2 research outputs found

    PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria papuana) DOSIS BERTINGKAT TERHADAP STRUKTUR HISTOLOGIK HEPAR MENCIT BALB/C

    Get PDF
    Background : Mahkota dewa fruits have been used to treat several diseases. Mahkota dewa contains active substance such as alkaloid, terpenoid, saponin, resin, lignan (polifenol), and flavonoid. Liver was functioned as toxic substance detoxication and the important excretion organ beside kidney. The objective of this study was to show the effect of Mahkota dewa fruit extract given in gradual doses on the liver histhological appearance of BALB/C mice. Method : An experimental study with the post-test only control group design was carried out on experiment animal BALB/C mice, consisted of 25 male mice, devided into 5 groups. K was control group without treatment with mahkota dewa extract, whereas P was group treated with mahkota dewa extract 0,2 ml/day, 0,4 ml/day, 0,8 ml/day, 1,5 ml/day. After mices have been treated for 2 weeks then mices were killed and their livers were taken to be analyzed histhologically. Results : Test in normal hepatocytes showed significant differences between K-P1, K-P2, K-P3, K-P4, P1-P3, P1-P4. Test in Parenchymatous degeneration showed significant differences between P1-P3, P1-P4. Test in hydropic degeneration showed significant differences between K-P1, K-P2, K-P3, K-P4, P1-P4, P2-P4, P3-P4. Test in hepatocellular necrotic showed significant differences between K-P1, K-P2, K-P3, K-P4, P1-P3, P1-P4, P2-P3, P2-P4, P3-P4. Conclusion: There were differences of liver histological appearance of Balb/c mice in treated group were given mahkota dewa extract compare with control group. At giving mahkota dewa extract in high dose noted increase of the level damage hepatocytes of Balb/c mice. Keywords: Liver Histological appearance, Mahkota dew

    Efek Kombinasi Ekstrak Etanol Acalypha indica dan Centella asiatica pada Jantung Tikus Pascahipoksia: Gen Hif-1a, Troponin I dan Stres Oksidatif

    Get PDF
    Hipoksia meningkatkan pembentukan dan pelepasan spesies oksigen reaktif (ROS). Sel mempunyai mekanisme melindungi diri terhadap kerusakan akibat pembentukan ROS yang terjadi secara alami. Jika pembentukan radikal bebas terjadi berlebihan maka dapat menyebabkan stres oksidatif yang memicu kerusakan sel terutama pada jantung. Sehingga tubuh memerlukan asupan antioksidan. Acalypha indica dan Centella asiatica terbukti memiliki efek antioksidan dan melindungi banyak organ dari kondisi hipoksia, sehingga penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efek antioksidan kombinasi ekstrak etanol Acalypha indica dan Centella asiatica pada organ jantung tikus Spraque-Dawley pascahipoksia. Tiga puluh lima ekor tikus Sprague-Dawley jantan diinduksi hipoksia selama 7 hari dalam ruang khusus, kemudian diberi perlakuan. Ekstrak Acalypha indica, ekstrak Centella asiatica dan kombinasinya diberikan kepada kelompok tikus yang telah dibagi menjadi grup A (hipoksia dan diberi air), B (hipoksia dan diberi kombinasi Acalypha indica 200 mg/kgBB dan Centella asiatica 150 mg/kgBB), C (hipoksia dan diberi kombinasi Acalypha indica 250 mg/kgBB dan Centella asiatica 100 mg/kgBB), D (hipoksia dan diberi Acalypha indica 250 mg/kgBB), E (hipoksia dan diberi Centella asiatica 150 mg/kgBB), F (hipoksia dan diberi vitamin C 100mg/kgBB) dan kelompok normal. Perlakuan diberikan secara oral selama 7 hari setelah hipoksia. Parameter yang diamati adalah ekspresi mRNA HIF-1α, kadar MDA, aktivitas enzim SOD dan ekspresi mRNA cTnI. Tidak terdapat perbedaan bermakna pada ekspresi HIF-1α antara grup A dan kelompok tikus normal (p>0,05). Kadar MDA meningkat signifikan pada grup A (p<0,05) dibanding tikus normal. Kadar MDA grup D mengalami penurunan secara signifikan (p<0,05) dibanding grup A. Aktivitas SOD menurun signifikan pada grup A (p<0,05) dibanding tikus normal. Aktivitas SOD grup B dan E (p<0,05) mengalami peningkatan secara signifikan dibanding grup A. Grup B meningkat signifikan (p<0,05) dibanding grup E. Tidak terdapat perbedaan bermakna antar kelompok perlakuan pada Ekspresi cTnI. Tidak terdapat korelasi antara kadar MDA dan aktivitas SOD serta ekspresi mRNA HIF-1a dan mRNA cTnI. Pemberian kombinasi ekstrak Acalypha indica dan Centella asiatica tidak dapat membantu memproteksi kerusakan jantung pascahipoksia
    corecore