231 research outputs found

    The tuberculosis spectrum: Translating basic research into pediatric clinical practice

    Get PDF
    Recent studies suggest that the classical dichotomous classification of "active" and "latent" tuberculosis (TB) is no longer acceptable since "TB infection" encompasses a wide spectrum of conditions ranging from asymptomatic to lethal disease. In an attempt to address these issues from a pediatric clinical perspective, we describe two children with microbiologically confirmed TB but lacking any clinical and radiological evidence of disease. These two cases highlight the hypothesis that TB cannot be divided in two simple categories, but it covers a wide spectrum of manifestations ranging from asymptomatic to lethal TB. The implications of these results in the context of the new TB spectrum and the related clinical issues are discussed

    EFEKTIVITAS PENGAWASAN UNIT KERJA ANTI FRAUD PADA BANK MUAMALAT INDONESIA

    Get PDF
    Perkembangan perbankan syari‟ah di Indonesia demikian pesat yang ditandai dengan berdirinya Bank Muamalat Indonesia. Perkembangan ini berimplikasi pada besarnya tantangan perbankan syari‟ah di Indonesia terutama dalam mempertahankan identitasnya sebagai perusahaan yang bergerak berlandaskan prinsip-prinsip syari‟ah. Sejak berdirinya perbankan syariah,berbagai kontroversi muncul dari masyarakat, masalah yang paling banyak disorot adalah pelekatan label syariah pada institusi keuangan Islam yang masih dianggap belum layak. Keraguan masyarakat tersebut seolah terjawab dengan munculnya kasus yang cukup menggemparkan yakni kasus fraud (tindak kecurangan) yang terjadi di lembaga syariah. Bank Muamalat Indonesia merupakan bank syari‟ah pertama yang muncul dengan gagasan bank murni syari‟ah. Akan tetapi, bank Muamalat Indonesia juga tak luput dari kasus fraud yang dilakukan oleh karyawan bank tersebut. Berdasarkan Laporan Tahunan BMI menyebutkan bahwa telah terjadi peningkatan kasus fraud dari tahun sebelumnya yang berjumlah 18 kasus menjadi 82 kasus pada tahun 2016. Padahal perusahaan yang menggunakan identitas syariah seharusnya dapat lebih meminimalisir bahkan meniadakan resiko terjadinya kasus fraud dengan adanya internal control perusahaan. Dari latar belakang tersebut, peneliti berusaha mendalami peran pengawasan Unit Kerja Anti Fraud dalam fraud preventive pada Bank Muamalat Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitin pustaka yang bersifat deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Adapun sumber bahan hukum primer yang dipakai yaitu berdasarkan Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia Tahun 2016. Sedangkan sumber bahan hukum sekunder berupa buku-buku, jurnal,karya ilmiah, artikel, terkait dengan strategi anti fraud perbankan syariah. Dari hasil penelitian dikemukakan bahwa peningkatan kasus fraud yang terjadi pada Bank Muamalat Indonesia disebabkan kurang efektifnya pengawasan Unit Kerja Anti Fraud. Hal ini dikarenakan kegiatan yang dilakukan selama tahun 2016 belum menujukkan adanya usaha preventif terhadap kasus fraud. Sedangkan pencegahan merupakan pilar penting dalam keefektivan sebuah pengawasan. Tujuan perusahaan dalam mencegah fraud dapat tercapai, jika fungsi pengawasan dilakukan sebelum terjadinya penyimpangan-penyimpangan sehingga lebih bersifat mencegah (prefentive control). Oleh karena itu, keefektivan pengawasan Unit Kerja Anti Fraud diharapkan dapat meminimalisir tindak kecurangan demi mewujudkan perusahaan yang patuh terhadap ketentuan syariah sesuai dengan identitas perusahaan. vii Usaha pencegahan terjadinya kasus pada Bank Muamalat Indonesia diharapkan dapat menjadi bukti terlaksananya tatakelola perusahaan (Good Corporate Governance) pada Bank Syari‟ah dengan baik. Hal ini berdasarkan dalam dalam perbankan syariah dikenal adanya prinsip-prinsip syariah yang mendukung bagi terlaksananya prinsip GCG yakni keharusan bagi subjek hukum termasuk bank untuk menerapkan prinsip kejujuran (shiddiq), edukasi kepada masyarakat (tabligh), kepercayaan (amanah), dan pengelolaan secara profesional (fathanah)

    The role of mitochondria in energy production for human sperm motility

    No full text
    Mitochondria of spermatozoa are different from the corresponding organelles of somatic cells, in both their morphology and biochemistry. The biochemical differences are essentially related to the existence of specific enzyme isoforms, which are characterized by peculiar kinetic and regulatory properties. As mitochondrial energy metabolism is a key factor supporting several sperm functions, these organelles host critical metabolic pathways during germ cell development and fertilization. Furthermore, spermatozoa can use different substrates, and therefore activate different metabolic pathways, depending on the available substrates and the physico-chemical conditions in which they operate. This versatility is critical to ensure fertilization success. However, the most valuable aspect of mitochondria function in all types of cells is the production of chemical energy in the form of ATP which can be used, in the case of spermatozoa, for sustaining sperm motility. The latter, on the other hand, represents one of the major determinants of male fertility. Accordingly, the presence of structural and functional alterations in mitochondria from asthenozoospermic subjects confirms the important role played by these organelles in energy maintenance of sperm motility. The present study gives an overview of the current knowledge on the energy-producing metabolic pathways operating inside human sperm mitochondria and critically analyse the differences with respect to somatic mitochondria. Such a comparison has also been carried out between the functional characteristics of human sperm mitochondria and those of other mammalian species. A deeper understanding of mitochondrial energy metabolism could open up new avenues of investigation in bioenergetics of human sperm mitochondria, both in physiological and pathological condition
    corecore