992 research outputs found

    “Why can’t you wear black shoes like the other mothers?” Preliminary investigation on the Italian language of audio description

    Get PDF
    According to ITC guidelines (2000), audio description should be as objective as possible, provide only relevant information, avoid any personal judgement and patronising attitude. However, since audio description is relatively young and develops at different paces worldwide, theoretical approaches and practical applications are not homogenous. In Italy, for instance, audio description is not an academic discipline yet and initiatives aiming at increasing its use are very loosely connected. However, the amount of TV audio description is not irrelevant, nor is the yearly production by no-profit associations. The language used seems to be influenced by the relatively isolated, slow and new development of audio description in Italy, but also by its literary tradition and the ‘cultural’ attitude of professionals towards spoken and written language. Through corpus-driven analysis of an Italian and an English audio description script of the film Chocolat (L. Hallström, 2000, USA-UK), this contribution aims at drawing attention to some features of the Italian language used, i.e. on the use of a written register and of formal and typically written syntactical structures. In addition, the article challenges relevance and objectivity in the Italian AD script which, although very far from ITC principles, generally seems to meet the expectations of the Italian blind audience

    L’audiodescrizione: 'Stato dell’arte e prospettive di mercato in Italia

    Get PDF

    Pengaruh Model Gambar Dan Gambar Terhadap Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Oleh Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Gebang Tahun Pembelajaran 2013/2014

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model gambar dan gambar terhadap kemampuan menulis teks eksposisi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Gebang tahun pembelajaran 2013/2014. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Gebang sebanyak 215 orang. Adapun persentase sampel diambil sebanyak 14 % dari jumlah kesuluruhan siswa yaitu 30 orang, yang diambil secara acak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain one group pre-test – post- test design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes unjuk kerja dalam bentuk penugasan menulis teks eksposisi. Hasil pengolahan data yang didapat dari hasil penelitian diperoleh nilai rata- rata pre-test adalah 62,63 dengan standar deviasi 9,5. Sedangkan, nilai rata-rata post-test adalah 77,53 dengan standar deviasi 7,48. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata post-test lebih tinggi dari pre-test, dengan kata lain ada peningkatan hasil nilai rata- rata siswa sebelum penerapan model gambar dan gambar (pre-test) dan sesudah penerapan model gambar dan gambar (post-test). Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji “t\u27. Dari hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh = 16,93 selanjutnya dikonsultasikan dengan tabel t pada taraf signifikasi 5% (0,05) dengan dk= n-1 = 29. Pada tabel t dengan dk=29 diperoleh =2,04 . Kriteria pengujian menyatakan bahwa (Ha) diterima jika > yaitu 16,93 > 2,04, maka hipotesis alternatif diterima yang menyatakan model gambar dan gambar berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar siswa yaitu menulis teks eksposisi

    Faktor Penentu Holding Period Saham Lq-45 di Bursa Efek Indonesia

    Get PDF
    Holding periods is the period of time during which one owns a security. In addition, holding period is influenced by transaction cost, market value, and risk. The objective of this research is to analyze the effect of bid-ask spread, market value, and variance return on holding period. The analysis of the data was done by multiple regression analysis. Using the data from 34 companies in LQ-45 index period 2010-2011, the results show that market value has positive effect and variance return has negative effect on holding periods. Theresults also show that Bid-Ask spread has no significant effect on holding periods. Investors will hold long position on securities that having higher market value and short position on securities that having higher risk

    Pengembangan Desain Gerabah di Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban

    Full text link
    Gerabah merupakan salah satu produk kerajinan kabupaten Tuban. Produksi gerabah kurang berkembang baik dari segi bentuk, dekorasi, dan fungsinya, sehingga keberadaanya semakin tergeser dengan produk hasil mesin berteknologi tinggi. Upaya pelestarian perlu dilakukan agar gerabah Tuban dapat bertahan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah; 1) Bagaimana karakteristik gerabah di Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban?; 2) Bagaimana karakteristik tumbuhan siwalan yang terdapat di kabupaten Tuban?; 3) Bagaimana proses pengembangan gerabah di Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban?;  dan 4) Bagaimana hasil pengembangan gerabah di Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban? Dari rumusan masalah tersebut tujuannya untuk mengetahui 1.)  karakteristik gerabah di Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban, 2)  karakteristik tumbuhan siwalan yang terdapat di kabupaten Tuban, 3) Proses pengembangan gerabah di Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban, dan 4) hasil pengembangan gerabah di Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Research and Development. Hasil dari penelitian ini adalah dihasilkannya 31 buah desain untuk 10 macam produk. Selanjutnya dipilih 9 desain untuk diwujudkan, Dengan tanggapan dari Parlan, Konsumen gerabah dan Muchlif Arif yang menyatakan bahwa produk sudah bagus. Kata kunci: Siwalan, Gerabah, Ngadirejo, Desain The pottery is one of the craft that located in Tuban district. But the production of potteryis less thriving in terms of shape, decoration and function so that excistence shifted to the production of  high-tech machines. Therefore, the artisans neeed to continue to develope form and the pottery ornaments. One of develop can be done through the exploration of  plants that typical of  the Tuban’s region.  To find a solution of the problem  above conducted research on the characteristics of the pottery ornaments Tuban. Characteristics of  plam plants that located in Tuban district.  then developed into the pottery ornaments accordance with the charateristics of palm plants. Then method that used in this research and development through a number of data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. Dasisgn validation in 2 validation. The result from this study are 10 groups of the pottery ornaments  design. From each group selected to be turned into product design. Whith the responses from parlan, Muchlif Arif stating that the product produced  was a nice  although there are shortcoming  like delicacy  body  pottery Keywords: Palm, Pottery, Ngadirejo, Desig

    Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Moderating

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Corporate Social Responsibility berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas sebagai Variabel Moderating, pada Perusahaan Pertambangan yang terdaftar di BEI Periode2011-2015. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data Statistik Deskriptif. Sedangkan uji hipotesis menggunakan Regresi Linier, Uji R2, Uji F, dan Uji t. Sampel penelitian ini adalah pengungkapan pertanggungjawaban sosial melalui laporanberkelanjutan atau sustainability report pada sektor pertambangan periode 2011-2015 dengan menggunakan metode purposive sampling. Terdapat 41 Perusahaan yang terdaftar di BEI periode 2011-2015, hanya 5 Perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai sampel penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan Statistic Product and Service Solution (SPSS 18), menunjukkan bahwa CSR tidak berpengaruhterhadap nilai Perusahaan dan profitabilitas tidak mampu memperkuat pengaruh CSR terhadap nilai Perusahaan, diketahui dari nilai t hitung lebih kecil dari nilai t tabel, dan nilai signifikansi lebih besar dari tingkat signifikansinya. Secara simultan atau bersamaan, variabel independen CSR dan profitabilitas sebagai moderating berpengaruh terhadapvariabel dependen yaitu nilai Perusahaan, dibuktikan dengan nilai f hitung jauh lebih besar dari f tabel

    Mineragrafi Mineralisasi Galena (Pbs) Daerah Tabone Desa Pasiang Kec. Matakali Kab. Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat

    Full text link
    Galena (PbS) merupakan mineral logam tahan terhadap korosi atau karat. Mineralisasi galena terdiri dari batuan sedimen terubah Formasi Latimojong (Kapur Atas), batuan gunungapi Walimbong (Miosen Akhir – Pliosen), batuan terobosan granit (Miosen Akhir – Plistosen awal), dan endapan alluvial. Metode penelitian dengan melakukan Pengamatan mineralisasi galena dan logam ikutannya (bentuk dan host rock ) dan mineragrafi sayatan poles (bentuk dan tekstur) galena dan logam ikutannya. Mineralisasi galena terendapkan pada batuan granit dan batupasir ( host rock ). Bentuk mineralisasi umumnya disseminated dan kompak. Mineral bijih yang dijumpai adalah galena massive dan menyebar ( disseminated ), sphalerit (ZnS), pyrite (FeS 2 ), kalkopirit (CuFeS 2 ), kalkosit (Cu 2 S), wulfenite (PbMoO4), pyrargirit (Ag 3 SbS 3 ), proustite (Ag 3 AsS 3 ), azurit (Cu 3 (OH) 2 (CO 3 ) 2 ), seligmannit (PbCuAsS 3 ), tennantite (Cu 12 SbS 13 ) dan mineral bukan bijih berupa kuarsa (SiO 2 ). Tekstur mineragrafi adalah penggantian ( replacement ), pemisahan ( exselution ), saling tumbuh ( intergrowth ), pengisian ( infilling ) dan inklusi. Tahapan atau periode penerobosan larutan sisa magma atau pembentukan galena dan logam ikutannya adalah empat kali yaitu tahap pertama, kedua, ketiga dan keempat. Galena terendapkan pada tahap pertama dan kedua. Perilaku galena terhadap batupasir dan batuan granit, yaitu galena dijumpai disemua conto batuan, hadir mengganti dan digantikan oleh mineral bijih disekitarnyadan sebagian conto galena lebih dominan dari mineral bijih lainnya. Genesa endapan mineralisasi galena pada daerah Tabone diinterpretasikan mempunyai dua tipe endapan yaitu endapan mesotermal dan endapan porfiri

    Analisis Pemahaman Akuntansi Koperasi Pada Koperasi Petani Sawit Sumber Rezeki Desa Kepenuhan Raya

    Full text link
    This study aims to determine the extent to which understanding of the cooperative smallholders source of sustenance village highway districts fullness fullness of accounting cooperative. Collecting data in this study using interviews and analyzed descriptively. Results from this study is that the oil bonanza farmers\u27 cooperative village fullness fullness highway districts that do not understand the accounting cooperative accounting has not been applied in preparing the financial statements cooperatives
    corecore