Internalisasi Nilai-nilai Islam Pada Karyawan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Sebagai UpayaMemperbaiki Akhlak Budi Pekerti. Pendidikan luar sekolah adalah setiap kesempatan dimanaterdapat komunikasi yang teratur dan terarah diluar sekolah dan seorang memperoleh informasi,pengetahuan, latihan teratur dan terarah diluar sekolah dan seseorang memperoleh informasi,pengetahuan, latihan maupun bimbingan sesuai dengan usia dan kebutuhan kehidupan, dengantujuan mengembangkan tingkat keterampilan, sikap dan efektif dalam lingkungan keluarga,pekerjaan bahkan lingkungan masyarakat. Masjid sebagai pusat kegiatan umat Islam maka memilikifungsi juga sebagai salah satu tempat pembinaan mental bagi jamaah disekitarnya, termasuk parakaryawan di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi apa yang digunakan guru atau ustadzdalam pembelajaran agama Islam dengan waktu yang terbatas. Sehingga pemilihan materi kajiansangat diperlukan. Demikian juga metode pembelajaran yang tepat agar materi dapat diterimasecara optimal oleh jamaah yang belajar agama disela-sela waktu istirahat merka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yaitu kombinasi pengamatan lapangandengan kualifikasi data. Peneliti menggambarkan mengenai status suatu pendekatan kualitatif dankemudian dilakukan interprestasi dan penjabaran data dari informasi lapangan yang didapatkan.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa nilai-nilai akhlak karimah telah ditanamkan di masjidpelabuhan, sehingga dapat diaplikasikan oleh karyawan dalam kehidupan sehari-hari termasuk dilingkunagan kerja. Upaya internalisasi nilai-nilai Islam dalam upaya memperbaiki akhlak budi pekertidiantaranya; memberikan keteladanan yang baik dalam bekerja dan bergaul terhadap sesama,memilih materi-materi kajian yang memang sangat dibutuhkan oleh karyawan yakni denganmembuat kurikulum yang disesuaikan, memotivasi mereka agar senantiasa menghadiri majelistaklim pada jam istirahat keja setelah shalat zuhur berjamaah, metode pembelajaran digunakan olehguru atau ustadz untuk mengatasi rasa lelah dan kantuk saat belajar di masjid adalah denganbantuan media LCD proyektor dan adanya sesi tanya jawab, agar terjadi komunikasi dua arahsekaligus sebagai alat evaluasi apakah materi yang disampaikan sudah dipahami oleh jamaahkaryawan pelabuhan.Kata Kunci: Nilai-nilai Islam, Akhlak Mulia, Metode Pembelajara
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.