Rumah Jurnal STAIN Majene
Not a member yet
    495 research outputs found

    STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL GULA AREN DI DESA MAMBU

    Get PDF
    Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan industri kecil gula aren di Desa Mambu untuk meningkatkan daya saing dan pendapatan pengrajin. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menerapkan matriks SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Hasil penelitian menunjukkan kekuatan utama usaha terletak pada ketersediaan bahan baku nira berkualitas dan keterampilan lokal. Namun, kelemahannya adalah keterbatasan modal, teknologi tradisional, dan pemasaran terbatas. Di sisi lain, tren konsumsi pemanis alami yang sehat menjadi peluang besar di tengah tantangan persaingan. Strategi pengembangan yang direkomendasikan meliputi diversifikasi produk (gula semut dan cair), pemanfaatan teknologi tepat guna, perluasan pasar digital (e-commerce), serta penguatan kemitraan modal. &nbsp

    Analisis Pembentukan Persentase Ambang Batas Parlemen Berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 116/PUU-XXI/2023 Perspektif Siyasah Dusturiyah

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan persentase ambang batas parlemen dalam sistem pemilu proporsional di Indonesia berdasarkan Putusan MK Nomor 116/PUU-XXI/2023 dengan perspektif siyasah dusturiyah. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan analisis terhadap peraturan perundang-undangan yang mengatur penerapan ambang batas di Indonesia, serta kajian atas putusan Mahkamah Konstitusi yang mengonfirmasi ambang batas 4%. Penelitian ini menggunakan data sekunder, yang meliputi dokumen resmi, literatur hukum, jurnal, dan hasil penelitian terdahulu. Analisis difokuskan pada evaluasi dampak dari ambang batas 4% terhadap representasi politik dan keterwakilan suara rakyat di parlemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ambang batas ini bertujuan untuk menyederhanakan sistem partai dan meningkatkan efisiensi legislatif, hal tersebut berisiko menimbulkan ketidakadilan representasi bagi partai kecil yang memiliki dukungan lokal yang signifikan. Penelitian ini juga mengusulkan alternatif penggunaan Single Transferable Vote (STV) untuk meningkatkan keadilan representasi dan mengurangi suara terbuang. Evaluasi ambang batas oleh DPR dengan metode yang transparan dan berbasis kajian ilmiah diperlukan untuk menciptakan sistem pemilu yang lebih inklusif dan proporsional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun ambang batas 4% sah, perlu ada penyesuaian agar sistem pemilu tetap mencerminkan keadilan distributif dan pluralitas politik di Indonesi

    Urgensi Pembaharuan Hukum melalui Pendekatan Ius Constitutum dan Ius Constituendum pada Tindak Pidana dalam Kegiatan Bisnis di Indonesia

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi pembaruan hukum tindak pidana dalam kegiatan bisnis di Indonesia melalui pendekatan ius constitutum dan ius constituendum. Kajian diawali dengan pemetaan regulasi yang berlaku serta identifikasi kekosongan norma, tumpang tindih aturan, dan kelemahan penegakan hukum dalam sistem hukum positif. Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan analisis kasus untuk memahami kesenjangan antara pengaturan yang ada dan kebutuhan hukum modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi ekonomi digital, meningkatnya kompleksitas transaksi bisnis, dan berkembangnya pola kejahatan korporasi tidak diimbangi dengan perkembangan hukum pidana yang memadai. Berbagai undang-undang yang menjadi dasar pengaturan tindak pidana bisnis terbukti belum harmonis, belum responsif terhadap teknologi baru, serta lemah dalam mekanisme pertanggungjawaban pidana korporasi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan arah pembaruan hukum yang meliputi harmonisasi regulasi, penguatan sistem pemidanaan korporasi, penyesuaian norma berbasis teknologi digital, dan peningkatan koordinasi antarlembaga penegak hukum. Penelitian menyimpulkan bahwa reformasi hukum pidana bisnis merupakan kebutuhan mendesak untuk memastikan kepastian hukum, perlindungan terhadap pelaku usaha dan konsumen, serta stabilitas ekonomi nasional

    Manajemen Pelayanan Bimbingan Pra Nikah Dalam Menangani Problematika Calon Pengantin Di Kua Panai Hilir Labuhan Batu

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana bimbingan pranikah dikelola di Kantor Urusan Agama (KUA) Panai Hilir, Kabupaten Labuhan Batu, dan untuk memahami perannya dalam mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi calon pengantin sebelum pernikahan mereka. Tujuan spesifik penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program bimbingan pranikah, serta untuk mengidentifikasi tantangan dan solusi yang diusulkan oleh KUA. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan kepala KUA, instruktur agama Islam, dan beberapa calon pengantin yang telah mengikuti bimbingan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan bimbingan pranikah di KUA Panai Hilir telah terlaksana dengan baik, sebagaimana dibuktikan oleh perencanaan program yang sistematis, kegiatan pelaksanaan yang melibatkan instruktur berpengalaman, dan evaluasi rutin terhadap isi dan metode penyampaian. Namun, beberapa tantangan masih tetap ada, seperti keterbatasan waktu, pemahaman materi agama yang kurang baik oleh peserta, dan minimnya partisipasi aktif dari calon pengantin. KUA mengatasi tantangan ini melalui pendekatan individual, sesi diskusi tambahan, dan penggunaan metode yang lebih interaktif. Sebagai hasil akhir, manajemen bimbingan pranikah di KUA Panai Hilir memainkan peran penting dalam mempersiapkan aspek mental, emosional, dan spiritual calon pengantin untuk mengurangi risiko konflik dalam kehidupan pernikahan mereka di masa depan

    Sakralitas Alam dalam Perspektif Seyyed Hossein Nasr

    Get PDF
    Abstrak Krisis ekologi global merupakan manifestasi dari krisis spiritual yang lebih dalam, berakar pada paradigma modernitas yang sekuler dan antroposentris. Pandangan ini telah mereduksi alam menjadi objek eksploitasi semata, menghilangkan dimensi sakralnya. Tulisan ini menelaah gagasan filsuf Muslim, Seyyed Hossein Nasr, yang menawarkan konsep sakralitas alam sebagai solusi fundamental. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui studi pustaka (library research) dan analisis konten terhadap karya-karya Nasr serta literatur pendukung, jurnal ini menguraikan bagaimana Nasr, melalui kerangka Filsafat Perennial dan ekoteologi Islam, mendiagnosis krisis lingkungan sebagai akibat dari hilangnya pandangan sakral terhadap kosmos. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Nasr mengusulkan "resakralisasi" alam, yaitu memandang alam sebagai ayat kauniyah (tanda-tanda Tuhan) dan teofani dari Sifat-sifat Ilahi, yang berlandaskan pada prinsip Tawhid. Solusi ini memiliki implikasi praktis bagi reformasi pendidikan, kebijakan, dan kesadaran masyarakat dengan mengintegrasikan kembali spiritualitas ke dalam etika lingkungan. Meskipun kuat secara filosofis, implementasi gagasan ini menghadapi tantangan dalam konteks global yang sekuler. Jurnal ini menyimpulkan bahwa pemulihan pandangan sakral terhadap alam adalah prasyarat esensial untuk mengatasi krisis ekologis secara berkelanjutan

    Aksiologi Pendidikan Islam Perspektif Al Ghozali Intisari Yang Terpinggirkan Dalam Potret Pendidikan Islam Indonesia Modern

    Get PDF
    There are many types of education in modern times. There is international standard education, bilingual education, ‘graduate ready to work’ education and so on. This is all because it starts with the assumption of a person's ‘success’ or what a person is considered successful. Starting from the word ‘success’, this eventually gives birth to the goals that will be achieved. For those who assume success as well as the same as those abroad, for example, then the same curriculum is made as abroad. So that when the ability is the same as those abroad, it can be considered successful or great. Likewise, the language that can be mastered or success is considered when working, so the curriculum or vision and mission of an education is determined. This research method is a type of qualitative research directed at the exploration of library research. Which includes systematic identification, analysis of documents that contain information related to the problem of study, namely the axiology of Islamic education in the perspective of al Ghozali to address the reality of education in Indonesia today. Actually, 1,445 years ago, rosulullah has conveyed the main purpose of being sent to mankind, which is to perfect good morals. Good character here is a supreme awareness, positioning oneself as a servant to carry out orders and stay away from His prohibitions and as a creature can socialise with fellow creations of Allah as well as possible. So the success that Allah expects through the treatise to the rosulullah is a person who increasingly knows Allah, His commands and prohibitions, as whatever our role in this world

    Pembagian Warisan Al -ThufI

    Get PDF
    Abstrak Dalam perkembangan hukum Islam, metodologi berperan penting sebagai fondasi dalam proses penemuan dan pembentukan hukum (istinbāṭ al-aḥkām). Metodologi menentukan arah, dasar, dan sumber yang dijadikan rujukan dalam menafsirkan teks-teks syariat, serta dalam menjawab tantangan zaman. Salah satu  persoalan penting tentang warisan dan relevansinya, dalam membangun kemaslahatan hukum Islam  dari dinamika sosial dan kebutuhan umat.  Dinamika  sosial-politik yang terus berubah menuntut adanya inovasi metodologis agar hukum Islam tetap kontekstual dan solutif terhadap persoalan umat masa kini.  Salah satu tokoh dalam pemikiran maslahat adalah Najm Al Din Abu Rabi Sulaiman ibn Abd Qawi ibn Abd Karim ibn Sa„id Ibnu As-Shufi, dikenal dengan nama Al-Tufi. Beliau dilahirkan pada 257 H.4 Al Thufi wafat pada 716 H,  Al-Thufi termasuk salah satu imam yang disegani di kalangan ulama yang bermadzhab Hanbali. Beliau sangat cerdas, kuat hafalannya, merdeka dalam berfikir, tidak takut untuk membuat pembaharuan pendapat dalam setiap masalah yang dihadapinya, dan juga menguasai banyak cabang ilmu selain fiqh dan ushul fiqh.&nbsp

    STRATEGI BKPRMI KOTA MEDAN DALAM MENGEDUKASI PEMUDA MASJID TENTANG BAHAYA PERGAULAN BEBAS

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi BKPRMI Kota Medan dalam mengedukasi pemuda masjid mengenai bahaya pergaulan bebas serta menilai efektivitas program pembinaan moral yang dilaksanakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif guna memperoleh pemahaman mendalam terkait proses edukasi dan pembinaan yang dilakukan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Ketua BKPRMI Kota Medan H. Hamzah Harid Siregar, S.Fil.l, M.Sos, pengurus, pembina remaja masjid, dan pemuda masjid, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi kegiatan. Analisis data dilakukan secara sistematis untuk mengidentifikasi pola strategi dan dampaknya terhadap perilaku pemuda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa BKPRMI Kota Medan menerapkan strategi edukasi yang terstruktur dan partisipatif melalui kajian keislaman, mentoring, diskusi interaktif, pelatihan kepemimpinan, kegiatan sosial, serta pemanfaatan media digital. Strategi tersebut berkontribusi pada peningkatan kesadaran moral, kedisiplinan ibadah, dan partisipasi aktif pemuda dalam kegiatan masjid, sekaligus menekan kecenderungan perilaku pergaulan bebas.Kesimpulannya, program pembinaan moral BKPRMI Kota Medan dinilai efektif apabila dilaksanakan secara berkelanjutan, kontekstual dengan kebutuhan pemuda, serta didukung oleh kolaborasi antara masjid, keluarga, dan pemerintah sebagai upaya preventif terhadap pergaulan bebas di lingkungan perkotaan

    Implikasi QS. Ali Imron Implikasi QS. Ali Imron Ayat 104 Tentang Amar Ma’ruf Nahi Munkar Terhadap Pendidikan Karakter : Implikasi Surat Ali Imron Ayat 104 Terhadap Pendidikan Karakter

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna QS. Ali Imran ayat 104 serta implikasinya terhadap pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode normatif melalui studi kepustakaan, dengan menelaah Al-Qur’an, kitab tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi nilai-nilai utama dalam konsep amar ma’ruf nahi munkar serta relevansinya dalam konteks pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep amar ma’ruf dan nahi munkar mengandung nilai-nilai penting seperti tanggung jawab moral, kesadaran sosial, dan kewajiban kolektif yang sangat relevan dalam pengembangan pendidikan karakter. Nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan melalui integrasi pembelajaran nilai dalam kurikulum, keteladanan guru, serta penciptaan lingkungan pendidikan yang kondusif yang mendorong perilaku positif seperti kejujuran, kerja sama, kedisiplinan, dan saling menghormati. Di sisi lain, nahi munkar berfungsi sebagai mekanisme preventif terhadap perilaku negatif melalui bimbingan etis dan kontrol sosial di lingkungan pendidikan. Lebih lanjut, penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter berbasis nilai tersebut tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga proaktif dalam membentuk kesadaran moral dan sensitivitas sosial peserta didik. Namun demikian, terdapat tantangan berupa perbedaan pemahaman tentang konsep kebaikan dan keburukan dalam masyarakat yang plural. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang inklusif, kontekstual, dan dialogis. Dengan demikian, QS. Ali Imran ayat 104 memberikan landasan normatif yang kuat dalam pengembangan pendidikan karakter yang berorientasi pada integritas moral, tanggung jawab sosial, dan pemahaman lintas budaya

    KOMUNIKASI TERAPEUTIK DALAM DAKWAH: KAJIAN LITERATUR TENTANG PENDEKATAN EMPATIK DALAM PENYAMPAIAN NILAI ISLAM

    Get PDF
    This study examines the concept of therapeutic communication in the context of Islamic da'wah through a literature study approach. The study aims to identify therapeutic communication principles relevant to da'wah practice, analyze empathic approaches as a primary component in conveying Islamic values, and formulate an integrative model of therapeutic da'wah communication. Using a systematic literature review method of 35 sources published between 2019 and 2025 from nationally and internationally accredited journals and relevant books, this study finds that therapeutic communication grounded in empathy, genuineness, and unconditional acceptance has strong resonance with da'wah principles in Islam. Findings indicate that empathic approaches in da'wah not only enhance the effectiveness of religious message delivery, but also contribute to the formation of meaningful da'i-mad'u relationships, encourage intrinsic value change, and strengthen the spiritual dimension of mad'u. The therapeutic da'wah communication model formulated encompasses six main principles: fitrah-based empathy (tafa'ul), da'wah authenticity, unconditional positive regard, active listening (sama'), Islamic nonverbal communication, and orientation toward human fitrah. This study contributes to the development of contemporary da'wah scholarship that integrates humanistic psychological approaches with Islamic values

    430

    full texts

    490

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal STAIN Majene is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇