MENINGKATKAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK MELALUI PROBLEM-BASED LEARNING DIPADU STEM DI SEKOLAH PENGGERAK

Abstract

Literasi sains termasuk salah satu kompetensi utama di era industri 4.0. Namun, penguasaan literasi sains peserta didik di sekolah adalah masih rendah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan modul ajar guru dengan problem-based learning dipadu STEM (STEM-PBL) untuk meningkatkan literasi sains peserta didik pada kurikulum prototipe di sekolah penggerak. Penelitian ini adalah bagian dari penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE, yang masih pada tahap analisis, desain, dan develop. Pengumpulan data menggunakan instrumen validasi modul ajar guru; meliputi RPP, materi ajar, LKPD, dan tes literasi sains. Hasil penelitian diperoleh nilai validitas dan reliabilitas untuk RPP (3,33;0,68), materi ajar (3,28;0,77), LKPD (3,27;0,75) dan tes literasi sains (2,92;0,77); yang memenuhi kriteria valid dan reliabel. Dengan demikian, modul ajar guru dengan STEM-PBL adalah layak untuk meningkatkan literasi sains peserta didik pada kurikulum prototipe di sekolah penggerak

Similar works

Full text

thumbnail-image

Universitas Sriwijaya (UNSRI): E-Journal

redirect
Last time updated on 09/02/2024

This paper was published in Universitas Sriwijaya (UNSRI): E-Journal.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.