129,217 research outputs found

    HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN ASMA DENGAN DERAJAT ASMA DAN TINGKAT KONTROL ASMA DI POLIKLINIK PARU RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH

    Get PDF
    Tingkat pengetahuan asma pada pasien asma sangat berpengaruh terhadap derajat asma dan tingkat kontrol asma, dimana pengetahuan asma yang baik dapat memberikan kontrol asma yang baik, dan kontrol yang baik akan cenderung membawa ke derajat yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pasien asma dengan derajat asma dan tingkat pengetahuan pasien asma dengan tingkat kontrol asma di poliklinik RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan secara analitik observasional dengan rancangan penelitian cross sectional survey dari bulan Januari-Maret 2014 dengan jumlah sampel 41 sampel. Pada penelitian ini menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan umum asma (Asthma General Knowledge Quisionaire) untuk menilai tingkat pengetahuan asma pada pasien asma, menggunakan Asthma Control Test untuk menilai tingkat kontrol asma dan spirometri untuk menilai derajat asma. Pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan tingkat pengetahuan pasien asma dengan tingkat kontrol asma dengan (P< 0,05) dan terdapat hubungan tingkat pengetahuan pasien asma dengan derajat asma (P < 0,05). Kata Kunci : Pengetahuan Asma, Derajat Asma, Tingkat Kontrol Asm

    HUBUNGAN GEJALA GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE (GERD) DENGAN TINGKAT KONTROL ASMA DI POLIKLINIK PARU RUMAH SAKIT UMUM ZAINOEL ABIDING BANDA ACEH PERIODE SEPTEMBER-OKTOBER 2014

    Get PDF
    ABSTRAKLatarBelakang: Menurut Global Initiative for Asthma (GINA) tahun 2014 bahwa asma merupakan penyakit kronik saluran pernapasan yang mempengaruhi 1-18% penduduk, bervariasi diberbagai negara. Serangan asma bronkial dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah gastroesophageal reflux disease (GERD). Hubungan antara GERD dan asma pertama kali dikemukakan oleh Sir William Osler pada tahun 1892. GERD berhubungan dengan asma bronkial terutama pada asma yang tidak terkontrol. Tingkat kontrol asma lebih mengarah kepada upaya pengendalian gejala klinik penyakit termasuk perbaikan fungsi paru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan gejala GERD dengan tingkat kontrol asma pada penderita asma bronkial di Poli Paru RSUDZA Banda Aceh periode September sampai Oktober 2014.Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data dilakukan pada bulan September sampai Oktober 2014. Pengambilan data menggunakan teknik non probability sampling dengan menggunakan consecutive sampling pada 59 responden penderita asma bronkial. Data dikumpulkan melalui kuesioner GERDQ untuk menilai gejala GERD dan kuesioner ACT untuk menilai tingkat kontrol asma kemudian hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Gejala GERD pada penderita asma yang tidak terkontrol yaitu sebanyak 32 responden (54,2%), sedangkan gejala GERD pada penderita asma terkontrol sebagian adalah sebanyak 4 responden (6,8%). Penderita asma yang tidak mengalami gejala GERD dan mempunyai asma tidak terkontrol adalah sebanyak 11 responden (18,6%), sedangkan penderita asma yang tidak mengalami GERD dan memiliki kontrol asma sebagian adalah sebanyak 12 responden (20,3%).Simpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara gejala GERD dengan tingkat kontrol asma pada penderita asma bronkial di Poli Paru RSUDZA Banda Aceh periode September sampai Oktober 2014 (P=0,001). Gejala klinis GERD yang paling sering dialami penderita asma adalah regurgitasi yaitu sebanyak 31 responden (86,1%).Kata Kunci: Gejala GERD, tingkat kontrol asma, asma bronkia

    M2M meets D2D: Harnessing D2D Interfaces for the Aggregation of M2M Data

    Get PDF
    Direct device-to-device (D2D) communication presents as an effective technique to reduce the load at the base station (BS) while ensuring reliable localized communication. In this paper, we propose a large-scale M2M data Aggregation and Trunking (MAT) scheme, whereby the user equipments (UEs) aggregate M2M data from the nearby MTDs and trunk this data along with their own data to the BS in the cellular uplink. We develop a comprehensive stochastic geometry framework by considering a Poisson hard sphere model for UE coverage. The main motivation of this model is to capture the fact that a UE can gather data from short range, low-power MTDs located only in its close proximity while ensuring that an MTD is associated to at most one UE. We explore the inherent trade-off between the time reserved for aggregation and successful trunking of data to the BS and compare our results with the baseline case where no aggregation mechanism is used. We show that while the baseline case of connecting a bulk of MTDs directly with the BS is prohibitive, MAT scheme can efficiently gather data from selected MTDs in a distributed manner

    HUBUNGAN DERAJAT BERAT ASMA DAN TINGKAT KONTROL ASMA TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN ASMA BRONKIAL DI RSUDZA BANDA ACEH

    Get PDF
    Asma merupakan penyakit kronik pada saluran pernapasan yang mengganggu dan banyak terjadi di seluruh dunia. Pada penderita asma bronkial, banyak gejala dari asma bronkial yang mengganggu aktifitas sehari-hari.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara derajat berat asma dan tingkat kontrol asma terhadap kualitas hidup. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan rancangan cross-sectional dan metode accidental sampling. Penelitian dilakukan di Poli Paru RSUDZA Banda Aceh pada 1 September sampai dengan 16 November 2014. Enam puluh dua sampel dilakukan pemeriksaan spirometri dan pengisian kuesioner asthma control test dan asthma quality of life questionare yang terdiri dari 42 orang perempuan dan 20 orang laki-laki. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 33,3% derajat asma persisten berat memiliki kualitas hidup baik dan tingkat kontrol asma lebih banyak pada asma yang tidak terkontrol sebanyak 43,2% memiliki kulitas hidup yang buruk. Analisa data menggunakan uji Chi-square (p < 0,005) terhadap derajat asma dengan kualitas hidup diperoleh nilai p sebesar o,021 dan tingkat kontrol asma dengan kualitas hidup p sebesar 0,048. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara derajat berat asma dan tingkat kontrol asma terhadap kualitas hidup pasien asma.Kata kunci : Asma, Derajat berat asma, Kualitas hidup, Tingkat kontrol asma

    "Monsters on the Brain: An Evolutionary Epistemology of Horror"

    Get PDF
    The article discusses the evolutionary development of horror and fear in animals and humans, including in regard to cognition and physiological aspects of the brain. An overview of the social aspects of emotions, including the role that emotions play in interpersonal relations and the role that empathy plays in humans' ethics, is provided. An overview of the psychological aspects of monsters, including humans' simultaneous repulsion and interest in horror films that depict monsters, is also provided

    Hubungan Derajat Asma Persisten dan Kualitas Hidup Pasien Asma Dinilai dengan Asthma Quality Of Life Questionnaire (Aqlq) di Poli Paru RSUD Dokter Soedarso Pontianak Tahun 2014

    Get PDF
    Latar Belakang: Asma merupakan masalah kesehatan yang serius di dunia. Asma mempunyai dampak negatif pada kualitas hiduppenderitanya. Asma persisten sedang sampai berat mengakibatkan penurunan kualitas hidup penderitanya. Tujuan: Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui hubungan derajat asma persisten dan kualitas hidup pasien asma di Poli Paru RSUD dr. Soedarso Pontianak. Metodologi:Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan potong lintang (cross sectional). Penelitian di lakukan di Poli Paru RSUD dr.Soedarso Pontianak dari bulan Oktober 2014 sampai Februari 2015. Datadi kumpulkan dari 34 pasien asma. Penelitian ini menggunakan AsthmaQuality of Life Questionnaire (AQLQ). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Pasien asma pada penelitian ini lebih banyakmenunjukkan kualitas hidup buruk. Pasien asma persisten ringan kualitas hidupnya lebih baik dibandingkan asma persisten sedang dan asmapersisten berat. Terdapat hubungan yang bermakna antara derajat asmapersisten dan kualitas hidup pasien asma dengan nilai P=0,033 (p<0,05).Kesimpulan: Derajat asma persisten mempengaruhi kualitas hiduppenderita asma yang berobat di RSUD dr. Soedarso Pontianak. Kata Kunci. Derajat asma persisten, kualitas hidup, Asthma Quality of LifeQuestionnaire (AQLQ

    Blank slate: squares and political order of city

    Get PDF
    This paper aims to analyze the square beyond an architectural element in the city, but weaves this blank slate, with its contemporary socio political atmosphere as a new paradigm. As a result, this research investigates the historical, social and political concept of Meydan – a term which has mostly applied for the Iranian and Islamic public squares. This interpretation, suggested the idea of Meydan as the core of the projects in the city, which historically exposed in formalization of power relations and religious ideologies. In this sense, studying the spatial transformation of Iranian public squares introduces the framework, which is adaptable to contemporary urban context
    • …
    corecore