Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang: Journals
Not a member yet
4296 research outputs found
Sort by
Evaluation of Permit-to-Work System for Confined Spaces Using Value Stream Mapping and Root Cause Analysis
The work permit system fulfills clause 6.1.5 in PP No. 50 of 2012 concerning Occupational Health and Safety Management Systems (SMK3) and is required for high-risk activities, such as hot work, confined space operations, work at height, and scaffolding operations. This research aims to analyze waste in the confined space work permit issuance process and determined the root causes. The methods employed are Value Stream Mapping (VSM), to map the permit issuance workflow and identify existing waste. Root Cause Analysis (RCA), to analyze the root causes of waste. The results illustrate process efficiency of the confined space permit issuance process through Future State Mapping and recommendations for potential improvements to reduce waste permit issuance process, prevent work delays and avoiding impediments to company productivity. The waste analysis results of the confined space permit issuance process using Value Stream Mapping (VSM) indicate that the Approval 1 stage is already categorized as Lean Enterprise, with a Process Cycle Efficiency (PCE) value > 30%. However, the Approval 2 and Approval 3 stages are still classified as Un-Lean Enterprise, with PCE values < 30%. Recommended improvements include developing a notification-based website system, prioritizing new permit submissions, enabling mobile approvals, refining the permit issuance SOP and online submission process.The work permit system fulfills clause 6.1.5 in PP No. 50 of 2012 concerning Occupational Health and Safety Management Systems (SMK3) and is required for high-risk activities, such as hot work, confined space operations, work at height, and scaffolding operations. This research aims to analyze waste in the confined space work permit issuance process and determined the root causes. The methods employed are Value Stream Mapping (VSM), to map the permit issuance workflow and identify existing waste. Root Cause Analysis (RCA), to analyze the root causes of waste. The results illustrate process efficiency of the confined space permit issuance process through Future State Mapping and recommendations for potential improvements to reduce waste permit issuance process, prevent work delays and avoiding impediments to company productivity. The waste analysis results of the confined space permit issuance process using Value Stream Mapping (VSM) indicate that the Approval 1 stage is already categorized as Lean Enterprise, with a Process Cycle Efficiency (PCE) value > 30%. However, the Approval 2 and Approval 3 stages are still classified as Un-Lean Enterprise, with PCE values < 30%. Recommended improvements include developing a notification-based website system, prioritizing new permit submissions, enabling mobile approvals, refining the permit issuance SOP and online submission process
PENGEMBANGAN E-MODUL MATERI EKOSISTEM YANG HARMONIS BERBANTU CANVA KELAS V SDN 009 TARUE LUWU UTARA
Ragam media pembelajaran semakin bervariasi pada era digital saat ini. Para guru disuguhkan denganberbagai macam pilihan guna mendukung proses belajar mengajar didalam kelas. Penelitian ini bertujuan untukmengembangkan e-modul berbantu canva design pada materi ekosistem yang harmonis kelas V SDN 009 Tarue Kab.Luwu Utara yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Modelpengembangan pada penelitian ini menggunakan model 4D yang terdiri dari empat tahapan yaitu Define, Design,Development, Disseminate. Subjek penelitian ini ialah peserta didik kelas V SDN 009 Tarue Kab. Luwu Utara. Instrumenpenelitian meliputi lembar validasi, lembar angket respon peserta didik dan guru, lembar validasi analisis kebutuhan.Proses validasi dilakukan oleh para ahli dengan mengisi lembar validasi untuk menilai aspek materi, media, bahasa danpengguna/tenaga pendidik dengan memperoleh nilai kevalidan rata-rata sebesar 83% yang memenuhi kriteria “ valid”.Tingkat kepraktisan dilihat dari uji coba produk E-Modul memperoleh nilai rata-rata 91% sehingga memenuhi kriteria“sangat praktis”. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa e-modul berbantu canva design pada materiekosistem yang harmonis yang telah dikembangkan memenuhi valid dan praktis untuk digunakan. Diharapkan E-Moduldapat menjadi salah satu alternatif bahan ajar yang dapat menunjang proses pembelajaran baik bagi peserta didikmaupun pendidi
ANALISIS EKSISTENSI POJOK BACA UNTUK MENGETAHUI MINAT MEMBACA SISWA DI SDN 104204 SAMBIREJO TIMUR
Tingkat minat baca pada siswa seringkali berada pada level yang kurang baik. Sehingga sekolah perlu berupayamenciptakan solusi guna meningkatkan minat baca pada siswa. Penelitian ini bertujuan, pertama, untuk mengetahuiperan pojok baca dalam mendukung minat membaca siswa di SDN 104204 Sambirejo Timur. Kedua, untuk mengetahuipengaruh pojok baca terhadap peningkatan minat membaca siswa di SDN 104204 Sambirejo Timur. Penelitian inimerupakan penelitian lapangan dan merupakan jenis penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini dipilih secara purposiveyang melibatkan kepala sekolah, wali kelas 5 dan siswa kelas 5 sebanyak 20 orang. Tujuan pemilihan subjek ini adalahuntuk mendapatkan informasi menyeluruh dan mendalam tentang keberadaan pojok baca dan bagaimana hal itumemengaruhi minat membaca siswa. Dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder, metode pengumpulandata dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian tentang analisis eksistensipojok baca untuk mengetahui minat membaca siswa di SDN 104204 Sambirejo Timur yaitu pertama, Eksistensi PojokBaca di SDN 104204 Sambirejo Timur telah beroperasi sejak tahun 2020. Pojok baca membantu siswa mendapatkanakses lebih mudah ke buku, meningkatkan minat membaca, serta meningkatkan kepemilikan dan tanggung jawab siswaatas koleksi bacaan mereka. Kedua, pelaksanaan Program Pojok Baca berjalan baik di seluruh kelas terutama di kelas 5semuanya berkat ketersediaan fasilitas, alokasi waktu, dan aktivitas literasi interaktif. Ketiga, Siswa kelas 5menunjukkan minat yang besar dalam membaca. Namun, frekuensi dan variasi bacaan perlu ditingkatkan sehinggasekolah perlu memperhatikan hal tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa pojok baca di SDN 104204 Sambirejo Timursecara signifikan meningkatkan minat siswa dalam membaca
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA MATERI PAHLAWANKU TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL BERBANTU QR-CODE KELAS VI SDN 277 SAMBIREJO KABUPATEN LUWU
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan peserta didik terhadap pengembangan media audiovisual pada materi pahlawanku terintegrasi kearifan lokal berbantu QR-code kelas VI SDN 277 Sambirejo KabupatenLuwu, Penelitian ini juga bertujuan untuk merancang media audio visual, menilai tingkat kevalidan, serta mengukurtingkat kepraktisan dan keefektifan media audio visual dalam mendukung proses pembelajaran. Penelitian inimenggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari limatahapan, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilaksanakan di SDN 277Sambirejo dengan subjek penelitian sebanyak 22 peserta didik kelas VI, wali kelas, serta validator. Objek yang ditelitiadalah media audio visual terintegrasi kearifan lokal. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket,sedangkan teknik analisis data meliputi analisis kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan tahap analisis kebutuhan yangdilakukan peneliti di SDN 277 sambirejo, maka dibutuhkan sebuah inovasi baru terutama dalam bahan ajar interaktif,dalam hal ini dikembangkan media audio visual pada materi pahlawanku terintegrasi kearifan lokal kelas VI.Selanjutnya media audio visual pada materi pahlawanku terintegrasi kearifan lokal divalidasi oleh tiga orang ahlisebagai validator diantaranya ahli bahasa 86% (sangat valid), ahli materi 89% (sangat valid) dan ahli desain 68%(valid). Pada hasil praktikalitas guru mendapatkan skor 100% dengan kategori sangat praktis, adapun hasilpraktikalitas peserta didik mendapatkan skor 81% dengan kategori sangat praktis, pada hasil efektivitas peserta didik100% kategorinya 22 atau seluruh siswa mendapatkan nilai tinggi
EFEKTIVITAS METODE TUTOR SEBAYA (PEER TEACHING) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI PECAHAN KELAS V DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk melihat pengaruh metode pembelajaran Tutor Sebaya (PeerTeaching) terhadap hasil belajar matematika siswa di kelas V SD Negeri 02 Tualang. Jenis penelitian ini adalah QuasiExperiment design dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VA yangberjumlah 18 dan kelas VB yang berjumlah 18 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa yangsebelumnya telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran tes dan daya pembeda soal. Instrumen diberikan sebelumdan sesudah diterapkannya metode pembelajaran Tutor Sebaya (Peer Teaching). Data hasil belajar berupa pretest danposttest diuji normalitas, homogenitas dan dilakukan uji independent sample t test. Diperoleh uji independent sample ttest didapat hasil 0,003 < 0,05 (sig < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran Tutor Sebaya(Peer Teaching) mempengaruhi hasil belajar matematika siswa pada materi membandingkan dan mengurutkanpecahan di kelas V SD Negeri 02 Tualang
INTERVENSI EDUKASI DAGUSIBU DAN TRANSFORMASI PENGETAHUAN PENGELOLAAN OBAT PADA REMAJA SMA IT UKHUWAH BANJARMASIN
Penyalahgunaan obat masih marak di kalangan anak muda, terutama karena kurangnya pengetahuan tentang pengadaan, penggunaan, penyimpanan, dan pembuangan obat yang benar. Inisiatif nirlaba ini bertujuan untuk memperluas pengetahuan anak muda tentang konsep DAGUSIBU (pengadaan, penggunaan, penyimpanan, dan pembuangan obat) melalui promosi kesehatan. Inisiatif ini dilakukan di SMA IT Ukhuwah Banjarmasin menggunakan pendekatan partisipatif. Dua puluh delapan siswa, yang dipilih melalui pengambilan sampel terarah dan aktif dalam organisasi sekolah seperti PMR, OSIS, dan PIK-R, berpartisipasi. Desain pra-pasca-tes digunakan untuk evaluasi guna mengukur perubahan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah inisiatif. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang semua indikator DAGUSIBU, yang tercermin dalam peningkatan persentase rata-rata jawaban benar dari 31,6% pada pra-tes menjadi 93,9% pada pasca-tes. Lebih lanjut, survei kepuasan mengungkapkan bahwa mayoritas peserta menganggap konten mudah dipahami, presentasinya jelas, dan aktivitas tersebut bermanfaat untuk memahami dan mengambil keputusan terkait penggunaan obat. Oleh karena itu, langkah-langkah promosi kesehatan DAGUSIBU dianggap efektif dalam memperkuat pengetahuan dan kesadaran kaum muda tentang penggunaan obat yang rasional dan aman
Pengembangan Daya Saing Sekolah melalui Analisis SWOT: Kajian pada SDIT Thoriqul Jannah Sinjai
This study examines the development of school competitiveness through SWOT analysis, focusing on SDIT Thoriqul Jannah in Sinjai. In the increasingly competitive educational environment, schools are required to maintain and enhance their competitiveness, especially in areas such as location, pricing, services, and promotion. The study aims to identify the strengths, weaknesses, opportunities, and threats (SWOT) of the school in these four aspects and to formulate strategies for improving its competitive position. A qualitative descriptive research method was employed, with data collected through semi-structured interviews, observations, and documentation. The findings highlight the school's strengths, such as its secure and conducive learning environment, affordable pricing, and strong community engagement. However, the study also identifies weaknesses, including limited accessibility, the need for more flexible payment schemes, and the underutilization of technology in services. The research concludes with strategic recommendations for the school to improve its competitiveness, such as enhancing the use of digital media for promotion, strengthening partnerships with parents and local communities, and optimizing its service quality to meet the growing demands of the educational market. This research contributes to the theoretical understanding of school management strategies and provides practical recommendations for educational institutions seeking to improve their competitiveness in a rapidly evolving marketPenelitian ini mengkaji pengembangan daya saing sekolah melalui analisis SWOT, dengan fokus pada SDIT Thoriqul Jannah di Sinjai. Dalam lingkungan pendidikan yang semakin kompetitif, sekolah dituntut untuk mempertahankan dan meningkatkan daya saingnya, terutama pada aspek lokasi, harga, layanan, dan promosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) sekolah dalam keempat aspek tersebut serta merumuskan strategi untuk meningkatkan posisi kompetitifnya. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dalam studi ini, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan kekuatan sekolah seperti lingkungan belajar yang aman dan kondusif, harga yang terjangkau, serta keterlibatan masyarakat yang kuat. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kelemahan, termasuk aksesibilitas yang terbatas, perlunya skema pembayaran yang lebih fleksibel, dan pemanfaatan teknologi yang belum optimal dalam pelayanan. Penelitian ini menyimpulkan rekomendasi strategis bagi sekolah untuk meningkatkan daya saingnya, seperti meningkatkan penggunaan media digital untuk promosi, memperkuat kemitraan dengan orang tua dan masyarakat setempat, serta mengoptimalkan kualitas layanan untuk memenuhi tuntutan pasar pendidikan yang terus berkembang. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman teoretis mengenai strategi manajemen sekolah dan memberikan rekomendasi praktis bagi lembaga pendidikan yang berupaya meningkatkan daya saing mereka di pasar yang berkembang pesa
Pendampingan Pembelajaran Hidroponik untuk Penguatan Life Skill dan Kemandirian Siswa ABK
Program pendampingan pembelajaran hidroponik ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengembangkan keterampilan hidup (life skill) dan kemandirian siswa berkebutuhan khusus (ABK) di SLB BC Kepanjen. Kegiatan hidroponik diterapkan sebagai media belajar yang mudah dipahami dan mampu mendorong keterlibatan aktif siswa. Pelaksanaan program dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan keterampilan, pendampingan kegiatan harian, monitoring dan evaluasi, serta perencanaan keberlanjutan. Secara kuantifikasi terjadi peningkatan 19,6% pada aspek pengetahuan dan 48,4% pada aspek keterampilan. Peningkatan tersebut ditunjukkan dengan kemampuan siswa dalam merawat tanaman, mengikuti instruksi bertahap, menunjukkan tanggung jawab terhadap tugas, serta mulai terbentuknya sikap mandiri dalam pelaksanaan kegiatan. Selain itu, keterlibatan guru sebagai pendamping utama berperan penting dalam memastikan proses belajar berjalan adaptif sesuai kebutuhan siswa. Program ini tidak hanya memperkuat keterampilan vokasional siswa, tetapi juga mendukung terbangunnya budaya ketahanan pangan berbasis sekolah. Dengan adanya rencana keberlanjutan, kegiatan hidroponik berpotensi menjadi bagian dari pembelajaran rutin yang memberdayakan dan inklusif bagi siswa ABK.Program pendampingan pembelajaran hidroponik ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengembangkan keterampilan hidup (life skill) dan kemandirian siswa berkebutuhan khusus (ABK) di SLB BC Kepanjen. Kegiatan hidroponik diterapkan sebagai media belajar yang mudah dipahami dan mampu mendorong keterlibatan aktif siswa. Pelaksanaan program dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan keterampilan, pendampingan kegiatan harian, monitoring dan evaluasi, serta perencanaan keberlanjutan. Secara kuantifikasi terjadi peningkatan 19,6% pada aspek pengetahuan dan 48,4% pada aspek keterampilan. Peningkatan tersebut ditunjukkan dengan kemampuan siswa dalam merawat tanaman, mengikuti instruksi bertahap, menunjukkan tanggung jawab terhadap tugas, serta mulai terbentuknya sikap mandiri dalam pelaksanaan kegiatan. Selain itu, keterlibatan guru sebagai pendamping utama berperan penting dalam memastikan proses belajar berjalan adaptif sesuai kebutuhan siswa. Program ini tidak hanya memperkuat keterampilan vokasional siswa, tetapi juga mendukung terbangunnya budaya ketahanan pangan berbasis sekolah. Dengan adanya rencana keberlanjutan, kegiatan hidroponik berpotensi menjadi bagian dari pembelajaran rutin yang memberdayakan dan inklusif bagi siswa ABK
Pelatihan Artificial Intelligence, Koding, dan Deep Learning Untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru SMK Kesehatan Samarinda
Transformasi teknologi digital telah membuat perubahan yang besar dalam bidang pendidikan. Kompetensi digital yang relevan perlu dikuasai guru termasuk pemahaman artificial intelligence, koding, dan deep learning. Permasalahan yang terjadi adalah teknologi artificial intelligence, koding, dan deep learning belum dilaksanakan, karena ada keterbatasan dalam memahami dan menerapkan konsep dan praktiknya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada guru SMK Kesehatan Samarinda untuk dapat menerapkan penggunaan artificial Intelligence, koding dan deep learning guna mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan dokumentasi, serta evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi kegiatan, catatan refleksi, dan kehadiran peserta. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme guru dalam mempraktikkan penggunaan artificial intelligence, koding dan deep learning selama pelatihan. Kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa materi presentasi, dan hands on file koding yang dipraktikkan di google colab untuk digunakan secara berkelanjutan. Transformasi teknologi digital telah membuat perubahan yang besar dalam bidang pendidikan. Kompetensi digital yang relevan perlu dikuasai guru termasuk pemahaman artificial intelligence, koding, dan deep learning. Permasalahan yang terjadi adalah teknologi artificial intelligence, koding, dan deep learning belum dilaksanakan, karena ada keterbatasan dalam memahami dan menerapkan konsep dan praktiknya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada guru SMK Kesehatan Samarinda untuk dapat menerapkan penggunaan artificial Intelligence, koding dan deep learning guna mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan dokumentasi, serta evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi kegiatan, catatan refleksi, dan kehadiran peserta. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme guru dalam mempraktikkan penggunaan artificial intelligence, koding dan deep learning selama pelatihan. Kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa materi presentasi, dan hands on file koding yang dipraktikkan di google colab untuk digunakan secara berkelanjutan.
Probabilistic Forecasting of M≥5.0 Earthquakes in East Java: A 30-Day LSTM Approach Using Seismic Feature Data
East Java is a seismically active region where short-term earthquake forecasting remains a critical yet challenging endeavor. While deterministic prediction is inherently unfeasible, probabilistic modeling offers a practical pathway for risk mitigation. This study develops a 30-day forward-window probabilistic forecasting model for M≥5.0 earthquakes in East Java using a Long Short-Term Memory (LSTM) network framed as a binary classification task. The model is trained on 25 years of seismic data (2001–2025) from BMKG Stasiun Geofisika Pasuruan. Twenty-five seismic features were rigorously selected through correlation analysis and data-leakage prevention protocols, while class imbalance was mitigated using adaptive loss weighting. The LSTM architecture was systematically optimized via sequential hyperparameter tuning and robust validation strategies. On a hold-out test set, the model achieved an AUC-ROC of 0.752, F1-score of 0.484, and recall of 0.673, indicating the model's capacity to detect impending seismic events with reasonable sensitivity. These results confirm that deep learning can effectively capture non-linear temporal patterns in seismic sequences. The primary contribution of this work is a validated, operationally ready probabilistic forecasting framework that can be integrated into regional earthquake monitoring systems, providing actionable lead time for disaster preparedness in East Java.East Java is a seismically active region where short-term earthquake forecasting remains a critical yet challenging endeavor. While deterministic prediction is inherently unfeasible, probabilistic modeling offers a practical pathway for risk mitigation. This study develops a 30-day forward-window probabilistic forecasting model for M≥5.0 earthquakes in East Java using a Long Short-Term Memory (LSTM) network framed as a binary classification task. The model is trained on 25 years of seismic data (2001–2025) from BMKG Stasiun Geofisika Pasuruan. Twenty-five seismic features were rigorously selected through correlation analysis and data-leakage prevention protocols, while class imbalance was mitigated using adaptive loss weighting. The LSTM architecture was systematically optimized via sequential hyperparameter tuning and robust validation strategies. On a hold-out test set, the model achieved an AUC-ROC of 0.752, F1-score of 0.484, and recall of 0.673, indicating the model's capacity to detect impending seismic events with reasonable sensitivity. These results confirm that deep learning can effectively capture non-linear temporal patterns in seismic sequences. The primary contribution of this work is a validated, operationally ready probabilistic forecasting framework that can be integrated into regional earthquake monitoring systems, providing actionable lead time for disaster preparedness in East Java