Journals of Universitas Sangga Buana
Not a member yet
1077 research outputs found
Sort by
PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN INTENSITAS MODAL TERHADAP TINGKAT PENGHINDARAN PAJAK PADA PERUSAHAAN
The aim of this study was to examine the impact of Corporate Social Responsibility and Capital Intensity on Tax Avoidance using a Quantitative Approach. The sample consisted of 11 Food and Beverage Industry Sub-Sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) for the 2018-2022 period, resulting in 55 observations gathered through the Purposive Sampling Method. The data analyzed was Secondary Data. Panel Data Regression Analysis was conducted using EVIEWS 12. The findings indicated that the Corporate Social Responsibility variable had a positive and significant influence on Tax Avoidance, with a Probability value of 0.0055. Conversely, the results demonstrated that Capital Intensity did not have a significant impact on Tax Avoidance, with a Probability value of 0.0702. Simultaneously, both Corporate Social Responsibility and Capital Intensity have a significant and positive impact on Tax Avoidance. The Probability value is 0.000002.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility) dan Intensitas Modal terhadap Penghindaran Pajak dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 11 perusahaan sub-sektor Industri Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2018–2022, sehingga menghasilkan 55 observasi yang diperoleh melalui metode purposive sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder. Analisis dilakukan dengan menggunakan Regresi Data Panel melalui perangkat lunak EVIEWS 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Corporate Social Responsibility berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penghindaran Pajak, dengan nilai probabilitas sebesar 0,0055. Sebaliknya, hasil penelitian menunjukkan bahwa Intensitas Modal tidak berpengaruh signifikan terhadap Penghindaran Pajak, dengan nilai probabilitas sebesar 0,0702. Secara simultan, Corporate Social Responsibility dan Intensitas Modal berpengaruh signifikan dan positif terhadap Penghindaran Pajak, dengan nilai probabilitas sebesar 0,000002
ANALISIS PERAN HUMAS PEMERINTAH KOTA BEKASI DALAM KOMUNIKASI DIGITAL
Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di identifikasi oleh instansi Humas Pemerintah Kota Bekasi dengan memanfaatkan platform media sosial seperti instagram untuk berkomunikasi dengan masyarakat. Peneliti melihat terdapat beberapa masalah terkait tentang pengaplikasian penyampaian informasi melalui platform media sosial diantaranya adalah seperti kurang responsive dari akun instagram @humaskotabekasi dengan publik, keterlambatan dalam penyebaran informasi – informasi tentang Kota Bekasi dari akun instagram @humaskotabekasi, jumlah pengikut yang berbeda dengan akun publik yang membahas Kota Bekasi, dan efektivitas dari narasi yang dibuat oleh akun instagram @humaskotabekasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Komunikasi Digital Humas Pemerintah Kota Bekasi dalam memanfaatkan, hambatan dan solusi dalam memanfaatkan penyampaian informasi melalui instagram. Metode penelitian ini ialah metode penelitian kualitatif dengan studi kasus. Teknik pengumpulan menggunakan dengan wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil dari penelitian menjelaskan peran komunikasi digital Humas Pemerintahan Kota Bekasi menyampaikan informasi berupa foto,video,flyer dan press release, dengan konten yang informatif serta berupaya menjaga image dari Pemerintahan Kota Bekasi. Keterbatasan sumber daya manusia menjadi hambatan bagi Humas Pemerintahan Kota Bekasi melakukan peran komunikasi digital dalam penyampaian konten informasi melalui instagram dan solusi untuk mengatasinya yaitu dengan meningkatkan kinerja tim Humas Pemerintahan Kota Bekasi dengan menggambungkan ide konten informasi yang akan dipublikasikan di instagram
INTERDISIPLIN SEBAGAI SOLUSI POTENSIAL NETRAL KARBON
Ketahanan ekonomi dan menciptakan perlindungan terhadap lingkungan menjadi dua isu utama secara global. Perubahan iklim akibat tingginya emisi gas rumah kaca berdampak buruk terhadap ekonomi dan merupakan salah satu fokus perhatian terhadap perlindungan ingkungan. Berbagai cara telah dicoba oleh pemerintah dan lembaga internasional untuk beralih kepada sistem energi yang lebih bersih dan menargetkan proyek Netral Karbon hingga Net Zero Emisi. Kolaborasi antar-disiplin ilmu sangat dibutuhkan untuk mencari solusi, seperti pendekatan teknologi ,ekonomi, sosial, lingkungan, hukum, filsafat ,dan etika untuk mencapai netralitas karbon demi ketahanan ekonomi dan perlindungan lingkungan yang lebih baik. Metode Penelitian: Observasional desktriptif studi literatur. Hasil dan Pembahasan: Sektor pemerintah, industri, dan individu harus menyelaraskan upaya mereka untuk melakukan dekarbonisasi dengan menggunakan sumber energi yang terbarukan atau biomassa dan merancang industri seperti smart city, pajak karbon, biomassa dan Carbon Capture and Storage (CCS). Kesimpulan: Kolaborasi interdisipliner berperan penting dalam mengatasi beragam tantangan zero emission
The PENGUATAN DAYA SAING UMKM KRUPUK BU NOR MELALUI PELATIHAN KEAMANAN PANGAN DAN GIZI
This Community Service aims to provide training and guidance to the workers or food handlers at UM Krecek Krupuk "Bu Nor" on food safety and food quality related to nutritional content. The issues faced by UM Krecek Krupuk "Bu Nor" industry include a lack of understanding regarding food safety standards, which could affect consumer health. Additionally, there is a lack of information about the nutritional content of the products, reducing their appeal in a market that is becoming increasingly health-conscious. Furthermore, there is no practical guide for improving product quality without compromising production efficiency. This community service utilizes methods such as lectures, focus group discussions, laboratory analysis, and mentoring. The target group for this activity consists of three workers from the UM Krecek Krupuk "Bu Nor" industry. The outcome of this community service is that the participants received food safety training and laboratory testing of the nutritional content of the Krecek Krupuk, which will be displayed on the product packaging in the nutrition information section, thereby enhancing competitiveness and consumer trust.Inisiatif pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman karyawan dalam sektor makanan “Bu Nor” UM Krecek Krupuk mengenai dimensi kritis keamanan pangan dan integritas gizi produk mereka. Tantangan utama yang dihadapi para pemangku kepentingan termasuk pemahaman yang kurang tentang peraturan keamanan pangan dan kelangkaan pengetahuan yang berkaitan dengan komposisi nutrisi penawaran mereka, yang berdampak buruk pada posisi kompetitif dan kepercayaan konsumen mereka. Selain itu, para pemangku kepentingan saat ini tidak memiliki pedoman komprehensif yang akan memfasilitasi peningkatan kualitas produk secara efektif. Inisiatif ini dilaksanakan melalui kombinasi kuliah instruksional, diskusi kolaboratif, evaluasi laboratorium, dan pendampingan yang ketat. Penerima manfaat yang dituju dari inisiatif ini adalah tiga karyawan yang terlibat aktif dalam industri. Hasil inisiatif menunjukkan bahwa semua peserta (100%) memahami konsep dasar keamanan pangan serta pentingnya informasi nilai gizi. Selanjutnya, analisis laboratorium komprehensif dilakukan untuk menilai komposisi nutrisi Krecek Krupuk, mengungkapkan informasi terperinci seperti nilai energi 472 kkal per 100g, kandungan protein 14g, dan total lemak sebesar 22g. Data ini kemudian dimasukkan ke dalam label kemasan produk. Inisiatif ini secara efektif meningkatkan pengetahuan mitra, selain meningkatkan nilai produk melalui peningkatan transparansi mengenai informasi gizi, yang diantisipasi untuk secara substansif meningkatkan daya saing dan kepercayaan konsumen
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MENGHADAPI SITUASI DARURAT DAN MENCEGAH KENAKALAN DI KALANGAN MAHASISWA
University students are a vulnerable group when facing emergencies and engaging in delinquent behaviors, often due to a lack of skills in managing environmental pressures. This issue is the main focus of a Community Service Program (PkM) implemented at Pamulang University. The objective of this program is to enhance students' preparedness for emergency situations and prevent their involvement in delinquent behaviors. The target of this program was 50 students from Pamulang University. The program activities included interactive lectures, case studies, practical training for handling emergencies (such as fires, accidents, and criminal acts), and educational sessions on the causes, impacts, and prevention of juvenile delinquency. The results indicated an 80% improvement in students’ knowledge of emergency handling strategies, a 75% increase in practical skills, and a 65% reduction in the potential involvement in delinquency, based on pre- and post-test evaluations. In conclusion, this PkM program effectively enhances students’ preparedness for emergency situations and provides a better understanding of juvenile delinquency prevention efforts. The program is expected to serve as a model for character development in higher education, fostering students who are prepared, responsive, and socially responsible.Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai situasi darurat dan perilaku menyimpang akibat kurangnya keterampilan dalam menghadapi tekanan lingkungan. Permasalahan ini menjadi perhatian utama dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di Universitas Pamulang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan mahasiswa dalam menghadapi situasi darurat serta mencegah keterlibatan mereka dalam kenakalan remaja. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa Universitas Pamulang yang berjumlah 50 peserta. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup ceramah interaktif, studi kasus, latihan praktik menghadapi situasi darurat (kebakaran, kecelakaan, dan tindakan kriminal), serta penyuluhan tentang penyebab, dampak, dan pencegahan kenakalan remaja. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan mahasiswa mengenai strategi menghadapi situasi darurat sebesar 80%, peningkatan keterampilan praktik sebesar 75%, serta penurunan potensi keterlibatan dalam kenakalan remaja berdasarkan evaluasi pretest dan posttest sebesar 65%. Kesimpulannya, program PkM ini efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan mahasiswa menghadapi keadaan darurat dan membentuk pemahaman yang lebih baik tentang upaya pencegahan kenakalan remaja, sehingga diharapkan menjadi model pembinaan karakter mahasiswa yang siap, tanggap, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sosial
TRANSFORMASI PEMBAGUNAN GLOBAL DALAM PENDEKATAN HOLISTIK
Pendekatan yang berfokus pada sektor tertentu sering kali mengabaikan hubungan yang kompleks antara dimensi lingkungan, ekonomi, sosial, dan budaya, sehingga menyebabkan ketidakseimbangan dalam pembangunan global. Penelitian ini mengkaji peran dan dampak filsafat holistik dalam mendorong transformasi pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Dengan menggunakan metode kualitatif-deskriptif, penelitian ini mendalami konsep holisme dan mengevaluasi penerapannya dalam berbagai konteks pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan holistik mampu mengintegrasikan berbagai aspek pembangunan, mendorong kolaborasi lintas disiplin, dan menghasilkan solusi yang menyeluruh dengan mengutamakan stabilitas ekosistem dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa filsafat holistik menjadi landasan penting untuk mengatasi pendekatan parsial dan mendukung transformasi pembangunan global yang lebih seimbang dan berkelanjutan
ANALISIS SAMBUNGAN LAS GMAW DENGAN VARIASI KAMPUH TERHADAP UJI TARIK DAN STRUKTUR MIKRO PADA BAJA SS 304
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh variasi jenis kampuh pengelasan Gas Metal Arc Welding (GMAW) terhadap sifat mekanis dan struktur mikro baja tahan karat SS 304. Metode kampuh yang digunakan adalah single V dan square, dengan setiap spesimen diuji menggunakan uji tarik dan analisis struktur mikro. Penelitian ini berfokus pada kontrol kualitas proses pengelasan untuk komponen kereta api.Hasil pengujian menunjukkan bahwa spesimen dengan kampuh single V memiliki sifat mekanis unggul dibandingkan kampuh square. Nilai yield strength, ultimate tensile strength, dan elongasi pada kampuh single V lebih tinggi, menandakan kemampuan material menahan beban sebelum patah lebih baik. Analisis struktur mikro mengungkapkan zona pengaruh panas (HAZ) yang lebih homogen pada kampuh single V, sehingga menghasilkan sambungan las dengan integritas metalurgi yang lebih baik. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang pemilihan jenis kampuh las yang optimal dalam meningkatkan performa material baja SS 304 untuk aplikasi industri perkeretaapian. Hasil ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk perbaikan prosedur pengelasan guna mendukung standar mutu dan keamanan dalam produksi komponen kereta api
Wongkito.co Campaign Strategy in Gender Equality Issue
This research aims to see how the campaign strategy on Wongkito.co online media in packaging messages on news channels as a response to the issue of gender equality. This type of qualitative research is descriptive in nature. The subject of the research is the editor-in-chief of Wongkito.co online media. The data used are primary and secondary data. Data collection techniques in this research are observation and interview. The results showed that Wongkito.co online media, as one of the feminist media in Palembang, took part in advocating the theme of gender justice and equality through various rubrics, such as Yundakito, Setara, Katokito, and Bucukito. In practice, Wongkito.co conducts campaigns with the aim of raising the issues of women, children, people with disabilities, minorities, and other vulnerable people. When creating a digital campaign program, there are four steps that must be taken, the problem identification stage, campaign design, campaign implementation, and evaluation. However, Wongkito.co has not implemented the evaluation stage, but only implemented three stages
Kontribusi Divisi Pembelian dalam Manajemen dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku di Restoran Over Horizon, Semarang
Effective raw material management is a crucial aspect of the restaurant industry to ensure the availability of products in the right quantity and quality while enhancing operational efficiency. The purchasing division plays a strategic role in planning, coordinating, and controlling the procurement process to ensure smooth restaurant operations. This study aims to analyze the role of the purchasing division in managing and controlling raw material inventory at Over Horizon Restaurant. This research adopts a qualitative approach using the case study method. Data collection was conducted through in-depth interviews with purchasing staff and direct observations of the procurement and inventory management processes in the restaurant. The findings indicate that the purchasing division plays a significant role in ensuring the timely and efficient availability of raw materials. Key activities include daily recording and monitoring, as well as effective coordination with other divisions to determine procurement needs. Additionally, strong interdepartmental communication contributes significantly to enhancing the restaurant's operational efficiency. In conclusion, the purchasing division at Over Horizon Restaurant has effectively fulfilled its role in managing and controlling raw materials. As an implication, this study suggests the development of a more adaptive and integrated raw material management system to address the evolving challenges in the restaurant industry.Manajemen bahan baku yang efektif merupakan aspek krusial dalam industri restoran untuk memastikan ketersediaan produk dalam jumlah dan kualitas yang tepat serta meningkatkan efisiensi operasional. Divisi pembelian memiliki peran strategis dalam merencanakan, mengoordinasikan, dan mengontrol proses pengadaan bahan baku agar operasional restoran dapat berjalan dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran divisi pembelian dalam pengelolaan dan pengendalian persediaan bahan baku di Restoran Over Horizon. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan staf divisi pembelian serta observasi langsung terhadap prosedur pengadaan dan pengelolaan bahan baku di restoran tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa staf divisi pembelian memiliki peran yang signifikan dalam menjamin ketersediaan bahan baku secara tepat waktu dan efisien. Beberapa langkah utama yang dilakukan meliputi pencatatan dan pemantauan harian, serta koordinasi yang efektif dengan divisi lain untuk menentukan kebutuhan pengadaan bahan baku. Selain itu, komunikasi yang terjalin dengan baik antar divisi turut berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi operasional restoran. Sebagai kesimpulan, divisi pembelian di Restoran Over Horizon telah menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengelola dan mengendalikan bahan baku. Sebagai implikasi, penelitian ini menyarankan pengembangan sistem manajemen bahan baku yang lebih fleksibel dan terintegrasi guna menghadapi perubahan serta tantangan dalam industri restoran yang terus berkembang
TEKNOLOGI HIJAU PADA JARINGAN 5G: TINJAUAN SINGKAT DARI LITERATUR TERPILIH
Penggunaan teknologi hijau dalam jaringan 5G menjadi fokus penting dalam upaya mengurangi jejak karbon dan meningkatkan efisiensi energi. Artikel ini memberikan tinjauan singkat dari literatur terpilih mengenai implementasi teknologi hijau pada jaringan 5G. Secara garis besar efisiensi energi yang menjadi bagian dari teknologi hijau, terbagi ke dalam dua bagian penting, yaitu penghematan energi konvensional dan eksplorasi terhadap energi hijau. Selain itu pembahasan dalam artikel ini mencakup inovasi dalam teknologi-teknologi utama yang berkembang untuk mendukung efisiensi energi pada jaringan 5G. Tantangan dan peluang yang membahas implementasi yang sudah dilakukan dan beberapa penelitian lanjutan yang mendukung pengembangan teknologi hijau dalam jaringan 5G juga disampaikan secara singkat. Selain itu, tinjauan juga dilakukan untuk menyoroti inisiatif beberapa operator telekomunikasi global, diantaranya BT Group, Telefónica, Vodafone, dan Telkomsel, dalam menerapkan teknologi hijau untuk mencapai target keberlanjutan dan meningkatkan reputasi perusahaan. Namun, penerapan teknologi hijau dalam jaringan 5G juga menghadapi berbagai tantangan. Tantangan utama meliputi biaya investasi yang tinggi, kompleksitas integrasi teknologi baru ke dalam infrastruktur yang ada, isu keamanan dan privasi, regulasi dan kebijakan, spektrum gelombang, dan small cell. Selain itu tentu saja tantangan terkait kebutuhan untuk memastikan bahwa penerapan teknologi ini tidak mengurangi kualitas layanan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengatasi hambatan ini dan mengeksplorasi solusi yang lebih efisien dan efektif. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kompilasi singkat yang informatif terkait wawasan mengenai pentingnya teknologi hijau dalam pengembangan jaringan 5G yang berkelanjutan dan ramah lingkungan