Diponegoro University

Diponegoro University Institutional Repository
Not a member yet
    71366 research outputs found

    Pengambilan Keputusan Terhadap Pemilihan Supplier dengan Triangular Fuzzy Number (TFN) Pada Metode Fuzzy Analytic Hierarchy Process Dan Fuzzy TOPSIS

    No full text
    "Proses pengambilan keputusan pada Multi-criteria Decision Making (MCDM) umumnya merupakan bentuk pemilihan dari berbagai alternatif untuk menentukan alternatif yang bisa dipilih. Pada tugas akhir ini, metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan MCDM dalam pengambilan keputusan adalah metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) yang dimodifikasi dengan logika fuzzy menjadi Fuzzy Analytic Hierarchy Process (Fuzzy AHP) dan Fuzzy Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (Fuzzy TOPSIS). Tugas akhir ini bertujuan untuk mempelajari metode Fuzzy AHP dan Fuzzy TOPSIS dalam proses pengambilan keputusan pemilihan alternatif kriteria supplier dengan Triangular Fuzzy Number (TFN) pada PT. Wahana Jaya Samudera. Hasilnya adalah kedua metode memiliki peringkat alternatif yang hampir sama dengan CV Wijaya Teknik sebagai alternatif pertama, Semarang Jaya sebagai alternatif kedua, PD Prima Setia Bearing sebagai alternatif ketiga, Rafi Motor sebagai alternatif keempat, dan Jaya Selang sebagai alternatif kelima. Penerapan metode Fuzzy AHP dapat meningkatkan akurasi alternatif yang akan dievaluasi dan meningkatkan efisiensi proses evaluasinya. Sedangkan metode Fuzzy TOPSIS banyak digunakan untuk penyelesaian pendukung keputusan secara praktis, karena metode ini memiliki konsep bahwa alternatif yang dipilih adalah alternatif yang memiliki jarak terpendek dari solusi ideal positif. Kata kunci: MCDM, Fuzzy AHP, Fuzzy TOPSIS, TFN, Alternatif, Kriteria

    Model EOQ (Economic Order Quantity) dengan Bunga Majemuk

    No full text
    Skripsi ini membahas mengenai model EOQ (Economic Order Quantity) dengan bunga majemuk. Model ini merupakan perluasan dari model EOQ klasik dimana dalam perhitungan biaya penyimpanan persediaannya diwakili oleh biaya peluang dari modal terkait. Modal diperoleh dari pinjaman bank, kemudian modal tersebut digunakan untuk membiayai pengadaan persediaan meliputi biaya pemesanan, biaya penyimpanan, dan biaya bunga, oleh karenanya biaya total merupakan akumulasi dari ketiga komponen biaya tersebut. Komponen biaya bunga ini adalah bunga majemuk, berbeda dengan model EOQ klasik yang menggunakan bunga sederhana. Tugas akhir ini menyajikan perluasan dari model EOQ dasar yang memodelkan bunga majemuk dan mengembangkan persamaan kuantitas pesanan optimal sehingga memperoleh total biaya optimal. Simulasi numerik dilakukan di PT. Optima Delta Internusa berupa pemesanan bahan baku Galvalume. Dengan menerapkan metode ini, perusahaan dapat menghemat biaya sebesar 82,82% untuk total biaya persediaan dalam periode satu siklus pemesanan

    HUBUNGAN ANTARA MASA KERJA, POSTUR KERJA, DAN DURASI KERJA TERHADAP KELUHAN NYERI LEHER PADA PEKERJA BATIK BAGIAN CANTING KLATEN

    Get PDF
    Home industri batik Desa Jarum merupakan industri informal dengan proses kerja memanfaatkan aktivitas fisik, gerakan berulang, dan postur statis. Proses mencanting mengharuskan pembatik bekerja dengan posisi menunduk dalam jangka waktu yang cukup lama. Nyeri leher merupakan keluhan umum yang dirasakan oleh pembatik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara masa kerja, postur kerja, dan durasi kerja terhadap keluhan subjektif nyeri leher pekerja batik bagian canting. Metode penelitian merupakan penelitian kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Variabel penelitian meliputi masa kerja, postur kerja, durasi kerja, dan keluhan nyeri leher. Penelitian ini dilakukan di industri batik Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten dengan sampel penelitian sebanyak 32 pembatik bagian canting dengan kriteria merupakan pekerja tetap di rumah industri batik kain dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran postur kerja dengan BRIEF Survey dan pengukuran keluhan nyeri leher menggunakan Visual Analogue Scale (VAS). Hasil dari penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara durasi kerja (p-value = 0.446) dengan keluhan nyeri leher. Terdapat hubungan antara masa kerja (p-value = 0.002) dan postur kerja (p-value = 0.000) dengan keluhan nyeri leher. Kesimpulan dari penelitian ini adalah keluhan nyeri leher yang dialami pekerja dipengaruhi oleh masa kerja dan postur kerja. Kata kunci : masa kerja, postur kerja, durasi kerja, nyeri lehe

    PERILAKU GERMAS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 DI KECAMATAN BOGOR UTARA, KOTA BOGOR

    Get PDF
    Berdasarkan data Satgas COVID-19 Kota Bogor, ribuan kasus positif COVID itu tersebar di 6 kecamatan di Kota Bogor. Dimana Kecamatan Bogor Utara menjadi wilayah dengan jumlah kasus positif tertinggi dengan angka 293 kasus. Dengan terus meningkatnya jumlah penderita virus corona di Indonesia, pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mencegah dan memutus penyebaran virus corona dengan melakukan himbauan agar masyarakat menjaga jarak fisik (physical distancing), agar masyarakat melakukan kerja dari rumah (work from home), belajar dari rumah, hingga beribadah di rumah. Namun, upaya-upaya pemerintah tersebut harus didukung oleh masyarakat. Masyarakat harus juga berperan aktif dalam membantu pemerintah mencegah dan memutus penyebaran virus corona ini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling, dan metode analisis data yang digunakan adalah uji chi-square. Sampel penelitian ini berjumlah 220 responden yang berdomisili di Kecamatan Bogor Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden sudah baik melaksanakan protokol kesehatan hasil sebesar 61%. Mayoritas responden jenis kelamin laki-laki (61,8%), berpendidikan menengah (60,5%), dan memiliki pekerjaan (61,4%). Variabel yang terdapat hubungan yaitu pengetahuan (p-value=0,027), sikap (p-value=0,000), sarana dan prasarana (p-value 0,003), regulasi pemerintah (p-value=0,003), dukungan petugas kesehatan (p-value=0,002), dukungan keluarga (p-value=0,000), dukungan tokoh masyarakat (p-value=0,000), dan pendidikan (p-value=0,002). Mayoritas responden melaksanakan praktik pencegahan penularan COVID-19 dengan baik (61%). Peneliti menyarankan kepada Keluarga diharapkan dapat bersikap lebih andil dalam melaksanankan praktik GERMAS, terlebih disaat darurat seperti situasi pandemi COVID-19, dan kepada tokoh masyarakat khususnya RT/RW perlu memberikan perhatian lebih ketat untuk masyarakat agar situasi tetap terkendali. Kata kunci: Perilaku kesehatan,protokol kesehatan,COVID-19, Bogo

    Penerapan Entropy Weight Method dan Metode TOPSIS dalam Menentukan Pilihan Produk

    No full text
    "Sepatu sepak bola merupakan salah satu perlengkapan yang digunakan oleh pemain sepak bola dalam sebuah pertandingan. Pemilihan sepatu sepak bola bagi para pemain bukan suatu hal yang mudah. Hal tersebut dikarenakan banyaknya variasi produk dari setiap merek sepatu sepak bola yang ada serta diperlukan kriteria yang dapat dijadikan sebagai penentuan produk yang dipilih. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah harga produk, jumlah produk terjual, jumlah variasi produk, dan penilaian produk. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan metode TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution) dengan perhitungan bobot kriteria menggunakan EWM (Entropy Weight Method) pada Sistem Pendukung Keputusan yang digunakan dalam pemilihan produk sepatu sepak bola terbaik dari merek lokal. Hasil yang didapatkan merupakan hasil perhitungan menggunakan metode TOPSIS dan EWM, maka Ortuseight Mirage FG dan Ortuseight Horizon FG dengan nilai tingkat relatif 0,619514 merupakan sepatu sepak bola merek lokal terbaik. Penerapan metode TOPSIS dan EWM digunakan untuk penyelesaian pendukung keputusan secara praktis, karena metode ini memiliki konsep bahwa alternatif yang dipilih adalah alternatif yang mempunyai nilai tingkat relatif terbesar dari alternatif yang ada. Kata Kunci: Sepatu sepak bola, Sistem Pendukung Keputusan, metode TOPSIS, EWM.

    PERBANDINGAN KARAGUL SAHIN APPROXIMATION METHOD (KSAM) DAN MINIMUM DEMAND METHOD (MDM) DALAM MENENTUKAN SOLUSI FISIBEL AWAL MASALAH TRANSPORTASI

    No full text
    Masalah transportasi merupakan masalah pendistribusian suatu barang dari beberapa sumber ke beberapa tujuan untuk mendapatkan total biaya transportasi yang minimum. Karagul Sahin Approximation Method (KSAM) adalah metode untuk menentukan solusi fisibel awal masalah transportasi seimbang maupun tidak seimbang. Minimum Demand Method (MDM) adalah metode baru untuk menentukan solusi fisibel awal yang efisien dengan iterasi lebih sedikit dan mendapatkan hasil solusi fisibel awal yang mendekati solusi optimal. Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah untuk membandingkan metode KSAM dan MDM dalam menentukan solusi fisibel awal pada masalah transportasi. Pada permasalahan pendistribusian beras, metode KSAM menghasilkan biaya transportasi sebesar Rp 2.632.500 sedangkan dengan metode MDM menghasilkan biaya transportasi sebesar Rp 2.660.000

    OPTIMALISASI VEHICLE ROUTING PROBLEM MENGGUNAKAN METODE MATRIKS PENGHEMATAN (STUDI KASUS : DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA PEKALONGAN)

    Get PDF
    Kota Pekalongan termasuk kota yang padat penduduk dengan meningkatnya jumlah penduduk pada Kota Pekalongan akan meningkatkan jumlah volume sampah di Kota Pekalongan. Dimana, berdasarkan data yang ada, dari seluruh sampah yang dihasilkan, hanya 88% sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) sehingga perlu dilakukan pengoptimalan dalam pemilihan Rute pengangkutan sampah. Pada penelitian ini, dibahas tentang penentuan solusi rute pengangkutan menggunakan metode matriks penghematan. Hasil dari studi kasus yang dilakukan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan diperoleh total jarak yang diterapkan DLH sebesar 81,85 Km dan setelah menggunakan metode matriks penghematan total jarak adalah 60,3 Km. Total jarak penghematan adalah sebesar 21,53 Km atau 26,31%. Total biaya bahan bakar yang dikeluarkan DLH adalah Rp133.353,- dan setelah dihitung menggunakan metode matriks penghematan diperoleh biaya bahan bakar sebesar Rp98.267,- sehingga diperoleh penghematan biaya sebesar Rp35.086,- atau 35,70% perhari. Berdasarkan hasil yang didapatkan menunjukan bahwa rute yang diperoleh menggunakan metode matriks penghematan menghasilkan rute dan biaya bahan bakar pengangkutan sampah yang lebih minimum

    STUDI FENOMENOLOGI: PENGALAMAN PENGASUH KELUARGA (FAMILY CAREGIVER) MERAWAT ANGGOTA KELUARGA DENGAN GANGGUAN JIWA DI KOTA SEMARANG

    Get PDF
    Gangguan jiwa ialah sindrom pola perilaku seseorang dalam tindakan, pikiran, dan perasaan yang kemudian termanifestasi ke dalam bentuk atau kumpulan gejala dan/atau perubahan perilaku yang menyebabkan sebuah hambatan dan penderitaan yang berdampak pada diri sendiri serta lingkungan sosial sekitarnya. Fenomena mengenai anggota keluarga yang menjadi caregiver di Indonesia merupakan salah satu pemenuhan fungsi keluarga selaku penyedia kesehatan untuk anggota keluarga yang mengalami sakit. Peran family caregiver penting dalam pelaksanaan manajemen pasien rawat jalan untuk mencapai kesembuhan. Caregiver harus memiliki sebuah kesiapan untuk merawat pasien agar mencegah kecacatan atau keparahan dan mendukung proses rehabilitasi Berdasarkan data statistik tahunan RSJD Amino Gondohutomo menunjukkan bahwa jumlah pasien rawat jalan lebih banyak dari jumlah pasien rawat inap. Penelitian ini meliputi pengalaman family caregiver, karakteristik, dan unsur pembentuk keperawatan keluarga yang menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam berdasarkan teknik purposive sampling. Informan utama pada penelitian ini yaitu keluarga pasien rawat jalan gangguan jiwa, sedangkan informan triangulasi terdiri dari staf perawat dan anggota keluarga lain yang tinggal serumah. Caregiver memiliki ketidakmampuan seperti kurangnya pengetahuan, terbatasnya informasi serta fasilitas perawatan. 75% caregiver merupakan perempuan. Sebagai anggota keluarga yang sehat, caregiver memberikan upaya perawatan kesehatan secara maksimal. Dukungan keluarga telah terimplementasi dalam berbagai bentuk. Berbagai dampak yang dirasakan dapat menjadi hambatan bagi family caregiver. Pihak rumah sakit tidak memberikan bentuk pelatihan pada keluarga pasien secara resmi, tetapi memberikan edukasi saat kontrol rutin. Family caregiver diharapkan lebih memahami pola perawatan dan memaksimalkan pemanfaatan fasilitas kesehatan yang ada. Kata kunci: fenomenologi, family caregiver, gangguan jiwa, rawat jala

    STUDI TENTANG UNSAFE ACTION DAN UNSAFE CONDITION PADA INDUSTRI TAHU DI BANDUNGAN

    Get PDF
    Lokasi penelitian adalah industri tahu di Bandungan, Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan menggambarkan perilaku tidak aman (unsafe action) dan kondisi tidak aman (unsafe condition) pada pekerja. Penelitian kualitatif menggunakan pendekatan fenomenologis melalui indepth interview dan observasi partisipasi aktif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 bentuk perilaku tidak aman dan 7 kondisi tidak aman. Bentuk perilaku tidak aman di Industri Tahu Bandungan yaitu melakukan pekerjaan dengan buru-buru dan tidak waspada, kesalahan keterampilan teknik/metode kerja, bekerja tidak sesuai prosedur, bekerja melebihi kapasitas tubuh hingga kelelahan, bekerja dengan kondisi fisik buruk, kurangnya ketahuan individu dalam penerapan K3 dan tidak menggunakan APD yang sesuai. Kondisi tidak aman di Industri Tahu Bandungan yaitu sanitasi dan higiene buruk, kondisi alat yang rusak, akses masuk dan keluar terhalang benda, lantai licin dan tidak rata, akses angkat angkut tidak berfungsi, tidak tersedia alat darurat kebakaran dan prosedur gawat darurat yang buruk. Maka diperlukan pendampingan peningkatan implementasi K3 yang bertujuan untuk meminimalkan perilaku tidak aman dan kondisi tidak aman di Industri Tahu Bandungan. Kata Kunci : K3, Unsafe Action, Unsafe Condition, tempat kerj

    Metode Floating Point pada Masalah Transportasi dengan Kendala Tambahan untuk Menentukan Solusi Optimal

    No full text
    Masalah transportasi adalah masalah pendistribusian barang dari beberapa sumber atau persediaan ke beberapa tujuan atau permintaan. Tujuan masalah transportasi adalah untuk meminimumkan sesuatu yang merugikan atau dikeluarkan, atau memaksimumkan suatu yang menguntungkan atau diperoleh. Pendistribusian barang harus diatur sedemikian sehingga permintaan akan terpenuhi berdasarkan stok barang yang tersedia. Masalah transportasi terdiri dari dua jenis, yaitu masalah transportasi seimbang dan masalah transportasi tidak seimbang. Dalam tugas akhir ini, metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah transprotasi baik seimbang maupun tidak seimbang adalah metode zero point dan metode floating point. Metode zero point merupakan metode penyelesaiaan masalah transportasi dalam menentukan solusi fisibel, sedangkan metode floating point merupakan metode penyelesaian masalah transportasi yang mempertimbangkan kendala tambahan dari masing-masing persediaan menuju masing-masing permintaan. Data yang digunakan pada tugas akhir ini adalah data sekunder dari CV. Barokah Jaya Semarang. Dengan simulasi numerik, diperoleh solusi fisibel biaya distribusi CV. Barokah Jaya Semarang ke outlet Rocket Chicken di setiap kota tujuan pada tanggal 25 Januari 2023 menggunakan algoritma metode zero point tanpa mempertimbangkan kendala tambahan dan solusi optimal menggunakan algoritma metode floating point dengan mempertimbangkan kendala tambahan sehingga meminimumkan biaya yang dikeluarkan CV. Barokah Jaya Semarang

    65,261

    full texts

    71,383

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Diponegoro University Institutional Repository is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇