JTR-Jurnal Tata Rias
Not a member yet
    143 research outputs found

    Pengembangan Video Pembelajaran Menggunakan Sparkol Videoscribe Pada Materi Pelaminan Pengantin Jawa

    Get PDF
    This development research was conducted to produce sparkol-based Videoscribe media as an alternative learning media for the Special Make-up Room Decoration Art course on the Javanese Bridal Stage material. The research method used is Research and Development (R&D) which is developed through the ADDIE model. The research sample was students who had taken the Special Make-up Room Decoration Art course. The data collection method used was a questionnaire. The results of the data analysis showed that the developed media was feasible to use, seen from the validation of media experts 90% (very valid) and material experts 88.33% (very valid). This practicality test was conducted on 20 students who had taken the special make-up room decoration art course, based on the practicality test table, a percentage of 84.66% was obtained, including in the "Very Practical" category. So it can be concluded that the learning video has been practical and can be used in learning.Penelitian pengembangan ini dilakukan untuk menghasilkan media Videoscribe berbasis sparkol sebagai alternatif untuk media pembelajaran Mata Kuliah Seni Dekorasi Ruang Khusus Tata Rias materi Pelaminan Pengantin Jawa. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) yang dikembangkan melalui model ADDIE. Sampel penelitian adalah mahasiswa yang telah mengikuti mata kuliah Seni Dekorasi Ruang Khusus Tata Rias. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Hasil analisis data menunjukkan media yang dikembangkan layak digunakan, dilihat dari validasi ahli media 90% (sangat valid) dan ahli materi 88,33% (sangat valid). Uji kepraktisan ini dilakukan kepada 20 mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah seni dekorasi ruang khusus tata rias, berdasarkan tabel uji kepraktisan maka presentase 84,66% termasuk kedalam kategori “Sangat Praktis.” Maka dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran telah praktis dan dapat digunakan dalam pembelajaran

    Implementasi Pembelajaran Make up Sehari-hari sebagai Sarana Peningkatan Rasa Percaya Diri Siswi SMK Dharma Wanita Gresik

    No full text
    The purpose of this research is to investigate the relationship between the self-confidence of female students at SMK Dharma Wanita Gresik and daily make up learning. Self-confidence is an important component in adolescent development, and female students are expected to enhance their self-confidence by learning make up. This study employs a quantitative approach, and data were collected through questionnaires distributed to fifty respondens.to find therelationship between the variables of make up learning and self-confidence, the obtained data were analyzed statistically. The results of the study indicate that make up lessons have a significant positive effect on the self-confidence of female students. Make up lessons resulted in a good level of self-confidence in 74% of respondents. Furthermore the research found that female students with better make up skills tend to have higher self-confidence. These findings suggest that vocational education, which includes practical skill learning such as make up, can aid in the development of students’ character and professionalism. It is hoped that this research will contribute to the development of vocational education curricula, enhance students’ practical skills, and improve their self-confidence in vocational high schools (SMK).   Keywords : vocational education, self-confidence, practical sklills.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara rasa percaya diri siswi di SMK Dharma Wanita Gresik dan pembelajaran make up sehari-hari. Rasa percaya diri merupakan komponen penting dalam perkembangan remaja, dan siswi diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka dengan belajar make up, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dan data dikumpulkan melalui angket yang dibagikan kepada lima puluh responden. Untuk menemukan hubungan antara variabel pembelajaran make up dan rasa percaya diri, data yang diperoleh dianalisis dengan statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelajaran make up memiliki efek positif yang signifikan terhadap rasa percaya diri siswi. Pelajaran make up menghasilkan tingkat percaya diri yang baik pada 74% responden. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa siswi yang memiliki keterampilan make up yang lebih baik cenderung memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasional yang mencakup pembelajaran keterampilan praktis seperti make up dapat membantu perkembangan karakter dan profesionalisme siswa. Diharapkan penelitian ini akan berkontribusi pada pengembangan kurikulum pendidikan vokasional, meningkatkan keterampilan praktis siswa dan meningkatkan rasa percaya diri mereka di sekolah menengah kejuruan (SMK).   Kata Kunci: pendidikan vokasional, kepercayaan diri, keterampilan praktis

    Penerapan Strategi Komunikasi Pemasaran untuk Meningkatkan Minat Beli terhadap Produk Kosmetik (Studi Kasus PT X).

    No full text
    This study aims to identify and analyze the marketing communication strategy that implemented by PT X. The marketing communication strategy applied by PT X is a marketing strategy that collaborates with Makeup Artists to increase purchasing intention from target consumers. The method used in this study is a qualitative research method with data collection techniques through in-depth interviews. Researcher conducted interviews with six informants. The three informants interviewed were PT X's internal team, and the other three were people who worked as Makeup Artists who collaborated on the marketing strategy that implemented by PT X. The results of this study indicate that the marketing communication strategy of PT X in collaboration with Makeup Artist in the Makeup Academy Project is a marketing strategy that can increase the purchase intention from target consumers. In implementing this strategy, Makeup Artist is a sales agent who promotes PT X's cosmetic products to the targeted consumers, they are the students of the Project Makeup Academy.   Keywords: Marketing Communication Strategy, Makeup Artist, Project Makeup Academy, Buying Interest.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh PT X. Strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan PT X merupakan suatu strategi pemasaran yang berkolaborasi dengan Makeup Artist untuk meningkatkan minat beli dari target konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam. Peneliti melakukan wawancara kepada enam orang informan. Tiga orang informan yang diwawancara merupakan tim internal PT X, dan ketiga orang lainnya merupakan orang-orang yang berprofesi sebagai Makeup Artist yang berkolaborasi dalam strategi pemasaran yang diterapkan oleh PT X. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran PT X yang berkolaborasi dengan Makeup Artist dalam Project Makeup Academy merupakan strategi pemasaran yang dapat meningkatkan minat beli target konsumen. Dalam penerapan strategi ini, Makeup Artist merupakan agen penjualan yang mempromosikan produk kosmetik milik PT X kepada target konsumen yang disasar, yaitu murid-murid Project Makeup Academy.   Kata Kunci: Strategi Komunikasi Pemasaran, Makeup Artist, Project Makeup Academy, Minat Beli

    Teknik Color Correcting untuk Menyiasati Kulit Tidak Merata Anak Muda Masa Kini

    No full text
    This study explored the application of color correcting techniques to address uneven skin tones commonly experienced by young people today. Data were collected through a qualitative literature review from various credible sources including scientific journals, beauty articles, and expert publications. The analysis focused on the theory of complementary colors in makeup, the selection of concealer shades, application methods, and the psychological impact of using color correcting. The findings reveal that specific concealer colors effectively neutralize skin discolorations such as redness, dark circles, and hyperpigmentation. Moreover, correct application techniques enhance natural skin appearance and boost users’ self-confidence. The technique remains highly relevant in contemporary beauty trends, promoting a natural and healthy look without heavy makeup. Educating young users on color theory and product choice is crucial for optimal results. Additionally, the development of skin-friendly products supports long-term skin health. Color correcting thus serves not only as an aesthetic tool but also as a means of enhancing self-esteem among youth.Perkembangan tren kecantikan di kalangan anak muda saat ini menuntut solusi efektif untuk masalah kulit tidak merata yang sering muncul, seperti kemerahan, lingkaran hitam, dan hiperpigmentasi. Penelitian ini bertujuan memahami efektivitas teknik color correcting sebagai metode tata rias yang dapat menyamarkan ketidaksempurnaan warna kulit dengan prinsip warna komplementer. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan analisis deskriptif dari berbagai sumber akademik dan praktisi kecantikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan warna concealer yang tepat dan teknik aplikasi yang benar mampu menciptakan tampilan kulit yang lebih rata, alami, dan meningkatkan rasa percaya diri anak muda. Kesimpulannya, teknik color correcting merupakan solusi praktis dan ramah kulit untuk masalah ketidakmerataan warna kulit anak muda. Rekomendasi diarahkan pada edukasi teknik makeup yang tepat serta pengembangan produk yang aman dan sesuai kebutuhan kulit muda

    Chinese Bridal Makeup and Fashion: A Blend of Modernity and Tradition on The Sangjit Day

    Get PDF
    This article examines Chinese bridal makeup and attire in the Sangjit procession as a fusion of modern and traditional elements. Sangjit, which is a proposal tradition in Chinese culture, is not only symbolic of the commitment between families, but also rich in visual symbolism through bridal makeup and attire. This study uses a literature review method, referring to various academic articles from Google Scholar to analyze the philosophy, techniques, and dynamics of aesthetic transformation in the Sangjit procession. The results of the discussion show that both makeup and clothing have undergone significant developments: traditional makeup, which used to be colorful, is now more adaptive to global trends, while clothing such as cheongsam retains classic motifs but is processed with modern cuts and materials. This study also reveals that this combination reflects the cultural strategy of the Chinese community to maintain the continuity of tradition amid the tide of modernization. This research contributes to broadening our understanding of cross-cultural aesthetic practices and offers new insights into how cultural identity is articulated through makeup and fashion. However, this study has limitations due to the lack of primary data, so further research using a field approach is highly recommended

    Pe Manfaat Lidah Buaya Sebagai Bahan Baku Pembuatan Body Lotion

    No full text
    Aloe vera is a medicinal plant rich in nutrients and active compounds such as vitamins, enzymes, and antioxidants that benefit skin health. In the cosmetic industry, aloe vera is widely used as a natural ingredient in body lotion formulations due to its moisturizing, soothing, and skin-regenerating properties. This article discusses the benefits of aloe vera as a primary raw material in the production of body lotion, including its ability to hydrate the skin, reduce irritation, and delay signs of aging. Aloe vera-based body lotions are also considered safe and suitable for various skin types, including sensitive skin. With its natural content, aloe vera has great potential as a sustainable and eco-friendly base ingredient for personal care products.Lidah buaya (Aloe vera) merupakan tanaman herbal yang kaya akan nutrisi dan senyawa aktif seperti vitamin, enzim, dan antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan kulit. Dalam industri kosmetik, lidah buaya banyak digunakan sebagai bahan alami dalam pembuatan body lotion karena kemampuannya melembapkan, menyejukkan, serta meregenerasi sel kulit. Artikel ini membahas manfaat lidah buaya sebagai bahan baku utama dalam formulasi body lotion, termasuk kemampuannya dalam menghidrasi kulit, mengatasi iritasi, dan memperlambat tanda-tanda penuaan. Penggunaan lidah buaya dalam body lotion juga dinilai aman dan cocok untuk berbagai jenis kulit, termasuk kulit sensitif. Dengan kandungan alaminya, lidah buaya berpotensi besar sebagai bahan baku dalam pengembangan produk perawatan tubuh yang ramah lingkungan dan berkelanjutan

    PENGEMBANGAN SUBAL SUNGGAR PADA SANGGUL UKEL TEKUK ADAT YOGYAKARTA UNTUK SEMUA BENTUK WAJAH

    No full text
    The Yogyakarta traditional ukel tekuk bun is an important part of traditional make-up, with the sunggar supported by a subal to maintain its stability and shape. However, the materials and techniques for making traditional subal are considered less practical and comfortable, so innovation is needed to create a more modern subal without losing its traditional essence. This study aims to (1) identify the stages of subal development for the Yogyakarta traditional ukel tekuk bun sunggar, and (2) evaluate the feasibility of the subal based on expert validation and user assessment. The research method uses a Research and Development (R&D) approach with the PPE (Planning, Production, Evaluation) model. The data collection instrument involves expert validation and user assessment using a Likert scale of 4. The results of the study show several main findings: (1) Problems faced by make-up artists and users include lack of skills in making sunggar, discomfort of sasakan, shape that does not suit the face, and a long time-consuming process. Therefore, a practical subal was developed using materials such as hair, combs, needles, sewing threads, and other supporting tools. (2) The development process includes design, production, and evaluation. (3) Expert validation results showed a feasibility percentage of 95.16% (average 3.81), and user assessment reached 98.02% (average 3.92), both in the feasibility category.Sanggul ukel tekuk adat Yogyakarta merupakan bagian penting dalam tata rias tradisional, dengan sunggar yang ditopang oleh subal untuk menjaga stabilitas dan bentuknya. Namun, bahan dan teknik pembuatan subal tradisional dianggap kurang praktis dan nyaman, sehingga diperlukan inovasi untuk menciptakan subal yang lebih modern tanpa menghilangkan esensi tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi tahapan pengembangan subal untuk sunggar sanggul ukel tekuk adat Yogyakarta, dan (2) mengevaluasi kelayakan subal tersebut berdasarkan validasi ahli dan penilaian pengguna. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model PPE (Planning, Production, Evaluation). Instrumen pengumpulan data melibatkan validasi ahli dan penilaian pengguna menggunakan skala Likert 4. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan utama: (1) Permasalahan yang dihadapi perias dan pengguna meliputi kurangnya keterampilan dalam membuat sunggar, ketidaknyamanan sasakan, bentuk yang tidak sesuai wajah, dan proses yang memakan waktu lama. Oleh karena itu, dikembangkan subal yang praktis dengan bahan seperti rambut, sisir, jarum, benang jahit, dan alat pendukung lainnya. (2) Proses pengembangan meliputi perancangan, produksi, dan evaluasi. (3) Hasil validasi ahli menunjukkan persentase kelayakan 95,16% (rata-rata 3,81), dan penilaian pengguna mencapai 98,02% (rata-rata 3,92), keduanya dalam kategori layak.   Kata kunci: pengembangan, subal sanggul ukel tekuk adat Yogyakart

    Pengaruh Penggunaan Lipstik Terhadap Kepercayaan Diri Perempuan

    Get PDF
    This study aims to examine the influence of lipstick use on women's self-confidence, particularly within the context of urban life. Using a qualitative phenomenological approach, data were collected through in-depth interviews with 15 women aged 20–35 who actively use lipstick in their daily activities. The results reveal that lipstick functions not merely as a cosmetic tool but also as a symbol of personal strength, a social instrument, and a psychological necessity. Participants expressed that lipstick use enhances their confidence in both social and professional situations. However, some also recognized a symbolic dependency conditioned by social aesthetic standards. These findings support the view that beauty products play a complex role in shaping women’s identity and psychological state. Therefore, it is essential to promote more inclusive and empowering beauty campaigns.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan lipstik terhadap kepercayaan diri perempuan, khususnya dalam konteks kehidupan urban. Dengan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 15 perempuan usia 20–35 tahun yang secara aktif menggunakan lipstik dalam aktivitas sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lipstik tidak hanya berfungsi sebagai alat kosmetik, tetapi juga sebagai simbol kekuatan personal, alat sosial, dan kebutuhan psikologis. Partisipan mengungkapkan bahwa penggunaan lipstik meningkatkan rasa percaya diri dalam situasi sosial maupun profesional. Namun, sebagian juga menyadari adanya ketergantungan simbolik yang dikondisikan oleh standar estetika sosial. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa produk kecantikan memiliki peran kompleks dalam konstruksi identitas dan psikologis perempuan. Oleh karena itu, penting untuk mendorong kampanye kecantikan yang lebih inklusif dan memberdayakan

    Pengaruh Teknik Jahit Bulu Mata Terhadap Hasil Riasan Mata Sipit Untuk Tata Rias Wajah Pengantin Eropa

    No full text
    This study examines the effect of the eyelash sewing technique on monolid eye makeup results in European bridal styling. A quantitative one-shot case study was employed. Expert panels completed Likert-scale ratings complemented by visual documentation. Results indicate a significant difference between the sewing technique (mean 60.80) and non-sewing (mean 36.70); the paired t-test yielded p = 0.000 (p < 0.05). The technique enhances aesthetics, proportion, and durability, thus recommended for brides with monolid eyes.Penelitian ini menganalisis pengaruh teknik jahit bulu mata terhadap hasil riasan mata sipit pada tata rias pengantin Eropa. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan one-shot case study. Instrumen penilaian berbasis skala Likert yang diisi panelis ahli dan dokumentasi visual. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan antara penggunaan teknik jahit (rata-rata 60,80) dan tanpa teknik jahit (rata-rata 36,70); uji-t berpasangan menghasilkan p = 0,000 (p < 0,05). Temuan menegaskan teknik jahit meningkatkan estetika, proporsi, dan ketahanan riasan, sehingga direkomendasikan bagi pengantin bermata sipit. Kata kunci: teknik jahit bulu mata; mata sipit; pengantin Eropa; estetika riasan; ketahanan riasa

    PENGARUH SOCIAL COMMERCE TERHADAP PENJUALAN PRODUK KECANTIKAN DI KALANGAN GENERASI Z : STUDI KASUS PENJUALAN DI TIKTOK SHOP

    No full text
    Abstract This study aims to analyze the influence of social commerce, particularly TikTok Shop, on the purchasing behavior of beauty products among Generation Z. Utilizing a quantitative approach, data were collected through questionnaires distributed to students at Universitas Negeri Padang. The findings reveal that 72.74% of respondents perceive a high interest from Generation Z in using TikTok Shop, while 69.2% express satisfaction with purchasing cosmetic products through the platform. These results indicate that TikTok Shop effectively influences Generation Z's purchasing decisions, especially through interactive features such as live shopping, user reviews, and influencer endorsements. The implications of this study underscore the importance of marketing strategies that leverage social commerce to engage digitally active young consumers.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh social commerce, khususnya TikTok Shop, terhadap perilaku pembelian produk kecantikan di kalangan Generasi Z. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa Universitas Negeri Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap minat Generasi Z dalam menggunakan TikTok Shop mencapai 72,74%, sementara tingkat kepuasan terhadap pembelian produk kosmetik melalui platform tersebut sebesar 69,2%. Temuan ini menunjukkan bahwa TikTok Shop telah menjadi platform yang efektif dalam mempengaruhi keputusan pembelian Generasi Z, terutama melalui fitur-fitur interaktif seperti live shopping, ulasan pengguna, dan peran influencer. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya strategi pemasaran yang memanfaatkan social commerce untuk menjangkau konsumen muda yang aktif secara digital. &nbsp

    124

    full texts

    143

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JTR-Jurnal Tata Rias
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇