Bina Manfaat Ilmu: Jurnal Pendidikan
Not a member yet
66 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI PROFESIONAL DAN ETOS KERJA DENGAN EFEKTIVITAS KERJA GURU HINDU DI KECAMATAN SEPUTIH RAMAN KABUPATEN LAMPUNG TENGAH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kompetensi profesional gurudengan efektivitas kerja guru, hubungan antara etos kerja guru dengan efetivitas kerja gurudan hubungan antara kompetensi profesional dan etos kerja secara bersama-sama denganefektivitas kerja guru yang beragama Hindu di Kecamatan Seputih Raman Lampung Tengah.Penelitian dilakukan terhadap guru-guru yang beragama hindu di tujuh belas sekolah yangada di Kecamatan Seputih Raman, dengan jumlah populasi 90 orang guru denganmenggunakan metode survai. Data yang diperoleh melelui instrumen penelitian yang berupakuesioner dengan sekala Likert, yang terdiri dari 33 item untuk variabel Y, 54 item untukvariabel X1 dan 34 item untuk variabel X2. Hasil uji validitas instrumen terhadap 17 responden melelui perhitungan orthogonlmenunjukan bahwa pada taraf signifikasi ( ) 5% jika nilai korelsi (rhitung) lebih besar dari0,361 (rtebal), sedangkan untuk variabel Y perhitungan reliabilitas Alpha Cronbach, diperolehangka sebesar 0,907, variabel X1 diperoleh angka sebesar 0,946 dan X2 diperoleh angkasebesar 0,937. dengan demikian instrumen tersebut valid dan reliabel sehingga layakdigunakan untuk penelitian dan hasilnya dapat dipercaya. Melalui perhitungan validitas dan reliabilitas diperoleh kuesioner yang valid dan reliabel X1sebanyak 48 butir, X2 sebanyak 32 butir dan Y sebanyak 28 butir. Pengujian persyaratan analisis dilakukan dengan menggunakan uji normalis menggunakanShapiro-Wilk atau dengan rumus Kolmogorov-smirnov dengan taraf signifikasi = 0,05,dengan jumlah responden (n) sebanyak 60 orang. Perhitungan uji normalis dari data variabelkompetensi profesional sebesar 0,120 dan signifikasinya 0,032, sedangkan variabel etos kerjasebesar 0,182 dan signifikasinya 0,000, sedangkan variabel efektivitas kerja guru sebesar0,103 dan signifikasinya sebesar 0,186. Variabel kompetensi profesional dan variabel etoskerja signifikasinya > 0,05, sedangkan variabel efektivitas kerja guru signifikasinya < 0,05. Jadihasil perhitungan data untuk ketiga variabel tersebut berdistribusi normal. Begitu pula ujilinearitas regresi menunjukan hasil perhitungan uji linearitas (F) antara kompetensiprofesional (X1) dengan efektivitas kerja guru (Y) sebesar 49,338 dan signifikasinya 0,000adalah sangat signifikan pada < 0,05 atau 0,01. Uji linearitas (F) antara etos kerja (X2) denganefektivitas kerja guru (Y) sebesar 47,572 dan signifikasinya 0,000 adalah sangat signifikanpada < 0,05 atau 0,01. Berdasarkan hasil perhitungn tersebut pada tiap-tiap variabel adalahlinear. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) terdapat hubungan positif dan signifikan antarakompetensi profesional guru dengan efektivitas kerja guru, dengan koefisien korelasi (ry1)sebesar 0,680 dan persamaan regresi linier : 0,087+0,613X1 serta kontribusi kompetensiprofesional guru terhadap efektivitas kerja guru sebesar 45,4%; 2) terdapat hubungan positifdan signifikan antara etos kerja dengan efektivitas kerja guru, dengan koefisien korelasi (ry2)sebesar 0,643 dan persamaan regresi linear = 13,374+0,761X2 setra kontribusi etos kerjaterhadap efektivitas kerja guru sebesar 40,3%; 3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kompetensi profesional dan etos kerja secara bersama-sama dengan efektivitas kerjaguru, dengan koefisien korelasi sebesar (ry12) sebesar 0,717 dan persamaan regresi linearganda = 9,152+0,407X1 +0,381X2 serta kontribusi kompetensi profesional dan etos kerjasecara bersama-sama terhadap efektivitas kerja guru sebesar 49,7%.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin intensif kompetensiprofesional dan semakin tinggi etos kerja akan semakin tinggi pula efektivitas kerja gurutersebut. Hal ini menunjukan betapa pentingnya peran kompetensi profesional yang dimilikioleh seorang guru guna bagi peningkatan efektivitas kerja guru, serta betapa perlunyaseorang guru memiliki etos kerja yang tinggi sehingga efektivitas kerja guru akan semakintinggi pula. Oleh karena itu perlu ditingkatkan pelatihan guru-guru dan perlu dilakukan secaraterus menerus, berkesinambungan dan berelevansi. Juga Kepala Sekolah sebagai pimpinanharus selalu melakukan pengawasan dan pembinaan etos kerja guru dengan caramemberikan kebebasan untuk mengaktualisasikan dirinya dan memberikan penghargaansesuai prestasinya, karena secara dominan efektivitas kerja guru diperoleh dari sumbanganefektif etos kerja.Kata Kunci : Kompetensi Profesional, Etos Kerja, Efektivitas Kerja Guru
PENGARUH IKLIM ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU PAUD DI KOTA DEPOK
The purpose of this study was conducted to find out how much teacher performance of earlychildhood education throughout the Depok City. The study involved 102 early childhoodeducation teachers in the Gandul Village and Sub-district of Cinere, Depok City. This study usedsurvey instruments and used path analysis to test the hypothesis. The reason to use pathanalysis method is because it helps simplify the process of analyzing data. This studyconcludes: 1) There is an influence between organizational climate and teacher performance,2) There is influence of job satisfaction and teacher performance, 3) There is influence oforganizational climate and job satisfaction.Keywords: organizational climate, job satisfaction, teacher performanc
INTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM PADA KARYAWAN PELABUHAN TANJUNG PRIOK JAKARTA SEBAGAI UPAYA MEMPERBAIKI AKHLAK BUDI PEKERTI
Internalisasi Nilai-nilai Islam Pada Karyawan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Sebagai UpayaMemperbaiki Akhlak Budi Pekerti. Pendidikan luar sekolah adalah setiap kesempatan dimanaterdapat komunikasi yang teratur dan terarah diluar sekolah dan seorang memperoleh informasi,pengetahuan, latihan teratur dan terarah diluar sekolah dan seseorang memperoleh informasi,pengetahuan, latihan maupun bimbingan sesuai dengan usia dan kebutuhan kehidupan, dengantujuan mengembangkan tingkat keterampilan, sikap dan efektif dalam lingkungan keluarga,pekerjaan bahkan lingkungan masyarakat. Masjid sebagai pusat kegiatan umat Islam maka memilikifungsi juga sebagai salah satu tempat pembinaan mental bagi jamaah disekitarnya, termasuk parakaryawan di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi apa yang digunakan guru atau ustadzdalam pembelajaran agama Islam dengan waktu yang terbatas. Sehingga pemilihan materi kajiansangat diperlukan. Demikian juga metode pembelajaran yang tepat agar materi dapat diterimasecara optimal oleh jamaah yang belajar agama disela-sela waktu istirahat merka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yaitu kombinasi pengamatan lapangandengan kualifikasi data. Peneliti menggambarkan mengenai status suatu pendekatan kualitatif dankemudian dilakukan interprestasi dan penjabaran data dari informasi lapangan yang didapatkan.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa nilai-nilai akhlak karimah telah ditanamkan di masjidpelabuhan, sehingga dapat diaplikasikan oleh karyawan dalam kehidupan sehari-hari termasuk dilingkunagan kerja. Upaya internalisasi nilai-nilai Islam dalam upaya memperbaiki akhlak budi pekertidiantaranya; memberikan keteladanan yang baik dalam bekerja dan bergaul terhadap sesama,memilih materi-materi kajian yang memang sangat dibutuhkan oleh karyawan yakni denganmembuat kurikulum yang disesuaikan, memotivasi mereka agar senantiasa menghadiri majelistaklim pada jam istirahat keja setelah shalat zuhur berjamaah, metode pembelajaran digunakan olehguru atau ustadz untuk mengatasi rasa lelah dan kantuk saat belajar di masjid adalah denganbantuan media LCD proyektor dan adanya sesi tanya jawab, agar terjadi komunikasi dua arahsekaligus sebagai alat evaluasi apakah materi yang disampaikan sudah dipahami oleh jamaahkaryawan pelabuhan.Kata Kunci: Nilai-nilai Islam, Akhlak Mulia, Metode Pembelajara
EFEKTIFITAS E-LEARNING PUSDIKLAT BMKG MENGGUNAKAN MODEL DELONE & MCLEAN
Perkembangan dunia teknologi informasi semakin cepat, tidak ada yang bisa menahanlajunya. Termasuk dalam dunia pendidikan. Pusdiklat BMKG mengembangkan LearningManagement System (LMS) yang merupakan bagian dari e-learning sejak tahun 2011 dengantujuan dapat meningkatkan kompetensi pegawai BMKG yang tersebar diseluruh indonesiadengan cepat dan murah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitaspembelajaran menggunakan e-learning dengan menggunakan variable dari teori kesuksesansistem informasi DeLone & McLean (2003) antara lain Kualitas Sistem, Kualitas Informasi,Kualitas Pelayanan, kemudahan pengguna, Kepuasan pengguna, dan dampak pengguna.Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan penelitian penjelasan denganpendekatan kuantitatif. Perhitungahan dimasukkan kedalam 5 (lima) kategori yaitu kategorisangat efektif, efektif, cukup efektif, kurang efektif dan tidak efektif. Instrumen penelitian inimenggunakan kuesioner. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 170 orang responden.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dari seluruh variable yang ada masuk kedalamkategori efektif.Keywords: BMKG, e-learning, DeLone & McLean, pusdikla
PENGARUH DESAIN KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS PEGAWAI DIREKTORAT PENDIDIKAN DINIYAH DAN PONDOK PESANTREN KEMENTERIAN AGAMA RI
The objective of this research to find out the influences of Job design and job satisfaction onprdoductivity of employees Ministry of Religion of the Republic of Indonesia. The research wasconducted by using a survey method with path anlysis in testing hypotesis. In this research, 89 ofemployees were selected by random sampling technique, the research was focused of three aspect:job design, job satisfaction and prdoductivity. The result of the research as follow: (1) There is a directpositive influences of job design on prdoductivity (2) There is a direct positive influences of jobsatisfaction on prdoductivity (3) There is a direct positive influences of job design on job satisfaction.Keywords: Job design, job satisfaction and prdoductivity.Kata Kunci: Desain Kerja, Kepuasan Kerja, dan Produktivitas
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING MENGGUNAKAN INSTRUMEN PERFORMANCE ASSESSMENT BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kurangnya keterlibatan siswa dalam prosesbelajar, karena model pembelajaran yang kurang efektif dan efisien.Diperlukan modelpembelajaran yang tepat untuk mengoptimalkan proses pembelajaran dengan penyajianmateri yang menarik dan memaksimalkan keterlibatan siswa. Oleh sebab itu masalah yangdikaji dalam penelitian ini adalah bagaimanakah hasil belajar siswa pada pembelajaraninkuiri terbimbing menggunakan instrumen penilaian kinerja berbasispendekatan ilmiah.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Berbagai teknikpengumpulan data digunakan dalam menghimpun data yang dibutuhkan yaitu teknik testertulis dan data penilaian kinerja menggunakan teknik observasi.Hasil penelitian yangditemukan peneliti yaitupenerapan model inkuiri terbimbing dengan menggunakaninstrumen penilaian kinerja berbasis pendekatan ilmiah mampu meningkatkan hasil belajarsiswa dimana perolehan skorrata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen sebesar81,52 sedangkan kelas kontrol dengan perolehan skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar73,48Kata Kunci: Hasil Belajar, Inkuiri Terbimbing, Performance Assessment, Scientific Approac