JTR-Jurnal Tata Rias
Not a member yet
143 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENGGUNAANMASKER DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (TEN) steenis) TERHADAP PENGURANGAN JERAWAT PADA MAHASISWI USIA 17-25 TAHUN
Abstract
This study aims to determine whether there is any effect of the use of binahong leaf mask against acne reduction on student age 17-25 years, and mask yellow leaves as a control group. The population used in this study female student aged 17-25 years that have acne types of acne vulgaris. Number of samples has taken 10 people. Samples were divided into two groups: group A is 5 people using a mask leaves binahong and group B are 5 people wearing masks yellow leaves. Each sample was given treatment treatments twice a week performed 8 times treatment.The method used is the experimental method. This study uses study sheet instruments with a score in the woods lamp as a tool that used to determine the reduction of acne on the face. Results of research conducted test data analysis requirements of normality and homogeneity test. Analysis of the data showed t =4,00, in α = 0,05 and a significant degree of freedom (df) = 8, then the table =1,86 Turns thitung> ttable, the null hypothesis (Ho) is rejected, thus there is the effect of using a mask binahong leaf against acne reduction.
Keywords; The influence of, Binahong Leaf Mask, Acne Reduction
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari penggunaan masker daun binahong terhadap pengurangan jerawat pada mahasiswi usia 17-25 tahun, dan masker daun kemuning sebagai kelompok kontrol. Populasi yang digunakan pada penelitian ini mahasiswi usia 17-25 tahun yang memiliki jerawat jenis acne vulgaris. Banyaknya sampel yang di ambil 10 orang. Sampel di bagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok A berjumlah 5 orang menggunakan masker daun binahong dan kelompok B berjumlah 5 orang menggunakan maskerdaun kemuning. Masing-masing sampel diberikan perlakuan satu minggu dua kali perawatan yang dilakukan sebanyak 8 kali perlakuan.Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Penelitian ini menggunakan instrument lembar penelitian dengan nilai skor pada alat woods lamp sebagai alat yang digunakan untuk mengetahui pengurangan jerawat pada wajah. Hasil penelitian dilakukan uji persyaratan analisis data dengan uji normalitas dan uji homogenitas. Analisis data menunjukkan thitung =4,00, α = 0,05 dan derajat kebebasan (dk)= 8, maka ttabel= 1,86 Ternyata thitung>ttabel, maka hipotesis nol (Ho) ditolak dengan demikian terdapat pengaruh penggunaan masker daun binahong terhadap pengurangan jerawat.
Kata Kunci; Pengaruh, Masker Daun Binahong, Pengurangan Jerawa
PERKEMBANGAN STANDARDISASI TATA RIAS PENGANTIN SOLO BASAHAN
ABSTRACT
Anggun Trisna Shinta Karnelis (Development of Standardization Bridal Makeup basahan Solo). A qualitative study in Surakarta, Central Java (2012). Thesis: Makeup Studies Program, Department of Family Welfare, Faculty of Engineering, State University of Jakarta, 2012.
This study is a qualitative research aimed to find out and analyze in depth about. Standardization developments Bridal Makeup Solo basahan from 1978 to 2012.
Data was collected through observational techniques, interviews, documentation, and library research. Analysis of data is done through a technical analysis of the model consists of grooves interaktifyang activities taking place simultaneously namely data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions.
These results indicate that the development of standardization are examined starting from year 1978 to 2012. This year is set for bridal makeup new basahan Solo standardization standardization was held in 1978.
Key Word: Standardization, bridal makeup basahan Solo, dress & makeup wedding
ABSTRAK
Trisna Anggun Shinta Karnelis (Perkembangan Standardisasi Tata Rias Pengantin Solo Basahan). Suatu penelitian kualitatif di Kota Surakarta, Jawa Tengah (2012). Skripsi: Program Studi Tata Rias, Jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta, 2012.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis secara mendalam mengenai. Perkembangan Standardisasi Tata Rias Pengantin Solo Basahan dari tahun 1978- 2012.
Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pengamatan, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Analisa data dilakukan melalui teknik analisa model interaktifyang terdiri dari alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan standardisasi yang diteliti mulai dari tahun 1978- 2012. Tahun ini ditetapkan karena tata rias pengantin Solo Basahan baru diadakan pembakuan standardisasi pada tahun 1978. perkembangan standardisasi tata rias pengantin Solo Basahan banyak terjadi pada tahun 2008 yang meliputi aspek bentuk, cara penggunaan, fungsi, warna, bahan dan arti. Standardisasi tata rias pengantin Solo Basahan sangat berperan penting untuk digunakan sebagai pegangan atau pedoman bagi para penata rias dalam menjalankan profesinya, sehingga perkembangan yang terjadi akibat modernisasi tidak membawa perubahan- perubahan yang keluar jauh dari standardisasi yang telah ditetapkan.
Kata kunci : Standardisasi, Tata Rias Pengantin Solo Basahan, Busana & Tata Rias Penganti
PERKEMBANGAN TATA RIAS PENGANTIN KOTO GADANG SUMATERA BARAT PADA TAHUN 1983 – 2008
ABSTRACT
Nia Agustina, has made through, persistent and on going research through consistent and meticulous observation of the progress, changes and development of the traditional wedding ceremony, specializing in the make up titled the : “Perkembangan Tata Rias Pengantin Koto Gadang, Sumatera Barat Dari Tahun 1983 Sampai Dengan 2008â€.
The methodology of the research is the qualitative method at the Koto Gadang, Sumatera Barat Area in the southern part of Sumatera, since August 2008 until January 2009. the purpose of the qualitative research is to meet the study and program taken “Program Studi Tata Rias, Jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta’ (Beauty and beautician study, majoring in the wedding ceremony of the faculty of family health and sciences, the state University of Jakarta).
The qualitative research is particularly and exclusively selected to study in depth, thus observing the progress made during the period. The observation and study has no intention to prove any specific theory or special hypothesis. Thus the research is merely to seek, identify and illustrate the progress, changes and development of the wedding ceremony. Thus analyzing the changes and progress of the wedding ceremony. The analyses would encompass and specifically on the attire and make up become the main purpose.
Key word : Progres improvement, Traditional Wedding Ceremony, Koto Gadang of North Sumatra.
ABSTRAK
Nia Agustina, Penelitian Perkembangan Tata Rias Pengantin Koto Gadang, dari tahun 1983 sampai dengan tahun 2008. (Suatu Penelitian Kualitatif di daerah DKI Jakarta bulan Agustus 2008 sampai Januari 2009) Skripsi, Jakarta, Program Studi Tata Rias, Jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta.
Penelitian ini bersifat kualitatif yaitu tidak bermaksud untuk menguji hipotesis tertentu tetapi hanya menggambarkan apa adanya tentang suatu, gejala, variabel atau keadaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisa perubahan dan perkembangan tata rias pengantin Koto Gadang dari tahun 1983 sampai 2008.
Data diperoleh melalui teknik pengamatan, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan yang dilakukan di Anjungan Sumatera Barat Taman Mini Indonesia Indah dan di sekitar DKI Jakarta. Analisa data dilakukan melalui analisa data model interaktif yang terdiri dari alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan interprestasi.
Kata Kunci: Perkembangan, Tata Rias Pengantin, Koto Gadang Sumatra Bara