OPTIMALISASI VEHICLE ROUTING PROBLEM MENGGUNAKAN METODE MATRIKS PENGHEMATAN (STUDI KASUS : DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA PEKALONGAN)

Abstract

Kota Pekalongan termasuk kota yang padat penduduk dengan meningkatnya jumlah penduduk pada Kota Pekalongan akan meningkatkan jumlah volume sampah di Kota Pekalongan. Dimana, berdasarkan data yang ada, dari seluruh sampah yang dihasilkan, hanya 88% sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) sehingga perlu dilakukan pengoptimalan dalam pemilihan Rute pengangkutan sampah. Pada penelitian ini, dibahas tentang penentuan solusi rute pengangkutan menggunakan metode matriks penghematan. Hasil dari studi kasus yang dilakukan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan diperoleh total jarak yang diterapkan DLH sebesar 81,85 Km dan setelah menggunakan metode matriks penghematan total jarak adalah 60,3 Km. Total jarak penghematan adalah sebesar 21,53 Km atau 26,31%. Total biaya bahan bakar yang dikeluarkan DLH adalah Rp133.353,- dan setelah dihitung menggunakan metode matriks penghematan diperoleh biaya bahan bakar sebesar Rp98.267,- sehingga diperoleh penghematan biaya sebesar Rp35.086,- atau 35,70% perhari. Berdasarkan hasil yang didapatkan menunjukan bahwa rute yang diperoleh menggunakan metode matriks penghematan menghasilkan rute dan biaya bahan bakar pengangkutan sampah yang lebih minimum

Similar works

Full text

thumbnail-image

Diponegoro University Institutional Repository

redirect
Last time updated on 16/02/2023

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.