10,829 research outputs found
Perlindungan Hukum Terhadap Pengguna Jasa Angkutan Kota Di Palu
Angkutan merupakan sarana untuk memindahkan barang atau orang dari suatu tempat ke tempat lain yang dikehendaki, atau mengirim barang dari tempat asal ke tempat tujuan. Angkutan terdiri dari angkutan orang dengan kendaraan bermotor seperti sepeda motor, mobil penumpang, maupun tak bermotor dan angkutan barang. Dilihat dari kepemilikannya angkutan dibedakan menjadi angkutan pribadi dan Angkutan kota. Angkutan kota sebagai sarana angkutan untuk masyarakat kecil dan menengah dapat melaksanakan kegiatannya sesuai dengan tugas dan fungsinya dalam masyarakat. Pengguna Angkutan kota ini bervariasi, mulai dari buruh, ibu rumah tangga, mahasiswa, pelajar, dan lain-lain. Rumusan masalah yang dibahas adalah : Pertama Bagaimana perlindungan hukum terhadap penumpang angkutan kota di kota palu ? Kedua Bagaimana upaya hukum yang dapat dilakukan oleh penumpang jika terjadi kerugian yang diakibatkan oleh kesalahan pengangkut. Tujuan Penulisan ini dilakukan oleh penulis agar dapat menyajikan data yang akurat sehingga dapat memberi manfaat dan mampu menyelesaikan masalah. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian mempunyai tujuan sebagai berikut : Pertama Untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap penumpang Angkutan kota. Kedua Untuk mengetahui upaya hukum yang dapat dilakukan oleh penumpang akibat kesalahan dari pengangkut. Adapun Pengumpulan data dalam studi kasus ini menggunakan kajian yuridis normatif dan yuridis empiris. Kesimpulan yang dapat disajikan dalam penelitian ini adalah :Pertama Perlindungan hukum terhadap pengguna Jasa Angkutan Kota (Angkot) di Kota Palu sangat diperlukan dalam menjamin keselamatan penumpang itu sendiri sehingga tercipta perasaan aman dan tentram dalam menggunakan jasa Angkutan kota yang ada di Kota Palu. Kedua Menurut Peraturan Daerah Kota Palu mengenai lalulintas dan angkutan jalan diancam pidana kurungan paling lama 6 bulan atau denda paling banyak 4 kali jumlah retribusi terutang. Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengatur tentang Ketentuan Pidana yang dapat menyebabkan Angkutan Kota yang melakukan pelanggaran terhadap Kenyamanan penumpang dapat dihukum sesuai dengan peraturan yang berlaku
Status Perjanjian Nuklir antara Iran dengan E3/eu+3(Jerman, Perancis, Inggris, China, Rusia, Amerika Serikat, dan Uni Eropa) yang Disahkan Dk Pbb Ditinjau dari Hukum Internasional
Alfian Syahri* Dr. Jelly Leviza , S.H, M.Hum ** Arif, S.H., M.Hum*** ABSTRACT International treaties are part of International law. International agreements can be made between countries and countries with International Organizations or between International organizations with International organizations. On July 14, 2015 an agreement was reached between Iran and the E3 / EU + 3 (China, France, Germany, Russia, Britain and the United States, as well as the EU High Representative for Foreign Affairs and Security Policy) of the agreement JCPOA (Joint Comprehensive Plant of Action), but then ratified the UN Security Council. How an agreement can be passed back when I have reached an agreement. And whether they have in accordance with the provisions of International law. This is the background of this research. The problem in this research is how setting restrictions on the use of nuclear in various International agreements in force today, how the status of nuclear agreement between Iran and the E3 / EU + 3 (Germany, France, Britain, China, Russia, the United States and the European Union) that ratified the UN Security Council in terms of International law, how the sanctions of law arising in the event of violations of the nuclear agreement between Iran and the E3 / EU + 3 (Germany, France, Britain, China, Russia, the United States and the European Union) adopted the UN Security Council to be reviewed of International law. The method used normative, meaning that the study refers to the rule of law. Normative juridical research is legal research literature, by collecting data in the literature study (library research) relating to the Status of Nuclear Agreement Between Iran and the E3 / EU + 3 endorsed the UNSC Seen From the International Law. The conclusion of this research to develop a nuclear state but only for peaceful purposes is not to create nuclear weapons and prohibited to conduct testing of nuclear weapons. Regarding the agreement between Iran and the E3 / EU + 3 was legal under International law because it has fulfilled the elements of the agreement say it is valid. Regarding sanctions adopted earlier by the UN Security Council, European Union, and the United States will be revoked if Iran meets the requirements made in JCPOA although if Iran violates the provisions which have been agreed in JCPOA that the sanctions that have been prevailing against Iran will be re-done , Conversely, if the parties have not removed the sanctions Iran entitled to a stay of nuclear manage without the prescribed limit as contained in the JCPOA. Keyword : Perjanjian Internasional, JCPOA, Iran, Nuclear *) Mahasiswa Fakultas Hukum **) Dosen Pembimbing I ***) Dosen Pembimbing II Alfian Syahri* Dr. Jelly Leviza , S.H, M.Hum ** Arif, S.H., M.Hum*** ABSTRAK Perjanjian Internasional merupakan bagian dari hukum Internasional. Perjanjian Internasional dapat dibuat antar negara maupun negara dengan Organisasi Internasional ataupun antara organisasi Internasional dengan organisasi Internasional. Pada tanggal 14 Juli 2015 dicapai kesepakatan antara Iran dengan E3/EU+3 (China, Prancis, Jerman, Rusia, Inggris and Amerika Serikat, serta Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan) tentang perjanjian JCPOA (Joint Comprehensive Plant of Action), namun kemudian disahkan DK PBB. Bagaimana suatu perjanjian dapat disahkan kembali padahal telah dicapainya kesepakatan. Serta apakah telah sesuai dengan ketentuan hukum Internasional. Hal tersebut yang melatarbelakangi dilakukan penelitian ini. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaturan pembatasan penggunaan nuklir dalam berbagai perjanjian Internasional yang berlaku saat ini, bagaimana status perjanjian nuklir antara Iran dengan E3/EU+3 (Jerman, Perancis, Inggris, China, Rusia, Amerika Serikat, dan Uni Eropa) yang disahkan DK PBB ditinjau dari hukum Internasional, bagaimana sanksi hukum yang timbul bila terjadi pelanggaran terhadap perjanjian nuklir antara Iran dengan E3/EU+3(Jerman, Perancis, Inggris, China, Rusia, Amerika Serikat, dan Uni Eropa) yang disahkan DK PBB ditinjau dari hukum Internasional. Metode penelitian yang digunakan yuridis normatif, artinya penelitian mengacu pada norma hukum. Penelitian yuridis normatif adalah penelitian hukum kepustakaan, dengan melakukan pengumpulan data secara studi pustaka (library research) yang berkaitan dengan Status Perjanjian Nuklir Antara Iran dengan E3/EU+3 yang disahkan DK PBB Ditinjau Dari Hukum Internasional. Kesimpulan dari penelitian ini negara dapat mengembangkan nuklir tetapi hanya untuk tujuan damai tidak untuk membuat senjata nuklir serta dilarang untuk melakukan percobaan senjata nuklir. Mengenai perjanjian antara Iran dengan E3/EU+3 adalah sah menurut hukum Internasional karena telah memenuhi unsur-unsur dikatakan perjanjian itu sah. Mengenai sanksi yang diterapkan sebelumnya oleh DK PBB, Uni Eropa, dan Amerika Serikat akan dicabut apabila Iran memenuhi persyaratan yang dibuat didalam JCPOA tersebut, namun apabila Iran melanggar ketetapan-ketetapan yang telah disepakati didalam JCPOA tersebut maka sanksi yang pernah berlaku terhadap Iran akan kembali dilakukan. Sebaliknya jika pihak-pihak tersebut belum mencabut sanksinya Iran berhak tetap pada pendiriannya mengelola nuklir tanpa batas yang ditentukan seperti yang ada didalam JCPOA tersebut
Joint venture healthcare system as common practice in developing countries : game changing on assessing health services
To explore the essence of game changing on applying joint venture (JV) approach for healthcare system improvement in developing countries. This is cross-sectional study exploring the factors influencing the successful implementation of JV for the healthcare services in low- and middle-income countries (LMICs). The study included: Qatar Statistical Authority, CIA fact book, Ministry of Health Annual Report, Hamad Medical Corporation Annual Report, Organization for Economic Cooperation and Development information, and Qatar's healthcare system history. The research indicated that the LMIC healthcare system would benefit from affiliation with leading technology partner for healthcare reform. The findings support the view of LMIC healthcare systems' needs to incorporate joint venture approach in implementing JV concept for process improvement and knowledge transfer to contribute in country economic growth, development, and stability. Current study explored evidence supporting decision maker and management control of JV trends in different ways in comparison with developed countries. JV can also help the organization to share the risk and cost of large capital investment. The present study supports observations on expending the use of JVs as approach for improvement in LMIC healthcare system. The current study confirmed the advantages of JV which include helping businesses grow faster, increasing productivity, and generating greater profits, both parties sharing the risks and costs, accessing new markets and distribution networks. [Abstract copyright: Copyright: © 2020 International Journal of Preventive Medicine.
Revitalisasi Hutan Mangrove Pesisir Jepara
Kawasan hutan mangrove di Kabupaten Jepara tergolong masih kurang lebat, sehingga menjadikan kekhawatiran bagi penduduk yang tinggal di daerah pesisir. Manfaat mangrove sangat banyak terutama sebagai penahan abrasi laut. Kawasan hutan mangrove lambat laun terdegradasi oleh kepentingan pihak lain atas lahan tersebut. Sehingga upaya pelestarian hutan mangrove sangat penting untuk dilakukan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema revitalisasi hutan mangrove pesisir Jepara bertujuan untuk mengembalikan fungsi utama hutan mangrove di sepanjang pesisir Kabupaten Jepara. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada tanggal 15, 22 dan 29 September 2017 bertempat di Desa Bulakbaru Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara. Tahap pelatihan berupa penyampaian materi dan diskusi tentang potensi dan teknik penanaman mangrove dilaksankan di Balai Desa Bulakbaru. Praktik pembibitan dan penanaman mangrove dilaksanakan di pantai Bulakbaru. Keterlibatan aktif oleh masyarakat Desa Bulakbaru serta organisasi mahasiswa Wapalhi Unisnu Jepara membuat kegiatan ini berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan
Pengaruh Performance Quality, Reputasi Merek dan Kepuasan Pelanggan terhadap Loyalitas Merek
Generally, the aims of a company are to survive and to earn provits. The profits ave earned when the customers use the products or the service offered by the company. This study aims at analyzing the factors which influence the customers loyalty using the Jogja Trans 8 transportation service. The variables involve performance quality (X1), brand reputation (X2), customers satisfaction (X3). The varibles were tested using spss 11.5. The result show that performance quality was not significanttly correlated to brand loyalty (0,210), and brandreputation was not significantly corelated to brand loyalty (0,168), and then customers satisfaction significantly correlated to brand loyalty (0,01
Implementasi Nilai-nilai Konservasi Sosial dalam Perkuliahan pada Program Studi Ilmu Sejarah Fis Unnes
This research was aimed to discuss implementation of social conservation in history study program, especially in lesson plan and teaching leraning process. This research used qualitatif method. Focus of research are lecturer, students and lesson plan in history study program. Data anayses used qualitative interactive models Miles and Huberman. Based from research, can be concuded that implementation of characters social conservation in lesson plan depend on lecturer style in teaching learning process so that there is not the same models
Reformasi Birokrasi Kantor Bea Dan Cukai (Studi Pada Kantor Pengawasan Dan Pelayanan Bea Dan Cukai Tipe Madya Cukai Kediri)
: Bureaucratic reform in Customs Office. Key issues are the subject of this thesis is to investigate and analyze the performance of bureaucratic reform in the Office of Surveillance and Customs Kediri (KPPBC Madya Excise Kediri) since 2008 stems from the commitment in the fight against corruption as well as to improve customs services, KPPBC Associate Customs office Kediri defined as modern as the embodiment of bureaucratic reform in the Directorate General of Customs and Excise (DJBC) in which there are three pillars of the reform of the bureaucracy, namely: the arrangement of organizational structure, business processes and operational standards of performance and human resources
Penggunaan Larutan Ekstrak Etanol Dari Temulawak Sebagai Fotosensitizer Di Dalam Pemutihan (Pengelantangan) Pulp Dengan Penyinaran Lampu
Etanol extract from temulawak can used as fotosensitizer in pulp bleaching with lamp irradiating, which is in this pulp bleaching obtained singlet oxygen. This singlet oxygen can degradate lignin in pulp so that pulp brightness increase significantly after pulp bleaching. The brightness increasing obtained in pulp bleaching with lamp irradiating with bleaching time 60 minute dan use etanol extract from temulawak as fotosensitizer which the brightness increasing is 4,23 %. Non lamp irradiating bleaching pulp cant increase brightness significantly. Brightness increasing which is obtained in this bleaching is 2,36 % in singlet oxygen generator not closed and 3,28 % in singlet oxygen generator closed. In bleaching with direct addition oxygen in bleaching reactor obtain brightness increase equal to 2,75 %. The cause increase of brightness in non lamp irradiating bleaching pulp and singlet oxygen generator not closed more than non lamp irradiating bleaching pulp and singlet oxygen generator closed is the existence of probability amount of foton which come into reactor is more in non lamp irradiating bleaching pulp and singlet oxygen generator not closed, so that amount of excited electron from fotosensitizer and singlet oxygen formed larger. While the cause of increase of brightness in bleaching with direct addition oxygen in bleaching reaktor is larger than non lamp irradiating bleaching pulp and singlet oxygen generator closed is triplet oxygen which oxydize pulp indirectly go to bleching reactor, but pass fotosensitizer solution particularly. So there is some of oxygen still in fotosensistizer solution and if oxygen go to bleaching pulp require some time more than compared with direct addition oxygen in bleaching reactor
Kedudukan Perjanjian Ekonomi antara Pemerintah Daerah dengan Lembaga Internasional Ditinjau dari Hukum Nasional dan Internasional
SI The need for relationships between members of a community with other members of society with the growing technological advances in the field of transport, communication and information. In this regard, the government has enacted the Law number 37 of 1999 on Foreign Relations and the Law Number 24 Year 2000 on the International Covenant which is the result of the ratification of the Vienna Convention of 1969 and 1986. The second law provides a strong legal foundation for the organizers of foreign relations, foreign economic cooperation of local governments
Novel Lauh Mahfuz: Agama dan Harmonisasi Keberagamaan
Manusia memang beragam, penuh perbedaan, unik, dan punya jalan pikir masing-masing, selalu ada sisi-sisi yang tersembunyi di dalamnya, sudut-sudut gelap yang harus dibaca dengan teliti dan cermat untuk menuju pada makna sebenarnya karena semuanya memiliki kemungkinan untuk diinterpretasi.dan menarik untuk diapresiasi. Demikianpun Novel Lauh Mahfuz karya Nugroho Suksmanto, yang penuh dengan pesan-pesan bermakna terkait dengan cara memahami agama, mengatasi perbedaan, dan harmonisasi dalam keberagaman.Perlu untuk diketahui dan dipahami bahwa untuk memahaminya tidak hanya dibangun melalui susunan peristiwa, tetapi juga dapat dimunculkan melalui tokoh yang melatarbelakangi sistem sosial dan budaya tertentu. Dalam novel Lauh Mahfuz, tokoh menjadi “artikulasi ganda” atas kepribadian yang memiliki pandangan, juga tindakannya adalah proyeksi dari wacana. Adanya tokoh Syekh Abu Salaf dan Syekh Ibnu Khalaf misalnya, dapat kita identifikasi sebagai dua tokoh yang memiliki dua pandangan besar yang dalam konteksnya dapat kita hubungkan dengan keberadaan kaum Salaf dan Khalaf.Novel Lauh Mahfuz memberikan kita seberkas cahaya untuk menyadari hakikat perbedaan yang penuh dengan konflik. Kita serasa diajak masuk pada ruang yang punya banyak pintu untuk menyalakan cahaya di dalam hati dan memahami hidup beragama secara humanis dan terbuka pada perbedaan
- …
