Airlangga University

Universitas Airlangga Repository
Not a member yet
    43622 research outputs found

    Evaluasi Program Mitigasi Dampak Hiv/Aids Pada Nongovernmental Organization (Ngo) Berdasarkan Context, Input, Process, Product (Cipp) (Studi Kasus Program Pendampingan ODHA pada Kelompok Penggagas Mahameru)

    Get PDF
    Upaya dalam penanggulangan HIV/AIDS memiliki tiga tahap yaitu pencegahan, pengobatan, dan mitigasi dampak. Salah satu bentuk mitigasi dampak HIV adalah dengan adanya komunitas HIV seperti Non-Govermental Organization (NGO), salah satu contohnya adalah KP Mahameru yang memiliki program untuk mendampingi ODHA. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross-sectional. Responden dalam penelitian ini merupakan pengurus KP Mahameru yang terdiri dari ketua, koordinator lapangan, dan monev. Sampel penelitian merupakan purposive sampling sebanyak 5 koresponden. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi konteks, input, proses, produk yang diukur denngan menggunakan checklist, kuisioner, dan wawancara mendalam. Berdasarkan hasil penelitian, evaluasi conteks dalam kelengkapan dokumen sudah baik (66,67%), realisasi sudah baik (66,67%), dan personal preference baik (3,45). Evaluasi input dalam kelengkapan dokumen cukup (34,62%), realisasi masih cukup (50%) namun personal preference baik (3,35). Evaluasi process dalam kelengkapan dokumen sudah baik (72,735), realisasi cukup (36,36%) dan personal preference baik (3,24). Evaluasi Product KP Mahameru telah melengkapi dokumen dengan baik (100%) namun belum mencapai target yang telah dibuat oleh The Global Fund sebagai organisasi pendonor utama. Namun personal preference pengurus Mahameru sudah baik (3,53) Kesimpulan yang dapat ditarik dari keseluruhan evaluasi program mitigasi dampak HIV pada Non-Govermenetal Organization (NGO) adalah perlu peningkatan dalam dokumentasi serta pelaksanaan input serta peningkatan upaya process. Sehingga capaian pada product dapat ditingkatkan

    Gambaran Investasi Wirausahawan Berdasarkan Mental Accounting Dan Bem Sex Role Inventory (Bsri)

    Get PDF
    Terdapat proses akuntansi pada pikiran manusia yang dilakukan dalam perusahaan yang meliputi pembukuan dan evaluasi pengambilan keputusan dalam melakukan konsumsi. Pelaku usaha memiliki alasan tersendiri dalam mengambil keputusan. Aspek selain mental accounting yang akan diteliti adalah gender masing-masing partisipan. Gender merupakan hasil dari interaksi sosial antara individu dengan lingkungan yang berbeda antara satu tempat dengan tempat lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami gambaran investasi berdasarkan mental accounting serta korelasinya dengan gender BSRI pelaku usaha di Surabaya. Tujuh wirausahawan kota Surabaya memahami bahwa dalam melakukan investasi harus dilakukan penganggaran. Perilaku partisipan dalam melakukan penganggaran terdiri dari dua jenis yaitu memprioritaskan investasi dan tidak. Partisipan dengan gender masculine berani untuk melakukan pendanaan secara kredit meski untuk barang yang bersifat tersier. Partisipan dengan gender androgyny dan feminine menggunakan kredit dengan hati-hati dan digunakan untuk barang yang benar-benar mereka butuhkan. partisipan dengan gender masculine memiliki model pemikiran analitis. Partisipan dengan gender feminine memiliki model pemikiran holistik. Berpikir secara analitis tidak selamanya baik, begitu pula berpikir secara holistik. Keduanya harus seimbang dalam pikiran kita disesuaikan dengan peristiwa yang sedang terjadi

    Pengaruh Supportive Leadership Terhadap Job Performance Dengan Job Satisfaction Sebagai Intervening Variable Pada Karyawan Hotel X Sidoarjo

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan penggaruh supportive leadership dan job performance melalui job satisfaction sebagai mediasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner pada sampel penelitian, yaitu sebanyak 74 karyawan Hotel X Sidoarjo. Teknik analisa data yang digunakan adalah SPSS dan uji Sobel untuk mengetahui efek mediasi. Penelitian ini menemukan bahwa: (1) supportive leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap job satisfaction dengan koefisien beta 0,618 (0,000<0,05); (2) job satisfaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap job performance dengan koefisien beta 0,348 (0,000<0,05); dan (3) job satisfaction berhasil memediasi pengaruh supportive leaedrship terhadap job performance dengan hasil uji sobel sebesar 2,730 (0,006<0,05)

    Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah membuktikan secara empiris pengaruh penggunaan media sosial terhadap kinerja keuangan perusahaan. Kinerja keuangan diukur berdasarkan market-based performance dengan proksi market value of equity dan accounting-based performance dengan proksi return on equity. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, data diolah dengan multiple linear regression model untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial terhadap kinerja keuangan perusahaan. Terdapat tiga cara untuk mengukur penggunaan media sosial, pertama dengan melihat ada atau tidaknya media sosial yang digunakan perusahaan, kedua dengan melihat media sosial berdasarkan jenis platform yang digunakan, ketiga mengukur penggunaan media sosial dengan proksi brand awareness, brand engagement, dan world of mouth. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan, perbedaan platfrom media sosial yang digunakan berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan, dan proksi world of mouth dalam penggunaan media sosial berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan di jangka pendek

    Pengaruh Penggunaan Internet Terhadap Output Pertanian Di Indonesia Tahun 2011-2017

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan internet terhadap output pertanian di Indonesia. Data yang digunakan merupakan data panel dari 32 provinsi di Indonesia (kecuali DKI Jakarta dan Kalimantan Utara) dalam periode tahun 2011-2017. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis data panel menggunakan Fixed Effect Model (FEM). Metode tersebut digunakan untuk mengetahui pengaruh penggunaan internet dan input sektor pertanian lainnya yang terdiri dari lahan, pupuk, irigasi, tenaga kerja terhadap Output PDRB Sektor Pertanian. Selain itu juga untuk mengetahui bagaimana respon dan perubahan yang terjadi akibat adanya peningkatan pada variabel internet dan input sektor pertanian lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel internet dan input sektor pertanian yaitu lahan, pupuk, irigasi, dan tenaga kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap output pertanian menurut 32 Provinsi di Indonesia selama periode 2011-2017

    Analisis Faktor Marital Flourishing Pada Suami Tkw Yang Mempertahankan Perkawinan

    No full text
    Tingginya tingkat perceraian pada pasangan dengan istri yang bekerja sebagai TKW merupakan permasalahan serius yang terjadi saat ini, akan tetapi tidak semua pasangan dengan istri TKW berakhir dengan perceraian. Hasil wawancara dengan salah satu suami TKW yang mempertahankan perkawinannya menunjukkan bahwa terdapat dimensi-dimensi marital flourishing di dalam hubungannya sebagaimana yang diungkapkan oleh Fowers. Ada enam dimensi marital flourishing yang diungkapkan oleh Fowers dkk. (2016) yaitu meaning, personal growth, goal sharing, relational giving, personal expressiveness, dan engagement. Penelitian ini akan menguji apakah keenam dimensi tersebut merupakan dimensi yang berkontribusi dalam mengukur marital flourishing suami TKW dan seberapa besar kontribusi masing-masing dimensi tersebut. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 50 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis faktor konfirmatori. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala marital flourishing yang terdiri atas 45 aitem. Skala ini mencakup enam dimensi marital flourishing yaitu meaning, personal growth, goal sharing, relational giving, personal expressiveness, dan engagement. Skala ini memiliki nilai reliabilitas yang sangat tinggi yaitu sebesar 0,947 (Cronbach’s alpha). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dimensi meaning, personal growth, goal sharing, relational giving, personal expresiveness, dan engagement merupakan faktor-faktor yang berkontribusi dalam mengukur marital flourishing suami TKW. Kontribusi masing-masing dimensi cukup besar, hal ini ditunjukkan oleh nilai loading factor masing-masing dimensi yaitu lebih dari 0,90. Berdasarkan perhitungan akhir dengan menjumlahkan semua dimensi tersebut diketahui bahwa sebagian besar suami TKW memiliki tingkat marital flourishing yang berada pada kategori sedang. Penelitian selanjutnya perlu melihat bagaimana marital flourishing pada istri-istri yang bekerja sebagai TKW serta dimensidimensi apa saja yang berkontribusi di dalamnya, sehingga dapat diketahui secara jelas bagaimana marital flourishing pada kedua belah piha

    Pengaruh Diversifikasi Pendapatan Terhadap Kinerja Dan Risiko Bank Dengan Struktur Kepemilikan Sebagai Variabel Moderasi

    No full text
    Era globalisasi ini tuntutan perbankan yang semakin tinggi maka bank harus melakukan diversifikasi usaha sehingga pendapatan mereka tidak hanya diperoleh dari pendapatan bunga melainkan pendapatan non bunga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dampak diversifikasi pendapatan terhadap kinerja dan risiko bank. Selain itu, kebijakan dan strategi bank dalam melakukan diversifikasi pendapatan akan berbeda apabila struktur kepemilikan juga berbeda. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa diversifikasi pendapatan terbukti dapat meningkatkan kinerja dan menurunkan risiko bank. Penelitian ini juga memberikan bukti bahwa kepemilikan akan memberikan pengaruh yang berbeda dalam kaitannya antara diversifikasi pendapatan dengan kineja dan risiko bank. Adanya kepemilikan keluarga dan pemerintah dalam struktur kepemilikan bank akan menurunkan kinerja bank ketika melakukan diversifikasi pendapatan. Kepemilikan keluarga dan pemerintah juga akan meningkatkan risiko ketika bank melakukan diversifikasi pendapatan

    Post Oral Administration of Epigallocatechin Gallate from Camelia sinensis Extract Enhances Vascular Endothelial Growth Factor and Fibroblast Growth Factor Expression during Orthodontic Tooth Movement in Wistar Rats

    Get PDF
    Background:East Java green tea leaf (Camelia sinensis) possesed active compound such as Epigallocatechin Gallate (EGCG) is well known for enhancing the bone remodelling through enhancement of Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) and Fibroblast Growth Factors (FGF-2). Remodelling of alveolar bone is very important to obtain optimal Orthodontic Tooth Movement (OTM) to align the tooth. Aim: To investigate the expression of VEGF and FGF-2 expression during OTM in Wistar rat after administration of EGCG from C. sinensis Extract (EGCG-CSE) Wistar rats. Material and Methods: This study was true experimental study with post-test only control group design. Twenty eight Wistar rats were randomly selected and divided into four groups accordingly; K- group which did not get both EGCGCSE administration and OTM; K+ group with OTM for 14 days, but no EGCG-CSE administration; 1 (T1) with 4 days of OTM and 7 days of EGCG-CSE administration; treatment group 2 (T2) with both 14 days OTM and EGCG-CSE administration. Ten g force/mm2 of NiTi close coil spring was installed between the upper left molars and cental insicive to move the molar mesially that induce OTM. All OTM animal model were terminated in the 14th days. Maxillary was isolated for immunohistochemistry investigation. Tukey Honest Significant Difference(HSD) was done after Analysis of Variance (ANOVA) test to investigate the significant difference betweengroups (p<0.05). Results: The highest positive VEGF expression was found in the T2 in both area. Meanwhile, the highest positive FGF-2 expression was found in the K-group in both area. There were significant different of VEGF and FGF-2 expression in both area between groups except T1 and T2. Conclusion: Post administration of EGCG-CSE can stimulate the VEGF and FGF-2 expression during OTM in Wistar rats

    Aplikasi Deret Sensor Gas Untuk Mendeteksi Bakteri Staphylococcus Aureus Penyebab Infeksi Berdasarkan Bau

    Get PDF
    Telah dilakukan monitoring bau dari biofilm Staphylococcus aureus menggunakan deret sensor gas yang memiliki kemampuan untuk merespon bau khas sampel. Sampel yang digunakan terdiri dari 3 macam sampel yaitu media tumbuh bakteri, bakteri planktonik Staphylococcus aureus, dan biofilm Staphylococcus aureus yang diberi perlakuan dengan menginkubasi seluruh sampel tersebut selama 5 hari. Bakteri yang telah berkembang pada fase biofilm akan lebih tahan terhadap antibiotik dan mengeluarkan gas yang memiliki karakteristik tertentu. Penyetaraan konsentrasi mikrobe menggunakan standar Mc Farland. Perkembangan bakteri setiap hari menyebabkan peningkatan bau yang diukur menggunakan deret sensor gas berjumlah 6 sensor. Pemrosesan data keluaran sensor menggunakan metode PCA (Principal Component Analysis) Melalui metode PCA, setiap variasi perlakuan bakteri dapat diklasifikasikan, sehingga dapat digunakan untuk membedakan usia media tumbuh, usia bakteri, dan usia biofilm. Sensor paling optimal untuk mendeteksi bakteri Staphylococcus aureus adalah sensor MQ 136. Hal ini ditunjukan oleh nilai sensor pada loading plot melalui metode PCA yang mendekati nilai 1 dan juga menjadi sensor paling reaktif terhadap gas amonia yang dihasilkan oleh bakteri dan biofilm

    Habitus Linguistik Komunitas Multilingual Surabaya

    Get PDF
    Fenomena multilingual sebagai konsumsi bahasa pada kelompok masyarakat perkotaan penggunaannya merupakan kekuatan simbolik di ruang publik. Dengan menggunakan perspektif ilmu sosial dan linguistik dimana menurut Bourdieu (2006) bahasa merupakan kajian dialogis antara individu dan kelompok. Pada perspektif linguistik analisis dilakukan pada tataran kata dan diskursus dengan tujuan mengungkapkan konfigurasi fitur kekuatan simbolik pada kata. Kajian multi disiplinini mendeskripsikan bagaimana makna kata merefleksikan kondisi spesifik lokal pada penggunaan Bahasa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis menekankan pada bahasa merupakan praktik sosial pada diskursus yang membentuk struktur. Subyek penelitian adalah komunitas internasional dan komunitas bahasa sebagai habitus pengguna Bahasa Inggris. Kebaruan penelitian terletak pada konsep habitus linguistik dan pemerolehan bahasa asing serta metodenya. Temuan pada penelitian memaparkan adanya pola asimetris dalam produksi kata dimana makna yang diproduksi tidak sepenuhnya mencerminkan kompetensi dari penutur. Berikutnya ditemukan beberapa pengulangan pada penggunaan kata yang mengacu pada konsep field dimana para pengguna bahasa Inggris tersebut berada. Konsep Orthodoxa bahasa Inggris pada non-native speaker mengacu pada prinsip struktur dan berfungsi sebagai panopticon pada komunitas multilingual.Simpulan selanjutnya terungkap ideologi bahasa pada habitus multilingual tersebut sebagai berikut: (1) Bahasa sebagai suatu instrument dengan memanfaatkan status Bahasa Inggris atau dapat dikatakan sebagai tujuan instrumental, (2) Bahasa sebagai alat Indeksikal atau pengindeks identitas kosmopolitan, (3) Bahasa Inggris merupakan suatu bentuk alienasi atau keterasingan

    29,467

    full texts

    43,624

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Airlangga Repository is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇