STUDI TENTANG UNSAFE ACTION DAN UNSAFE CONDITION PADA INDUSTRI TAHU DI BANDUNGAN

Abstract

Lokasi penelitian adalah industri tahu di Bandungan, Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan menggambarkan perilaku tidak aman (unsafe action) dan kondisi tidak aman (unsafe condition) pada pekerja. Penelitian kualitatif menggunakan pendekatan fenomenologis melalui indepth interview dan observasi partisipasi aktif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 bentuk perilaku tidak aman dan 7 kondisi tidak aman. Bentuk perilaku tidak aman di Industri Tahu Bandungan yaitu melakukan pekerjaan dengan buru-buru dan tidak waspada, kesalahan keterampilan teknik/metode kerja, bekerja tidak sesuai prosedur, bekerja melebihi kapasitas tubuh hingga kelelahan, bekerja dengan kondisi fisik buruk, kurangnya ketahuan individu dalam penerapan K3 dan tidak menggunakan APD yang sesuai. Kondisi tidak aman di Industri Tahu Bandungan yaitu sanitasi dan higiene buruk, kondisi alat yang rusak, akses masuk dan keluar terhalang benda, lantai licin dan tidak rata, akses angkat angkut tidak berfungsi, tidak tersedia alat darurat kebakaran dan prosedur gawat darurat yang buruk. Maka diperlukan pendampingan peningkatan implementasi K3 yang bertujuan untuk meminimalkan perilaku tidak aman dan kondisi tidak aman di Industri Tahu Bandungan. Kata Kunci : K3, Unsafe Action, Unsafe Condition, tempat kerj

Similar works

Full text

thumbnail-image

Diponegoro University Institutional Repository

redirect
Last time updated on 16/02/2023

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.