Universitas Sriwijaya (UNSRI): E-Journal
Not a member yet
5998 research outputs found
Sort by
PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH
Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan instrumen tes berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan saintifik pada materi momentum sudut dan keseimbangan benda tegar untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development) dengan jenis 4D meliputi pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket uji kelayakan yang diisi oleh dosen dan mahasiswa pendidikan fisika yang sedang menempuh semester lima. Hasil analisis data menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan memperoleh kriteria sangat layak dengan skor akhir rata-rata sebesar 95% untuk RPP, 91% untuk LKPD, dan 92% untuk instrumen tes. Perangkat pembelajaran telah direvisi sesuai dengan saran dari responden sehingga perangkat pembelajaran dapat diimplementasikan dalam pembelajaran fisika untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik
UTILIZATION OF INTERNET OF THINGS (IOT) DEVICES AS MEDIA
This research aims to design media for remote control systems so that the application requires a combination of hardware and software. Internet of Things (IoT) devices are used as hardware devices to monitor the physical conditions of a working mechanical system. At the same time, the software displays data in digital numeric form, which is controlled remotely using the Android and Windows operating systems. This research consists of 3 stages: 1) analysis of problems and basic needs, 2) product design, and 3) product testing. The results of the basic needs analysis determine that learning in automotive electrical electronics, engineering measurement instrumentation, and automotive control systems must include intelligent automotive materials. The results of the IoT hardware and software designs are connected and work well, resulting in accurate data readings. The product testing results obtained an average value of 85.71%, so the IoT data acquisition media trainer functions well. Utilization of IoT devices as a learning simulation medium in the Industrial Revolution 4.0 er
Characteristics of Indicator Film Label from Black Rice Extract in Changes in Color, pH, and Organoleptic Mackerel
Mackerel's disadvantage is that it degrades too rapidly because of improper packaging and storage, which promotes the growth of germs in the meat. The aim of this study was to lessen the impacts of mackerel decomposing by using indicator film labels derived from black rice extract. Indicator film labels with variations of 3%, 6%, 9%, and 12% are tested at chiller temperatures over eight days, with tests conducted every two days, in this study. Using a pH meter to measure the mackerel's meat solution during the test period, as well as evaluating the colour change in fluctuations in the concentration of the film labels on the second, fourth, sixth, and eighth days, were the methods used to carry out the testing phase. The colour of the indicator film labels changes from purple to brown at the 6% indicator label, indicating a significant colour change, according to the colour change test findings acquired using ImageJ software by calculating the mean RGB value of the fluctuation in the concentration of the indicator film labels. Although the mackerel pH test findings indicated that the fish's pH had dropped each day it was examined, from an initial pH of 6.69 on the second day to a pH of 5.68 on the eighth. This occurred because the fish's pH dropped as a result of lactic acid building up in the fish during the test. The organoleptic test results indicated that while the freshness of the fish could still be tolerated on the second and fourth days because it was above the seventh sensory limit, it was no longer possible on the sixth and eighth days because the organoleptic value had already fallen below the seventh sensory limit for all parameters related to mucus, aroma, and textur
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM MATA KULIAH PEMBELAJARAN MIKRO PADA MAHASISWA PGSD FKIP UNIVERSITAS JAMBI
Mahasiswa PGSD perlu dipersiapkan untuk lebih memantapkan profesi guru tentu saja harus didukung oleh ilmu, teori atau pengetahuan-pengetahuan ilmiah yang teruji. Dengan demikian akan semakin memperkuat keyakinan pihak-pihak yang terkait dengan profesi guru tersebut. Salah satu metode ilmiah untuk menguji kebenaran pengetahuan, teori atau konsep-konsep dalam keguruan khususnya berkenaan dengan pembelajaran adalah melalui percobaan (eksperimen), diharapkan dapat mampu melaksanakan pembelajaran di SD dan menerapkan juga pembelajaran model Project Based Learning untuk siswa SD yang berkaitan keterampilan mengajar ataupun konsep didaktiknya. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan pembelajaran adalah keterlibatan mahasiswa secara mental dalam proses pembelajaran melalui kesempatan untuk mengalami kondisi atau situasi tertentu sebagaimana yang terjadi dalam kenyataan (experiental learning). Keterlibatan ini akan menjadikan proses belajar menjadi menarik dan relevan bagi mahasiswa
MENINGKATKAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK MELALUI PROBLEM-BASED LEARNING DIPADU STEM DI SEKOLAH PENGGERAK
Literasi sains termasuk salah satu kompetensi utama di era industri 4.0. Namun, penguasaan literasi sains peserta didik di sekolah adalah masih rendah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan modul ajar guru dengan problem-based learning dipadu STEM (STEM-PBL) untuk meningkatkan literasi sains peserta didik pada kurikulum prototipe di sekolah penggerak. Penelitian ini adalah bagian dari penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE, yang masih pada tahap analisis, desain, dan develop. Pengumpulan data menggunakan instrumen validasi modul ajar guru; meliputi RPP, materi ajar, LKPD, dan tes literasi sains. Hasil penelitian diperoleh nilai validitas dan reliabilitas untuk RPP (3,33;0,68), materi ajar (3,28;0,77), LKPD (3,27;0,75) dan tes literasi sains (2,92;0,77); yang memenuhi kriteria valid dan reliabel. Dengan demikian, modul ajar guru dengan STEM-PBL adalah layak untuk meningkatkan literasi sains peserta didik pada kurikulum prototipe di sekolah penggerak
Microstructure and Protein Network Study of Pempek Palembang Based on The SEM Image
The standardised and quality-oriented technical process for the production of pempek is determined by various components. One of the quality components is determined by the protein to carbohydrate ratio of the ground fish meat used to make Pempek. The ratio of protein to carbohydrates determines the quality of the taste and especially the texture of the Pempek. One method of measuring the flavour quality of Pempek is to examine the microstructure and protein network of Pempek. The study of the microstructure and protein network of Pempek is important for understanding the relationship between the composition, processing and final properties of Pempek. This study provides quantitative data on microstructure to develop a high quality Pempek. Microstructure and protein network studies can be performed by visual analysis of SEM (scanning electron microscopy) images. The study shows that there are three forms of surface morphology of pempek: a sponge (hole), a fracture (fractal) and a mixture of sponge and fracture. The structure of the sponge, the fractal and the mixture of sponge and fracture form different surface roughnesses. Protein network analysis shows that pempek with hole contours has a vascular area, a lower total number of protein linkages and a higher endpoint than pempek with fractal contours and mixed contours. The morphological formation structure of Pempek was influenced by the protein to carbohydrate ratio and the homogeneity of the composite during the Pempek kneading process
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) DALAM PEMBELAJARAN IPA-FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN MATERI GLBB PESERTA DIDIK KELAS VIII DI SMP NEGERI 5 MALUKU TENGAH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penguasaan materi peserta didik melalui model pembelajaran Chilldren Learning In Science (CLIS) yang diajarkan pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 5 Maluku Tengah pada materi gerak luru berubah beraturan (GLBB). Tipe penelitian ini adalah tipe penelitian deskriptif menggunakan one group pretest-posttes dengan sampel kelas VIII1 sebanyak 18 peserta didik yang diambil secara acak (random). Instrument penelitian berupa tes dan non tes, instrument tes berupa tes awal dan tes akhir sedangkan instrument non tes berupa lembar kerja peserta didik (LKPD). Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tes awal, 100% peserta didik berada pada kualifikasi gagal, dengan rerata skor pencapain 30,10. Hasil analisis selama prores pembelajaran berlangsung menggunakan model pembelajaran CLIS menunjukan bahwa rerata skor pencapaian peserta didik adalah 86,59 berada pada kualifikasi sangat baik. Rerata skor pencapaian tes akhir peserta didik mencapai 77,24 berada pada kualifikasi baik. Untuk hasil uji N-Gain diperoleh rerata skor peserta didik 0,7 berada pada kualifikasi tinggi. Dengan demikian, disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran CLIS dapat meningkatkan penguasaan materi GLBB
KEVALIDAN INSTRUMEN PENILAIAN BERBENTUK SOAL OBJEKTF SUBTEMA INDAHNYA KERAGAMAN BUDAYA NEGERIKU BAGI SISWA KELAS IV SDN 59 PALEMBANG
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen penilaian hasil belajar berbentuk soal objektif berorientasi HOTS berupa soal pilihan ganda yang dapat digunakan pada tema 7 subtema indahnya keragaman budaya negeriku di kelas IV yang telah diuji kevalidannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model pengembangan modifikasi 3D Define (pendefinisian, Design (perancangan) dan Develop (pengembangan). Hasil penelitian menunjukkan soal HOTS sebanyak 50 soal yang dinyatakan sangat valid dengan persentase 96,3%. Sehingga soal dapat digunakan untuk melihat tingkat pemahaman dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas IV sekolah dasar.Kata kunci: Instrumen penilaian hasil belajar, Soal Objektif, HOTS.AbstractThis study aims to produce an instrument for assessing learning outcomes in the form of HOTS-oriented objective questions in the form of multiple choice questions that can be used on the 7th sub-theme of the beautiful cultural diversity of my country in class IV which has been tested for validity. This research uses the methodResearch and Development with a modified 3D development modelDefine (definition,Design (planning) andDevelop (development). The results showed that 50 HOTS questions were stated to be very valid with a percentage of 96.3%. So the questions can be used to see the level of understanding and high-level thinking skills of fourth grade elementary school students.Keywords: Instruments for assessing learning outcomes, Objective Questions, HOTS
Pengembangan E-LKPD Berbasis Inkuiri Terbimbing Berbantuan Media PhET Simulation Android Untuk Peserta Didik Kelas XII IPA SMA N 1 Lembah Melintang
Proses pembelajaran saat ini lebih ditekankan pada peserta didik yang belajar secara mandiri, tetapi pada pengaplikasian di sekolah masih sering ditemukan pembelajaran yang masih berpusat pada pendidik. Hal ini dikarenakan kurangnya bahan ajar yang membuat peserta didik belajar lebih mandiri. Bahan ajar yang dapat dikembangkan adalah E-LKPD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan E-LKPD berbasis inkuiri terbimbing berbantuan media PhET Simulation android yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Karena keterbatasan waktu dan biaya yang dimiliki, maka penelitian ini hanya dibatasi sampai tahap implementasi saja. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar validitas dan praktikalitas dengan nilai validitas sebesar 88,33% yang terkategori sangat valid dan praktikalitas bernilai 91% dengan kategori sangat praktis. Dapat disimpulkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan terkategori sangat valid dan sangat praktis
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MAHASISWA PADA PENDAHULUAN FISIKA INTI DENGAN BLENDED LEARNING
Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Sriwijaya. Tujuan penelitiannya untuk mengetahui kesulitan belajar mahasiswa dalam berinteraksi, memahami materi, berkonsentrasi, mengerjakan tugas/ujian, serta berkolaborasi. Manfaat penelitiannya untuk mencarikan alternatif untuk mengatasi permasalahan kesulitan belajar pada mahasiswa. Metode penelitiannya deskriptif kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif yang menampilkan grafik, distribusi frekuensi, dan tabel. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan 29 butir pernyataan positif dan 5 skala pilihan/jawaban yang disebarkan secara online melalui WhatsApp yang berbentuk google form. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Sriwijaya berjumlah 42 responden. Terdapat lima indikator kesulitan belajar, yang paling tinggi kesuliatan dialami mahasiswa dalam berkonsentrasi dengan indeks persen paling kecil 67,38% dan kesulitan belajar paling rendah dalam berkolaborasi karena indeks persenya paling tinggi 81,75%