Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara konsep diri dan religiusitas dengan fashion consciousness pada perempuan berhijab. Populasi dalam penelitian ini adalah perempuan Muslim berhijab usia 18-25 tahun sejumlah 226 partisipan. Penelitian ini menggunakan (1) Skala Konsep Diri; (2) the Centrality of Religiosity Scale (CRS); dan (3) the Fashion Consciousness Scale (FCS). Analisis data menggunakan software Jamovi versi 2.3.18.0 dengan uji korelasi Pearson’s product moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsep diri dan fashion consciousness memiliki hubungan yang positif lemah, namun signifikan secara statistik (p-value <0,001 dan Pearson’s r = 0,261). Kemudian, religiusitas dan fashion consciousness memiliki hubungan positif yang sangat lemah, namun signifikan secara statistik (p-value = 0,004 dan Pearson’s r = 0,192). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa semua hubungan antar variabel menunjukkan hubungan signifikan positif. Artinya, semakin tinggi konsep diri dan religiusitas, semakin tinggi pula kecenderungan untuk sadar terhadap fashion, walaupun dampaknya relatif kecil
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.