Jurnal TIN Universitas Tanjungpura
Not a member yet
    163 research outputs found

    PENGARUH KONSEP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) TERHADAP REPUTASI PERUSAHAAN STUDI KASUS PADA PT.XYZ DENGAN MENGGUNKAN METODE FOCUSED QUALITY

    Get PDF
    Sebagai sebuah perusahaan, program CSR PT. XYZ memiliki mitra binaan yang harus diperhatikan hasil produknya, mitra diwajibkan untuk melakukan proses produksi secara teratur. Keharusan tersebut membuat mitra tidak boleh terlambat dalam melakukan preses produksi Hal ini membuat penulis tertarik untuk menganalisis kepuasan mitra binaan sebagai mitra PT. XYZ. Berdasarkan fenomena tersebut, selanjutnya penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang pengaruh kualitas program CSR terhadap reputasi perusahaan PT. XYZ dengan menggunakan delapan variabel yang dihitung dengan menggunakan metode focused quality.              Perusahaan dalam hal ini PT.XYZ diharapkan dapat memberikan banyak manfaat kepada komunitasnya agar kesejahteraan seperti yang di harapkan oleh perusahaan dapat tercapai.Metode kualitatif merupakan metode yang diterapkan dengan menggunakan kuesioner serta melihat kondisi terkini di PT. XYZ Tayan dan melakukan wawancara kepada manajemen CSR dan mitra dari program CSR PT. XYZ untuk melakukan pengumpulan data. Pada penelitian ini menggunakan purposive sampling sebagai teknik pengambilan sampel karena berdasarkan ketetapan-ketetapan yang telah disusun oleh peneliti. Hasil yang didapat dari pengujian melalui metode focused quality management dengan menggunakan data hasil uji regresi berganda dan dijelaskan melalui 3 hasil yaitu yang pertama adalah uji F, kedua dari hasil uji t dan yang terakhir dari hasil uji koefisien determinasi.                       Dari hasil pengolahan data yang dilakukan dapat dilihat variable-variable yang diteliti berpengaruh signifikan terhadap reputasi perusahaan sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwasanya program CSR pada PT. XYZ sudah berjalan dengan baik sehingga mitra binaan merasa terbantu dengan program terserbut. Dengan demikian program CSR perusahaan memiliki reputasi yang baik terhadap para mitranya. Kata kunci: Focused Quality Management, Corporate Social Responsbility

    USULAN PEMILIHAN SUPPLIER BOKAR MENGGUNAKAN METODE AHP DAN SAW PADA PT XYZ

    Get PDF
    Pemilihan supplier memiliki peran penting dalam memenuhi ketersediaan bahan baku pada suatu perusahaan untuk melakukan proses produksi dengan mempertimbangkan beberapa kriteria penilaian. PT XYZ merupakan perusahaan industri yang membutuhkan strategi pemilihan supplier untuk mengoptimalkan kegiatan pembelian BOKAR, sehingga meminimalkan risiko terjadinya keterlambatan, kekosongan, dan ketidaksesuaian kualitas pada proses pengadaan BOKAR. Metode yang diimplementasikan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW). Tujuan penggunaan metode AHP yaitu untuk menghasilkan nilai bobot kriteria dan sub kriteria pemilihan supplier dan dilanjutkan dengan metode SAW untuk menentukan urutan prioritas dari alternatif supplier BOKAR. Hasil pemilihan supplier BOKAR yang dapat menjadi prioritas utama bagi PT XYZ, yaitu S8 dengan nilai akhir sebesar 0,884. Kemudian, untuk prioritas kedua dan ketiga terdiri dari S7 dengan nilai akhir sebesar 0,827 dan S6 dengan nilai akhir sebesar 0,807. Prioritas terakhir yaitu S1 dengan nilai akhir sebesar 0,732. Selain itu, untuk urutan kriteria terpenting pada pemilihan supplier BOKAR yaitu kualitas, jaminan dan klaim, harga, kuantitas, pembayaran, serta pengiriman. Berdasarkan prioritas kriteria dan pemeringkatan supplier tersebut dapat menjadi rekomendasi bagi perusahaan dalam penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pembelian BOKAR sehingga diharapkan dapat mendukung kegiatan pengadaan bahan baku di PT XYZ. Kata Kunci : Analytical Hierarchy Process, BOKAR, Simple Additive Weighting, Supplie

    REDESAIN MESIN PRESS BATAKO MOVEABLE UNTUK PERBAIKAN POSTUR KERJA MENGGUNAKAN METODE NORDIC BODY MAP (NBM) DAN RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (RULA)

    Get PDF
    Toko Batako Press Karya Sepakat bergerak pada produksi batako, paving block, dan gorong-gorong. Permasalahan yang terdapat pada proses pembuatan batako tersebut adalah pada penggunaan mesin press batako moveable. Operator bekerja dengan posisi berlutut dan membungkuk, dengan kepala terus-menerus tertunduk, maka postur badannya selama proses pembuatan batu bata dinilai tidak tepat. Postur kerja seperti ini harus dicegah untuk menghindari terjadinya musculoskeletal disorders (MSDs). Tujuan penelitian ini yaitu memperbaiki postur kerja pada saat melakukan pencetakkan batako dengan merancang dan membuat alat untuk meratakan adonan semen dalam pembuatan batako sesuai antropometri untuk menghindari terjadinya musculoskeletal disorders (MSDs). Keluhan operator dipastikan menggunakan pendekatan Nordic Body Map, dan posisi tubuh operator pada saat pencetakan batu bata diperiksa menggunakan analisis Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan membuat usulan perbaikan desain pada alat dalam mencetak batako sehingga operator dapat merasa lebih nyaman, serta dapat mengurangi risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) yang dapat terjadi pada operator. Berdasarkan temuan keluhan NBM, terdapat kondisi yang menimbulkan rasa tidak nyaman dan nyeri hebat di total 17 area tubuh. Hal ini disebabkan oleh postur kerja yang tidak tepat. Postur kerja statis dengan rincian lengan bawah (lower arm) bernilai 3 warna merah, otot (muscle) bernilai 1 warna merah, pergelangan tangan dan lengan (wrist and forearm) bernilai 5 warna jingga, batang tubuh (body) bernilai 5 warna merah, bagian leher, badan, dan kaki bernilai 8 yang berwarna merah merupakan hasil pengolahan data postur kerja pada kondisi saat ini menggunakan RULA. Data ini menghasilkan skor akhir RULA 7 dengan warna merah. Hasil perbaikan dari data tersebut dapat diketahui bahwa terjadi perubahan skor RULA yang semula bernilai 7 dengan warna merah berubah menjadi bernilai 4 dengan warna kuning. Postur tubuh forearm (lengan bawah), muscle (otot), trunk (tubuh), neck (leher), dan leg (kaki) yang awalnya berwarna merah mengalami perubahan menjadi berwarna hijau. Pengukuran antropometri yang dilakukan, didapatkan 2 dimensi tubuh yang digunakan sebagai ukuran pada perancangan alat baru, yaitu tinggi siku berdiri dan lingkar tangan menggenggam. Kata kunci: Anthropometri, Ergonomi, MSDs, NBM, RUL

    REKOMENDASI PERBAIKAN KUALITAS PELAYANAN UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN HOTEL XYZ DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY-SERVQUAL DAN PGCV

    Get PDF
    Hotel XYZ merupakan salah satu hotel yang berada di kabupaten Kubu Raya, keluhan menunjukkan adanya ketidakpuasan terhadap pelayanan yang diberikan oleh Hotel XYZ. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat harapan dan kepuasan pelanggan terhadap layanan yang diterima serta memberikan rekomendasi tentang cara meningkatkan kualitas layanan. Berdasarkan observasi langsung dan ulasan di google maps, terlihat bahwa dari 30 orang, hanya 10 orang yang menyatakan keinginan untuk kembali menginap di Hotel XYZ. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Service Quality yang digabungkan dengan pendekatan fuzzy, digunakan untuk menganalisis gap atau kesenjangan antara harapan dan persepsi konsumen berdasarkan lima dimensi yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty, kemudian menggunakan metode Potential Gain Customer Value (PGCV) untuk memberikan nilai bobot yang perlu diperbaiki atau diprioritaskan, metode ini dapat menganalisis setiap atribut yang diteliti. Adapun atribut yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 23 atribut. Hasil penelitian yang dilakukan terdapat 11 atribut yang membutuhkan perhatian khusus evaluasi guna meningkatkan kepuasan pelanggan. Dari ke-11 atribut tersebut, atribut dengan nilai gap tertinggi adalah fasilitas wahana yang disediakan oleh hotel, dengan nilai gap sebesar -0,468. Hal tersebut menunjukkan bahwa perbaikan pada fasilitas wahana memiliki prioritas yang lebih tinggi dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. Kata kunci: Hotel, Kepuasan Pelanggan, PGCV, Service Qualit

    PENGUKURAN BEBAN KERJA MENGGUNAKAN METODE FULL TIME EQUIVALENT (FTE) DAN NASA-TLX PADA KARYAWAN PT UNITED TRACTORS PONTIANAK

    Get PDF
    Sumber daya manusia (SDM) adalah aset paling berharga bagi perusahaan dalam upaya peningkatan kualitas produk dan layanan. Oleh karena itu, mengoptimalkan tenaga kerja secara efisien merupakan hal yang krusial untuk mencapai kesuksesan. Namun, banyak perusahaan di Indonesia menghadapi tantangan dalam manajemen SDM, seperti kurangnya perhatian terhadap pengembangan karyawan dan ketidaksesuaian antara beban kerja dan tuntutan pekerjaan. Hal ini diikuti dengan semakin banyaknya permintaan unit product support dan jasa service pada PT United Tractors Pontianak dari tahun ke tahun menyebabkan lonjakan volume pekerjaan karyawan bertambah sehingga ikut meningkat pula beban kerja karyawan. Sementara itu, perusahaan belum memiliki alat atau perangkat standar yang digunakan untuk mengukur beban kerja. Perhitungan beban kerja fisik yang berkaitan dengan berapa lama waktu kerja menggunakan metode full time equivalent, bertujuan untuk membantu perusahaan dalam menentukan jumlah karyawan yang ada sudah optimal atau masih perlu penyesuaian, kemudian dikonversikan ke dalam indeks nilai FTE yang terbagi menjadi tiga kategori yaitu underload, fit to load dan overload. Sedangkan untuk menghitung beban kerja mental menggunakan metode NASA-TLX berdasarkan rata-rata dari enam indikator yang terdiri dari kebutuhan mental, kebutuhan fisik, kebutuhan waktu, performansi kerja, tingkat frustasi dan tingkat usaha. Penelitian ini menggunakan metode FTE untuk analisis beban waktu kerja dan metode NASA-TLX untuk analisis beban mental guna menilai beban kerja dan mental karyawan serta mengoptimalkan sistem kerja. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidakseimbangan beban kerja di antara karyawan dimana 9 karyawan mengalami overload, 11 karyawan mengalami fit to load dan 2 karyawan mengalami underload sedangkan dalam aspek mental karyawan, 5 sangat tinggi, 8 tinggi, 8 agak tinggi dan 1 sedang. Berdasarkan hasil analisis beban kerja tersebut maka perusahaan dapat mempertimbangkan untuk menentukan jumlah tenaga kerja yang ideal, meratakan beban kerja, serta menerapkan rekomendasi yang ada. Kata Kunci: Beban Kerja, Full Time Equivalent, NASA-TL

    RANCANG ULANG ALAT PENGUPAS KULIT LUAR BIJI KOPI BERDASARKAN ASPEK ERGONOMI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS

    Get PDF
    Coffee farmer in rustic of Singawang Kawakan , Singawang village Teluk keramat subdistrict regency of Sambas , West Kalimantan had difficulty in the process of stripping the outer skin of the coffee bens. Outer of coffee beans quite hard and slippery so the stripping process takes quite a long time. Usually the coffee farmers are using glass bottles, manual clamper and tools that using paddling systems using wood. The results obtained with these tools is not optimal and requires quite a long time. The purpose of this research is to remake  the outer skin peeler coffee beans based on ergonomic aspects to improve productivity in order to help the farmers in the area to increased production especially in the process of stripping the outer shell of the seed.This study uses anthropometric data that is designed according to body size farmers. This research also uses Nordic Body Map method that able to know the complain  musculoskeletal that farmers feel. Objects in this research are musculoskeletal complaints, fatigue, accidents,  time efficiency and flawed of coffee seed that occur during the process of stripping the outer shell of the beans.The expected result of this research is to get comparison between the new tools and the old tools in process of  the percentage of stripping the outer shell of the beans such as work injuries suffered by coffee farmers in the process of stripping the outer skin of the coffee beans , fatigue levels using an old tools before work is 24% and 29.1% after works and with new tools before work and after work 23.2% 24.5%. Complaints perceived musculoskeletal coffee farmers using old tools before work and after work 24.6% and 37.25% using the new tool before work after work 24.9% and 27.3%. Using a long working time of 3.53 min / kg and 2.4 minutes using the new tool / Kg, Stripping Costs in the production of coffee beans using old tools Rp 340/Kg and using new tools Rp 120/Kg. Results flawed coffee beans in the stripping process is done by using a long 0,032 / Kg and using new tools 0.026 / Kg.Keywords- Tool skinner beyond coffee beans, Redesign, Ergonomics, Nordic Body Map, Productivit

    RANCANG BANGUN ALAT PENANAM PADI UNTUK MENGURANGI RESIKO CEDERA MUSCULOSKELETAL DISORDER PADA PETANI PADI DI DUSUN ANDENG

    Get PDF
    Indonesia merupakan negara agraris yang makanan pokonya adalah beras. Sehingga daerah persawahan dapat ditemui dengan mudah di setiap wilayah Indonesia. Dusun Andeng yang terletak di Kec. Sengah Temila, Kab. Landak, Kalimantan Barat merupakan salah satu daerah yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani padi. Salah satu kegiatan rutin yang dilakukan penduduk Dusun Andeng adalah menanam padi. Proses menanam padi masih dilakukan secara tradisional yaitu dengan tenaga manusia dan satu-satunya alat dalam menanam padi hanya caplak atau penggaris lahan. Postur kerja menanam padi yang dilakukan petani tidak ergonomis dan tinggi resiko cedera Musculoskeletal disorder maka dari itu diperlukan perbaikan. Penelitian dimulai dengan menyebar kuesioner Nordic Body Map (NBM) kepada para petani untuk mengukur seberapa besar tingkat rasa sakit pada bagian tubuh tertentu. Kemudian menganalisa postur tubuh dengan Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dengan bantuan aplikasi CATIA. Analisa RULA akan menunjukkan score rasa sakit pada tiap bagian tubuh berdasarkan dengan simulasi postur kerja yang dilakukan petani. Data yang diambil terakhir adalah antropometri tubuh petani yaitu ukuran tubuh petani yang akan dijadikan acuan dalam desain alat bantu menanam padi. Alat bantu akan didesain seperti alat penggaris lahan namun akan dimodifikasi. Hasil dari penelitian ini adalah perbaikan postur kerja yang menjadi lebih minim resiko cedera dengan alat bantu penanam padi.Kata Kunci : Postur tubuh, Musculoskeletal disorder, Nordic Body Map, antropometr

    STUDI KELAYAKAN BISNIS PENDISTRIBUSIAN GAS MELALUI MODA TRANSPORTASI PIPA PADA KABUPATEN MEMPAWAH, KABUPATEN KUBU RAYA, DAN KOTA PONTIANAK

    Get PDF
    Gas bumi menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia yang digunakan untuk kebutuhan bahan bakar. Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang menggunakan gas bumi. Pendistribusian gas di Kalimantan Barat selain menggunakan tabung, juga dapat melalui jaringan pipa gas. Pendistribusian gas melalui pipa di Kalimantan Barat, memerlukan suatu penelitian untuk melihat tingkat kelayakannya. Dalam penelitian ini, digunakan aspek teknis dan keekonomian untuk melihat tingkat kelayakan dari pendistribusian gas melalui pipa di Kalimantan Barat. Wilayah pendistribusian gas melalui pipa di Kalimantan Barat dalam penelitian ini adalah Kabupaten Mempawah, Kabupaten Kubu Raya, dan Kota Pontianak. Sumber pasokan gas yang digunakan dalam penelitian ini adalah terminal receiving LNG di sekitar Pelabuhan Kijing. Berdasarkan penelitian yang dilakukan untuk analisis aspek teknis, dapat diketahui bahwa kapasitas terminal receiving LNG sebesar 50 MMSCFD. Diameter pipa yang digunakan untuk melakukan pendistribusian gas sebesar 14 inch untuk pipa transmisi dan 4 inch untuk pipa distribusi. Aspek keekonomian dalam penelitian ini terdiri atas 4 skenario bisnis. Skenario 1 adalah skenario yang menggambarkan kondisi existing dalam penelitian ini. Skenario 2 adalah skenario saat modal sebesar 20% dari total biaya CAPEX meminjam dari bank. Sedangkan skenario 3 dan 4 merupakan skenario asumsi adanya penambahan demand gas sektor industri. Biaya investasi atau CAPEX dalam penelitian ini terdiri dari terminal receiving LNG dan jaringan pipa gas. Biaya investasi atau CAPEX terminal receiving LNG sebesar 115.493.137,78 USD, sedangkan untuk jaringan pipa gas sebesar 103.445.261,13 USD. Total biaya investasi atau CAPEX dari pembangunan terminal receiving LNG dan jaringan pipa gas adalah 218.938.398,91 USD. Perhitungan kriteria investasi untuk masing-masing skenario bisnis dalam penelitian ini layak untuk direalisasikan. Kriteria investasi untuk skenario 1 adalah 8,30 tahun untuk PP, NPV sebesar 54.517.982,97 USD, PI sebesar 3,48 kali, dan IRR sebesar 12,83%. Rekomendasi skenario yang sebaiknya digunakan dalam penelitian ini adalah skenario 4a dengan PP sebesar 6,85 tahun, IRR sebesar 16,02%, PI sebesar 4,21 kali, dan 119.823.332,99 USD untuk NPV. Kata Kunci: Distribusi gas melalui pipa, Kelayakan Bisnis, dan Kriteria Investas

    OPTIMALISASI KAPASITAS PRODUKSI BERDASARKAN PROYEKSI MARKET PRODUK AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK) MEREK XYZ DI KABUPATEN MELAWI

    Get PDF
    Permasalahan dalam penelitian ini ialah adanya tantangan bagi CV ABC dalam merencanakan dan mengoptimalkan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan pasar yang meningkat, terutama di Kabupaten Melawi. Ketidakpastian permintaan pasar akibat fluktuasi populasi, perubahan preferensi konsumen, dan kondisi ekonomi yang dinamis membuat perusahaan kesulitan menetapkan target produksi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang efektif bagi CV ABC dalam mengoptimalkan kapasitas produksi secara berkelanjutan dan efisien, sehingga dapat memastikan kelangsungan bisnis dan pertumbuhan jangka panjang. Studi ini menggunakan metode Studi Kelayakan Bisnis yang fokus pada aspek pemasaran dan keuangan. Studi kelayakan bisnis memungkinkan perusahaan untuk mengevaluasi semua aspek yang berkaitan dengan optimalisasi kapasitas produksi secara sistematis dan komprehensif. Potensi pasar Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Kabupaten Melawi yang bisa dimanfaatkan oleh CV ABC dalam rencana bisnis AMDK ini diperkirakan berkisar 54%-73% dari kebutuhan total AMDK. Target market share pada tahun pertama ialah sebesar 55% dari pasar potensial yang tersedia dan mencapai 100% dalam 10 tahun. Terdapat 2 alternatif dalam menyiapkan modal untuk investasi. Alternatif 1 menghasilkan nilai NPV sebesar Rp 6.772.134.314 dan IRR sebesar 31,89%. Alternatif 2 menghasilkan nilai NPV sebesar Rp 1.175.813.955 dan IRR sebesar 5,34%. Kata Kunci: Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), Kapasitas Produksi, Studi Kelayakan Bisni

    PENGUKURAN BEBAN KERJA MENTAL DAN FISIK DI DEALER HONDA VETERAN PONTIANAK UNTUK MENGURANGI KELELAHAN KERJA MEKANIK MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX DAN CVL

    Get PDF
    Sumber daya manusia adalah aset penting dalam menjalankan roda perusahaan. Menciptakan tenaga kerja yang profesional seringkali menghadapi berbagai tantangan. Perusahaan Honda Anugerah Santosa Pontianak adalah salah satu showroom Honda terpopuler di Kalimantan Barat. Jl. Veteran No.35 Kota Pontianak. Dealer Honda Anugerah Santosa memiliki enam orang mekanik yang bekerja pada satu shift kerja saja. Mekanik di Dealer Honda memberikan pelayanan kepada customer yang datang, contohnya seperti mengganti oli, mengganti ban, mengganti sparepart yang sudah rusak, service bulanan, dan lain-lain. Jika tingkat kepadatan kendaraan yang datang meningkat maka mekanik harus melakukan pekerjaan dengan posisi jongkok dan membungkuk yang cukup lama, yaitu sekitar 20-45 menit untuk setiap perbaikan yang dikerjakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur beban kerja mental dan fisik pada mekanik juga memberikan rekomendasi perbaikan berupa pemerataan dan pembagian kerja oleh mekanik Dealer Honda Anugerah Santosa Pontianak dengan menggunakan metode NASA-TLX dan CVL. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini terdiri atas hasil pengukuran denyut nadi dan tingkat beban kerja mental. Hasil penelitian pada pengukuran beban kerja mental, yakni diperoleh rata-rata nilai Weighted Workload (WWL) sebesar 83.68 dengan dimensi Effort sebesar 311.67 sebagai nilai tertinggi. Kemudian, beban kerja fisik yang dirasakan oleh mekanik adalah sebesar 30.51% sehingga masuk kategori perbaikan namun tidak mendesak. Beberapa rekomendasi perbaikan untuk mengurangi beban kerja fisik dan mental yang dirasakan oleh para mekanik meliputi pemerataan kerja pada mekanik memperbaiki lingkungan kerja untuk menambah sirkulasi udara, mengganti bike lift yang rusak, penambahan peralatan penunjang, pengaturan jam istirahat besar dan istirahat kecil, serta menjaga kebersihan dan kerapian area kerja. Penggunaan APD juga disarankan untuk keselamatan kerja. Kata Kunci: Beban Kerja, NASA-TLX, Cardiovascular Load, Kelelahan Kerj

    157

    full texts

    163

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal TIN Universitas Tanjungpura is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇