Universitas Airlangga Repository

    ANALISA PERLAKUAN AKUNTANSI PERSEDIAAN MATERIAL TERHADAP PSAK NO. 14 PADA PT PLN (PERSERO) P3B APP SURABAYA

    Get PDF
    3.1 Kesimpulan Berdasarkan pada pembahasan dan penelitian yang telah dipaparkan dengan menggunakan data-data yang diperoleh dari perusahaan, yang telah diuraikan pada bab-bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa untuk pengertian, pengakuan, pengukuran,metode penilaian, dan penurunan nilai persediaan material sudah sesuai dengan standar yang berlaku yaitu PSAK No. 14 revisi tahun 2015. Sedangkan untuk metode pencatatan persediaan material tidak ada paragraf yang tercantum dalam PSAK No. 14 revisi tahun 2015 yang membahas tentang metode pencatatan persediaan oleh karena itu tidak dapat dikatakan apakah sesuai atau tidak dengan standar yang berlaku. 3.2 Saran Dari hasil kesimpulan diatas, penulis mencoba memberikan beberapa saran atau usulan yang mungkin berguna dalam perlakuan akuntansi persediaan PT PLN (Persero) P3B APP Surabaya. Adapun saran-saran tersebut adalah : 1) Melakukan perawatan secara rutin dan menjaga persediaan material sehingga persediaan material tersebut dapat bertahan lama. 2) Tetap berpedoman kepada PSAK dalam perlakuan akuntasi persediaan material

    PENGARUH REWARD INTRINSIK DAN REWARD EKSTRINSIK TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU SMA MUHAMMADIYAH 2 SURABAYA

    Get PDF
    Penelitian ini mengenai Pengaruh Reward Intrinsik dan Reward Ekstrinsik Terhadap Kepuasan Kerja Guru SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, di mana data diperoleh dari kuesioner dengan responden berjumlah 77 guru. Reward Intrinsik, reward yang bersumber dari internal dan Reward Ekstrinsik yang merupakan reward yang berasal dari sumber di luar seseorang. Reward yang sesuai dengan yang diharapkan pekerja akan meningkatkan Kepuasan Kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Reward Intrinsik dan Reward Ekstrlnsik terhadap Kepuasan Kerja guru baik secara bersama-sama dan secara parsial

    Penitipan Kolektif Saham Pada Skema Equity Crowdfunding Di Kustodian

    No full text
    Penitipan Kolektif Saham Pada Skema Equity Crowdfunding Di Kustodia

    KONSTRUKSI SOSIAL “LISO” TERHADAP BUKU KIRI

    No full text
    Permasalahan yang terjadi pada buku kiri merupakan hasil dari konstruksi sosial yang disebabkan berbagai faktor. Dimana konstruksi sosial terhadap buku kiri terjadi karena kekuasaan dan juga politik. Melihat realita permasalahan pada buku kiri, penindakan seperti pelarangan dan penghancuran buku yang berbau kiri pun tak terhindarkan. Masih terjadinnya justifikasi sepihak terhadap buku kiri hingga terjadinya sweeping menjadi permasalahan yang perlu diteliti. Mengingat buku sebagai sumber pengetahuan tentu harus dapat dipahami dan bukan di intervensi. Komunitas LISO (Lingkaran Solidaritas) sebagai komunitas mahasiswa yang berada di Universitas Airlangga, memiliki berbagai kegiatan untuk mewadahi mahasiswa dalam banyak bidang, terutama keilmuan. Salah satu kegiatan menarik yang dilakukan oleh LISO adalah membuka taman baca sebagai implementasi untuk mengajak mahasiswa membaca buku. Menariknya, koleksi buku yang dimiliki oleh LISO juga terdapat buku kiri. Dimana buku kiri masih dipandang negatif oleh masyarakat karena konstruksi sosial yang terbentuk. Selain itu LISO juga mengadakan diskusi sebagai kegiatan yang selalu mereka lakukan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat konstruksi sosial yang dilakukan oleh LISO terhadap buku kiri dan juga bagaimana LISO memaknai buku kiri. Teori dalam penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial oleh Berger dan Luckmann. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatakan fenomenologi. Metode dan pendekatan ini bertujuan untuk mengeksplorasi permasalahan buku kiri dengan melibatkan perspektif komunitas LISO

    Pola Sosialisasi Anak Pada Keluarga Pelaut Di Surabaya

    Get PDF
    Proses sosialisasi yang dilakukan oleh keluarga umumnya dilakukan oleh ayah dan ibu. Namun, hal tersebut bisa menjadi masalah jika memiliki ayah yang pekerjaan adalah seorang pelaut. ayah tidak bisa sepanjang waktu di rumah. Ayah harus meninggalkan waktu yang lama sekitar 6 bulan hingga 1 tahun. Hal tersebut membuat ibu juga menjadi sosok yang menggantikan peran ayah didalam keluarga dalam mensosialisasi anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola sosialisasi yang dilakukan di kalangan keluarga pelaut sekaligus untuk mengetahui bagaimana perilaku anak hasil dari pola sosialisasi yang sudah diterapkan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara wawancara mendalam yang kemudian di dokumentasi dengan cara merekam semua pembicaraan saat wawancara berlangsung guna mempermudah pembuatan transkrip. Adapun metode penentuan subjek penelitian menggunakan metode snowball dengan menentukan satu informan kunci yakni istri pelaut yang memiliki relasi/rekan sesama istri pelaut yang lain. Pola sosialisasi yang dilakukan oleh keluarga pelaut yakni jenis pola sosialisasi otoriter, pola sosialisasi demokratis, dan pola sosialisasi permisif. Pola sosialisasi otoriter dilakukan orang tua yang membuat banyak peraturan yang wajib ditaati oleh anaknya, pengambilan keputusan sepenuhnya dilakukan oleh orang tua, dan orang tua tidak segan untuk melakukan hukuman secara verbal dan fisik agar anaknya patuh. orang tua yang melakukan pola sosialisasi demokratis melakukan banyak diskusi dalam pengambilan keputusan. Orang tua tetap mengkontrol anaknya dan masih memberikan kepercayaan kepada anaknya. Sedangkan orang tua yang menganut pola sosialisasi permisif selalu menuruti kemauan anak dan pasrah kepada anak, orang tua tidak memberikan arahan kepada anak

    FAKTOR INPUT DAN PROSES FENOMENA KINERJA KADER POS PEMBINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR (POSBINDU PTM) DALAM TINJAUAN OTTAWA CHARTER

    No full text
    Kegiatan posbindu sebagian besar dilaksanakan oleh kader sebagai wujud peran serta masyarakat. Rangkaian kegiatan pencegahan dan pengendalian PTM melalui Posbindu dievaluasi berdasarkan cakupan Indikator Kinerja Kegiatan (IKK). Cakupan jumlah posbindu tinggi tidak disertai dengan capaian kinerja posbindu yang memenuhi target IKK. Tugas kader posbindu yang kompleks dan berat berpotensi menyebabkan tidak maksimalnya pelaksanaan kegiatan posbindu di Kota Pasuruan. Penelitian bertujuan memberikan kajian menyeluruh meliputi input dan proses kegiatan dalam mengungkap fenomena kinerja Posbindu PTM Dasar di wilayah Puskesmas Gadingrejo dan merumuskan rekomendasi berdasarkan pendapat dan masukan para ahli

    PEMBERIAN KOMBINASI JAMU FERMENTASI KUNYIT (Curcuma domestica), JAHE (Zingiber officinale) dan BAWANG PUTIH (Allium untukMENINGKATKAN PRODUKTIVITAS AYAM BROILER DI PETERNAKAN BAPAK KHAFID KABUPATEN JOMBANG

    No full text
    Observasi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian fermentasi kunyit (Curcuma domestica), jahe (Zingiber officinale) dan bawang putih (Allium sativum) terhadap performa ayam pedaging. Metode yang digunakan adalah pengamatan yang berupa pengambilan data. Ayam tersebut diberi perlakuan berupa pemberian fermentasi kunyit, jahe dan bawang putih sebanyak 5 ml/l air melalui air minum. Pemberian dilakukan pada saat ayam berusia 5-10 hari dan dilakukan pemberian kembali pada saat ayam berusia 15-16 hari. Sebagai pembanding dilakukan pengamatan pelengkap pada ayam yang diberi pakan serupa tanpa diberi suplemen fermentasi herbal. Hasil menunjukkan ayam yang diberi fermentasi kunyit, jahe dan bawang putih mempunyai konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan yang lebih tinggi dari kontrol serta persentase mortalitas yang lebih rendah dari kontrol. Kesimpulan pengamatan pemberian fermentasi kunyit jahe dan bawang putih pada ayam pedaging menghasilkan bobot ayam yang lebih tinggi dari kontrol tetapi belum bisa menurunkan konversi pakan

    Antara Baju Loreng dan Baju Rombeng : Kontrol Tentara Terhadap Rakyat Miskin di Kota Surabaya Tahun 1950-an

    Get PDF
    After the acknowledgement of lndonesians sovereignty, Surabaya was back to be governed by lndonesian people. The new government faced big problem dealing with Surabaya city that is in chaotic situation after the war. The population increased rapidly, and most of the people become poor. There were a lot of homeless people after their house ruined by bombing or their houses replaced by another people when they were still on refugees. The amount of new coming people from outside places in Surabaya was also increased, adding population of poor people in the city. The lack of housing had caused poor people in Surabaya to acquisised empty spaces in the city to build setllements which most of them were only small huts, on the roadside, the riverside or any other empty places. The municipality government that did not solved the messing situation later forced to involve the military. This article is the result of the research using historical method, based on archive and contemporary written documentary. Most of the sources used in this article are taken from newspapers published in Surabaya in the 50’s, and the interview. The main thesis of this articles is that the military involvement in controlling the poor people is contra productive and bring negative impacts for both side

    KEPEMILIKAN PEMERINTAH DAN PENGAMBILAN RISIKO PERUSAHAAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemilikan pemerintah terhadap pengambilan risiko perusahaan. Variabel kontrol yang digunakan dalam penelitian ini adalah ukuran perusahaan (size), investasi, dan umur perusahaan (age). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan sampel yang digunakan yaitu sebagian perusahaan manufakur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017. Metode pengumpulan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemilikan pemerintah memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap pengambilan risiko perusahaan. Selanjutnya, hasil uji variabel kontrol ukuran perusahaan dan umur perusahaan memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap pengambilan risiko perusahaan, sedangkan variabel invesatsi memiliki pengaruh positif signifikan terhadap pengambilan risiko perusahaa

    Effective therapeutic regimens in two South Asian countries with high resistance to major Helicobacter pylori antibiotics

    Get PDF
    Background Nepal and Bangladesh have a high prevalence of Helicobacter pylori with high resistance rates to clarithromycin, metronidazole, and levofloxacin. Here, we evaluated the susceptibility and genetic mutations of 5 alternative antibiotics against isolates from both countries to obtain an effective treatment regimen for H. pylori eradication. Methods We used the agar dilution method to determine the minimal inhibitory concentration of 5 alternative antibiotics against 42 strains from Nepal and 56 from Bangladesh and performed whole genome mutation analysis. Results No resistance to furazolidone or rifabutin and a high susceptibility of sitafloxacin (95.2% in Nepal and 98.2% in Bangladesh) were observed. In contrast, resistance to rifaximin (52.4% in Nepal and 64.3% in Bangladesh) was high. Moreover, resistance to garenoxacin was higher in Bangladesh (51.6%) than in Nepal (28.6%, P = 0.041), most likely due to its correlation with levofloxacin resistance (P = 0.03). Garenoxacin and rifaximin were significantly correlated in Bangladesh (P = 0.014) and occurred together with all sitafloxacin-resistant strains. Mutations of gyrA could play a significant role in garenoxacin resistance, and double mutations of A87 and D91 were associated with sitafloxacin resistance. Analysis of the rpoB gene demonstrated well-known mutations, such as V657I, and several novel mutations, including I2619V, V2592 L, T2537A, and F2538 L. Conclusions Rifabutin can be cautiously implemented as therapy for H. pylori infection due to its interaction with the tuberculosis endemic in Bangladesh. The high susceptibility of furazolidone and sitafloxacin suggests their possible future application in Nepal and Bangladesh
    Universitas Airlangga Repositoryis based in ID
    Repository Dashboard
    Do you manage Universitas Airlangga Repository? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!