Pada masa emerging adulthood, individu mengalami masa transisi dan dihadapkan dengan segala kemungkinan besar dan tantangan dalam hidup. Tantangan pada periode tersebut dapat berdampak negatif terutama pada individu yang pernah mengalami childhood verbal abuse oleh orang tua. Salah satu dampak dari childhood verbal abuse adalah meningkatkan resiko adanya ide bunuh diri di kemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran childhood verbal abuse oleh orang tua sebagai prediktor ide bunuh diri pada emerging adulthood. Penelitian dilakukan pada individu berusia 18-25 tahun yang pernah mengalami childhood verbal abuse di bawah usia 18 tahun dengan jumlah partisipan sebanyak 201 orang. Pengumpulan data menggunakan metode survei kuisioner dengan instrumen pengukuran Verbal Abuse Questionnaire (VAQ) dan Scale for Suicidal Ideation (SSI). Analisis data menggunakan uji non-pareametrik spearman dengan bantuan program Jamovi versi 2.6.23.0 for mac. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara childhood verbal abuse oleh orang tua dengan ide bunuh diri pada emerging adulthood. Penelitian ini menunjukkan besaran hubungan antara kedua variabel sebesar 0,349 yang dapat disimpulkan kekuatan hubungan lemah ke moderat
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.