PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MENGHADAPI SITUASI DARURAT DAN MENCEGAH KENAKALAN DI KALANGAN MAHASISWA

Abstract

University students are a vulnerable group when facing emergencies and engaging in delinquent behaviors, often due to a lack of skills in managing environmental pressures. This issue is the main focus of a Community Service Program (PkM) implemented at Pamulang University. The objective of this program is to enhance students' preparedness for emergency situations and prevent their involvement in delinquent behaviors. The target of this program was 50 students from Pamulang University. The program activities included interactive lectures, case studies, practical training for handling emergencies (such as fires, accidents, and criminal acts), and educational sessions on the causes, impacts, and prevention of juvenile delinquency. The results indicated an 80% improvement in students’ knowledge of emergency handling strategies, a 75% increase in practical skills, and a 65% reduction in the potential involvement in delinquency, based on pre- and post-test evaluations. In conclusion, this PkM program effectively enhances students’ preparedness for emergency situations and provides a better understanding of juvenile delinquency prevention efforts. The program is expected to serve as a model for character development in higher education, fostering students who are prepared, responsive, and socially responsible.Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai situasi darurat dan perilaku menyimpang akibat kurangnya keterampilan dalam menghadapi tekanan lingkungan. Permasalahan ini menjadi perhatian utama dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di Universitas Pamulang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan mahasiswa dalam menghadapi situasi darurat serta mencegah keterlibatan mereka dalam kenakalan remaja. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa Universitas Pamulang yang berjumlah 50 peserta. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup ceramah interaktif, studi kasus, latihan praktik menghadapi situasi darurat (kebakaran, kecelakaan, dan tindakan kriminal), serta penyuluhan tentang penyebab, dampak, dan pencegahan kenakalan remaja. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan mahasiswa mengenai strategi menghadapi situasi darurat sebesar 80%, peningkatan keterampilan praktik sebesar 75%, serta penurunan potensi keterlibatan dalam kenakalan remaja berdasarkan evaluasi pretest dan posttest sebesar 65%. Kesimpulannya, program PkM ini efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan mahasiswa menghadapi keadaan darurat dan membentuk pemahaman yang lebih baik tentang upaya pencegahan kenakalan remaja, sehingga diharapkan menjadi model pembinaan karakter mahasiswa yang siap, tanggap, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sosial

Similar works

This paper was published in Journals of Universitas Sangga Buana.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.