebih terbuang dan belum diolah menjadi air layak konsumsi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan air berlebih melalui penerapan sistem filtrasi sederhana yang dapat menghasilkan air bersih sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sumber daya air berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif masyarakat, meliputi perancangan dan pembuatan alat filtrasi berbasis media pasir silika, penerapan sistem pencucian balik (backwash) sebagai perawatan, serta kegiatan sosialisasi mengenai pengelolaan dan pemeliharaan sumber air bersih. Kegiatan ini melibatkan 5 orang dosen, 11 orang mahasiswa dan 20 warga desa. Berdasarkan hasil uji lab menunjukkan bahwa sistem filtrasi mampu menghasilkan air dengan kualitas layak konsumsi. Selain itu, melalui kegiatan sosialisasi masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan air secara mandiri serta pengurangan ketergantungan terhadap air minum kemasan. Kegiatan ini menegaskan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam penerapan teknologi sederhana menjadi aspek penting dan baru dalam mewujudkan pengelolaan air yang berkelanjutan di tingkat desa
Peningkatan Pendapatan Nelayan Melalui Perbaikan Mesin dan Pelatihan Produksi Bandeng Presto dan Kerupuk Udang Kelompok Nelayan Banjarsari Demak
Desa Banjarsari Kecamatan Sayung Demak, bukan kategori desa miskin dan tertinggal, namun rawan bencana banjir rob. Rob menyebabkan perekonomian warga beralih dari sektor pertanian ke perikanan. Banjar Jaya dan Enggal Jaya, dua kelompok nelayan Desa Banjarsari yang menggantungkan perekonomiannya dari budidaya udang dan bandeng di tambak, serta menangkap ikan di laut. Kelompok nelayan tersebut menjual hasil perikanan dalam bentuk segar kepada tengkulak dan sebagian mengolahnya menjadi bandeng presto dan rempeyek udang. Namun, nilai produksi dan penjualannya terbatas, disebabkan peralatan dan mutu produk kalah bersaing. Tujuan pengabdian meningkatkan pendapatan nelayan melalui perbaikan mesin, pelatihan produksi dan pengemasan bandeng presto dan kerupuk udang menggunakan peralatan modern. Metode dilaksanakan melalui pemberian bantuan mesin produksi, pelatihan pembuatan dan pengemasan produk. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa anggota kelompok nelayan meningkat pengetahuan dan keterampilannya dalam memproduksi dan mengemas, namun metode pelatihan kurang efektif dalam transfer pengetahuan. Kelompok nelayan sudah mampu mengoperasikan mesin, memproduksi bandeng presto dan kerupuk udang dengan kemasan yang baik. Namun dalam aspek penjualan kelompok nelayan masih perlu waktu untuk mencapai pemasaran yang stabil
Edukasi Manajemen Laktasi Berbasis Theory Planned of Behavior untuk Meningkatkan Pengetahuan pada Ibu Post Partum di Puskesmas Biru
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pengetahuan ibu post partum mengenai ASI eksklusif yang dapat memengaruhi kesehatan dan pertumbuhan bayi, sehingga kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu post partum melalui edukasi manajemen laktasi berbasis Theory of Planned Behavior. Kegiatan dilaksanakan pada 20 ibu post partum secara door to door, kegiatan meliputi pre dan post test serta memberikan edukasi laktasi, pendampingan dan demonstrasi menyusui yang benar. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan secara kuantitatif, dan perubahan sikap, dan keterampilan menyusui pada ibu menyusui. Kesimpulan pada kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi laktasi yang berbasis teori TPB dapat meningkatkan pengetahuan ibu dan mendukung keberhasilan menyusui eksklusif