Jurnal Universitas Tribhwuana Tunggadewi
Not a member yet
2389 research outputs found
Sort by
Pendampingan Pelatihan Analisis Gula Dan Molase PT Pabrik Gula Rajawali I
Dinamika pendidikan di Indonesia terus berupaya mengembangkan potensi dan kreativitas peserta didik. Kolaborasi antara institusi pendidikan dan pelaku bisnis menjadi sarana yang efektif untuk memastikan relevansi kurikulum dan mempercepat pemecahan masalah di dunia kerja nyata. Universitas WR. Supratman (UNIPRA) di Surabaya bekerja sama dengan PT PG Rajawali I, sebuah perusahaan industri gula, untuk meningkatkan standar mutu produksi melalui pelatihan bagi karyawan. Fokus pelatihan ini adalah analisis gula dan molase, sehingga karyawan PT PG Rajawali I dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan yang mendalam terkait analisis gula dan molase. Sebanyak 25 karyawan PT PG Rajawali I dilibatkan dalam pelatihan, yang diselenggarakan oleh dosen dan alumni UNIPRA, dengan mengacu pada standar nasional terbaru. Pelatihan ini terdiri dari dua sesi: teori dan praktik. Pelatihan ini telah berhasil memperkaya pengetahuan yang menggabungkan teori mendalam dengan praktik langsung di laboratorium, sehingga mampu mendapatkan hasil evaluasi keberhasilan berdasarkan nilai peserta (rata-rata di atas 75) serta meningkatkan antusiasme kerja staf di departemen produksi, laboratorium, serta riset dan pengembangan.
Pembangunan Sarana Prasarana Penunjang Kegiatan Masyarakat Berupa Gazebo Untuk Meningkatkan Potensi Wisata Di Desa Wonokerso
Desa Wonokerso, sebuah desa di kecamatan Pakisaji memiliki lokasi yang strategis untuk dijadikan penghubung antara pusat kota malang dengan pusat pemerintah kabupaten malang. Dengan keistimewaan lokasi ini Desa Wonokerso sangat strategis untuk dikembangkan menjadi desa wisata pertanian dan pendidikan. Salah satu upaya dalam meningkatkan potensi wisata ialah dengan mendirikan sarana prasarana yang memadai seperti area rest area terpadu. Masterplan pengembangan wilayah rest area, playground dan sarana olahraga di Desa Wonokerso telah mulai dirintis oleh tim pengabdian UM sejak tahun 2022. Akan tetapi akibat keterbatasan dana, Pembangunan sarana prasarana ini belum sepenuhnya terlaksana. Oleh karena itu dalam program pengabdian wilayah mitra kali ini tim pengabdian membangun sarana prasara pendukung rest area berupa gazebo. Gazebo yang telah dibangun didesain sesuai dengan karakteristik khas desa Wonokerso. Model pendampingan partisipatif dilakukan dalam proses desain, pembangunan dan pengawasan gazebo di rest area Desa Wonokerso. Warga desa, Bumdes dan perangkat desa secara aktif dilibatkan dalam proses desain, agar kebutuhan warga terwadahi dengan tepat di dalam desain.
Health Belief Model Towards the Utilization of Acetic Acid Visual Inspection Method as an Early Detection Program for Cervical Cancer
Cervical cancer is a disease with high morbidity and mortality rates and ranks 4th highest in the world. Most people are not yet aware of the importance of early detection of cervical cancer, one of which is by visual inspection of acetic acid. The Health Belief Model Theory is needed to make people aware of the importance of Visual Inspection of Acetic Acid. The purpose of this study was to analyze the relationship between the health belief model and early detection of cervical cancer using the visual inspection method of acetic acid. The research design used was a cross-sectional design with a population of all integrated service post cadres in the Jagir Surabaya Health Center working area totaling 84 people. The sampling technique was purposive sampling. The sample consisted of 70 people with the criteria of being married and/or having had sexual intercourse. The instruments used were the Health Belief Model questionnaire and the Visual Inspection of Acetic Acid questionnaire. The analysis test used the Chi-square test, and the Fisher’s exact test as an alternative test, which obtained a p value of 0.714 for susceptibility, 1.000 for seriousness and severity, 0.767 for benefits and 1.000 for obstacles. The results of the study showed no significant relationship between vulnerability, seriousness and severity, benefits and barriers to the use of early detection of the IVA method. So that multivariate testing cannot be carried out. The follow-up plan for further research is to provide interventions for women of childbearing age in order to improve health behavior in early detection of cervical cancer with routine Acetic Acid Inspection examinations
Effectiveness of First Aid Learning in Rural Areas: Local Language Short Film vs. “Toma Cemas” Module
Musculoskeletal injuries in school children are one of the problems found, especially in rural areas. Providing health education on first aid for musculoskeletal injuries can build knowledge, motivation, and self-efficacy, so it is important to develop new strategies. This study analyzes the comparative effect of local language first aid short film media and the "“Toma Cemas”” module on students' knowledge, motivation, and self-efficacy. This study used a quasi-experimental method with two groups pretest-posttest. The first group received health education through local language short films and the second group received a ““Toma Cemas”” module on first aid for musculoskeletal injuries. With a population of 234 students, this study involved 84 samples divided into two groups, each consisting of 42 respondents using a stratified random sampling technique. The results of the independent t-test to assess the comparison of knowledge show p value 0.045 (p 0.05) and self–efficacy show 0.005 (p value 0.05). There is a significant difference in the mean of knowledge and self -efficacy between the two groups there. The motivation variable shows a p value of 0.141 (p 0.05) so there is no significant difference in mean value of motivation. ““Toma Cemas”” Module is more suitable for increasing students' knowledge because the module's materials are in written form accompanied by animated images and explanations. Local language short films have a more effective influence than the ““Toma Cemas”” Module suitable for increasing students' self-efficacy related to the use of local languages, which help students feel comfortable in the process of learning first aid in rural areas
Sosialisasi Dan Edukasi Siswa SMA Di Kabupaten Kubu Raya Mengenai Pencegahan Tindakan Perdagangan Manusia (Human Trafficking) Melalui Media Video Animasi
Kurangnya pemahaman terhadap prosedur pencarian kerja yang aman serta mudahnya tergiur iming-iming pelaku, mengakibatkan maraknya kasus Human Trafficking. Masalah ini menjadi salah satu ancaman terbesar di Indonesia dengan Provinsi Kalimantan Barat sebagai salah satu daerah sumber dan tujuan perdagangan manusia. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melalui media kampanye ini bertujuan untuk mengedukasi anak remaja khususnya siswa siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 di Sungai Raya, Kubu Raya, Kalimantan Barat mengenai perdagangan manusia dan pencegahannya. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah siswa-siswa SMA khususnya yang berada di tingkat akhir yang dinilai rentan dalam Human Trafficking. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat dan Badan Pengiriman, Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), serta Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Kalimantan Barat. Metode yang digunakan adalah Kirkpatrick model untuk mengetahui reaksi peserta kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) setelah kegiatan dilaksanakan. Kirkpatrick menyajikan model 4 tingkat untuk mengevaluasi pelatihan atau seminar, yang terdiri dari reaksi, pembelajaran, perilaku, dan hasil. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan edukasi preventif melalui media yang menarik dan mudah dipahami, yaitu video animasi yang disesuaikan dengan karakteristik remaja. Hasil yang diharapkan dalam kegiatan PKM ini adalah siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sungai Raya teredukasi mengenai konsep perdagangan manusia, modus operandi yang digunakan pelaku perdagangan manusia, dan mampu melakukan prosedur pencarian kerja secara aman
Analysis of Smart Tourism in the Mandalika Special Economic Zone
This study aims to examine the phenomenon of smart tourism in the Mandalika Special Economic Zone. The research methodology used in this study is descriptive qualitative, using secondary data obtained from websites, the internet, and related literature. The findings of the study indicate that smart tourism indicators such as Smart Accessibility in the Mandalika Special Economic Zone have several accesses issued by the government such as the Go Mandalika website where tourists can later access access through the website then the Ayo Ke Lombok application, Ayo Ke Lombok is a digital platform that provides a complete guide to enjoy various attractive offers in Lombok, including accommodation, location, tourist attractions, culinary, and much more. The next topic is the halal tourism application. The attraction of Lombok Sumbawa, then Smart Ads in the Mandalika Special Economic Zone through the Go Mandalika website on the Central Lombok Regency booklet which explains and displays several advertisements showing activities, culinary, transportation. The Go Mandalika website provides information about health services, festivals, and events in the Mandalika Special Economic Zone. This website also displays various interesting tourist attractions available in the area. This website serves as a practical reference for tourists who wish to explore the various tourist locations in the Mandalika special economic zone, including cultural, natural and man-made attractions.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena pariwisata cerdas di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari situs web, internet, dan literatur terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa indikator smart tpourism seperti Smart Accessibility in kawasan ekonomi Khusus mandalika memiliki beberapa akses yang dikeluarkan pemerintah seperti website go mandalika yang dimana wisatawan nntinya bisa mengakses akses melalui website tersebut kemudian aplikasi ayo ke lombok, Ayo Ke Lombok merupakan platform digital yang menyediakan panduan lengkap untuk menikmati berbagai penawaran menarik di Lombok, termasuk akomodasi, lokasi, objek wisata, kuliner, dan masih banyak lagi. Topik berikutnya adalah aplikasi wisata halal. Daya tarik Lombok Sumbawa, selanjutnya smart Ads pada kawasan ekonomi khusus mandalika melalui website go mandalika pada booklate kabupaten lombok tengah yang di mna di jelaskan dan ditampilkan beberapa iklan yang menunjukan aktifitas, kuliner, transportasiSitus web Go Mandalika menyediakan informasi tentang layanan kesehatan, festival, dan acara di kawasan ekonomi khusus Mandalika. Situs web ini juga menampilkan berbagai objek wisata menarik yang tersedia di kawasan tersebut. Situs web ini berfungsi sebagai referensi praktis bagi wisatawan yang ingin menjelajahi berbagai lokasi wisata di kawasan ekonomi khusus Mandalika, termasuk objek wisata budaya, alam, dan buatan
Dari Krisis Menuju Eksis: Geliat Kawasan Ekowisata Gunung Merapi Pasca Bencana
One of the most important assets in developing ecotourism is natural conditions that have marketability to tourists, while still paying attention to sustainability. As an active volcano, Mount Merapi in Yogyakarta has great potential to be affected by natural disasters caused by volcanic activity. This research aims to look at the development of volcanic ecotourism after the disaster. This research uses a case study, with interview and literature study data collection techniques. The theory used in this research is social capital from Robert Putnam. The results of this research found that after the eruption disaster, ecotourism in the Mount Merapi area experienced a decline in visitors, but this did not last long. What is quite interesting is that after the 2010 volcanic eruption disaster in the Mount Merapi tourist area, many new tourist attractions emerged that exist to this day. Meanwhile, during Covid-19, tourist attractions were in a slump due to government restrictions on activities outside the home so that tourists were reluctant to come on tour. However, after Covid-19, Mount Merapi Ecotourism quickly adapted and activities returned to normal, starting to attract visitors.AbstrakSalah satu modal terpenting dalam pengembangan ekowisata adalah kondisi alam yang memiliki daya jual kepada wisatawan, dengan tetap memperhatikan kelestariannya. Sebagai gunung berapi yang aktif, Gunung Merapi di Yogyakarta memiliki potensi yang besar terdampak atas bencana alam yang disebabkan aktivitas gunung berapi tersebut. Penelitian ini bertujuan melihat geliat perkembangan ekowisata Gunung berapi pasca bencana. Penelitian ini menggunakan studi kasus, dengan teknik pengumpulan data wawancara dan studi pustaka. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah modal sosial dari Robert Putnam. Hasil dalam penelitian ini menemukan kondisi pasca bencana letusan, ekowisata di Kawasan Gunung Merapi mengalami penurunan pengunjung akantetapi hal itu tidak berlangsung lama. Hal yang cukup menarik, pasca bencana letusan gunung berapi 2010 pada Kawasan Wisata Gunung Merapi justru muncul banyak wisata baru yang eksis sampai sekarang ini. Sedangkan saat covid-19, objek wisata yang terpuruk karena pembatasan dari pemerintah aktivitas di luar rumah sehingga wisatawan enggan hadir untuk berwisata. Akan tetapi, pasca Covid-19 Ekowisata Gunung Merapi cepat beradaptasi dan aktivitas kembali normal mulai ramai pengunjung
UTILIZATION OF VARIOUS TYPE OF LEARNING MEDIA TO ENGAGE STUDENTS’ LEARNING INTEREST IN EDUCATION DEPARTMENT
This study aims to determine the student’s perceptions about utilization of various type of learning media to engage students’ learning interest. Data collection using a survey with a population of all Mathematics Education and Biology Education students of the 2022 and 2023 intakes, with a sample size of 60 students using stratified random sampling. This survey is related to perceptions related to students learning interest based on based on various of media and students learning interest from Mitchel (1993), consists of 15 items with 5 aspects such as attention, curiosity, excitement, meaningfulness, and involvement. The results showed that mostly students choose games media and games application, with 25 students (41,6%) gave highest score, mean that games media gave those students more attention because of the attraction in it, while another learning media that showed less of interest, were picture with 2 students (3,3%), power point with 6 students (10%), and learning torso with 8 students (13,3%), because visual media not fully explaining the complex material.Another survey about learning interest showed that excitement aspect, game applications gave the highest score, which was 36.6%, chosen by 22 students, followed by game media chosen by 20 students (33.3%). In the meaningfulness and involvement aspects, the learning module gave the highest score, which was 13.3% (8 students) and 35% (21 students), this is because the learning module accommodates students' independent learning so that learning becomes more meaningful. So learning modules and games based media mostly can engage students’ learning interest in education department
PENGARUH FITUR ROBO ADVISOR, FOMO, DAN LINGKUNGAN PERTEMANAN TERHADAP MINAT INVESTASI REKSA DANA BIBIT PADA GEN Z DI DKI JAKARTA
ABSTRACTThis research aims to determine the influence of the robo advisor feature, FOMO, and friendship environment on investment interest in Bibit mutual funds among generation Z in DKI Jakarta. A quantitative approach was used in this research, with the Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) technique. Data was collected through an online questionnaire distributed to respondents aged 17-27 years who live in DKI Jakarta and have experience using the Bibit application. Of the 265 respondents who participated, 251 valid responses were analyzed using SmartPLS software version 4.1.0.9. The research results show that the robo advisor feature, FOMO, and friendship environment partially have a positive and significant influence on investment interest in Bibit mutual funds among Gen Z. This allows for the importance of ease of investment, fear of being left behind by trends, and the influence of the social environment in increasing investment interest.Keywords: Investment Interest, Robo Advisor Feature, FOMO, Friendship Environmen
Peran dan Pengaruh Tokoh Agama dalam Membentuk Perilaku Politik Masyarakat: Studi Kasus Partisipasi Politik di Kabupaten Simalungun
This study aims to explore the contribution and impact of religious leaders in shaping people's political behavior, with an emphasis on case studies of political participation in Simalungun Regency. In this context, religious leaders play an important role as spiritual leaders and individuals who have a significant influence on people's way of thinking and actions. The methodology used in this study is a qualitative approach with a case study method, which involves data collection through interviews, observations, and document analysis in the Simalungun Regency area. The findings of this study show that religious leaders in Simalungun have a substantial impact on people's political behavior, especially in shaping their attitudes and levels of political participation. Religious figures not only function as moral and ethical directioners, but are also often directly involved in political activities that can influence the political choices of their followers. Community involvement in politics in Simalungun, which is influenced by religious figures, includes participation in general elections, political campaigns, and various other socio-political activities. The influence caused by religious figures can be seen from two sides, namely positive and negative, depending on the context and political interests that prevail. Therefore, this study provides an in-depth understanding of the role of religious leaders in the process of democracy and political participation in the area, as well as how these influences can shape social and political dynamics in the Simalungun community.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi dan dampak tokoh agama dalam membentuk perilaku politik masyarakat, dengan penekanan pada studi kasus partisipasi politik di Kabupaten Simalungun. Dalam konteks ini, tokoh agama berperan penting sebagai pemimpin spiritual dan individu yang memiliki pengaruh signifikan terhadap cara berpikir dan tindakan masyarakat. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang melibatkan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen di wilayah Kabupaten Simalungun. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh agama di Simalungun memiliki dampak yang substansial terhadap perilaku politik masyarakat, terutama dalam membentuk sikap dan tingkat partisipasi politik mereka. Tokoh agama tidak hanya berfungsi sebagai pemberi arahan moral dan etika, tetapi juga sering terlibat langsung dalam aktivitas politik yang dapat memengaruhi pilihan politik para pengikutnya. Keterlibatan masyarakat dalam politik di Simalungun, yang dipengaruhi oleh tokoh agama, mencakup partisipasi dalam pemilihan umum, kampanye politik, serta berbagai kegiatan sosial-politik lainnya. Pengaruh yang ditimbulkan oleh tokoh agama ini dapat dilihat dari dua sisi, yaitu positif dan negatif, tergantung pada konteks serta kepentingan politik yang berlaku. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam mengenai peran tokoh agama dalam proses demokrasi dan partisipasi politik di daerah tersebut, serta bagaimana pengaruh tersebut dapat membentuk dinamika sosial dan politik di masyarakat Simalungun