Nyeri punggung bawah merupakan gejala rasa sakit pada punggung bagian bawah (antara sudut bawah kosta sampai lumbosacral) yang dapat menjalar hingga anggota gerak tubuh bagian bawah. Faktor risiko nyeri punggung bawah adalah faktor individu seperti usia, jenis kelamin, kebiasaan merokok, kebiasaan olahraga, IMT, dan riwayat tulang belakang, faktor pekerjaan seperti beban kerja fisik, durasi kerja, postur kerja janggal, dan repetisi, faktor lingkungan fisik seperti whole body vibration dan kebisingan. Latar belakang penelitian ini yaitu setiap harinya para pekerja pemecah batu mengeluhkan nyeri di bagian punggung bawah terutama ketika selesai melakukan pekerjaan memecah batu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara karakteristik individu dan faktor pekerjaan dengan keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja pemecah batu di Dusun Krajan Desa Leyangan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksplanatori dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 35 pekerja pemecah batu dengan instrumen penelitian berupa kuesioner baku Revised Oswestry Disability Index dan Pulse Oxymeter. Analisis data penelitian ini dengan univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian terhadap responden menunjukan bahwa terdapat hubungan antara usia (p=0,004), masa kerja (p=0,032), dan durasi kerja (p=0,030) terhadap keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja pemecah batu di Dusun Krajan Desa Leyangan. Namun, tidak terdapat hubungan antara beban kerja fisik (p=0,130) terhadap keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja pemecah batu di Dusun Krajan Desa Leyangan.
Kata kunci : Nyeri punggung bawah, beban kerja fisik, masa kerja, durasi kerja, pemecah bat
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.