research article
Deskripsi dan Karakteristik Morfometri Kambing Peranakan Etawa yang Terintegrasi dengan Tanaman Lada
Abstract
The integration system for Peranakan Ettawa (PE) goat livestock and pepper plants is one model for developing PE goat cultivation to increase agricultural businesses' efficiency and productivity. The research aims to determine the description of breeder characteristics in implementing the integration of PE goats and pepper plants, grazing capacity, and morphometric measurements on the bodies of PE goats in Bengkayang Regency. The research was conducted in the Selebar sub-district of Bengkayang Regency using survey and interview methods. The breeders were determined purposively using the criteria that the livestock group would still run an integrated PE goat farming business with pepper plants. Analyze breeder characteristics and morphometric data descriptively to determine the relationship between the grazing capacity of PE-integrated goats with pepper plants and livestock units (ST) calculated using linear regression. The research results describe PE goat breeders who are integrated with pepper plants based on age at the productive age of 41-50 years and experience in raising PE goats for 11-20 years. The grazing capacity of PE goat breeders is 32.71 Kg with an R2 of 94.93%. The morphometry of male and female PE goats aged around two integrated with pepper plants in Selebar District is not much different from SNI 7352.1, so it is still good for improving their performance.Sistem integrasi ternak kambing peranakan Ettawah (PE) dan tanaman lada merupakan salah satu model pengembangan budidaya ternak kambing PE dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha pertanian. Penelitian bertujuan mengetahui deskripsi karakteristik peternak dalam menerapkan integrasi kambing PE dan tanaman lada, kapasitas mengarit serta pengukuran morfometrik pada tubuh kambing PE di Kabupaten Bengkayang. Penelitian dilakukan di kecamatan Seluas Kabupaten Bengkayang dengan metode survei dan wawancara. Penentuan peternak secara purposive dengan kriteria kelompok ternak masih tetap melaksanakan usaha ternak kambing PE terintegrasi dengan tanaman lada. Analisis data karakteristik peternak dan morfometrik secara deskriptif dan untuk mengetahui hubungan antara kapasitas mengarit kambing PE integrasi dengan tanaman lada dengan satuan ternak (ST) dianalisis menggunakan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan deskripsi peternak kambing PE yang terintegrasi dengan tanaman lada yaitu berdasarkan umur masih pada usia produktif 41-50 tahun, dan pengalaman beternak kambing PE selama 11-20 tahun. Kapasitas mengarit peternak kambing PE sebesar 32.71 Kg dengan R2 sebesar 94.93 %. Morfometri Kambing PE jantan dan betina berusia sekitar 2 tahun yang terintegrasi dengan tanaman lada di Kecamatan Seluas tidak jauh berbeda dengan SNI 7352.1, sehingga masih baik untuk ditingkatkan performanya- info:eu-repo/semantics/article
- info:eu-repo/semantics/publishedVersion
- kambing PE
- integrasi
- lada
- kapasitas mengarit
- morfometri
- Sistem integrasi ternak kambing PE dan tanaman lada merupakan salah satu model pengembangan budidaya ternak kambing PE dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha pertanian. Penelitian bertujuan mengetahui deskripsi karakteristik peternak dalam menerapkan integrasi kambing PE dan tanaman lada, kapasitas mengarit serta pengukuran morfometrik pada tubuh kambing PE di Kabupaten Bengkayang
- PE goat
- integration
- pepper
- mowing capacity
- morphometry