Penggunaan teknologi hijau dalam jaringan 5G menjadi fokus penting dalam upaya mengurangi jejak karbon dan meningkatkan efisiensi energi. Artikel ini memberikan tinjauan singkat dari literatur terpilih mengenai implementasi teknologi hijau pada jaringan 5G. Secara garis besar efisiensi energi yang menjadi bagian dari teknologi hijau, terbagi ke dalam dua bagian penting, yaitu penghematan energi konvensional dan eksplorasi terhadap energi hijau. Selain itu pembahasan dalam artikel ini mencakup inovasi dalam teknologi-teknologi utama yang berkembang untuk mendukung efisiensi energi pada jaringan 5G. Tantangan dan peluang yang membahas implementasi yang sudah dilakukan dan beberapa penelitian lanjutan yang mendukung pengembangan teknologi hijau dalam jaringan 5G juga disampaikan secara singkat. Selain itu, tinjauan juga dilakukan untuk menyoroti inisiatif beberapa operator telekomunikasi global, diantaranya BT Group, Telefónica, Vodafone, dan Telkomsel, dalam menerapkan teknologi hijau untuk mencapai target keberlanjutan dan meningkatkan reputasi perusahaan. Namun, penerapan teknologi hijau dalam jaringan 5G juga menghadapi berbagai tantangan. Tantangan utama meliputi biaya investasi yang tinggi, kompleksitas integrasi teknologi baru ke dalam infrastruktur yang ada, isu keamanan dan privasi, regulasi dan kebijakan, spektrum gelombang, dan small cell. Selain itu tentu saja tantangan terkait kebutuhan untuk memastikan bahwa penerapan teknologi ini tidak mengurangi kualitas layanan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengatasi hambatan ini dan mengeksplorasi solusi yang lebih efisien dan efektif. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kompilasi singkat yang informatif terkait wawasan mengenai pentingnya teknologi hijau dalam pengembangan jaringan 5G yang berkelanjutan dan ramah lingkungan
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.