HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DAN RESILIENSI PADA SISWA SMA NEGERI 3 SEMARANG

Abstract

Penelitian ini bertujuan melihat hubungan antara konformitas teman sebaya dan resiliensi pada siswa SMA (Sekolah Menengah Atas). Desain penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasi. Media penggalian data menggunakan google form yang melibatkan siswa kelas X dan XI, berusia 14-18 tahun di SMA (Sekolah Menengah Atas) Negeri 3 Semarang. Partisipan penelitian berjumlah 354 siswa yang ditentukan dengan stratified cluster sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala konformitas teman sebaya (Ningrum, dkk., 2019) yang telah dimodifikasi (n = 13, α = 0,916). Skala selanjutnya yaitu CD-RISC-25 (Connor-Davidson Resilience Scale) versi Bahasa Indonesia (n = 24, α = 0,921) yang telah divalidasi oleh Wahyudi, dkk. (2020). Hasil analisis Spearman's rho menunjukkan adanya hubungan signifikan (p < 0,001) antara konformitas teman sebaya dan resiliensi, dengan indikasi arah hubungan negatif (rxy = -0,277). Terdapat perbedaan hasil yang signifikan menggunakan uji Mann-Whitney (p < 0,001), yaitu skor resiliensi pada siswa laki-laki (mean ranks = 69,9) lebih tinggi dari siswa perempuan (mean ranks = 64,7). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dengan arah negatif antara konformitas teman sebaya dan resiliensi pada siswa SMA (Sekolah Menengah Atas) Negeri 3 Semarang. Berdasarkan hasil penelitian, maka rekomendasi yang diberikan adalah sekolah perlu mengembangkan program untuk meningkatkan kohesivitas positif antara siswa dengan teman sebaya agar resiliensi tetap terjaga

Similar works

Full text

thumbnail-image

Diponegoro University Institutional Repository

redirect
Last time updated on 10/03/2023

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.