Sampah masih menjadi suatu permasalahan yang cukup kompleks. Pengelolaan sampah rumah tangga di Tembalang belum mencapai target yang diharapkan yaitu 100%. Pada tahun 2020 hanya mencapai 80% tahun 2021 dan 2022 menjadi 71%. Kualitas pengelolaan sampah rumah tangga dipengaruhi oleh faktor perilaku. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui faktor perilaku yang berhubungan dengan kualitas pengelolaan sampah skala rumah tangga di Kecamatan Tembalang. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian yaitu ibu rumah tangga di Kecamatan Tembalang berjumlah 100 responden yang diambil di 12 kelurahan menggunakan teknik pengambilan sampel propotional stratified sampling. Perhitungan sampel menggunakan rumus slovin. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi (checklist). Analisis data yang digunakan yaitu univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian pada 100 ibu rumah tangga menunjukkan bahwa sebagian besar termasuk kategori dewasa (65%) dengan pendidikan terakhir SMA/sederajat (34%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan (p=0,003), sikap (p=0,000), dukungan keluarga (p=0,020), sarana prasarana (p=0,001), dukungan tokoh masyarakat (0,032) dan kinerja pengelolaan sampah (p=0,000) dengan kualitas pengelolaan sampah skala rumah tangga di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa faktor perilaku yang berhubungan dengan kualitas pengelolaan sampah Kecamatan Tembalang yaitu tingkat pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, sarana prasarana, dukungan tokoh masyarakat dan kinerja pengelolaan sampah.
Kata kunci : Perilaku, Pengelolaan Sampah, Tembalan
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.