2 research outputs found

    Simulation of In Bag Fertilizer Loading Process In Port of Petrokimia Gresik to Increase Loading Rate

    Get PDF
    Pelabuhan Petrokimia Gresik is one of the element to support the goverment regarding to maintain stability of fertilizer loading speed. The issue that occurs at Pelabuhan Petrokimia Gresik is the low speed of loading of fertilizer in the bag for the past 4 years. The low speed of loading fertilizer in bag tends to affect its cost. This study aims to simulate the process of loading fertilizer in bag at the Port of Petrokimia Gresik in order to find out the factors which influence the speed deterioration of fertilizer bagging process and applicable alternative scenarios to improve the process of loading fertilizer in bag. Simulations were executed using discrete simulation methods. The results show that loading speed downturn are influenced by significant factors as follows: high loading preparation time at the dock, which consumes 29,35% of loading activity; the high loading time at the dock, which reaches 23,15% of loading activity; also the extensive duration of truck commute from the warehouse to the pier which utilizes 22,95% of loading activity. This study evaluate 7 alternative improvement scenarios. According to ROI perspective, it is preeminent to additionally put field internal control personnel at each shift when loading fertilizer in bag, which can increase the loading speed to 668,29 tons / day, of investment (ROI) of 68% will be obtained within 1 year and the payback period will approximately result in 0,60 years. The best scenario in terms of loading speed is to add internal control personnel and apply a new method of loading fertilizer using a sling bag with an increase in loading rate to 804.17 tons / day, following ROI value of 23% within one year and a PP value of 0.81 year

    SIMULASI PROSES PEMUATAN PUPUK IN BAG DI PELABUHAN PETROKIMIA GRESIK UNTUK MENINGKATKAN LOADING RATE

    No full text
    Pupuk merupakan komoditi yang wajib disalurkan secara tepat waktu dan telah menjadi salah satu program pemerintah untuk menjaga ketersediaan stok pupuk agar tidak terjadi kelangkaan. Dalam hal ini Pelabuhan Petrokimia Gresik adalah salah satu faktor untuk mendukung program tersebut dalam menjaga kecepatan pemuatan Pupuk In Bag, agar pupuk tersebut dapat disalurkan secara tepat waktu. Permasalahan yang terjadi di Pelabuhan Petrokimia Gresik adalah rendahnya kecepatan pemuatan pupuk in bag dalam kurun waktu 4 tahun terakhir yang selalu berada di bawah KPI (Key Performance Indicator). Rendahnya kecepatan pemuatan pupuk in bag akan berpengaruh pada biaya proses pemuatan pupuk in bag. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan simulasi proses pemuatan pupuk in bag di Pelabuhan Petrokimia Gresik agar dapat mengetahui faktor yang mempengaruhi rendahnya proses pemuatan dan timbul alternatif skenario yang terpilih untuk meningkatkan proses pemuatan pupuk in bag. Pupuk in bag yang diteliti adalah Phonska, ZA, SP-36 dan Petroganik. Penelitian ini menggunakan metode simulasi kejadian diskrit karena sistem yang bersifat kompleks dan ketidakpastian yang tinggi. Hal ini didasari dengan selalu memastikan kesiapan stok cargo pada gudang secara kontinyu, kehandalan alat berat dan truk serta kualitas dari SDM dalam melakukan aktivitas pemuatan yang saling berpengaruh. Hasil penelitian terhadap faktor yang mempengaruhi rendahnya kecepatan muat adalah tingginya waktu persiapan pemuatan di dermaga yang mencapai 29,35% dari seluruh kegiatan pemuatan, dan tingginya waktu pemuatan di dermaga yang mencapai 23,15% dari seluruh kegiatan pemuatan serta tingginya waktu perjalanan truk dari gudang ke dermaga yang mencapai 22,95% dari seluruh kegiatan pemuatan. Penelitian ini mengevaluasi 7 alternatif skenario perbaikan. Skenario terbaik dari sisi ROI adalah dengan menambahkan tenaga pengawasan internal lapangan di setiap shift pada saat pemuatan pupuk in bag yang mampu meningkatkan kecepatan pemuatan menjadi 668,29 ton/day atau meningkat 54% dari kondisi awal (eksisting). Dari perhitungan kelayakan biaya investasi, didapatkan nilai return of investment (ROI) sebesar 68% dalam jangka waktu 1 tahun dan nilai payback period (PP) sebesar 0,60 tahun. Skenario terbaik dari sisi kecepatan muat adalah menambahkan tenaga pengawasan internal dan menerapkan metode baru yaitu pemuatan pupuk menggunakan sling bag dengan peningkatan loading rate menjadi 804,17 ton/day, nilai ROI sebesar 23% dalam jangka waktu satu tahun serta nilai PP sebesar 0,81 tahun
    corecore