22794 research outputs found
Sort by
Pengaruh koherensi keluarga dan keberfungsian keluarga terhadap kualitas hidup tenaga kesehatan dan tenaga non kesehatan selama pandemi Covid-19
Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh antara koherensi keluarga dan keberfungsian keluarga terhadap kualitas hidup tenaga kesehatan dan tenaga non kesehatan selama pandemi COVID-19. Pengumpulan data menggunakan family sense of coherence scale, family assessment device (FAD) dan WHOQOL-BREF pada 100 orang tenaga kesehatan dan 100 tenaga non kesehatan (N=200). Analisis data menggunakan regresi linier berganda dan independent t test. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara koherensi keluarga dan keberfungsian keluarga terhadap kualitas hidup tenaga kesehatan dan tenaga non kesehatan selama pandemi COVID-19 (F= 38,978; p0,05). Implikasi penelitian ini adalah adanya basis keluarga yang kuat dapat menjadi sumber koping bagi anggota keluarga
Perhitungan data matahari dalam Buku Planetary Programs And Tables From -4000 To +2800 untuk pemrograman awal waktu salat menggunakan Software Microsoft Spreadsheet
Agar dapat menjawab dua rumusan masalah tersebut peneliti menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D). Sumber data primer yang penulis gunakan adalah perhitungan data matahari dalam buku Planetary Programs and Tables From -4000 To +2800 karya Pierre Bretagnon dan Jean-Louis Simon dan Microsoft Spreadsheet. Sumber data sekunder yang peneliti gunakan adalah perhitungan awal waktu salat yang dipublikasikan oleh Kementrian Agama Republik Indonesia, buku Explanatory Supplement to The Astronomical Almanac, dan data-data jadwal waktu salat yang ada dalam beberapa software speerti Win Hisab dan Accurate Times. Untuk pembuatan program dan alur pemrograman Microsoft Spreadsheet, penulis menggunakan Microsoft Office Excel 2007 for dummies karya Greg Harvey, Practical Astronomy with your Calculator or Spreadsheet karya Peter Duffett Smith dan Jonathan Zwart. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan adalah metode dokumentasi. Metode analisis data yang penulis gunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi sepuluh tahap yakni: 1. Potensi dan masalah. 2. Mengumpulkan informasi. 3. Desain program. 4. Validasi desain program. 5. Revisi program I. 6. Uji coba program. 7. Revisi program II. 8. Uji coba pemakaian. 9. Revisi progam III. 10. Produk final. Hasil penelitian ini menjawab dua rumusan masalah, yang pertama yakni mencari hari julian pada tanggal tertentu dan pada jam tertentu di suatu daerah kemudian Mencari hari Julian UT yang terkoreksi dengan Delta T kemudian Mencari nilai deklinasi, semidiameter, dan equation of time berdasarkan pada hasil JDUT, lalu menghitung awal waktu salat. Kedua, Membuat desain input data. Kemudian mengimplementasikan rumus perhitungan data Matahari dalam buku Planetary Programs and Tables from -4000 to +2800 untuk mencari data Matahari seperti deklinasi, semidiameter, equation of time yang digunakan untuk menghitung awal waktu salat. Terakhir adalah membuat output waktu salat dalam satu bulan masehi berupa jam, menit, dan detik untuk setiap jadwal waktu salat. Setelah melakukan penelitian tentang pemrograman waktu salat menggunakan Microsoft Spreadsheet, disini peneliti memberikan saran yakni Adapun saran yang disarankan oleh penulis, yakni: diharapkan program ini dapat di program dengan bahasa pemrograman yang lain, dan dapat dibuat software dalam komputer ataupun aplikasi pada sistem Android dan IOs. Saran kedua yakni, perhitungan ini bisa dijadikan alternatif sebagai perhitungan data Matahari yang lebih rumit seperti dalam buku Astronomical Algorithms. Juga dapat ditambahkan beberapa jadwal terbaik, makruh, dan jadwal yang diharamkan untuk salat
Pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, dan leverage terhadap pengungkapan corporate social responsibility (CSR) pada perusahaan manufaktur selama pandemi covid-19
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara parsial dan simultan variabel ukuran perusahaan (size), profitabilitas (return on asset), dan leverage (debt to equity ratio) terhadap pengungkapan CSR perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data penelitian merupakan data sekunder, yaitu laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan yang diterbitkan di bursa efek Indonesia (BEI) maupun di website resmi perusahaan. Sampel penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling dengan kriteria yang ditentukan oleh peneliti sehingga diperoleh sampel sejumlah 115 dari 192 perusahaan manufaktur pada periode pengamatan 2020. Dalam menguji hipotesis penelitian, peneliti menggunakan software Statistical Product and Service Solutions (SPSS) dalam mengolah data. Hasil regresi linear berganda menunjukkan bahwa ukuran perusahaan (size) berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan CSR perusahaan, sedangkan variabel profitabilitas (return on asset), dan leverage (debt to equity ratio) tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan CSR perusahaan. Sehingga pengaruh simultan dari variabel ukuran perusahaan (size), profitabilitas (return on asset), dan leverage (debt to equity ratio) berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan CSR perusahaan. Peneliti memberikan saran kepada penelitian di masa yang akan datang untuk menambahkan variabel independen yang terkait dengan pengungkapan CSR perusahaan, meningkatkan jumlah sampel untuk memprediksi variabel yang dapat mempengaruhi pengungkapan CSR, menggunakan periode pengamatan yang lebih lama sehingga akan memberi peluang yang besar dalam mendapatkan kondisi yang terjadi. Bagi pemerintah harus lebih terlibat dalam pengawasan CSR perusahaan-perusahaan di Indonesia, agar praktik serta pengungkapan CSR di Indonesia meningka
Analisis hukum Islam dan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 terhadap jual beli biji kopi dengan sistem grosir di Rumah Sangrai dan Warung Kopi BuGil Sidoarjo
Skripsi dengan judul “Analisis Hukum islam dan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Terhadap jual Beli Biji Kopi Dengan Sistem Grosir di Rumah Sangrai dan Warung Kopi BuGil Sidoarjo” ini untuk menjawab beberapa rumusan masalah, yaitu Bagaimana praktik jual beli biji kopi dengan sistem grosir di Rumah Sangrai dan Warung Kopi BuGil? Dan Bagaimana analisis hukum Islam dan undang undang nomor 8 tahun 1999 terhadap praktik jual beli biji kopi dengan sistem grosir di Rumah Sangrai dan Warung Kopi BuGil?. Skripsi ini merupakan penelitian field research yang bersifat kualitatif, dalam pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan deskriptif dengan pola pikir deduktif. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) Dalam praktik jual beli biji kopi di Rumah Sangrai dan Warung Kopi BuGil terdapat mekanisme transaksi dalam jual beli di Rumah Sangrai dan Warung Kopi BuGil, yaitu dengan sistem grosir. Selain sistem diatas terdapat metode transaksi dari transaksi jual beli biji kopi, yaitu sistem tunai dan pesanan. Kemudian, dalam transaksi jual beli biji kopi secara grosir apabila ditemukan cacat ringan pada biji kopi yang dibeli, maka mayoritas akan mentoleransi cacat tersebut, mengingat ini merupakan transaksi dengan jumlah besar, namun apabila ditemukan cacat berat dalam pembelian maka pihak penjual bersedia melakukan ganti rugi sesuai dengan spesifikasi biji kopi tersebut, baik jenis dan banyaknya kerusakan yang ada. (2) Dalam analisis hukum Islam, disimpulkan bahwa transaksi yang terjadi di Rumah Sangrai dan Warung Kopi BuGil sesuai dengan rukun jual beli yaitu: Pihak yang berakad (penjual dan pembeli), adanya shighat (lafal ijab dan kabul), Obyek yang diperjualbelikan (tidak mengandung unsur haram), dan ada alat tukar pengganti barang, serta telah terpenuhinya hak Khiyār aib ketika ditemui cacat berat pada obyek transaksi jual beli, maka dapat disimpulkan bahwa menurut hukum Islam jual beli dianggap sah. Kemudian analisis terkait Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen, didapatkan kesimpulan bahwa telah terpenuhinya hak-hak konsumen termasuk didalamnya ganti rugi apabila terjadi cacat pada barang yang berakibat pada kerugian konsumen. Dari hasil kesimpulan penelitian tersebut, maka diharapkan kepada: Pihak penjual memberikan informasi sejelas-jelasnya tentang kemungkinan adanya kerusakan biji kopi, dan hendaknya pihak penjual membuat peraturan tertulis mengenai ganti rugi akan kerusakan biji kopi, dan kepada pihak pembeli diharapkan lebih teliti terkait kesepakatan dalam akad, termasuk kesepakatan ganti rugi apabila ditemui kerusakan dalam transaksi jual beli biji kopi. Hal ini semata-mata untuk meminimalisir kemungkinan kerugian yang mungkin terjadi
Pesan dakwah KH. Marzuki Mustamar di channel Youtube Ponpesgasektv
Skripsi ini berjudul “Pesan Dakwah KH. Marzuki Mustamar di Channel Youtube PonpesgasekTV”. Masalah yang menjadi fokus kajian di dalam penelitian ini adalah tentang isi pesan dakwah yang disampaikan oleh KH. Marzuki Mustamar di channel youtube PonpesgasekTV diantara videonya berjudul prinsip Hidup Gus Dur dan Tujuh Golongan Manusia yang memperoleh Naungan Allah di Hari Kiamat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kualitatif deskriptif, yang mana pada hasil akhirnya menekankan kepada makna, penalaran definisi atau situasi tertentu. Sedangkan jenis penelitian ini merupakan penelitian analisis isi menurut Kippendorff, dimana analisis ini digunakan untuk menganalisi suatu media. Hasil penelitian yang telah dilakukan penulis menyimpulkan bahwa pesan dakwah yang disampaikan oleh KH. Marzuki Mustamar dalam Channel Youtube PonpesgasekTV mengandung tiga jenis pesan dakwah yaitu pesan akidah berisi tentang keyakinan terhadap Allah dan beriman kepada kitab Allah, Selanjutnya pesan dakwah syariah yaitu berisi tentang aturan tidak diperbolehkan untuk berbuat zina dan hukum bersedekah, pesan akhlak yang berisi ajaran tentang sifat itsar, sifat zuhud serta ikhlas dan tidak riya’
Analisis Sadd al-Dhari’ah terhadap merger bank syariah BUMN menjadi Bank Syariah Indonesia
Skripsi ini adalah "Analisis sadd al-dhari’ah terhadap Merger Bank Syariah BUMN menjadi Bank Syariah Indonesia". Penelitian ini dilakukan guna menjawab dua rumusan masalah: (1). Bagaimana potensi terjadinya monopoli terhadap merger bank syariah BUMN menjadi Bank Syariah Indonesia?, (2). Bagaimana analisis sadd al-dhari’ah terhadap merger bank syariah BUMN menjadi Bank Syariah Indonesia?. Penelitian ini adalah hasil penelitian kepustakaan (library research). Penelitian ini dilakukan dengan cara membaca buku-buku ilmiah, jurnal, website resmi Bank Syariah Indonesia, dan website resmi Otoritas Jasa Keuangan untuk mengumpulkan data mengenai merger tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan cara meneliti data yang berupa bahan-bahan pustaka. Selanjutnya data dianalisis dengan metode sadd al-dhari’ah dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat dengan menggunakan pola pikir induktif. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan: (1). Potensi terjadinya monopoli terhadap merger bank syariah BUMN terlihat pada jumlah aset dan kapitalisasi pasar yang besar. Meski demikian, hal tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai perbuatan monopoli karena tidak terpenuhinya unsur-unsur yang secara jelas mengarah kepada perbuatan monopoli sebagaimana yang dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. (2). Menurut teori sadd al-dhari’ah merger bank syariah BUMN menjadi Bank Syariah Indonesia hukumnya boleh bahkan dianjurkan, karena nilai-nilai kemaslahatan yang terkandung dalam merger tersebut jauh lebih besar dibandingkan dengan unsur mafsadatnya. Sejalan dengan kesimpulan di atas, maka penulis menyarankan; Pertama, pemerintah dapat memberikan suntikan dana kepada masing-masing bank syariah agar dapat memaksimalkan kualitas masing-masing bank syariah sehingga bank syariah dapat berlomba dan bersaing dengan sehat dalam meningkatkan kualitasnya. Selain itu, peran aktif dari KPPU juga perlu ditingkatkan untuk menjaga dan mengawasi perkembangan pasar BSI yang terus meningkat supaya tidak terjadi kapitalisasi pasar yang berlebihan. Kedua, kegiatan edukasi dan sosialisasi mengenai perbankan syariah di Indonesia masih perlu ditingkatkan dan disebarluaskan kepada seluruh kalangan terutama umat Islam, agar masyarakat sadar dengan sistem ekonomi syariah yang sehat dan lebih menguntungkan sehingga minat masyarakat terhadap bank syariah semakin meningkat
Minat baca siswa MI Miftahul Jannah Gresik menggunakan buku cerita bergambar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya siswa dalam minat baca. Siswa cenderung menganggap bahwa membaca merupakan suatu kegiatan yang membosankan dan tidak memiliki daya tarik. Hal ini menjadikan wali kelas I untuk menerapkan media buku cerita bergambar dalam menyikapi minat baca siswa kelas I saat ini, agar minat baca siswa dapat perubahan kepada hal yang lebih positif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dimana data akan dipaparkan secara deskriptif sesuai dengan keadaan objektif di MI Miftahul Jannah Gresik. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat baca pasca pandemi covid-19 siswa kelas I MI Miftahul Jannah Gresik masih cenderung rendah, hal ini terlihat dari sikap dan ekspresi yang ditunjukkan oleh siswa ketika proses membaca menggunakan media buku cerita bergambar berlangsung. Akan tetapi berkat penerapan media buku cerita bergambar secara maksimal siswa mulai memiliki perubahan yang positif dalam minat baca. Siswa menjadi lebih antusias terlihat dari sikap mereka ketika membuka-buka buku, membaca sesuatu yang ada di sekitarnya. Bahkan ekspresi senang siswa ketika membaca merupakan salah satu wujud bahwa terdapat perubahan yang positif dalam hal minat baca siswa kelas I MI Miftahul Jannah Gresi
Upaya guru Pendidikan Agama Islam dan guru Bimbingan Konseling dalam habituasi akhlak Islami di SMK Diponegoro Sidoarjo
Salah satu upaya dalam membentuk akhlak Islami adalah habituasi nilai disiplin pada siswa, yang dilakukan orang tua di dalam keluarga, maupun oleh guru di lingkungan sekolah. Penerapan akhlak religius atau keislaman ini tidak semata-mata menjadi tanggung jawab guru mata pelajaran agama. Akan tetapi juga memerlukan bantuan dari pihak lain yang mampu memberikan motivasi untuk memiliki karakter keislaman. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif yang berbentuk deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan penelitian disini adalah dengan melakukan penelitian di lapangan degan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan analisis penulis dalam penelitian di lapangan, dapat ditemukan kesimpulan bahwa Upaya guru Pendidikan Agama Islam dan guru Bimbingan Konseling dalam habituasi akhlak Islami di SMK Diponegoro Sidoarjo bertumpu pada nilai-nilai dan ajaran Islam. Tujuannya agar siswa-siswi di sekolah tersebut di samping memiliki kecerdasan secara intelektual juga memiliki sikap dan pribadi yang luhur yang sesuai dengan visi misi sekolah dan tuntunan ajaran agama Islam. Program yang diterapkan dalam bentuk upaya program habituasi tersebut diantaranya ialah penerapan 5S (senyum, sapa, salam, sopan dan santun), penerapan displin waktu dan berpakaian, infaq sosial, menjaga lingkungan sekolah dan kelas, sholat dhuha dan dzuhur berjamaah, doa bersama setiap sebelum dan sesudah belajar, serta membaca al-Qur’an Hambatan yang ditemui antara lain: Hasil Habituasi kurang sempurna, belum hadirnya motivasi pada beberapa peserta didik, kurangnya keseriusan peserta didik dalam melaksanakan program habituasi, guru kelelahan dan tidak dapat menghandle kegiatan habituasi, kurangnya kesadaran orang tua, masih ditemukannya siswa yang terkendala dalam kemampuan membaca al-Qur’an. Jadi penulis menyarankan agar memberikan pemahaman terhadap siswa atau peserta didik tentang kegiatan pembiasaan (habituasi), meningkatkan motivasi dan minat siswa dalam pelaksanaan program habituasi, berkoordinasi dengan walimurid atau orang tua siswa, meningkatkan sinergitas antara pihak-pihak yang terkait khususnya di sekolah
Kiai Syamsuddin dan Pondok Pesantren Durisawo 1925-1967: berjuang menegakkan agama dalam kesederhanaan
Kajian pembahasan tentang perjuangan Kiai Syamsuddin menegakkan agama dalam kesederhanaan, dimana uraian masalah dalam penelitian ini mencakup: Pertama, bagaimana gambaran umum masyarakat Ponorogo tahun 1925-1967? Kedua, bagaimana perintisan pondok pesantren Durisawo oleh Kiai Syamsuddin? Ketiga, bagaimana perjuangan Kiai Syamsuddin menegakkan agama dalam kesederhanaan? Dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana Kiai Syamsuddin menegakkan agama Islam ditengah masyarakat dan kondisi sosial-politik yang didominasi pemerintah kolonial. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis dan sosioliogis untuk menelistik peranan tokoh Kiai Syamsuddin dengan kedudukannya sebagai tokoh ulama dan juga sebagai pengasuh pondok pesantren hingga memberikan kontribusi yang besar dalam menegakkan ajaran agama Islam. Dengan begitu, kesimpulan dari penelitian ini adalah: Pertama, gambaran umum masyarakat Ponorogo kurun waktu 1925-1967 mengalami dinamisasi siklus naik turun yang signifikan. Problem utama yang ada di Ponorogo adalah keterbelakangan masyarakat akan ilmu pengetahuan agama dan wawasan kebangsaan yang sangat minim. Kedua, Perintisan pondok pesantren Durisawo berdasarkan pemikiran Kiai Syamsuddin yang mana pada saat itu masyarakat lokal Ponorogo, Durisawo khususnya sangat membutuhkan sebuah lembaga pendidikan yang dapat mencetak watak insani atau pribadi yang kokoh imannya serta bertaqwa kepada Allah SWT. Ketiga, Kiai Syamsuddin berjuang menegakkan agama Islam dalam kesederhanaan dengan perjuangannya mengintegrasikan peran pondok pesantren Durisawo dengan pihak-pihak luar Kiai Syamsuddin memiliki kapasitas sebagai Ulama sekaligus seorang entrepreneur dengan kompetensi yang tinggi. Tanpa meninggalkan kepribadian beliau yang rendah hati dan sederhana
Tinjauan penologi dan hukum Islam terhadap pola pembinaan kepribadian pada anak yang berhadapan dengan hukum: studi kasus di Lembaga Pemasyarakatan khusus anak kelas 1 Blitar
Skripsi ini merupakan jenis penelitian yuridis empiris. Penelitian ini bertujuan guna menjawab dua pertanyaan. Pertama, bagaimana analisis penologi terhadap pola pembinaan kepribadian pada anak yang berhadapan dengan hukum di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak Kelas 1 Blitar. Kedua, bagaimana analisis hukum Islam terhadap pola pembinaan kepribadian anak yang berhadapan dengan hukum di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak Kelas 1 Blitar. Data yang diperoleh dengan teknik wawancara dan dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan menggunakan deskriptif analisis, yaitu dengan menguraikan terlebih dahulu pola pembinaan kepribadian di LPKA Kelas 1 Blitar, kemudian dianalisis dari sudut pandang penologi dan hukum Islam dalam menguraikan data wawancara tentang pola pembinaan kepribadian anak yang berhadapan dengan hukum. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa: Pertama, kenakalan pada anak tidak timbul secara spontanitas. Sejalan dengan teori penologi, dimana pada dasarnya fungsi pemidanaan bagi anak yang melakukan tindak pidana bukanlah bersifat pembalasan akan tetapi menjadikan pembinaan dengan menerapkan teori penologi bagi anak dapat menjadi bekal bagi mereka setelah bebas dari masa hukuman. Kedua, anak yang melakukan tindak pidana hanya dapat dikenai ta’dibi yaitu hukuman yang bersifat memberi pelajaran dan pembinaan dan tidak sampai mempengaruhi kejiwaan anak. Kesesuaian pola pembinaan kepribadian tersebut dapat dilihat dari sisi penghukuman yang berupa pembinaan dan pendidikan, yang masuk dalam kategori hukuman atau ‘uqubah ta’zir guna merubah perilaku anak menjadi disiplin, tanggung jawab, dan memberi pemahaman atas hak dan kewajiban mereka layaknya anak pada umumnya. Selaras dengan kesimpulan di atas, maka penulis mengajukan rekomendasi: Pertama, pihak LPKA Kelas 1 Blitar membuat inovasi pendidikan baru guna melatih kepercayaan diri pada anak yang terjerat kasus hukum, agar jika anak tersebut bebas dapat mengembalikan kepercayaan diri dan menjadikan pribadi anak lebih baik lagi. Karena dengan pengaruh positif akan sangat berpengaruh pada tingkah laku anak. Kedua, lebih menyesuaikan pembinaan dan pendidikan pada anak seperti yang telah dijelaskan dalam Hifdz an-nafs dan lebih mengorientasikan pada perbaikan kualitas kehidupan manusia seutuhnya, tidak secara parsial. LPKA Kelas 1 Blitar dapat mengadopsi seluruh ketentuan ajaran agama resmi negara dalam menangani kasus anak yang melakukan pidana baik dari segi proses hukum, pertanggung jawaban maupun pemidanaannya