Diponegoro University

Diponegoro University Institutional Repository
Not a member yet
    71366 research outputs found

    Optimasi Penjadwalan Kereta Api Jalur Ganda Menggunakan Algoritma Branch and Cut

    No full text
    Masalah penjadwalan kereta api adalah salah satu jenis masalah optimasi yang sangat penting dalam industri transportasi kereta api karena dalam operasinya kereta api sangat memerlukan penjadwalan yang optimum. Penjadwalan yang optimum bertujuan untuk menghindari adanya konflik perjalanan kereta api yang dapat mengakibatkan kecelakaan, selain itu juga mampu meminimalkan waktu tempuh dalam suatu perjalanan. Pada tugas akhir ini mengggunakan model matematis penjadwalan kereta yang dimodifikasi dari aturan-aturan yang berlaku pada perjalanan kereta jalur ganda. Model tersebut diselesaikan dengan algoritma penyelesaian Program bilangan bulat yaitu Branch and Cut. Algoritma tersebut dapat digunakan untuk mengoptimasi perjalanan kereta, ditunjukkan dengan simulasi yang menghasilkan jadwal perjalanan yang tidak mengandung konflik maupun delay

    PENGARUH MASA KERJA, IKLIM PSIKOLOGIS, MOTIVASI, DAN STRES KERJA TERHADAP KEJADIAN BURNOUT PADA PEKERJA DISTRIK NAVIGASI KELAS II SEMARANG

    Get PDF
    Burnout merupakan reaksi negatif dalam pekerjaan sebab adanya stres dan tekanan yang terjadi dalam waktu lama yang mengakibatkan kelelahan atau diartikan juga sebagai sindrom yang ditandai kelelahan kronis, prestasi diri yang kurang, dan sinisme. Urgensi dan padatnya aktivitas pekerjaan di atas kapal serta cuaca ekstrem saat di perairan laut memiliki risiko yang tinggi sehingga berpotensi timbulnya kejadian burnout. Di sisi lain, awak kapal dituntut untuk siap fisik dan mental dalam menyelesaikan pekerjaannya demi keselamatan dan keamanan pelayaran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh masa kerja, iklim psikologis, motivasi, dan stres kerja terhadap kejadian burnout pada pekerja Distrik Navigasi Tanjung Emas. Jenis penelitian ini adalah kuantatif explanatory research dengan metode cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 53 pegawai kapal negara. Instrumen pengukuran meliputi lembar data responden memuat masa kerja, kuesioner iklim psikologis, Motivation Questionnaire, Survei Diagnosis Stress (SDS), dan Maslach Burnout Inventory (MBI). Analisis data meliputi analisis univariat, bivariat menggunakan uji Regresi Linear Sederhana, dan multivariat menggunakan uji Regresi Linear Berganda. Hasil uji bivariat masa kerja terhadap burnout (Sig. 0.260), iklim psikologis terhadap burnout (Sig. 0.013), motivasi terhadap burnout (Sig. 643), stres kerja terhadap burnout (Sig. 0.003). Hasil uji multivariat iklim psikologis dan stres kerja terhadap burnout (F hitung = 11.273). Kesimpulan yang diperoleh masa kerja tidak berpengaruh, iklim psikologis berpengaruh negatif 11.5%, motivasi kerja tidak berpengaruh, stres kerja berpengaruh positif 16.5% terhadap kejadian burnout. Ada pengaruh secara simultan antara iklim psikologis dan stres kerja terhadap burnout pada pegawai bagian Kapal Negara (KN) di Distrik Navigasi Kelas II Tanjung Emas. Kata kunci : Iklim Psikologis, Stres Kerja, Burnout, Kelelahan Kerja, Keselamatan Pelayara

    HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN FAKTOR PEKERJAAN DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PEKERJA PEMECAH BATU DI DUSUN X DESA LEYANGAN

    Get PDF
    Nyeri punggung bawah merupakan gejala rasa sakit pada punggung bagian bawah (antara sudut bawah kosta sampai lumbosacral) yang dapat menjalar hingga anggota gerak tubuh bagian bawah. Faktor risiko nyeri punggung bawah adalah faktor individu seperti usia, jenis kelamin, kebiasaan merokok, kebiasaan olahraga, IMT, dan riwayat tulang belakang, faktor pekerjaan seperti beban kerja fisik, durasi kerja, postur kerja janggal, dan repetisi, faktor lingkungan fisik seperti whole body vibration dan kebisingan. Latar belakang penelitian ini yaitu setiap harinya para pekerja pemecah batu mengeluhkan nyeri di bagian punggung bawah terutama ketika selesai melakukan pekerjaan memecah batu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara karakteristik individu dan faktor pekerjaan dengan keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja pemecah batu di Dusun Krajan Desa Leyangan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksplanatori dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 35 pekerja pemecah batu dengan instrumen penelitian berupa kuesioner baku Revised Oswestry Disability Index dan Pulse Oxymeter. Analisis data penelitian ini dengan univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian terhadap responden menunjukan bahwa terdapat hubungan antara usia (p=0,004), masa kerja (p=0,032), dan durasi kerja (p=0,030) terhadap keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja pemecah batu di Dusun Krajan Desa Leyangan. Namun, tidak terdapat hubungan antara beban kerja fisik (p=0,130) terhadap keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja pemecah batu di Dusun Krajan Desa Leyangan. Kata kunci : Nyeri punggung bawah, beban kerja fisik, masa kerja, durasi kerja, pemecah bat

    FAKTOR-FAKTOR DETERMINAN YANG BERKAITAN DENGAN PELAPORAN RISK CONTAINMENT AUDIT (RCA) OLEH PEGAWAI DI PT. X BATAM

    Get PDF
    Penyebab utama kecelakaan kerja adalah unsafe act dan unsafe condition. Salah satu bentuk program HSSE PT.X dalam mengurangi kecelakaan akibat unsafe act dan unsafe condition adalah Risk Containment Audit (RCA). Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat pegawai yang tidak melakukan pelaporan RCA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor determinan yang berkaitan dengan pelaporan Risk Containment Audit (RCA) oleh Pegawai di PT. X Batam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan di PT. X Batam. Sampel yang digunakan adalah total populasi dari seluruh karyawan yang berjumlah 46 responden. Variabel penelitian ini adalah masa kerja, pendidikan, pengetahuan, pelatihan RCA, komitmen perusahaan dan pelaporan RCA. ata dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel masa kerja (p value = 0.068) dan pendidikan (p value = 0.975) tidak memiliki hubungan dengan pelaporan RCA. Sedangkan variabel pengetahuan (p value = 0,000), pelatihan (p value = 0,000) dan komitmen perusahaan (p value = 0,000) memiliki hubungan dengan pelaporan RCA. Pengetahuan RCA, pelatihan RCA dan komitmen perusahaan memiliki hubungan yang signifikan dengan pelaporan RCA sedangkan tidak ada hubungan antara masa kerja dan pendidikan dengan pelaporan RCA. Kata Kunci : Pengetahuan, RCA, Pelatihan, Komitmen Perusahaa

    HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DAN RESILIENSI PADA SISWA SMA NEGERI 3 SEMARANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan melihat hubungan antara konformitas teman sebaya dan resiliensi pada siswa SMA (Sekolah Menengah Atas). Desain penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasi. Media penggalian data menggunakan google form yang melibatkan siswa kelas X dan XI, berusia 14-18 tahun di SMA (Sekolah Menengah Atas) Negeri 3 Semarang. Partisipan penelitian berjumlah 354 siswa yang ditentukan dengan stratified cluster sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala konformitas teman sebaya (Ningrum, dkk., 2019) yang telah dimodifikasi (n = 13, α = 0,916). Skala selanjutnya yaitu CD-RISC-25 (Connor-Davidson Resilience Scale) versi Bahasa Indonesia (n = 24, α = 0,921) yang telah divalidasi oleh Wahyudi, dkk. (2020). Hasil analisis Spearman's rho menunjukkan adanya hubungan signifikan (p < 0,001) antara konformitas teman sebaya dan resiliensi, dengan indikasi arah hubungan negatif (rxy = -0,277). Terdapat perbedaan hasil yang signifikan menggunakan uji Mann-Whitney (p < 0,001), yaitu skor resiliensi pada siswa laki-laki (mean ranks = 69,9) lebih tinggi dari siswa perempuan (mean ranks = 64,7). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dengan arah negatif antara konformitas teman sebaya dan resiliensi pada siswa SMA (Sekolah Menengah Atas) Negeri 3 Semarang. Berdasarkan hasil penelitian, maka rekomendasi yang diberikan adalah sekolah perlu mengembangkan program untuk meningkatkan kohesivitas positif antara siswa dengan teman sebaya agar resiliensi tetap terjaga

    ANALISIS FAKTOR PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP KUALITAS PENGELOLAAN SAMPAH SKALA RUMAH TANGGA (STUDI KASUS DI KECAMATAN TEMBALANG)

    Get PDF
    Sampah masih menjadi suatu permasalahan yang cukup kompleks. Pengelolaan sampah rumah tangga di Tembalang belum mencapai target yang diharapkan yaitu 100%. Pada tahun 2020 hanya mencapai 80% tahun 2021 dan 2022 menjadi 71%. Kualitas pengelolaan sampah rumah tangga dipengaruhi oleh faktor perilaku. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui faktor perilaku yang berhubungan dengan kualitas pengelolaan sampah skala rumah tangga di Kecamatan Tembalang. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian yaitu ibu rumah tangga di Kecamatan Tembalang berjumlah 100 responden yang diambil di 12 kelurahan menggunakan teknik pengambilan sampel propotional stratified sampling. Perhitungan sampel menggunakan rumus slovin. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi (checklist). Analisis data yang digunakan yaitu univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian pada 100 ibu rumah tangga menunjukkan bahwa sebagian besar termasuk kategori dewasa (65%) dengan pendidikan terakhir SMA/sederajat (34%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan (p=0,003), sikap (p=0,000), dukungan keluarga (p=0,020), sarana prasarana (p=0,001), dukungan tokoh masyarakat (0,032) dan kinerja pengelolaan sampah (p=0,000) dengan kualitas pengelolaan sampah skala rumah tangga di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa faktor perilaku yang berhubungan dengan kualitas pengelolaan sampah Kecamatan Tembalang yaitu tingkat pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, sarana prasarana, dukungan tokoh masyarakat dan kinerja pengelolaan sampah. Kata kunci : Perilaku, Pengelolaan Sampah, Tembalan

    PERBANDINGAN KARAGUL SAHIN APPROXIMATION METHOD (KSAM) DAN MINIMUM DEMAND METHOD (MDM) DALAM MENENTUKAN SOLUSI FISIBEL AWAL MASALAH TRANSPORTASI

    No full text
    Masalah transportasi merupakan masalah pendistribusian suatu barang dari beberapa sumber ke beberapa tujuan untuk mendapatkan total biaya transportasi yang minimum. Karagul Sahin Approximation Method (KSAM) adalah metode untuk menentukan solusi fisibel awal masalah transportasi seimbang maupun tidak seimbang. Minimum Demand Method (MDM) adalah metode baru untuk menentukan solusi fisibel awal yang efisien dengan iterasi lebih sedikit dan mendapatkan hasil solusi fisibel awal yang mendekati solusi optimal. Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah untuk membandingkan metode KSAM dan MDM dalam menentukan solusi fisibel awal pada masalah transportasi. Pada permasalahan pendistribusian beras, metode KSAM menghasilkan biaya transportasi sebesar Rp 2.632.500 sedangkan dengan metode MDM menghasilkan biaya transportasi sebesar Rp 2.660.000

    Penerapan Power Utility Function dengan Aproksimasi Pengembalian Berdistribusi Log-Normal pada Penentuan Portfolio yang Optimal

    No full text
    Penentuan portfolio berperan penting dalam manajemen investasi dan keuangan, dan di dalam manajemen keuangan, terdapat risiko-risiko yang tidak dapat dihindari, namun dapat diatur dengan baik.Maka, diperlukan pendekatan manajemen risiko yang sesuai. Pada tugas akhir ini, dibahas mengenai optimalisasi power utility function yang pengembaliannya diaproksimasi berdistribusi log-normal. Untuk mengatur risiko, ditetapkan konstanta penghindaran risiko relatif atau constant relative risk aversion (CRRA) pada setiap portfolio optimal. Berdasarkan studi kasus dan analisis pada portfolio dengan saham pada LQ45, terdapat beberapa faktor dalam pengaturan risiko antara harga saham per minggu, matriks kovarian dari pengembalian, dan CRRA.Penerapan optimalisasi power utility function dengan aproksimasi pengembalian berdistribusi log-normal pada penentuan portfolio dengan saham LQ45 dapat menjadi solusi fisibel dari permasalahan pemilihan portfolio bagi investor yang ingin berinvestasi dengan risiko minimum.Didapat hasil bahwa aproksimasi pengembalian berdistrusi log-normal dapat menghasilkan variansi rendah serta volatilitas yang rendah untuk return yang tinggi

    PENYELESAIAN MASALAH OPTIMASI LINGUISTIK MULTI OBJEKTIF DENGAN PERLUASAN METODE INFERENSI FUZZY TSUKAMOTO UNTUK EVALUASI KINERJA PERUSAHAAN

    No full text
    Masalah optimasi linguistik multi objektif (MOLOP) merupakan salah satu masalah pengoptimalan dalam pengambilan keputusan dan pengembangan dari masalah pemrograman matematika fuzzy. MOLOP dapat diselesaikan dengan menggunakan aturan if-then pada sistem inferensi fuzzy. Setiap anteseden dan konsekuen dari aturan if-then direpresentasikan dengan nilai linguistik. Sistem inferensi fuzzy (FIS) yang digunakan adalah metode inferensi fuzzy Tsukamoto. Metode ini akan diperluas untuk menyelesaikan MOLOP dengan fungsi monoton ataupun non monoton. Hasil akhir dari perluasan metode berupa interval, bukan angka tegas. Fungsi tujuan dari MOLOP akan menggunakan fungsi keanggotaan segitiga dengan tiga tipe yang berbeda. Metode perluasan ini akan diaplikasikan untuk menentukan kinerja perusahaan retail PT. MAP Aktif Adiperkasa pada salah satu merek yaitu Smiggle. Penentuan kinerja perusahaan dibutuhkan untuk mempertahankan bisnis agar terhindar dari kerugian. Hasil akhir yang diperoleh untuk empat toko retail di Jogjakarta dan Semarang adalah kinerja grade A untuk KS66, grade B untuk KSC1, dan grade C untuk KSB5 dan KS09

    JOB SAFETY ANALYSIS PENGENDALIAN RISIKO KECELAKAAN KERJA PRODUKSI BETON CV JATI KENCANA

    Get PDF
    Sektor konstruksi memiliki risiko tinggi terjadinya kecelakaan kerja, salah satunya pekerjaan pembuatan beton. Beragam faktor dapat menyebabkan risiko kecelakaan kerja tersebut. Implementasi Job Safety Analysis (JSA) diperlukan untuk meminimalisir kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan JSA sebagai upaya pengendalian risiko kecelakaan kerja di CV Jati Kencana (JKB). Penelitian kualitatif ini menggunakan metode wawancara mendalam. Informan dalam penelitian ini sebanyak 9 orang dengan pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Pengolahan data hasil wawancara dan observasi dilakukan dengan analisa data secara deskriptif melalui tahapan analisis pada Job Safety Analysis dan dijabarkan berupa deskripsi serta penyajian data berupa narasi yang telah disesuaikan. Pekerjaan pembuatan beton terdiri dari 3 tahapan yaitu pra, proses, dan pasca produksi. Masing-masing memiliki potensi bahaya, tingkat risiko dari level sedang dan tinggi. Pengendalian risiko yang dilakukan sesuai hirarki pengendalian yang disesuaikan dengan risiko tiap pekerjaan. Belum adanya penerapan JSA di perusahaan, sehingga dengan pembuatan JSA masing-masing tahapan pekerjaan, potensi bahaya, risiko dan pengendaliannya akan lebih terstruktur untuk upaya meminimalisir kecelakaan kerja. Usulan perbaikan yang dapat diberikan yaitu diperlukannya pemasangan rambu-rambu keselamatan, inspeksi lingkungan dan manajemen Keselamatan dan Keselamatan Kerja yang lebih terstruktur. Kata Kunci : JSA, kecelakaan kerja, pembuatan beto

    65,261

    full texts

    71,383

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Diponegoro University Institutional Repository is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇