Jurnal TIN Universitas Tanjungpura
Not a member yet
    163 research outputs found

    PENGUKURAN BEBAN KERJA FISIK DAN TINGKAT KELELAHAN TERHADAP PEKERJA DI DEPOT AIR MINUM JAYA QUA PONTIANAK MENGGUNAKAN METODE CVL dan IFRC

    Get PDF
    Depot air minum Jaya Qua merupakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang berlokasi di Jalan Sepakat II, Pontianak Kalimantan Barat berdiri sejak 10 Juni 2014 mengkhususkan diri prduksi air minum isi ulang. Salah satu stasiun kerja adalah pengisian dan pengangkatan galon yang dilakukan secara berulang-ulang dalam jumlah banyak setiap harinya. Berdasarkan hal tersebut perlu diketahui derajat beban kerja fisik dan kelelahan kerja yang dirasakan pegawai Stasiun Air Minum serta efek beban kerja fisik terhadap tingkat kelelahan pegawai.Data dikumpulkan dari tiga karyawan yang di Depot air minum Jaya Qua selama tujuh hari. Metode yang digunakan adalah metode Cardiovascular Load (CVL) yang mengukur beban kerja fisik dari saat berkerja dan istirahat serta Industial Fatigue Research Commiittee (IFRC) yang mengukur tingkat kelelahan kerja dari total skor yang diperoleh. Mengetahui apakah terdapat pengaruh antara beban kerja fisik dengan tingkat kelelahan, maka dilakukan dengan uji regresi linear sederhana menggunakan secara manual dan add-ins pada microsoft excel. Hasil yang diperoleh akan menjadi dasar untuk memberikan rekomendasi perbaikan.Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan, maka diperoleh beban kerja fisik tertinggi terjadi dengan %CVL sebesar 41,0187 hal ini masuk dalam kategori sedang memerlukan perbaikan namun tidak mendesak. Tingkat kelelahan kerja dalam bekerja tertinggi 67% termasuk kelelahan sedang. Uji regresi sederhana menunjukan bahwa beban kerja tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kelelahan fisik. usulan yang diberikan yaitu memberikan pemahan tatacara pengangkatan galon yang baik, istirahat yg cukup di sela-sela jam kerja untuk meregangkan otot, istirahat yang cukup agar tidak kelelahan dan kesehatan dijaga, melakukan pemeriksaan kesehatan, membuat jadwal kerjadan menggunakan alat material handling dapat digunakan untuk meminimalkan upaya mengangkat dan memindahkan barang. Kata kunci: Beban Kerja Fisik, CVL, IFRC, Regresi Linear Sederhana, Tingkat Kelelahan

    PROSEDUR KERJA 5S UNTUK GUDANG MATERIAL DAN PERALATAN KERJA PT BONARDO BORNEO MANDIRI

    Get PDF
    Sebuah perusahaan yang bernama PT Bonardo Borneo Mandiri yang bergerak dalam bidang jasa kontraktor, mekanikal, elektrikal, dan supplier sedang menghadapi permasalahan. Permasalahan yang dihadapi diantaranya mengenai efisiensi tata letak gudang yang rendah, waktu pencarian barang yang lama, serta kurangnya keteraturan dan kebersihan di lingkungan kerja. Situasi ini diperparah oleh kurangnya pengetahuan karyawan dalam menerapkan prosedur penyimpanan dan penataan barang yang efektif. Penelitian ini bertujuan menghasilkan standar operasional prosedur berdasarkan prinsip-prinsip prosedur kerja 5S yaitu Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke untuk menuntaskan permasalahan dan meningkatkan efisiensi dan keteraturan tata letak gudang material dan peralatan kerja di PT Bonardo Borneo Mandiri. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan identifikasi permasalahan dengan menggunakan analisis fishbone diagram, melakukan penilaian 5S terhadap kondisi existing gudang, kemudian melakukan perancangan implementasi 5S pada gudang, dan terakhir mengevaluasi hasil penerapan 5S pada gudang. Metode 5S merupakan suatu metode yang bisa digunakan untuk mengoptimalkan proses penyimpanan sehingga akan mempersingkat waktu dalam pelacakan barang, menciptakan zona operasional gudang menjadi lebih tertata dan steril, serta meningkatkan kepedulian dan disiplin kerja pada petugas atau staff gudang. Penelitian ini menghasilkan total skor penilaian 5S kondisi existing gudang yaitu 34, yang memiliki arti bahwa penerapan 5S pada gudang PT Bonardo Borneo Mandiri masih berada dibawah rata-rata, sehingga harus memperhatikan daftar penilaian dengan hasil terendah. Kemudian dilakukan penerapan prosedur kerja 5S pada area kerja gudang dan menghasilkan peningkatan skor penilaian 5S setelah perancangan. Skor penilaian 5S gudang setelah perancangan yaitu 91, yang artinya sangat memuaskan sehingga harus dipertahankan. Kata Kunci: Gudang Material, Kontraktor, Perancangan 5S, SOP, Tata Letak Baran

    PENGARUH LINGKUNGAN KERJA PADA WARTAWAN TERHADAP HUMAN ERROR DALAM PENGETIKAN NASKAH BERITA

    Get PDF
    Jurnalis, atau biasanya disebut wartawan, merupakan seseorang yang bertugas untuk membuat laporan serta menulis berita dari suatu peristiwa yang terjadi. Lingkungan kerja yang kurang baik dan terbatasnya waktu dapat membuat wartawan kesulitan dalam membuat naskah, sehingga pekerjaan tersebut dilakukan kurang maksimal dan dapat menyebabkan kesalahan fatal dalam penulisan, seperti ketidak-konsistenan dalam penulisan teknis berita, baik ejaan kata, tanda baca, maupun kesesuaian antara judul dan isi berita. Berdasarkan hal tersebut, sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui kondisi lingkungan kerja yang optimal sehingga dapat meminimalisir human error wartawan, serta mengidentifikasi pengaruh antara kebisingan (30 dB, 60 dB, 90 dB), pencahayaan (10 lux, 90 lux, 600 lux), dan jenis huruf (Arial, Calibri, Times New Roman) dalam mengetik naskah berita dengan menggunakan Uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebisingan, pencahayaan, dan jenis huruf sangat berpengaruh terhadap waktu dan kesalahan dalam penulisan naskah berita. Hasil yang ditemukan menunjukkan bahwa kondisi yang dapat meminimalisir kesalahan adalah pada perlakuan dengan kebisingan 60 dB, pencahayaan 600 lux, dan jenis huruf Calibri (A2B3C2). Hal ini disebabkan karena saat mengetik, mata wartawan lebih fokus pada laptop dan tidak terlalu terganggu oleh cahaya yang cukup tinggi.Kata kunci: Human Error, Lingkungan Kerja, Uji Anova, Wartawan

    RANCANG BANGUN ALAT PENANAM PADI DATARAN TINGGI MENGGUNAKAN METODE NORDIC BODY MAP (NBM) DENGAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI

    Get PDF
    Industri pertanian merupakan salah satu industri yang sangat penting di Indonesia. Tanaman padi adalah salah satu hasil pertanian yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia, mengingat bahwa nasi adalah konsumsi pokok utama masyarakat Indonesia. Padi juga berfungsi sebagai sumber ekonomi masyarakat Indonesia, dan sebagian besar orang Indonesia bekerja pada sektor pertanian yakni petani. Dusun Tumbang Pauh yang terletak di Kec. Sandai, Kab. Ketapang, Kalimantan Barat merupakan daerah yang sebagian besar penduduknya bermatapencaharian sebagai petani padi ladang darat/dataran tinggi. Salah satu kegiatan rutin setiap tahun yang dilakukan penduduk Dusun Tumbang Pauh adalah menanam padi. Proses penanaman padi masih dilakukan secara tradisional yaitu dengan tenaga manusia dan satu-satunya alat yang digunakan dalam penanaman padi yaitu tugal atau kayu yang diruncingkan pada bagian ujungnya. Postur kerja dan alat yang digunakan petani saat menanam padi tidak ergonomis dan tinggi resiko cedera muscoluskeletal disolder (MSDs) sehingga produktivitas kerja petani menjadi rendah. Oleh sebab itu, perlu dilakukan perbaikan segera. Penelitian ini dimulai dengan penyebaran kuisioner Nordic Body Map (NBM) kepada para petani untuk mengukur seberapa besar tingkat rasa sakit pada bagian tubuh tertentu. Data yang diambil terakhir adalah antropometri tubuh petani yaitu ukuran tubuh petani yang akan dijadikan acuan dalam desain alat penanam padi. Alat penanam padi didesain seperti tugal namun dimodifikasi. Hasil dari penelitian ini adalah perbaikan postur kerja yang menjadi lebih minim resiko cedera muscoluskeletal disolder (MSDs) dengan alat penanam padi yang telah dirancang ulang. Hasil dari identifikasi keluhan otot skeletal menggunakan metode Nordic Body Map (NBM) setelah melakukan perancangan ulang alat terjadi perubahan pada skor keluhan otot skeletal serta meningkatnya hasil output kerja, skor tingkat resiko cedera otot skeletal menurun menjadi 57,5 dari keluhan awal sebesar 79, produktivitas kerja meningkat dengan hasil rata-rata output alat eksisting dalam waktu 5 menit menghasilkan seluas 40,6, 10 menit menghasilkan seluas 81 dan 15 menit menghasilkan seluas 128,2 . Sedangkan menggunakan alat yang telah dirancang ulang menghasilkan seluas 63,8 dalam waktu 5 menit, 130,4 dalam waktu 10 menit, dan 170,2 dalam waktu 15 menit. Kata Kunci: Alat Penanam Padi, Antropometri, Nordic Body Map (NBM), dan Produktivitas

    IDENTIFIKASI KELUHAN ATAU KESALAHAN POSTUR KERJA PADA PROSES PEMASANGAN DAN PELUBANGAN PLASTIK MULSA DI INDUSTRI PERTANIAN MENGUNAKAN METODE RULA DAN QEC

    Get PDF
    Proses penggunaan mulsa di Desa Sungai Awan Kiri terdiri dari dua tahapan yang dilakukan secara manual, di antaranya proses pemasangan dan pelubangan plastik mulsa. Pemasangan plastik mulsa dilakukan dengan bantuan bambu kecil sebagai penahan, sementara pelubangan menggunakan kaleng bekas berisi bara api atau arang panas untuk membuat lubang pada plastik, dengan jarak antar lubang ditentukan dengan perkiraan, dimana proses ini dilakukan satu per satu. Proses ini mengharuskan petani bekerja dalam sikap membungkuk dan berdiri, yang dapat menyebabkan gangguan pada sistem Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keluhan atau kesalahan postur kerja pada proses pemasangan dan pelubangan plastik mulsa untuk memperbaiki postur tubuh petani, sehingga risiko cedera berkurang. Penelitian ini menggunakan metode analisis postur kerja RULA dan QEC. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, hasil penilaian postur kerja dengan metode QEC memiliki exposure level untuk proses pemasangan plastik mulsa sebesar 84,57% dan proses pelubangan plastik mulsa sebesar 67,61% yang berarti perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dan dilakukan perubahan. Sedangkan hasil penilaian dengan metode RULA, final score untuk proses pemasangan plastik mulsa bernilai 7 dan proses pelubangan plastik mulsa bernilai 6 yang berarti postur kerja yang ada saat ini perlu dilakukan penelitian dan perubahan dibutuhkan segera. Level risiko yang dialami pekerja disebabkan oleh postur kerja yang berulang-ulang yaitu berdiri dan membungkuk selama pemasangan dan pelubangan plastik mulsa, dilakukan dalam jangka waktu yang lama dengan durasi kerja 8 jam per hari. Hal ini mengakibatkan penggunaan otot berlebihan yang berisiko menimbulkan gangguan pada sistem musculoskeletal.Kata Kunci: Plastik Mulsa, Postur Kerja, Musculoskeletal Disorders, QEC, RUL

    RANCANG BANGUN DAN ANALISIS MONITORING PENYIRAM TANAMAN OTONATIS BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT)

    Get PDF
    ABSTRAKIndonesia, dikenal sebagai negara agraris, mengalami dua musim utama: hujan dan kemarau, dengan lahan yang subur. Kondisi ini memengaruhi kegiatan pertanian, di mana tanaman memerlukan perawatan yang berbeda antara musim hujan dan musim kemarau. Kegiatan berkebun oleh masyarakat, baik di kampung maupun kota, memberikan dampak positif pada lingkungan, menciptakan suasana asri, nyaman, dan produktif. Dalam bercocok tanam, perawatan tanaman menjadi faktor penentu utama untuk pertumbuhan yang optimal.Air menjadi faktor krusial yang memengaruhi pertumbuhan tanaman, dan kesalahan dalam penyiraman dapat menyebabkan layu dan kekeringan. Untuk mengatasi permasalahan ini, dirancang alat monitoring dan penyiram tanaman yang beroperasi secara otomatis dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT). Alat ini dapat diatur sesuai dengan kondisi ruang lingkup tanaman, dengan memonitor kelembapan tanah dan curah hujan di sekitarnya. Penyiraman dilakukan secara otomatis dengan frekuensi yang disesuaikan, mengurangi waktu dan energi yang diperlukan.Penelitian ini bertujuan sebagai wadah implementasi dari kombinasi sensor pada alat penyiram tanaman otomatis yang dapat menyesuaikan cuaca serta kelembapan tanah sebagai faktor pengambil keputusan kondisi yang tepat untuk menyiram tanaman secara realtime. Kata Kunci : Tanaman, Internet of Things (IoT), Monitoring, Penyiraman Otomatis, Pertanian, Kelembapan Tanah, Curah Huja

    RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING KUALITAS AIR BOILER BERBASIS IoT PADA PABRIK KELAPA SAWIT DI PT. SASMITA BUMI WIJAYA

    Get PDF
    Studi ini dimaksudkan untuk merancang alat pemantauan kualitas air yang beroperasi secara real-time pada boiler pabrik kelapa sawit PT. Sistem penelitian ini terbagi menjadi dua bagian, yakni pengirim dan penerima. Pada bagian pengirim, suhu, pH, Total Dissolved Solids (TDS), dan tingkat kekeruhan diukur. Data yang dihasilkan oleh pengirim kemudian dikirimkan secara langsung melalui jaringan LoRa (Long Range) menuju penerima. Selanjutnya, penerima mengirimkan data tersebut ke aplikasi Blynk untuk pemantauan real-time. Hasil pengukuran kualitas air menunjukkan bahwa sebagian besar parameter kualitas air memiliki pembacaan yang memuaskan, meskipun terdapat sensor dengan pembacaan yang kurang akurat. Tingkat kesalahan terkecil terjadi pada pengukuran suhu (2,19%), TDS (3,54%), dan pH (5,85%) di pengirim. Sementara itu, kekeruhan memiliki tingkat kesalahan tertinggi sebesar (30,25%), namun masih dapat diterima karena berada di bawah 50% dan masuk dalam kategori yang dapat ditoleransi. Walaupun demikian, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan alat pemantauan kualitas air secara real-time, bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam proses pengolahan air boiler di industri kelapa sawit. Kata Kunci: Kualitas Air, Boiler, Long Range (LoRa), Internet of Things

    PENGUKURAN KUALITAS PELAYANAN MARKETING AGENCY DENGAN MODEL KANO PADA PT DIGITAL NIAGA AKSESINDO (DNA INDONESIA)

    Get PDF
    PT Digital Niaga Aksesindo atau DNA Indonesia merupakan creative & digital marketing agency yang berdiri pada tahun 2021 di Pontianak, Kalimantan Barat. Terdapat 47 dari 68 pelanggan pernah memberikan ulasan kurang puas terhadap pelayanan yang diberikan. Selain itu, juga terdapat keluhan yang diterima, seperti desain konten tidak bagus, portofolio yang diberikan tidak menunjukkan kemampuan dan keahlian, video untuk reels Instagram tidak sesuai, proses pembuatan konten memakan waktu lebih lama, serta pihak DNA Indonesia tidak memberikan informasi yang jelas dan lengkap kepada pelanggan. Penelitian menggunakan model Kano untuk mengkategorikan 28 atribut pelayanan berdasarkan pengaruhnya terhadap kepuasan pelanggan. Hasil penelitian yang dilakukan memperoleh kategori must-be (M) dan one-dimensional (O) masing-masing sebanyak 10 atribut, attractive (A) sebanyak 5 atribut, dan indifferent (I) sebanyak 3 atribut. Atribut pada kategori must-be (M), one-dimensional (O), dan attractive (A) berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Sementara itu, kategori indifferent (I) tidak berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Kata Kunci: Kano, Marketing Agenc

    RENCANA STRATEGI PENGEMBANGAN MARKTING MIX MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT DAN BCG (BOSTON CONSULTING GROUP) TERHADAP PRODUK COILLAND

    Get PDF
    Strategi pemasaran merupakan keterampilan penting dalam menjual dan mendistribusikan produk sesuai dengan target yang ditetapkan. Pada awalnya, Coilland dipasarkan melalui vape store terdekat dan media sosial seperti Instagram, namun produk ini belum mendapatkan perhatian luas dari konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi pengembangan pemasaran kepada pelaku usaha coilbuilder agar dapat meningkatkan penjualan produk Coilland. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden, diikuti dengan uji validitas dan uji reliabilitas untuk memastikan konsistensi pernyataan dalam kuesioner. Setelah pernyataan dinyatakan valid dan reliabel, data dianalisis menggunakan metode Marketing Mix, SWOT, dan BCG. Metode Marketing Mix digunakan untuk menentukan jenis produk. Hasil analisis SWOT menunjukkan posisi di kuadran III, yang berarti perusahaan perlu memanfaatkan peluang yang ada sambil mengurangi kelemahan yang dimiliki. Sementara itu, analisis BCG menunjukkan posisi di kuadran keempat (dog), yang mengindikasikan bahwa perusahaan menghadapi rendahnya pangsa pasar dan juga rendahnya pertumbuhan pasar . Kata Kunci : Boston Consulting Group, Produk Coilland, Strategi Pemasaran, SWO

    STRATEGI PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR OBJEK WISATA TELOK BERDIRI DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS SUPPLY DEMAND

    Get PDF
    Telok Berdiri adalah wisata alam yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Keindahannya dengan dikelilingi tanaman bakau dan lautan lepas yang masih asri serti terdapat mercusuar disampingnya. Wisata Telok Berdiri memiliki beberapa kelemahan seperti aksesibilitas yang kurang terawat, tempat parkir yang sempit, dan sampah yang terbawa arus laut. Penelitian ini bertujuan memperoleh faktor internal dan eksternal dan memperoleh perbaikan perencanaan pengembangan serta menghasilkan usulan strategi pengembangan Telok Berdiri. Metode dalam penelitian ini yaitu metode Supply Demand. Metode Supply Demand digunakan untuk memperoleh persepsi pengelola dan pengunjung sehingga mendapatkan kondisi gambaran Telok Berdiri dan dapat membuat strategi pengembangan wisata Telok Berdiri. Hasil dari penelitian ini berupa strategi pengembangan dari metode Supply Demand , dimana strategi terfokus pada pengembangan wisata Telok Berdiri. Strategi yang harus diberikan kepada wisata Telok Berdiri adalah dengan melihat persepsi pengelola dan pengunjung, hasilnya berfokus pada pengembangan infrastruktur yang memilki selisih paling besar. Pada Pintu Gerbang utama dilakukan pengecatan ulang agar tampak lebih baru dan enak dilihat, memindahkan atau memangkas tanaman yang berpotensi menutup tampak gerbang utama dari kejauhan agar pengunjung dapat dengan mudah mengenali jalan masuk menuju lokasi Wisata Telok Berdiri. Petunjuk Arah menuju kawasan objek wisata diperlukan penambahan dengan menyertakan jarak yang ditempuh untuk sampai pada Kawasan wisata atau simpang, memperbesar ukuran agar lebih tampak dari kejauhan. Untuk atraksi wisata Mangrove diusulkan untuk menambah jam pembersihan dari pengelola, karena sampah yang terbawa arus laut yang tidak bisa dihindari, dalam waktu yang singkat sudah banyak sampah disekitar tanaman Mangrove, penambahan barrier jaring diarah arus pembawa sampah juga dapat mengurangi jumlah sampah yang masuk kesekitaran tanaman tersebut dan memudahkan pengelola untuk mengumpulkan sampah yang tersangkut pada barrier jaring tersebutKata kunci: Telok Berdiri, Strategi Pengembangan, Supply Deman

    157

    full texts

    163

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal TIN Universitas Tanjungpura is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇