Jurnal Mahasiswa Perpajakan
Not a member yet
245 research outputs found
Sort by
PENGARUH SOSIALISASI, PEMAHAMAN, DAN KESADARAN PROSEDUR PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi pada Wajib Pajak Orang Pribadi Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan di Desa Mojoranu Kabupaten Bojonegoro)
Di Indonesia, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan kebanyakan oleh masyarakat dibayarkan melalui perangkat desa setempat. Hal ini menyebabkan PBB-P2 rawan diselewengkan oleh perangkat desa dikarenakan setoran pembayaran pajak sering tidak disetorkan tepat waktu kepada Dispenda setempat. Hal tersebut dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pembayaran PBB-P2 yang seharusnya bisa dibayarkan sendiri oleh wajib pajak ke kantor Dispenda atau Bank Jatim. Jika hal ini tidak menjadi perhatian penuh oleh pemerintah, maka akan berdampak pada menurunnya Pendapatan Asli Daerah / penerimaan PBB-P2. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh variabel Sosialisasi, Pemahaman, dan Kesadaran Wajib Pajak, secara parsial dan simultan terhadap variabel Kepatuhan Wajib Pajak dalam membayar PBB-P2. Penelitian ini berlokasi pada Desa Mojoranu Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. Metode penelitian yang digunakan adalah explanatory research, dengan kuesioner yang disebarkan kepada 102 Wajib Pajak PBB-P2 di Desa Mojoranu. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sosialisasi, Pemahaman, dan Kesadaran Wajib Pajak, berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak secara simultan. Namun, secara parsial variabel sosialisasi dan kesadaran berpengaruh signifikan, sedangkan variabel pemahaman berpengaruh tidak signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Kata kunci: Sosialisasi, Pemahaman, Kesadaran Wajib Pajak, Kepatuhan Wajib Pajak, PBB-P2 ABSTRACT In Indonesia, the Land and Building Tax Rural Urban mostly have been paid through the local village. This led to tax prone distorted by the village due to deposit tax payments are often not paid on time to the local revenue. This can be affected by the lack of knowledge and awareness about tax payments that should be paid solely by the taxpayer to the Revenue office or Bank Jatim. If this doesn’t attention by the government, it will decrease local revenue. This study aimed to describe influence of socialization variables, understanding, and awareness of the Taxpayer, partially and simultaneously to variable Taxpayer Compliance in paying Land Tax Building Rural and Urban. This research located in the village Mojoranu of Bojonegoro. The method used is explanatory research, using a questionnaire that is distributed to 102 Taxpayers. Analysis of the data are using descriptive analysis and multiple linear regression analysis. The results indicated that socialization, understanding, and awareness of the Taxpayer, have significant effect on tax compliance simultaneously. However, in partial socialization and awareness have significant effect, while understanding variables isn’t significant effect on tax compliance. Keywords: Socialization, Understanding, Awareness taxpayer, Taxpayer Compliance, Tax on Land and Building Rural and Urban
PENGARUH KEPATUHAN WAJIB PAJAK HOTEL DAN RESTORAN TERHADAP PENERIMAAN PAJAK DAERAH (STUDI PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KOTA MALANG)
Local tax revenue is clear evidence participation taxpayer in development and equity regional for the sake of the common interest .The tax revenues can be measured or views based on compliance taxpayer in perform taxation.The purpose of this research is 1) to examine the effect of jointly a compliance taxpayers hotels and restaurants to local tax revenue. 2) to test the effect of partial obedience is obligatory hotel and restaurant taxes to local tax revenue. 3) To know between compliance tax payers from hotel and restaurant that a dominant influence local tax revenue. The results showed that compliance taxpayers hotel (X1), compliance taxpayers restaurant (X2) significant jointly against local tax revenue. In partial compliance taxpayers hotel (X1) have a positive influence and significant against local tax revenue while compliance taxpayers restaurant (X2) in partial having positif influence but didn’t significant influesnce against local tax revenue. Variable compliance taxpayers hotel ( X1) is variable that dominant influence local tax revenue (Y). Keywords: Compliance Taxpayers Hotel, Compliance Taxpayers Restaurant and Local Tax Revenue ABSTRAK Penerimaan pajak daerah merupakan bukti nyata partisipasi wajib pajak dalam pembangunan dan pemerataan daerah demi tercapainya kepentingan bersama. Besarnya penerimaan pajak dapat diukur atau dilihat berdasarkan kepatuhan wajib pajak dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk menguji pengaruh secara bersama-sama kepatuhan wajib pajak hotel dan restoran terhadap penerimaan pajak daerah. 2) Untuk menguji pengaruh secara parsial kepatuhan wajib pajak hotel dan restoran terhadap penerimaan pajak daerah. 3) Untuk mengetahui antara kepatuhan wajib pajak hotel dan restoran yang dominan mempengaruhi penerimaan pajak daerah. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepatuhan wajib pajak hotel (X1), kepatuhan wajib pajak restoran (X2) berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap penerimaan pajak daerah. Secara parsial kepatuhan wajib pajak hotel (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak daerah sedangkan kepatuhan wajib pajak restoran (X2) secara parsial memiliki pengaruh positif tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak daerah. Variabel kepatuhan wajib pajak hotel (X1) merupakan variabel yang dominan mempengaruhi penerimaan pajak daerah (Y). Kata Kunci: Kepatuhan Wajib Pajak Hotel, Kepatuhan Wajib Pajak Restoran dan Penerimaan Pajak Daera
EVALUASI PELAKSANAAN PEMERIKSAAN PAJAK RESTORAN SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PENERIMAAN PAJAK RESTORAN KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT
Regional tax is one of the sources of local revenue used in regional development. Restaurant tax is one of the types of regional tax. In the context of optimization revenue from tax restaurant, the efforts is do tax auditon restaurant business. The tax audit aimed to know and optimize the revenue from tax restaurant in West Jakarta Administration City. This research aims to evaluate the implementation of tax restaurant audit which do by Suku Dinas Pelayanan Pajak West jakarta Administration City and know the impact from the audit of tax restaurant revenue. The results of this research shows that the procedure tax audit of tax restaurant has been done according to the standar precedure. The impact from tax audit of tax restaurant shows that the level of revenue from tax audit is very small if seen from specified target. Keywords: Tax Audit, Tax Restaurant, Tax Revenue ABSTRAK Pajak daerah merupakan salah satu sumber penerimaan daerah yang digunakan dalam pembangunan daerah. Pajak restoran merupakan salah satu jenis dari pajak daerah. Dalam rangka optimalisasi penerimaan pajak restoran di Kota Administrasi Jakarta Barat, upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan pemeriksaan pajak atas usaha restoran. Pemeriksaan pajak restoran bertujuan untuk mengetahui dan mengoptimalkan penerimaan dari pajak restoran di Kota Administrasi Jakarta Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pemeriksaan pajak restoran yang dilakukan oleh Kantor Suku Dinas Pelayanan Pajak Kota Administrasi Jakara Barat dan mengetahui dampak dari pemeriksaan tersebut terhadap penerimaan pajak restoran. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pemeriksaan pajak restoran telah dilakukan sesuai standar prosedur. Dampak dari pemeriksaan pajak restoran menunjukan bahwa tingkat penerimaan dari hasil pemeriksaan pajak restoran sangat kecil jika dilihat dari target yang ditetapkan. Kata Kunci: Pemeriksaan Pajak, Pajak Restoran, Penerimaan Paja
ANALISIS EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PEMERIKSAAN PAJAK ATAS PENERBITAN SURAT KETETAPAN PAJAK (Studi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Surakarta)
The reformation of Indonesian tax system has to cover kind of tax evasion. Tax audit is one of the preventive way that Directorate General of Taxes (DJP) made. The outcame of tax audit is the number of tax obligation supposedly owed with Tax Assessment as legal paper. In every tax servise offices had tax audit income target, but the quantity of tax auditors is not well-matched with the high target. In this case unrateable the number of tax auditors and target can be infeccted on quantity and quality of tax audit. This research is to determine and analysis efectiveness of tax audit on publishing tax assessment as legal paper and to determine the factor of support and inhibitor of tax audit. The research use descriptive method with qualitative approach also supported by quantitative data. The analysis devide into 5 ratio to determine tax audit efectiveness. The result show that tax audit in Surakarta Tax Service Office in 2012-2015 on 3 ratio has been appropriated with the efectiveness principal, but in 2 ratio tax audit suffered fluctuation. Keywords : Effectiveness, Tax Audit, Tax Assessment ABSTRAK Sistem administrasi perpajakan di Indonesia yang telah mengalami reformasi harus mampu mengantisipasi berbagai macam upaya-upaya penghindaran pajak. Salah satu langkah penanggulangan yang dilakukan Direktorat Jenderal Pajak adalah melakukan pemeriksaan pajak. Hasil pemeriksaan pajak adalah dikeluarkannya ketetapan tentang berapa kewajiban pajak yang seharusnya terhutang dengan penerbitan Surat Ketetapan Pajak sebagai produk hukumnya. Pada setiap Kantor Pelayanan Pajak pasti memiliki target penerimaan pemeriksaan, dimana target yang tinggi tidak sebanding dengan jumlah pemeriksa pajak yang ada dapat mengurangi kualitas dan kuantitas pemeriksaan yang dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas pelaksanaan pemeriksaan atas penerbitan Surat Ketetapan Pajak serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Analisis data untuk mengukur efektivitas pemeriksaan menggunakan 5 rasio. Selanjutnya akan diambil kesimpulan dari analisis data serta faktor pendukung dan penghambat pemeriksaan berdasarkan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pemeriksaan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Surakarta pada tahun 2012-2015 pada 3 rasio telah memenuhi prinsip efektivitas, walaupun pada 2 rasio mengalami fluktuasi. Kata Kunci : Efektivitas, Pemeriksaan Pajak, Surat Ketetapan Paja
PENGARUH PENGGUNAAN E-TAX TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi pada Wajib Pajak Terdaftar di Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang)
Self assessment system is one kind of tax collection which claim the taxpayers to take a role actively to count, calculate, pay and report their tax obligation by themselves. One of the methods that can beused is by using the online payment system or its usually called e-Tax. The using of e-Tax hopefully canhelp taxpayer to do their job or to fulfill their necessaries. This research aims to analyze and explain the influence of e-Tax using on taxpayer compliance. This research used explanatory research method and with quantitative approach. Based on the result of this analysis is known that e-Tax using variable has a positive but not significant influence toward taxpayer compliance. Keywords : e-Tax, Online Tax Payment, Tax Compliance ABSTRAK Self assessment system merupakan jenis sistem pemungutan dengan adanya peran aktif dari wajib pajak untuk menghitung, memperhitungkan, menyetor, dan melapor sendiri kewajiban perpajakannya. Salah satu sarananya adalah melalui penerapan sistem pembayaran pajak daerah secara online atau e-Tax. Penggunaan e-Tax diharapkan membantu pelaksanaan dan meningkatkan kemudahan bagi wajib pajak dalam menyelesaikan pekerjaan, serta dalam melakukan kewajiban perpajakannya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh penggunaan e-Tax terhadap kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian penjelasan dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari uji hipotesis menunjukkan terdapat adanya pengaruh dari penggunaan e-Tax terhadap kepatuhan wajib pajak, namun pengaruh yang diberikan tidak signifikan. Kata kunci: e-Tax, Pajak Online, Kepatuhan Wajib Paja
TAX PLAN ANALYSIS BEBAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 TERHADAP EFISIENSI PAJAK TERHUTANG PERUSAHAAN ROKOK AA BURING MALANG
AA Buring Malang Cigarette Company is a private company in Malang City. AA Buring Malang Cigarette Company is an industrial factory that has an obligation to pay the factory’s and worker’s tax. As company that has the obligation, AA Buring Malang Cigarette Company not have tax planning. The purpose of this research is to determine the best method in calculating income tax based on article 21, in order to gain the most efficient amount of the company tax. This research is conducted because the tax planning is the one which influences to minimize the company indebted tax. Minimizing the tax amount is one of the ways to save the tax so that the company does not feel burdensome by tax done by the government. This research uses descriptive method wich describe the phenomena then processed apropriate this function. The result this research shows the gross up method is the best method to calculating income tax based on article 21 and given an efficient income tax for the company Keywords: Tax Planning, Income Tax Based on Article 21, Efficient Income Tax ABSTRAK Perusahaan Rokok AA Buring merupakan perusahaan perseorangan yang ada di kota Malang. Perusahaan tersebut bergerak dalam industri rokok yang memiliki kewjiban untuk membayar pajak baik untuk pegawai maupun perusahaan. Khusus untuk pajak penghasilan Pasal 21 perusahaan perlu melakukan perencanaan pajak agar dapat mengefisiensikan pajak terhutangnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan metode terbaik dalam perhitungan pajak penghasilan pasal 21 sehingga memperoleh jumlah pajak yang paling efisien. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yaitu suatu metode yang mendeskripsikan keadaan suatu gejala yang kemudian diolah sesuai fungsinya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode gross up merupakan metode terbaik untuk menghitung pajak penghasilan pasal 21 dan menghasilkan pajak penghasilan tahunan yang paling efisien. Kata Kunci : Perencanaan Pajak, Pajak Penghasilan Pasal 21, Efisiensi Pajak Terhutan
PENGARUH BEA MASUK DAN PAJAK DALAM RANGKA IMPOR (BM DAN PDRI) TERHADAP TOTAL PENERIMAAN (Studi Pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang Periode Tahun 2011-2015)
On the basis of this research is the number of postal items abroad are not completed during the last 5 years continues to increase, while revenues Medium Customs and Excise Office Malang has increased. This type of research is explanatory research with quantitative approach. This research uses monthly data from 2011 until 2015 with a sample of 60 pieces of time series data. Sources of the data used in this research is secondary data obtained from the Kantor Pos Lalu Bea Malang and Medium Customs and Excise office Malang. The data analysis technique used for this research is multiple linear regression analysis with independent variable is Import Duties and Tax in Terms of Import, and the dependent variable is Total Revenue of Medium Customs and Excise Office Malang. The results of this research explains that the variable Import Duties and Tax in Terms of Import partially have a significant effect on Total Revenue. Results of the research simultaneously explains that Import Duties and Tax in Terms of Import have a significant effect by 31%. Keywords: Import Duties, Tax in Terms of Import, Total Revenue ABSTRAK Dilakukannya penelitian ini atas dasar jumlah kiriman pos luar negeri yang tidak diselesaikan selama 5 tahun terakhir terus meningkat, sedangkan penerimaan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang mengalami peningkatan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data bulanan tahun 2011 sampai tahun 2015 dengan jumlah sampel 60 buah data runtut waktu. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder yang diperoleh dari dokumentasi Kantor Pos Lalu Bea Malang dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan variabel bebas adalah Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor, dan variabel terikat adalah total penerimaan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa variabel Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor secara parsial berpengaruh signifikan terhadap total penerimaan. Hasil penelitian secara simultan mejelaskan bahwa Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor berpengaruh signifikan terhadap total penerimaan sebesar 31%. Kata Kunci: Bea Masuk, Pajak Dalam Rangka Impor, Total Penerimaa
PENGARUH PEMAHAMAN PERATURAN PERPAJAKAN, TARIF PAJAK DAN ASAS KEADILAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi pada Wajib Pajak Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang Berada Di Wilayah Kerja Kantor Pelayanan Pajak Pratama Batu Setelah Diberlakukannya Peratu
This study is to determine whether there is influence understanding of tax laws, the tax rate and the principle of fairness on tax compliance, Micro, Small and Medium Enterprises after the enactment of Government Regulation No. 46 Year 2013. This study uses three independent variables (understanding of tax laws, the tax rate and the principle of justice ) and one independent variable (tax compliance). Research takes a place in the working area Pratama Batu Tax Office. This type of research is explanatory research with a quantitative approach. 2107 population of taxpayers are using the Slovin formula and geting the number of 95 respondents. The sampling technique using cluster random sampling. Analysis of data using multiple linear regression. The study found that the variable understanding of tax laws and the principle of fairness is partially significant effect on tax compliance, whereas no significant effect on the tax rate on tax compliance. Results of the study simultaneously all independent variables have a significant effect on tax compliance. Keywords: Understanding, tariffs, justice, tax compliance, SMEs and Government Regulation No. 46 of 2013 ABSTRAK Penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemahaman peraturan perpajakan, tarif pajak dan asas keadilan terhadap kepatuhan wajib pajak Usaha Mikro Kecil dan Menengah setelah diberlakukannya Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013. Penelitian ini menggunakan 3 variabel independen (pemahaman peraturan perpajakan, tarif pajak dan asas keadilan) dan 1 variabel bebas (kepatuhan wajib pajak). Penelitian di wilayah kerja Kantor Pelayanan Pajak Pratama Batu. Jenis penelitian adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Populasi sebesar 2107 wajib pajak menggunakan rumus slovin sehingga mendapatkan jumlah 95 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa variabel pemahaman peraturan perpajakan dan asas keadilan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, sedangkan tarif pajak berpengaruh tidak signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Hasil penelitian secara simultan semua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Kata Kunci: Pemahaman, tarif, keadilan, kepatuhan wajib pajak, UMKM dan PP No 46 tahun 2013
ANALISIS PERHITUNGAN, PEMOTONGAN DAN PELAPORAN PPH PASAL 21 ATAS PNS TNI AD POMDAM V/BRAWIJAYA SURABAYA
Public servant earn a steady income based on the salary and allowances. Public servant’s income will become the subject of Income Tax Article 21, which is cut by the paymaster or treasurer. The system is known by the name of witholding tax system. The purpose of this study is to analyze and evaluate the suitability of the calculation and remittance Income Tax Article 21 carries out by Pomdam V/Brawijaya Surabaya with the Tax Act number 36 of 2008. This study uses a qualitative approach with descriptive research. The result, there’s miscalculation in terms of cost position, as a result the tax paid and reported to be larger than it should. Keywords: income tax, public servant, witholding ABSTRAK Pegawai Negeri Sipil (PNS) mendapat penghasilan tetap yaitu gaji dan tunjangan. Penghasilan yang diterima PNS akan dikenai Pajak Penghasilan (PPh) pasal 21 yang dipotong oleh juru bayar atau bendaharawan, sistem ini memiliki nama witholding tax system.Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi kesesuaian perhitungan dan penyetoran PPh pasal 21 yang dilakukan oleh Pomdam V/Brawijaya Surabaya terhadap Undang-Undang Perpajakan Nomor 36 Tahun 2008. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam melakukan penghitungan dan pemotongan pajak masih ditemukan kesalahan hitung dalam hal Biaya Jabatan. Akibat kesalahan ini, pajak yang disetor dan dilaporkan menjadi lebih besar dari seharusnya. Kata Kunci: Pajak Penghasilan, PNS, Witholdin
OPTIMALISASI RETRIBUSI PELAYANAN PASAR GUNA PENINGKATAN PAD DI KABUPATEN TULUNGAGUNG
The background to be done of this research is caused by the market service or facilities that provided by the local government they are they are the kios, the los, and the yard in the market that havenot been used optimally and make the revenue of levy isnot optimally yet. The market service or facilities are the kios, the los, and the yard in the market inside and outside. The case study with qualitative approach is choosen to explain and describe the result in this research. The result shows that beside the potential of the kios, the los that havenot been optimized there are still other potential is the pay tat is paid by the taders that isnot entry to the regions cash. Keywords : optimalize, service market levy ABSTRAK Latar belakang dilakukannya penelitian ini disebabkan oleh adanya pelayanan atau fasilitas pasar yang disediakan oleh Pemerintah Daerah berupa kios, los, dan halaman pelataran yang belum dimanfaatkan secara optimal yang mengakibatkan penerimaan retribusi belum optimal. Jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif dipilih untuk menggambarkan dan mendeskripsikan hasil penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selain potensi berupa kios, dan los yang belum optimal masih terdapat potensi lain berupa pembayaran yang dibayarkan oleh pedagang yang tidak masuk ke kas daerah. Kata kunci : optimalisasi, retribusi pelayanan pasa