Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi BKPRMI Kota Medan dalam mengedukasi pemuda masjid mengenai bahaya pergaulan bebas serta menilai efektivitas program pembinaan moral yang dilaksanakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif guna memperoleh pemahaman mendalam terkait proses edukasi dan pembinaan yang dilakukan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Ketua BKPRMI Kota Medan H. Hamzah Harid Siregar, S.Fil.l, M.Sos, pengurus, pembina remaja masjid, dan pemuda masjid, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi kegiatan. Analisis data dilakukan secara sistematis untuk mengidentifikasi pola strategi dan dampaknya terhadap perilaku pemuda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa BKPRMI Kota Medan menerapkan strategi edukasi yang terstruktur dan partisipatif melalui kajian keislaman, mentoring, diskusi interaktif, pelatihan kepemimpinan, kegiatan sosial, serta pemanfaatan media digital. Strategi tersebut berkontribusi pada peningkatan kesadaran moral, kedisiplinan ibadah, dan partisipasi aktif pemuda dalam kegiatan masjid, sekaligus menekan kecenderungan perilaku pergaulan bebas.Kesimpulannya, program pembinaan moral BKPRMI Kota Medan dinilai efektif apabila dilaksanakan secara berkelanjutan, kontekstual dengan kebutuhan pemuda, serta didukung oleh kolaborasi antara masjid, keluarga, dan pemerintah sebagai upaya preventif terhadap pergaulan bebas di lingkungan perkotaan
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.