Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster MATARAMAN
Not a member yet
    1702 research outputs found

    Integration of Knowledge and Religion in the Perspective of Islamic Education: A Comparative Study of the Thoughts of Al-Attas and Fazlur Rahman

    Get PDF
    Contemporary Islamic education is facing a serious challenge in the form of a dichotomy between religious and secular sciences, which has led to an epistemological crisis and moral decline in the learning process. The integration of knowledge and religion has become an urgent agenda in order to develop an educational system that is not only rational and scientific but also spiritual and ethical. This study aims to critically analyze and compare the ideas of integration of knowledge and religion in the thoughts of two major Muslim scholars: Syed Muhammad Naquib al-Attas and Fazlur Rahman, and to assess their relevance to the development of Islamic education in Indonesia. This research uses a qualitative approach through library research, focusing on primary and secondary works by both scholars, as well as supporting literature in Islamic education, Islamic epistemology, and integrated knowledge. The data were analyzed using descriptive-comparative methods to reveal the similarities, differences, and educational implications of their ideas. The findings show that Al-Attas emphasizes the Islamization of knowledge and the cultivation of adab (ethics) as the foundation of integration, using a metaphysical and normative approach. In contrast, Fazlur Rahman promotes a hermeneutical-contextual methodology through his double movement theory, highlighting ethical interpretation and the response of revelation to social reality. Despite their different approaches, both agree on the urgency of integrating knowledge and religion to form a holistic human being (insān kāmil) in Islamic education. This study concludes that the integration models of Al-Attas and Rahman are highly relevant for addressing the dualism in Indonesia’s Islamic education system. It is therefore recommended that their concepts be selectively and contextually adopted in curriculum development, teacher training, and the formulation of educational visions based on adab, ethics, and epistemological integrity.Contemporary Islamic education is facing a serious challenge in the form of a dichotomy between religious and secular sciences, which has led to an epistemological crisis and moral decline in the learning process. The integration of knowledge and religion has become an urgent agenda in order to develop an educational system that is not only rational and scientific but also spiritual and ethical. This study aims to critically analyze and compare the ideas of integration of knowledge and religion in the thoughts of two major Muslim scholars: Syed Muhammad Naquib al-Attas and Fazlur Rahman, and to assess their relevance to the development of Islamic education in Indonesia. This research uses a qualitative approach through library research, focusing on primary and secondary works by both scholars, as well as supporting literature in Islamic education, Islamic epistemology, and integrated knowledge. The data were analyzed using descriptive-comparative methods to reveal the similarities, differences, and educational implications of their ideas. The findings show that Al-Attas emphasizes the Islamization of knowledge and the cultivation of adab (ethics) as the foundation of integration, using a metaphysical and normative approach. In contrast, Fazlur Rahman promotes a hermeneutical-contextual methodology through his double movement theory, highlighting ethical interpretation and the response of revelation to social reality. Despite their different approaches, both agree on the urgency of integrating knowledge and religion to form a holistic human being (insān kāmil) in Islamic education. This study concludes that the integration models of Al-Attas and Rahman are highly relevant for addressing the dualism in Indonesia’s Islamic education system. It is therefore recommended that their concepts be selectively and contextually adopted in curriculum development, teacher training, and the formulation of educational visions based on adab, ethics, and epistemological integrity

    Strategi Guru Bahasa Arab dalam Meningkatkan Maharah Kalam melalui Metode Taqdimul Qishah

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi yang digunakan oleh guru Bahasa Arab dalam upaya meningkatkan kemampuan berbicara (maharah kalam) siswa melalui penerapan metode taqdimul qishah (penyampaian cerita) di MAN 4 Madiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tiga metode utama, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru Bahasa Arab serta siswa kelas XI MAN 4 Madiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru melaksanakan strategi pembelajaran dalam tiga tahap utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, guru menyiapkan materi cerita yang sesuai dengan tingkat pemahaman siswa serta menyusun langkah-langkah pembelajaran yang mendukung aktivitas berbicara. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui kegiatan mendongeng, re-telling, diskusi kelompok, dan bermain peran, yang terbukti mampu meningkatkan keberanian dan kelancaran siswa dalam berbahasa Arab. Sedangkan tahap evaluasi dilakukan secara formatif dan sumatif melalui pengamatan langsung, umpan balik, serta penggunaan portofolio. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa hambatan, seperti rendahnya kepercayaan diri siswa, keterbatasan kosakata, dan minimnya sarana pendukung. Namun, guru mampu mengatasinya dengan pendekatan yang kreatif dan adaptif. Dengan demikian, metode taqdimul qishah dinilai efektif dalam mengembangkan maharah kalām siswa jika diterapkan secara konsisten dan terstruktur

    Integralisme Pendidikan Islam Sebagai Fondasi Etika Digital dalam Era Society 5.0

    Get PDF
    Peningkatan penggunaan teknologi digital menyebabkan problematika baru bermunculan, sebut saja masalah cybercrime, cyberbullying, ujar kebencian, sikap individualis dan banyak lagi. Kita sering kali mengalami kehilangan orientasi moral disaat terjadinya perkembangan teknologi yang pesat. Oleh karena itu diskursus etika harus menjadi bagian penting dari pendidikan di era modern agar manusia tetap dapat memegang prinsip-prinsip moral di tengah arus perubahan teknolog. Oleh karena itu, pendidikan Islam menjadi penting sebagai fondasi etika digital di era society 5.0.  Artikel ilmiah ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berbasis studi kepustakaan atau penelitian pustaka (library research). peneliti melakukan pengumpulan data dengan membaca, menganalisis dan menyimpulkan data dari beragam sumber refrensi yang relevan dengan topik penelitian, baik dari buku, jurnal ilmiah serta berbagai literatur lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tantangan etika digital di era society 5.0 tidak terlepas dari penggunaan teknologi seperti pelanggaran privasi, bocornya data-data diri diruang digital, penyebaran bertia hoaks, kesenjangan sosial, serta penyebaran ujaran kebencian adalah bentuk dari tantangan etika diera digital. Pendidikan Islam sangat penting untuk diintegrasikan sebab mengandung nilai aqidah, akhlak, syariah, dan ibadah yang akan membentuk karakter peserta didik. Strategi implementasi untuk mengintegrasikan pendidikan Islam melalui konsep integral-holistik, keragaman model, metode dan pendekatan integrated (terpadu)

    Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Pengajaran Bahasa Arab di Lembaga Pendidikan Islam (Kajian Literatur)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menelaah integrasi nilai-nilai Islam dalam pengajaran bahasa Arab di lembaga pendidikan Islam melalui pendekatan kajian literatur. Bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an memiliki posisi strategis tidak hanya sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai medium internalisasi nilai-nilai keislaman. Kajian ini mengidentifikasi bahwa pembelajaran bahasa Arab yang hanya berfokus pada aspek linguistik belum optimal dalam membentuk karakter siswa. Dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah, penelitian ini mengungkap model integrasi nilai melalui kurikulum, bahan ajar, metode pembelajaran, dan peran guru. Hambatan utama seperti minimnya pelatihan guru berbasis nilai, kurangnya media ajar yang relevan, dan rendahnya sinergi antar mata pelajaran menjadi tantangan tersendiri. Kajian ini menawarkan berbagai strategi penguatan seperti reformasi kurikulum, kolaborasi guru, dan pengembangan bahan ajar berbasis kisah Islami untuk mendukung pengajaran bahasa Arab yang bermuatan nilai. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam mengembangkan pendidikan Islam yang holistik dan berorientasi pada pembentukan karakter

    PERAN BANK SYARIAH DALAM MENDUKUNG EKONOMI HALAL DI INDONESIA

    Get PDF
    The development of the halal economy in Indonesia is increasingly rapid, along with increasing public awareness of the importance of transactions that comply with sharia principles. This research aims to analyze the role of sharia banks in supporting the development of the halal economy in Indonesia. The method used is a qualitative approach with descriptive analysis, which collects data through literature studies, interviews with industry practitioners, and observations of policies implemented by sharia banks. The research results show that Islamic banks play an important role in supporting the halal economy, both through sharia-based business financing, developing halal products, as well as contributing to halal industrial sectors such as food, fashion and tourism. Apart from that, sharia banks also play a role in providing education to the public regarding sharia products and services that can support halal economic growth in Indonesia. In conclusion, Islamic banks have a strategic role in strengthening the halal economic ecosystem, and need to continue to innovate and increase cooperation with various sectors to encourage sustainable economic growth

    MENANAMKAN NILAI-NILAI ISLAMI MELALUI CERITA DONGENG PADA ANAK USIA DINI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam manfaat pemberian cerita dongeng Islami dalam menanamkan nilai-nilai keislaman pada anak usia 5 hingga 12 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan anak-anak, pendidik, dan orang tua, serta dokumentasi kegiatan mendongeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita dongeng Islami berperan penting dalam meningkatkan pemahaman anak terhadap konsep-konsep keislaman seperti kejujuran, kesabaran, tanggung jawab, dan rasa kasih sayang. Selain itu, pemberian cerita dongeng mampu membentuk sikap dan perilaku Islami yang positif dalam kehidupan sehari-hari anak, memperkuat kecerdasan spiritual dan emosional, serta meningkatkan minat dan motivasi belajar agama. Metode storytelling yang interaktif dan didukung media visual terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memperdalam internalisasi nilai-nilai agama. Penelitian ini merekomendasikan agar storytelling Islami menjadi bagian integral dalam kurikulum pendidikan formal maupun pengasuhan di keluarga guna membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan beriman kuat

    PENGGUNAAN MEDIA KERTAS ORIGAMI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 3 MI UNGGULAN MAMBAUS SHOLIHIN BLITAR

    Get PDF
    Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Penggunaan Media Kertas Origami dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas 3 MI Unggulan Mambaus Sholihin Blitar. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Metode yang diterapkan untuk mengumpulkan data mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1). Dalam perencanaan penerapan media origami untuk meningkatkan hasil belajar siswa, langkah-langkahnya mencakup penyusunan RPP. Proses penyusunan RPP mencakup pengkajian silabus, identifikasi materi pembelajaran, penetapan tujuan, pengembangan kegiatan pembelajaran, penjabaran jenis penilaian, serta penentuan alokasi waktu dan sumber belajar. 2). Pelaksanaan penerapan media origami dalam meningkatkan hasil belajar siswa dilakukan dengan cara meningkatkan perhatian siswa. Guru memperkenalkan media origami dan memberikan contoh bentuk, seperti bangun datar, hewan, atau bunga. Setelah itu, siswa diminta untuk mengikuti dan membuat bentuk tersebut menggunakan media origami. Kata kunci : Media, Kertas Origami, dan Hasil Belaja

    Penggunaan Flash Card sebagai Media Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Penguasaan Materi Tarkib Bahasa Arab

    Get PDF
    Di era 5.0 bahasa menjadi hal yang sangat urgent, dan Bahasa Arab adalah salah satu bahasa yang digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Salah satu penyebab utama kesulitan siswa dalam belajar bahasa Arab saat ini adalah minimnya penggunaan media pembelajaran yang dapat membantu mereka memahami materi dengan lebih mudah dan menyenangkan. Padahal, pemanfaatan media dalam pembelajaran sangat membantu dalam terlaksananya proses belajar mengajar agar efektif. Flash card merupakan salah satu media pembelajaran yang dinilai efektif dalam membantu siswa memahami materi Tarkib, karena memungkinkan mereka untuk menyusun dan mengartikan kosakata secara mandiri. Hal tersebut menjadikan siswa bisa belajar mandiri dan berfikir lebih baik lagi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah flash card berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dalam pembelajaran Tarkib mata pelajaran bahasa Arab di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen. Sebagai bagian dari pendekatan eksperimen, studi ini melibatkan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan hasil belajar. Perhitungan hasil penelitian dilakukan menggunakan software SPSS versi 26.0 untuk Windows. Berdasarkan hasil uji-t, diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,038 pada data post-test dan 0,026 pada data gain score. Karena kedua nilai tersebut lebih kecil dari 0,05, maka Hipotesis (Ha) diterima. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran flash card memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar bahasa Arab materi Tarkib.In the 5.0 era, language has become a highly urgent matter, and Arabic is one of the languages used by people around the world. One of the main reasons students struggle to learn Arabic today is the lack of use of instructional media that can help them understand the material more easily and enjoyably. In fact, the use of media in learning greatly supports the effective implementation of the teaching and learning process. Flash cards are considered one of the effective instructional media in helping students understand Tarkib material, as they allow students to construct and interpret vocabulary independently. This enables students to learn independently and think more critically. This study aims to determine whether flash cards have a significant effect on learning outcomes in the Arabic Tarkib subject at SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen. As part of an experimental approach, this study involves the use of pre-test and post-test to measure changes in learning outcomes. The research data were analyzed using SPSS version 26.0 for Windows. Based on the t-test results, the significance values (Sig. 2-tailed) were 0.038 for post-test data and 0.026 for gain score data. Since both values are less than 0.05, H₀ is rejected and Hₐ is accepted. This indicates that the use of flash card instructional media has a significant effect on the learning outcomes of Arabic Tarkib material

    KONSEP DAN IMPLEMENTASI PRINSIP EKONOMI SYARIAH DALAM MEWUJUDKAN KEADILAN SOSIAL (TINJAUAN TEORITIS)

    Get PDF
    Ekonomi syariah merupakan sistem ekonomi yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam, yang mengintegrasikan aspek material dengan dimensi moral, sosial, dan spiritual. Sistem ini menekankan keseimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat, serta menjunjung tinggi keadilan sosial sebagai tujuan utama. Keadilan tersebut tidak hanya tercermin dalam pemerataan hasil, tetapi juga dalam proses distribusi dan pengelolaan sumber daya yang adil dan beretika. Secara teoritis, ekonomi syariah berakar pada maqashid syariah yang menekankan perlindungan terhadap lima prinsip dasar: agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta, yang menjadi kerangka normatif dalam merancang kebijakan ekonomi Islam. Prinsip-prinsip seperti larangan riba, gharar, dan maisir, serta penerapan mekanisme zakat, infak, dan sedekah, menjadi instrumen penting dalam membentuk tatanan ekonomi yang inklusif dan berkeadaban. Dengan demikian, ekonomi syariah hadir tidak hanya sebagai alternatif sistem ekonomi, tetapi sebagai solusi integral dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera, adil, dan berlandaskan etika ilahiyah

    NARKOBA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF

    Get PDF
    Narkoba merupakan salah satu permasalahan global yang menimbulkan dampak serius bagi individu, keluarga, masyarakat, dan negara. Penyalahgunaan narkoba telah mengundang perhatian banyak kalangan, termasuk dalam perspektif hukum Islam dan hukum positif. Dalam pandangan hukum Islam, narkoba dilihat sebagai sesuatu yang haram karena dapat merusak akal dan tubuh, yang bertentangan dengan prinsip menjaga kesehatan dan keselamatan umat. Hukum Islam melarang segala bentuk perbuatan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain, dan hal ini tercermin dalam larangan terhadap khamar (alkohol) yang dalam banyak hal memiliki kemiripan dengan narkoba dalam hal efeknya terhadap fungsi otak. Selain itu, Islam juga mendorong tindakan preventif seperti pendidikan dan kesadaran sosial untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Di sisi lain, hukum positif mengatur peredaran dan penyalahgunaan narkoba melalui undang-undang yang berlaku di negara tertentu, seperti di Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Hukum positif menetapkan sanksi pidana yang tegas bagi pelaku kejahatan narkoba, baik yang terlibat dalam peredaran, pemilikan, maupun penyalahgunaan narkoba. Walaupun terdapat perbedaan dalam pendekatan antara hukum Islam yang bersifat lebih moral dan preventif, serta hukum positif yang lebih teknis dan represif, keduanya sepakat bahwa narkoba memberikan dampak buruk yang perlu dihindari. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bahaya narkoba serta hukumnya menurut hukum islam dan hukum positif. Penelitian ini merupakan penelitian Pustaka (library research). Tinjauan ini mengungkapkan pentingnya sinergi antara hukum Islam dan hukum positif dalam menangani permasalahan narkoba secara komprehensif, baik dari sisi pencegahan maupun pemberantasan

    1,437

    full texts

    1,702

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster MATARAMAN is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇