Sebelas Maret Institutional Repository

    Hibridisasi dan Seleksi Plasma Nutfah Anggrek Alam Indonesia untuk Meningkatkan Mutu Genetik dan Nilai Ekonomi serta Karakterisasi Berdasarkan Sitologi dan Molekuler

    Get PDF
    Kata kunci :, anggrek alam, fenotip biner, keragaman genetik, RAPD Tujuan penelitian untuk mengetahui keragaman dan tingkat pengelompokan beberapa anggrek spesies alam yang ada di Indonesia. Metode penelitian laboratorium dilakukan di Laboratorium PKHT (Pusat Kajian Hortikultura dan Tropika) IPB di Bogor dengan cara menganalisis keragaman anggrek spesies menggunakan metode RAPD. Bahan tanaman diambil dari koleksi anggrek alam di Kebun Raya Bogor. Bahan : 15 genotip anggrek alam dianalisis menggunakan data biner dan pola pita DNA yang diperoleh dari hasil amplifikasi 5 primer dekamer acak RAPD. Analysis cluster dilakukan dengan program NTSYSpc versi 2.02i dengan metode UPGMA fungsi SimQual (Rohlf (2000) dalam Mansyah et. al., 2003). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keragaman genetik dan pengelompokan antar anggrek alam Indonesia. Penanda RAPD dengan primer OPA7, OPA9, OPA 13, OPA 16 san OPA 19 pada hasil dendrogram menunjukkan bahwa pada koefisien kemiripan 60% terdapat 5 kelompok yaitu kelompok I terdiri dari Phaius tankervilae, Phaius callosus, kelompok II terdiri dari Phaius amboinensis, Coelogyne mayeriana, Coelogyne asperata, Vanda diarei, Dendrobium merbelianum, Dendrobium lamellatum, Dendrobium linneale, Dendrobium anosmum, dan Dendrobium biggibum. Kelompok III terdiri dari Coelogyne rompeii. Kelompok IV Vanda insignis dan Vanda limbata, kelompok V terdiri dari Phaius montanus

    NOMINA DENOMINA DALAM BAHASA INDONESIA

    Get PDF
    ABSTRAK Lilis Widiyastuti. C0212042. 2016. Nomina Denomina dalam Bahasa Indonesia. Skripsi: Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini, yaitu (1) Bagaimana proses pembentukan nomina denomina ke-D-an, pe- atau per-D-an, dan D-an berdasarkan afiks-afiks pembentuknya dalam bahasa Indonesia? (2) Bagaimana makna dan akibat yang ditimbulkan dari adanya proses pembentukan nomina denomina ke-D-an, pe- atau per-D-an, dan D-an dalam bahasa Indonesia terkait derivasi dan infleksi? Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan proses pembentukan nomina denomina ke-D-an, pe- atau per-D-an, dan D-an berdasarkan afiks-afiks pembentuknya dalam bahasa Indonesia, (2) Mendeskripsikan akibat yang ditimbulkan dari adanya proses pembentukan nomina denomina ke-D-an, pe- atau per-D-an, dan D-an dalam bahasa Indonesia terkait derivasi dan infleksi. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Edisi Keempat Cetakan Ketujuh 2013. Data dalam penelitian ini adalah kalimat-kalimat yang mengandung nomina ke-D-an, pe- atau per-D-an, dan D-an yang dibentuk dari nomina dasar. Metode dan teknik penyediaan data dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik catat. Metode dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode agih dengan teknik penggantian/substitusi dan teknik perluas/ekspansi. Penelitian ini menyimpulkan beberapa hal: Pertama, nomina denomina ke-D-an dapat dibentuk dari nomina dasar diimbuhi dengan konfiks ke-an, nomina denomina pe- atau per-D-an dapat dibentuk dari nomina dasar diimbuhi dengan konfiks pe-an atau per-an, dan nomina denomina D-an dapat dibentuk dari nomina dasar diimbuhi dengan sufiks –an. Kedua, proses pembentukan nomina denomina ke-D-an, pe- atau per-D-an, dan D-an dapat berakibat derivasi atau infleksi. Pada penelitian ini pembentukan nomina denomina ke-D-an dan pe- atau per-D-an semuanya berakibat derivasi, sedangkan pembentukan nomina denomina D-an dapat berakibat derivasi atau infleksi. Pembentukan nomina denomina ke-D-an, pe- atau per-D-an, dan D-an yang berakibat derivasi ditemukan dapat berkorelasi dengan berbagai arti. Misalnya, nomina denomina ke-D-an yang termasuk derivasional dapat berkorelasi dengan arti: (i) ‘kompleks atau yang berkaitan dengan D’ dan (ii) ‘segala sesuatu yang berkaitan dengan dengan D’. Nomina denomina pe- atau per-D-an yang termasuk derivasional dapat berkorelasi dengan arti: (i) ‘kompleks atau lingkungan D’, (ii) ‘seluk-beluk/hal-hal yang berkaitan dengan D’, dan (iii) ‘proses, cara, perbuatan D/me-D/me-D-kan/me-D-i’. Selain itu, ditemukan pula nomina denomina D-an yang termasuk derivasional dapat berkorelasi dengan arti: (i) ‘tiap-tiap D’, (ii) ‘hasil me(N)-D’, dan (iii) ‘sesuatu yang di-D/di-D-kan/di-D-i’

    PENERAPAN METODE MIND MAP UNTUK MENINGKAT KAN KEMAMPUAN BERCERITA PADA ANAK KELOMPOK B 2 TK AL - FAT A H KARANGANYAR TAHUN AJARAN 20 1 5 /2016

    Get PDF
    ABSTRACT MahendraLalitaMulyatno. Application of Mind Map Method To Improve Storytelling Ability in Children Group B 2 TK Al-Fatah Karanganyar 2015/2016 Academic Year.Thesis, Teacher Training and Education Faculty of SebelasMaret University, Surakarta, August 2016. This research aim to improve ability of storytelling through mind map method. This research is classroom action research (CAR) and it consist of two cycles, each cycle conducted four phase are namely planning, action, observation, and reflection. The subject of this research are children in B 2 group TK AL-Fatah Karanganyar in academic year 2015/2016 that consisted of 22 children (12 boys and 10 girls). Data collection tecniques conducted by test, observation, interview, and documentaion/archives. The data validity test were source triangulation and method triangulation. Data analysis in this research using interactive model, namely data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing or verification. The result of the research showed improving in ability storyteling in children of precycle as 7 children (31,82%), in first cycle as 15 children or (68,18 %), and the second cycle siklus II improve to 18 children (81,82%). The conclution of the research that using mind map method can improve ability of storytelling in children. Conclusion of this research, application of mind map method can improve storytelling ability in children groupB 2 TK Al-Fatah Karanganyar 2015/2016 Academic Year. Keywords: Ability storytelling, mind map method

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU BERBASIS SALINGTEMAS UNTUK SMP KELAS VII DENGAN TEMA EKOSISTEM AIR TAWAR

    Get PDF
    Radhitaningrum Rizqi Hardini. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU BERBASIS SALINGTEMAS UNTUK SMP KELAS VII DENGAN TEMA EKOSISTEM AIR TAWAR. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Mei 2013. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar IPA Terpadu berupa modul yang berbasis SALINGTEMAS (Sains-Lingkungan-Teknologi- Masyarakat) untuk SMP kelas VII dengan tema ekosistem air tawar yang memiliki kategori baik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan berdasarkan pada model yang dikembangkan oleh Borg dan Gall. Prosedur penelitian pengembangan ini, hanya sampai pada tahap keenam dari sepuluh tahapan yaitu (1) Penelitian dan pengumpulkan informasi, (2) Perencanaan, (3) Pengembangan draft produk, (4) Uji coba lapangan awal, (5) Merevisi hasil uji coba lapangan awal, dan (6) Uji coba lapangan utama. Data yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu data kualitatif yang didukung dengan data kuantitatif yang diperoleh melalui angket, wawancara, dokumentasi, dan kajian pustaka. Sumber data penelitian antara lain ahli materi (kelayakan isi, bahasa dan gambar, penyajian, dan kegrafisan), guru fisika dan guru biologi SMP sebagai reviewer, mahasiswa yang mendalami pembuatan bahan ajar IPA Terpadu sebagai peer reviewer, dan siswa. Banyaknya siswa yaitu 36 siswa dari SMP 2 Mayong, SMP 1 Surakarta, SMP 5 Surakarta, SMP 8 Surakarta, SMP 14 Surakarta, dan SMP 15 Surakarta. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Kesimpulan dari penelitian pengembangan ini adalah: (1) Bahan ajar IPA Terpadu berbasis SALINGTEMAS berupa modul dengan tema Ekosistem Air Tawar untuk SMP/MTs kelas VII yang telah dikembangkan memenuhi kriteria sangat baik pada aspek bahasa dan gambar, dan baik pada aspek kelayakan isi, penyajian, dan kegrafisan. (2) Produk akhir penelitian pengembangan ini berupa modul IPA Terpadu berbasis SALINGTEMAS dengan tema Ekosistem Air Tawar untuk SMP/MTs kelas VII. Total halaman modul sebanyak 89 lembar dengan ukuran kertas A4. Modul tersebut terdiri atas pendahuluan, pembelajaran dan penutup. Pendahuluan berupa deskripsi pembelajaran, prasayarat mempelajari modul, petunjuk penggunaan modul, tujuan akhir, peta konsep dan tes awal. Bagian pembelajaran terdiri atas rencana belajar siswa dan kegiatan belajar. Kegaiatan belajar yang terdiri atas materi, rangkuman, tes formatif, umpan balik. Bagian penutup terdiri atas evaluasi akhir, kunci jawaban dan glosarium. Kata Kunci: bahan ajar, modul, IPA Terpadu, SALINGTEMAS, ekosistem air tawa

    HUBUNGAN ANTARA PARITAS DENGAN KEJADIAN PLASENTA PREVIA

    Get PDF
    Agustina Mar’atus Sholichah. R0109002. 2013. Hubungan antara Paritas dengan Kejadian Plasenta Previa. Diploma IV Bidan Pendidik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Latar belakang : Angka kematian Ibu (AKI) saat ini semakin meningkat. Salah satu penyebabnya adalah perdarahan antepartum karena plasenta previa, dengan kejadian sebesar 2-7 % dari semua kasus kehamilan. Kejadian plasenta previa mengalami peningkatan sebesar 60,7 % karena paritas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara multiparitas dengan kejadian plasenta previa. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan rancangan crossectional. Penelitian ini dilakukan di RSUD Dr.Moewardi Surakarta pada tanggal 8 Mei – 31 Juni 2013 dengan populasi penelitian adalah ibu hamil. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan sampel sebanyak 167 pasien. Analisis data menggunakan ChiSquare dan Odds Ratio. Hasil : Penelitian ini menggunakan 167 sampel yang terdiri dari 77 primiparitas, 90 multiparitas dan 49 terjadi plasenta previa, 118 tidak terjadi plasenta previa. Hasil penelitian yang dianalisis dengan ChiSquare pada tingkat kepercayaan 95% dan α = 0,05 didapatkan hasil ChiSquare hitung 5,025 > ChiSquare tabel 3,841 dan p value 0,025 < 0,05. Kesimpulan : Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa paritas berhubungan dengan kejadian plasenta previa dengan p value 0,025 dan Odd Ratio (OR) 2,20

    EVALUASI SISTEM AKUNTANSI PEMBELIAN BAHAN BAKU PADA PT. PRATAMA MITRA AKSARA COLOMADU

    Get PDF
    This research aimed to find and get a picture of purchases accounting system in PT. Pratama Mitra Aksara Colomadu, it is about the evaluation of the implementation of the purchases accounting system on PT. Pratama Mitra Aksara Colomadu with the theory contained in the reference. In addition also to learn about the strengths and weaknesses of the systems and procedures for the purchases at PT.Pratama Mitra Aksara Colomadu. Writer get the data with literature research and field research. Writer do observation in the company and make some interview with the employee that concerned with purchases accounting system in PT. Pratama Mitra Aksara. Purchase accounting system in PT. Pratama Mitra Aksara is good enough, functions and parts have been running tasks properly, there are authorization documents by each department concerned. However, there are still some that need to be corrected and supplemented. Like making a goods receipt report that should be done by the production subdivision and separation fungtion between production division with warehouse division and also separation fungtion accounting division and purchases division. Key Word: PT. Pratama Mitra Aksara Colomadu, Accounting Information Systems, Purchases Accounting System

    Penerapan Model Experiential Learning berbasis Kreativitas melalui Media Koperasi Sekolah pada Pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan untuk Meningkatkan Skills Berwirausaha Siswa

    Get PDF
    Riski Ayu Arnila, 2016. Penerapan Model Experiential Learning berbasis Kreativitas melalui Media Koperasi Sekolah pada Mata Pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan untuk Meningkatkan Skills Berwirausaha Siswa. Tesis. Pembimbing: Prof. Dr. Soetarno Joyoatmojo, M.Pd. Kopembimbing: Dr. Dewi Kusuma Wardani, M.Si. Program Studi Magister Pendidikan Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan menggunakan model experiential learning berbasis kreativitas melalui koperasi sekolah pada mata pelajaran prakarya dan kewirasuahaan dapat meningkatkan skills berwirausaha siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X APH 3 di SMK Negeri 4 Surakarta sebanyak 31 orang, dan kelas X APH 2 di SMK Negeri 7 Surakarta sebanyak 32 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif, metode kombinasi yang digunakan adalah tipe convergen parallel mixed methods yaitu peneliti dalam waktu yang sama mengumpulkan data kuantitatif dan kualitatif, menganalisis data secara terpisah, dan membandingkan hasilnya untuk mengetahui apakah temuan tersebut saling melengkapi atau tidak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model experiential learning berbasis kreativitas melalui media koperasi sekolah pada mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan dapat meningkatkan skills berwirasuaha siswa kelas X program Akomodasi perhotelan di SMK Negeri 4 dan SMK Negeri 7 Surakarta. Hal ini ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata skills berwirausaha siswa baik di SMK Negeri 4 Surakarta maupun di SMK Negeri 7 Surakarta yakni nilai rata-rata skills berwirausaha siswa di SMK Negeri 4 Surakarta dari 66,645 sebelum memperoleh tindakan menjadi 80,111 setelah menerima tindakan pada siklus 1 dan kembali meningkat menjadi 82,101 setelah menerima tindakan pada siklus 2. Pada siklus 1 80,65% nilai skills berwirausaha siswa berada di atas KKM dan pada siklus 2 sejumlah 90,32% siswa berhasil mencapai nilai di atas KKM. Sementara itu nilai rata-rata skills berwirausaha siswa di SMK Negeri 7 Surakarta adalah sebesar 63,016 sebelum menerima tindakan menjadi 80,018 setelah menerima tindakan pada siklus 1 dan kembali meningkat menjadi 81,232 setelah menerima tindakan siklus 2. Pada siklus 1 sebesar 87,5% siswa berhasil mencapai nilai di atas KKM dan pada siklus 2 sejumlah 90,63% siswa berhasil mencapai nilai di atas KKM. Peningkatan skills berwirausaha siswa juga ditunjukkan dengan berbagai perubahan dalam tingkah laku dan kemampuan yang dimiliki siswa dari berbagai aspek diantaranya adalah dari aspek conceptual skill, leadership skill, management skill, technical skill, social skill, selling skill, dan creative. Kata Kunci: Experiential Learning, Pembelajaran Kewirausahaan, Kreativitas, Koperasi Sekolah, Skills Berwirausaha

    PENGARUH FUNGSI JALAN DAN SKENARIO PEMELIHARAAN TERHADAP BIAYA PEMELIHARAAN JALAN

    Get PDF
    Heru Ajie Pramono. 2017. Pengaruh Fungsi Jalan dan Skenario Pemeliharaan Terhadap Biaya Pemeliharaan Jalan, Pembimbing I: Dr. Eng. Syafi’i, M.T., Pembimbing II: F. Pungky Pramesti, S.T, M.T., Ph.D. Tesis Magister Teknik Sipil, Minat Utama Pemeliharaan dan Rehabilitasi Infrastruktur. Program Pasca Sarjana. Universitas Sebelas Maret. Surakarta. ABSTRAK Pemeliharaan dan rehabilitasi kerusakan jalan memerlukan biaya yang tidak sedikit. Penganggaran tahunan saat ini didasarkan pada kondisi survei jalan yang dilakukan pada tahun sebelumnya, dan tidak berdasarkan prediksi kondisi jalan mendatang. Ada beberapa tujuan dalam penelitian ini. Pertama untuk memprediksi pertumbuhan kerusakan fungsional jalan arteri dan jalan kolektor. Kedua adalah merencanakan skenario pemeliharaan. Ketiga adalah memprediksi biaya pemeliharaan berdasarkan skenario. Dan akhirnya untuk menganalisis variabel mana yang lebih berpengaruh terhadap biaya pemeliharaan jalan. Tiga jalan arteri dan tiga jalan kolektor di Kota Tangerang telah dianalisis. Masing-masing jalan yaitu Jalan Garuda, Jalan Juanda, Jalan Halim Perdana Kusuma dan Jalan KH. Agus Salim, Jalan AMD, Jalan Yos Sudarso. Kondisi fungsional jalan dinilai dengan metode Surface Distress Index (SDI) yang dihitung dengan historical data, dari Januari 2014 sampai dengan Desember 2015. Berdasarkan data, model prediksi kondisi 10 tahun mendatang telah direncanakan dengan menggunakan tingkat kenaikan harga (i) = 0,106 per tahun. Tiga skenario kemudian direncanakan yaitu: 1) skenario yang dilakukan saat ini oleh Dinas BMSDA Kota Tangerang, 2) skenario ketika nilai SDI mencapai nilai 100, dan 3) skenario ketika nilai SDI mencapai 150. Selanjutnya analisis varians dua arah dilakukan untuk menentukan variabel yang mempengaruhi secara signifikan biaya pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap skenario untuk setiap ruas jalan mempunyai jumlah kegiatan pemeliharaan yang berbeda selama 10 tahun prediksi perencanaan. Hal ini juga menunjukkan bahwa biaya pemeliharaan tidak tergantung pada jumlah kegiatan. Selain itu, hasil Anova dua arah menunjukkan ada pengaruh yang signifikan dari skenario terhadap biaya pemeliharaan dan tidak ada interaksi antara fungsi jalan dan skenario. Kata kunci: fungsi jalan, SDI, skenario pemeliharaan jalan, biaya pemeliharaa

    The Implementation of Performance Assessment in Curriculum 2013 ( A Case Study at the Eleventh Grade of SMA N 1 Magetan)

    Get PDF
    This study was conducted by the aims to find out the English teachers’ perceptions, the performance assessment implementation, the obstacles and the solutions of the obstacles in implementing performance assessment in curriculum 2013. The study was carried out at SMA N 1 Magetan in the academic year 2016/2017 at the eleventh grade. The study was designed as qualitative case study. Observation, interview and documentation were the data collection technique. It is validated by using triangulation and member checking method. The result of the study revealed that the English teachers have different perception about the definition of performance assessment. However, all teachers agrees and have interest in implementing performance assessment both because of the demand of curriculum 2013 and because its effectiveness to assess the students’ performance. These perceptions is influenced by their knowledge, experience, and by the training or workshop of curriculum 2013. There are some performance task used by teachers : telling story, role play, discussion/talk show, presentation, reading poetry and drama. The teachers implement the performance assessment by taking some steps starting from planning, implementation and post implementation. Teachers developed the performance assessment starting from developing the performance task, making the criteria, and making the scoring rubric. There are some obstacles in implementing the performance assessment. It includes the complicated administration (lesson plan and scoring rubric), the students’ mixed-various ability, the limited allocation of time, big classes and the noisy situation in the classroom. Thus, there are some efforts by the teachers to overcome the obstacles. With the limited allocation of time, the teachers asked the students to record their performance at home using handy cam or video camera. They also coordinated with other teacher, with the curriculum coordinator and maintain good communication with the students during the learning process in order to understand the performance concept and what to prepare in the performance task. Keywords: implementation, performance assessment, authentic assessment, curriculum 201

    Faktor-faktor yang Mempengaruhi Revisi Anggaran Pemerintah Daerah

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi revisi anggaran serta bagaimana pengaruh faktor internal (meliputi derajat inkrementalisme, variabel politik, fitur organisasi, dan kondisi keuangan daerah) dan faktor eksternal (meliputi kondisi sosioekonomi lokal) terhadap revisi anggaran pada pemerintah kabupaten/kota di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data dari kabupaten/kota di Indonesia dalam kurun waktu tahun 2010 sampai tahun 2014 untuk menguji hipotesis mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi revisi anggaran pada pemerintah daerah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa faktor internal dan eksternal memiliki pengaruh terhadap revisi anggaran. Derajat inkrementalisme memiliki pengaruh negatif; variabel politik melalui variabel tahun pemilukada berpengaruh positif sedangkan melalui variabel jenis kelamin kepala daerah berpengaruh negatif; fitur organisasi berpengaruh negatif; kondisi keuangan daerah melalui variabel aliran surplus, otonomi keuangan, dan pinjaman bersih berpengaruh negatif sedangkan melalui variabel akumulasi surplus berpengaruh positif; serta kondisi sosioekonomi lokal berpengaruh negatif terhadap revisi anggaran. Kata kunci: revisi anggaran, pemerintah daerah, derajat inkrementalisme, fitur organisasi, kondisi keuangan daerah, kondisi sosioekonomi lokal
    Sebelas Maret Institutional Repositoryis based in ID
    Repository Dashboard
    Do you manage Sebelas Maret Institutional Repository? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!