Jurnal Mahasiswa Perpajakan
Not a member yet
245 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENERAPAN FAKTUR PAJAK ELEKTRONIK SEBAGAI UPAYA MENCEGAH PENERBITAN FAKTUR PAJAK FIKTIF (Studi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Surabaya Gubeng)
This study aimed to analyze the implementation of the Electronic Tax Invoice Tax Office Primary Surabaya Gubeng, barriers that are occured and how to overcome obstacles in the implementation of Electronic Tax Invoice as an effort to prevent the issuance of fictitious tax invoices. Researcher uses qualitative research with descriptive analysis. Results from this study is that the Tax Office Primary Surabaya Gubeng already well in implementing the Electronic Tax Invoice, it proved with significant results in terms of preventing the issuance of fictitious tax invoices are carried out by the taxpayer. Obstacles that are arised during the implementation of the Tax Invoice Electronic is a reliance on the system and internet network connection, the level of ability and omissions Taxable Entrepreneur and computer facilities Taxable Entrepreneur unsatisfactory, while alternative ways to overcome the obstacles that are arised during the implementation of the Tax Invoice Electronic is through increased quality information system network, opened a training class operation Electronic Tax Invoice and urged the Taxable Entrepreneur to renew or to update the computer. Keywords : Tax invoice, Electronic Tax Invoice, Tax Invoice Fictitious ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Faktur Pajak Elektronik pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Surabaya Gubeng, hambatan yang terjadi serta cara mengatasi hambatan dalam penerapan Faktur Pajak Elektronik sebagai upaya mencegah penerbitan faktur pajak fiktif. Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Kantor Pelayanan Pajak Pratama Surabaya Gubeng sudah baik dalam menerapkan Faktur Pajak Elektronik, hal itu terbukti dengan hasil yang signifikan dalam hal mencegah penerbitan faktur pajak fiktif yang dilakukan oleh Wajib Pajak. Hambatan yang muncul selama penerapan Faktur Pajak Elektronik adalah ketergantungan pada sistem serta koneksi jaringan internet, tingkat kemampuan dan kelalaian Pengusaha Kena Pajak dan fasilitas komputer Pengusaha Kena Pajak yang kurang memadai, sedangkan alternatif cara untuk mengatasi hambatan yang muncul selama penerapan Faktur Pajak Elektronik adalah melalui peningkatan kualitas jaringan sistem informasi, membuka kelas pelatihan pengoperasian Faktur Pajak Elektronik dan menghimbau kepada Pengusaha Kena Pajak untuk memperbarui atau melakukan update komputer secara teratur dengan cara mengikuti tutorial dan trik tentang cara mengupdate windows . Kata kunci : Faktur pajak, Faktur Pajak Elektronik, Faktur Pajak Fikti
PENGARUH SURAT TEGURAN TERHADAP PENCAIRAN TUNGGAKAN PAJAK DENGAN SURAT PAKSA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara)
The research to explain determine of exhortation letter on the liquefaction of lease arrears with letter force as intervening variable of Tax Office North Malang. Research type is explanatory research with quantitative approach. The population used time series with saturated sampling method. Source of data is collected from the secondary data. Analysis used is descriptive analysis and inferential analysis. The variable exhortation letter significantly on variable letter force of coefficients 0,353 beta and value of sig 0,006 (0,006<0,05). Variable exhortation letter against the liquefaction of lease arrears significantly 0,467 and value of sig 0,000 (0,000<0,05), variable letter force on the liquefaction of lease arrears also affected as much as 0,354 and value of sig 0,001 (0,001<0,05), and letter force as intervening variable also affected as much as 0,124. Inferential that exhortation letter influencing letter force and liquefaction of lease arrears, either through direct or also indirectly. Key Words: Exhortation Letter, Letter Force, Liquefaction of lease arrears ABSTRAK Penelitian digunakan menguji pengaruh surat teguran terhadap pencairan tunggakan pajak dengan surat paksa sebagai variabel intervening pada KPP Pratama Malang Utara. Penelitian penjelasan dengan pendekatan kuantitatif merupakan jenis penelitian yang digunakan. Populasi yang digunakan data runtutan waktu dengan metode sampling jenuh. Sumber data dari data sekunder. Terdapat analisis deskriptif dan analisis inferensial. Variabel surat teguran berpengaruh terhadap variabel surat paksa dibuktikan nilai koefisien beta 0,353 dan nilai sig (0,006<0,05). Variabel surat teguran terhadap variabel pencairan tunggakan pajak 0,467 dan sebesar (0,000<0,05), surat paksa terhadap variabel pencairan tunggakan pajak juga 0,354 dan nilai probabilitas (0,001<0,05), dan untuk surat paksa sebagai variabel intervening berpengaruh 0,124. Kesimpulannya bahwa surat teguran mempengaruhi surat paksa dan pencairan tunggakan pajak, baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Kata Kunci: Surat Teguran, Surat Paksa, Pencairan Tunggakan Paja
PENGARUH IMPLEMENTASI SISTEM ELEKTRONIK BAGI WAJIB PAJAK TERHADAP KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI PERPAJAKAN (Studi pada Wajib Pajak terdaftar di KPP Pratama Malang Utara)
This research aimed is to describe the impact of the implementation of an electronic system for taxpayers towards service quality of tax administration on KPP Pratama Malang Utara. This research is a quantitative type of explanatory research. Sources of data are primary data and secondary data obtained from the method of distributing questionnaires and documentation record. Sampling method used on this research is accidental sampling. Analysis method used on this research are descriptive analysis and inferential analysis. Results of this research showes that the variable of e-SPT electronic system implementation, variable of e-Registration electronic system implementation, and variable of e-Filing electronic system implementation has significant impact on the variable of tax administration services quality. Suggestions for DJP are to improve the socialization of the electronic system for taxpayers, and simplify the electronic systems so it can be received by the taxpayer and the DJP is also expected to improve the visual appearance of the electronic system to make it more attractive. Keywords: Implementation of e-SPT electronic system , implementation of electronic e-Registration system, the implementation of electronic systems e-Filing, Tax Administration Service Quality ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh implementasi sistem elektronik bagi Wajib Pajak terhadap kualitas pelayanan administrasi perpajakan pada KPP Pratama Malang Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian explanatory research. Sumber data diperoleh dari data primer dan data sekunder dengan metode menyebarkan kuesioner serta mencatat dokumentasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode accidental sampling. Analisis yang digunakan adalah Analisis Deskriptif dan Analisis Inferensial. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel implementasi sistem elektronik e-SPT, variabel implementasi sistem elektronik e-Registration, dan variabel implementasi sistem elektronik e-Filing berpengaruh signifikan terhadap variabel kualitas pelayanan administrasi perpajakan. Saran bagi DJP agar lebih meningkatkan penyuluhan mengenai sistem elektronik bagi Wajib Pajak, serta menyederhanakan agar sistem elektronik dapat lebih di terima oleh Wajib Pajak dan pihak DJP juga diharapkan meningkatkan tampilan fitur secara visual pada sistem elektronik agar lebih menarik Kata Kunci : Implementasi sistem elektronik e-SPT, Implementasi sistem elektronik e-Registration, Implementasi sistem elektronik e-Filing, Kualitas Pelayanan Administrasi Perpajakan
PENGARUH PEMAHAMAN DAN PENGETAHUAN WAJIB PAJAK TENTANG PERATURAN PERPAJAKAN, KESADARAN WAJIB PAJAK, KUALITAS PELAYANAN, DAN SANKSI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (STUDI SAMSAT KOTA MALANG)
Tax is the main source of state revenues where the activity of countries such as national development funded by tax is difficult to do if there is no revenue from tax sector. To make the effectiveness of development equity, decentralization from the central government to supervise and arrange directly about affairs in the regions is needed that policy, planning, implementation, and financing are given to the regional government. The purpose of this research is to find the influence of the knowledge and understanding of taxpayers about rules taxation, the awareness of taxpayers, the quality of services, and the tax penalty toward taxpayers’ compliance. The method used in this research is explanatory research. Accidental sampling technique is used by spreading questionnaires to one hundred taxpayers’ vehicles registered in Kantor Bersama Samsat Kota Malang. The techniques of data analysis used are the statistical descriptive and multiple of linear regression analysis. The research result indicates that the variable of knowledge and understanding of taxpayers about the rules of taxation, awareness taxpayers, quality of services, and tax penalties have significant impact toward the compliance of taxpayers’ motor vehicles registered in the office. Keywords: taxpayers, tax revenue, local taxes, vehicles, compliance ABSTRAK Pajak adalah sumber utama dari penerimaan negara dimana kegiatan negara seperti pembangunan nasional yang dibiayai dari pajak sulit dilaksanakan jika tidak adanya penerimaan dari sektor pajak. Dalam rangka efektifitas pemerataan pembangunan, Disentralisasi dari pemerintah pusat untuk mengawasi serta mengatur secara langsung urusan urusan di daerah sangat dibutuhkan, sehingga kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, dan pembiayaan diberikan kepada pemerintah daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel pengetahuan dan pemahaman wajib pajak tentang peraturan perpajakan, kesadaran wajib pajak, kualitas pelayanan, dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah explanatory research. Accidental sampling digunakan dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuisioner kepada 100 orang wajib pajak kendaraan bermotor yang terdaftar di Kantor Bersama Samsat Kota Malang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pengetahuan dan pemahaman wajib pajak tentang peraturan perpajakan, kesadaran wajib pajak, kualitas pelayanan, dan sanksi perpajakan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor yang terdaftar di Kantor Bersama Samsat Kota Malang. Kata Kunci: Wajib Pajak, Penerimaan Pajak, Pajak Daerah, Kendaraan Bermotor, Kepatuha
ANALISIS PENERAPAN ELEKTRONIK PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (E-PBB) (STUDI PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN LAMONGAN)
Electronic Tax Property (E-PBB) is application which uses to conduct the management tax property sector rural and urban areas in Lamongan. PBB-P2 management through the application of E-PBB consisting of data collection, judgment, determination, billing, payment and one door service. The implementation of E-PBB in Lamongan was already carried out well, but there needs to be active cooperation from tax payers to help tax management by using E-PBB. Participation tax payers in the management of PBB-P2 consisting of the delivery of notification letters of tax object (SPOP) and the payment of PBB-P2. E-PBB is one part of the implementation of e-government program has already been held by Lamongan. E-Government is public service provided to the public through the use of technology and information in order to increase the quality of public services. There are 8 element success of the project e-government, political environment, leadership, planning, stakeholders, transparency, budgets, technology and innovation. E-PBB have met 8 elements success e-government project, but there were 1 element is not yet optimal, the element is stakeholder. Comprising the government of stakeholders, private and tax payers, stakeholders taxpayers still working on optimal because low socialization and knowledge of application. Keywords: PBB-P2, E-PBB, E-Government ABSTRAK E-PBB aplikasi pengelolaan PBB-P2 di Kabupaten Lamongan. Pengelolaan PBB-P2 melalui aplikasi E-PBB terdiri dari pendataan, penagihan, penetapan, penilaian, pembayaran dan pelayanan PBB-P2. Penerapan E-PBB di Kabupaten Lamongan sudah dilaksanakan dengan baik, hanya masih diperlukan kerjasama aktif wajib pajak PBB-P2 untuk mensukseskan pengelolaan pajak melalui aplikasi E-PBB dengan menyampaikan Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP) dan pembayaran PBB-P2 yang terhutang. E-PBB merupakan salah satu bentuk pelaksanaan E-Government yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan. E-Government merupakan pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat melalui penggunaan teknologi dan informasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Delapan (8) elemen sukses pelaksanaan proyek E-Government, yaitu political environment, leadership, planning, stakeholders, transparency/visibility, budgets, technology dan innovation. E-PBB telah memenuhi 8 elemen kesuksesan proyek E-Government, namun terdapat 1 (satu) elemen yang masih belum optimal yaitu stakeholders. Stakeholders terdiri dari pemerintah, pihak swasta dan wajib pajak, stakeholder wajib pajak masih berjalan dengan optimal dikarenakan sosialisasi yang rendah dan pengetahuan tentang aplikasi E-PBB juga rendah. Kata Kunci: PBB-P2, E-PBB, E-Governmen
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN FISKUS TERHADAP REINVENTING POLICY DAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi pada Wajib Pajak Badan yang Terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Madya Bekasi)
The pursuit of an ever-increasing state revenues in every year it must be offset by increased tax compliance . In order to improve taxpayer compliance that impact on state revenue then by this government launched a policy such as the elimination of administrative sanctions set out in Finance Minister Regulation No. 91 / PMK.03 / 2015 on April 30 , 2015 by reinventing term policy. To support the government's policy is to run smoothly , then the quality of care by working unit tax authorities needs to be improved . The object of research is conducted on a registered taxpayer in KPP Madya Bekasi by distributing questionnaires and record documentation. Source of data used comes from the primary data and secondary data with quantitative approach . Analysis of the data used in this research is descriptive analysis and path analysis. Keywords : Quality of Tax Authority Service, Reinventing Policy, Compliance of the Taxpayers ABSTRAK Upaya mengejar penerimaan negara yang selalu meningkat disetiap tahunnya maka harus diimbangi dengan peningkatan kepatuhan wajib pajak. Demi meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak yang berdampak pada penerimaan negara maka dengan hal ini pemerintah meluncurkan suatu kebijakan berupa penghapusan sanksi administrasi yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 91/PMK.03/2015 pada tanggal 30 April 2015 dengan istilah reinventing policy. Untuk mendukung kebijakan pemerintah tersebut dapat berjalan lancar, maka kualitas pelayanan oleh satuan kerja aparat pajak perlu ditingkatkan. Wajib Pajak Badan yang terdaftar di KPP Madya Bekasi merupakan objek dalam penelitian ini dan dengan menyebarkan kuesioner dan mencatat dokumentasi. Sumber data yang digunakan berasal dari data primer dan data sekunder dengan pendekatan kuantitatif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis jalur (Path Analysis). Kata kunci : Kualitas Pelayanan Fiskus, Reinventing Policy, Kepatuhan Wajib Paja
ANALISIS PENERAPAN PERENCANAAN PAJAK PPh 21 SEBAGAI UPAYA PENGHEMATAN BEBAN PAJAK PENGHASILAN BADAN (STUDI KASUS PADA PT Z)
PT Z as a profit-oriented organization has the main goal to earn profit optimally, but the higher profits will also cause the higher income tax to be paid. This led the company to make efforts to saving income tax expense to be paid. The type of this research is descriptive analytical with data collection technique using documentation. The research focus is Tax Planning through the three alternatives with four methods of calculating Income Tax Article 21 and the impact of Tax Planning implementation as an effort to saving Income Tax expense of PT Z. The result shows that the implementation of tax planning using Gross Up Method is most appropriate for PT Z. Application of Gross Up Method successfully proved in reducing Income Tax to Rp 1,621,953,267, - or able to saving Income Tax Expense of Rp 62,876,413, -. In addition, the implementation of Gross Up Method also resulted in the company's commercial profit after tax increased to Rp 4,966,510,162, - or an increase in profit of Rp 29,988,633, -. Keywords: Tax Planning, Income Tax Article 21, Corporate Income Tax, Tax Savings ABSTRAK PT Z sebagai organisasi yang berorientasi pada laba mempunyai tujuan utama untuk mendapatkan laba seoptimal mungkin, namun semakin besar laba yang diperoleh juga akan menyebabkan beban pajak menjadi lebih besar. Hal ini menyebabkan perusahaan melakukan berbagai upaya untuk menghemat beban pajak yang harus dibayar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif analitis dengan teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Fokus penelitian adalah perencanaan pajak melalui tiga alternatif dengan empat metode perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 karyawan serta dampak penerapan perencanaan pajak tersebut sebagai upaya penghematan beban Pajak Penghasilan Badan PT Z. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan perencanaan pajak menggunakan Gross Up Method merupakan yang paling tepat bagi PT Z. Penerapan Gross Up Method terbukti berhasil menurunkan Pajak Penghasilan perusahaan menjadi Rp 1.621.953.267,- atau mampu melakukan penghematan Pajak Penghasilan sebesar Rp 62.876.413,-. Selain itu, penerapan Gross Up Method juga mengakibatkan laba komersial perusahaan setelah pajak meningkat menjadi Rp 4.966.510.162,- atau terjadi peningkatan laba sebesar Rp 29.988.633,-. Kata Kunci: Perencanaan Pajak, Pajak Penghasilan Pasal 21, Pajak Penghasilan Badan, Penghematan Paja
PENGARUH INFLASI, PEMERIKSAAN PAJAK DAN JUMLAH WAJIB PAJAK TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PENGHASILAN (Studi Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara Periode 2010 Sampai 2014)
This research is conducted on the basis of the debate about the influence of macroeconomic variables such as inflation, and fiscal policy on income tax revenue. The type of research use explanatory research with quantitative approach. This research uses monthly data from 2010 to 2014 with sample of 50 time series data. Sources of the data used in this research is secondary data derived come from documentation of Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara and Badan Pusat Statistik Kota Malang, as well as the type of data used are secondary data. The data analysis technique used for this research is multiple linear regression with dependent variable is income tax revenue and independent variable is inflation, tax audit and tax payers. The result of study reveal that variable of tax audit and rax payers have a significant effect on income tax revenue, whereas the variable of inflation has no significant effect on income tax revenue. Result of the study simultaneously with independent variable is inflation, tax audit and tax payers have a significant effect on income tax revenue with the ability of independent vaiables in explaining the dependent variable by 19%. Keywords: Inflation, Tax Audit, Tax Payers, Income Tax Revenue ABSTRAK Penelitian ini dilakukan atas dasar perdebatan mengenai pengaruh variabel ekonomi makro seperti inflasi, dan kebijakan fiskal terhadap penerimaan pajak penghasilan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data bulanan mulai tahun 2010 sampai 2014 dengan sampel sebesar 50 buah data runtut waktu. Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari dokumentasi Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara dan Badan Pusat Statistik Kota Malang. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan variabel bebas adalah penerimaan pajak penghasilan dan variabel bebas adalah inflasi, pemeriksaan pajak dan jumlah wajib pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pemeriksaan pajak dan jumlah wajib pajak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak penghasilan, sedangkan variabel inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak penghasilan. Hasil penelitian secara simultan variabel inflasi, pemeriksaan pajak dan jumlah wajib pajak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak penghasilan dengan kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat sebesar 19%. Kata Kunci: Inflasi, Pemeriksaan Pajak, Jumlah Wajib Pajak, Penerimaan Pajak Penghasila
PENYESUAIAN LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL BERDASARKAN AUDIT DEDUCTIBLE EXPENSES SEBAGAI UPAYA TAX PLANNING DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN FISKAL (Studi PT XYZ di Jakarta)
This research has some purposes to know the part of expenses that need to do some tax planning activities and to know some tax planning efforts that can do to the company with used analitical descriptive method through the method of data collection such as literature study and documentation. Based on this research is known that tax planning effort in PT XYZ with do some adjusment of expenses in financial statement can be decrease an underpayment tax which must be borned by the company. Because total of fiscal expenses that borne by PT XYZ increase than fiscal expenses before tax planning activity. Based on Financial Statement of PT XYZ contain a part of some expenses that must be identified in order to make that expenses to be deductible. Tax planning activity that can be done by PT XYZ with switching a charity expenses to be others expenses and/or Welfare allowances and charging a deductible expenses maximally. Keywords : Tax Planning, Comercial Financial Statement, Fiscal Financial Statement ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen biaya yang perlu dilakukan tax planning serta mengetahui upaya tax planning yang dapat dilakukan perusahaan dengan jenis penelitian deskriptif Analitis melalui metode pengumpulan data studi kepustakaan, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa adanya upaya tax planning PT XYZ dengan melakukan penyesuaian biaya pada laporan keuangan dapat menekan jumlah pajak kurang bayar yang seharusnya ditanggung perusahaan, hal ini dikarenakan jumlah biaya fiskal yang ditanggung PT XYZ meningkat dibandingkan biaya fiskal sebelum tax planning. Berdasarkan Laporan Keuangan PT XYZ terdapat komponen biaya yang harus diidentifikasi agar biaya tersebut dapat dibebankan secara fiskal. Upaya tax planning yang dapat dilakukan PT XYZ yaitu dengan mengalihkan biaya sumbangan menjadi biaya lain – lain dan/atau tunjangan kesejahteraan serta memaksimalkan pembebanan biaya deductible. Kata Kunci : Tax Planning, Laporan Keuangan Komersial, Laporan Keuangan Fiska
ANALISIS KONTRIBUSI PENDAPATAN BAGI HASIL PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DAN BEA BALIK NAMA KENDARAAN UNTUK DANA PEMBANGUNAN DAERAH KOTA MALANG PERIODE 2010-2014.
This study is motivated by the revenue receipt of (Motor Vehicle Tax) and (Customs of Motor Vehicle) Profit Sharing of Malang City that is increased and decreased over the period 2010-2014 by seeing its contribution to regional development fund. The method used is qualitative method descriptive research,using observation and documentation as the tools of data collection. The conclusion obtained from this study is that the realization of revenue of the Motor Vehicle Tax and Customs of Motor Vehicle Profit Sharing has reached the defined target despite there is unreachable target in certain year. The growth rate of revenue of Motor Vehicle Tax Profit Sharing has increased and decreased, but revenue growth of Customs of Motor Vehicle Profit Sharing experiences a steady increase, the level of local financial dependence of Malang City is rated so hight on revenue of Motor Vehicle Tax and Customs of Motor Vehicel) Profit Sharing. Contribution of revenue of Motor Vehicle Tax and Customs of Motor Vehicle Profit Sharing is so hight for regional development fund of Malang City. Keyword : the revenue of Motor Vehicle Tax and Customs of Motor Vehicle, regional development fund, Contribution ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh penerimaan Bagi Hasil sektor Pajak Kendaraan Bermotor serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Kota Malang yang mengalami peningkatan dan penurunan selama periode 2010-2014 dengan melihat kontribusinya untuk dana Pembangunan Daerah. Metode penelitian yang dipilih yaitu metode kualitatif deskriptif, sebagai alat pengumpulan datanya menggunakan observasi serta dokumentasi. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini bahwa realisasi pendapatan Bagi Hasil Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor telah mencapai target meskipun ada ketidaktercapaian di tahun tertentu. Pertumbuhannya mengalami peningkatan dan penurunan, akan tetapi pendapatannya mengalami peningkatan yang stabil, tingkat ketergantungan keuangan daerah Kota Malang dinilai sangat tinggi. Kontribusi pendapatan Bagi Hasil PKB dan BBNKB dinilai sangat tinggi untuk dana pembangunan daerah Kota Malang. Kata Kunci : Bagi Hasil Pajak, Pembangunan Daerah, Kontribus