e-Jurnal Ilmiah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Islam Malang (UNISMA)
Not a member yet
257 research outputs found
Sort by
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Temper Tantrum pada Anak Usia Prasekolah (3-6 Tahun) di RA Aisyatul Wahidah
Temper Tantrum merupakan ledakan emosi pada anak di karenakan anak tidak mampu mengungkapkan perasaannya secara positif. Faktor yang menyebabkan temper tantrum salah satunya adalah pengetahuan ibu. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian temper tantrum pada anak usia prasekolah (3-6 tahun) di RA Aisyatul Wahidah Desa Turi Banjaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan simple random sampling. Sample untuk penelitian ini berjumlah 62 ibu dengan anak usia prasekolah di RA Aisyatul Wahidah Desa Turi Banjaran. Data dalam penelitian ini diambil menggunakan kuisioner pengetahuan ibu dan kejadian temper tantrum. Analisis statistik menggunakan uji spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hampir seluruhnya (87,1%) memiliki kategori pengetahuan baik. Sedangkan kejadian temper tantrum pada anak prasekolah sebagian besar (64.5%) memiliki kategori temper tantrum sedang. Berdasarkan hasil uji spearmen rho diperoleh nilai p=0,000 (p<0,05) dan r=0,356 yang artinya terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian temper tantrum dengan kekuatan hubungan sedang. Semakin baik tingkat pengetahuan ibu maka semakin ringan temper tantrum pada anak dikarenakan ibu mampu memberikan pencegahan dan penanganan yang tepat jika anak mengalami temper tantrum. Untuk mencegah terjadinya temper tantrum pada anak perlu ditingkatkan pengetahuan ibu tentang temper tantrum.
 
Evaluasi Kesiapsiagaan Indonesia Saat Menghadapi Serangan Senjata Biologi (Lesson Learned Dari Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), Tahun 2020-2022)
Ancaman senjata biologis semakin nyata di era globalisasi. Senjata biologis yang menggunakan agen biologis seperti virus, bakteri, jamur, atau racun untuk menginfeksi atau membunuh manusia, hewan, atau tumbuhan memiliki potensi kerusakan yang sangat besar. Penggunaan senjata biologis dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi kesehatan manusia, ekonomi, dan masyarakat. Pandemi Covid-19 yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 menunjukkan kerentanan global, termasuk Indonesia, terhadap agen biologis yang dapat digunakan sebagai senjata biologis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metodologi asesmen. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, internet, dan jurnal. Temuan studi ini menunjukkan bahwa upaya evaluasi perlu dilakukan untuk meningkatkan koordinasi antar lembaga pemerintah, ketersediaan fasilitas medis dan kapasitas laboratorium di seluruh Indonesia, kesadaran publik, dan kerja sama internasional dalam menangani ancaman biologis. Dengan melakukan evaluasi ini, Indonesia dapat lebih siap menghadapi serangan senjata biologis di masa mendatang.
Uji Antiketombe (Tiga Fungi Patogen Rambut) Pada Produk Bioteknologi Farmasi Berupa Formulasi dan Sediaan Sampo Gel Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternatea L)
Kombucha bunga telang berdasarkan penelitian sebelumnuya telah diketahui memiliki aktivitas sebagai antifungi penyebab ketombe. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi dan sediaan sampo gel yang berbahan aktif larutan fermentasi kombucha bunga telang pada konsentrasi gula yang meliputi 20%, 30%, dan 40%. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium yaitu dengan cara membuat basis sampo gel tanpa zat aktif sebagai kontrol negatif. Membuat sampo gel yang berbahan aktif larutan fermentasi kombucha bunga telang yang meliputi konsentrasi gula sebesar 20%, 30%, dan 40%. Difusi cakram merupakan salah satu metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk menguji formulasi dan sediaan sampo gel kombucha bunga telang terhadap ketiga pertumbuhan fungi uji. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi ANOVA satu jalur dilanjutkan analisis pos hoc. Hasil penelitian telah membuktikan bahwa formulasi dan sediaan sampo gel kombucha bunga telang pada konsentrasi 40% berbeda nyata dengan konsentrasi 20% dan 30% sebagai antifungi, sehingga dapat disimpulkan bahwa konsentrasi 40% pada formulasi dan sediaan sampo gel kombucha bunga telang merupakan perlakuan yang terbaik sebagai antifungi. Kombucha bunga telang berdasarkan penelitian sebelumnuya telah diketahui memiliki aktivitas sebagai antifungi penyebab ketombe. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi dan sediaan sampo gel yang berbahan aktif larutan fermentasi kombucha bunga telang pada konsentrasi gula yang meliputi 20%, 30%, dan 40%. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium yaitu dengan cara membuat basis sampo gel tanpa zat aktif sebagai kontrol negatif. Membuat sampo gel yang berbahan aktif larutan fermentasi kombucha bunga telang yang meliputi konsentrasi gula sebesar 20%, 30%, dan 40%. Difusi cakram merupakan salah satu metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk menguji formulasi dan sediaan sampo gel kombucha bunga telang terhadap ketiga pertumbuhan fungi uji. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi ANOVA satu jalur dilanjutkan analisis pos hoc. Hasil penelitian telah membuktikan bahwa formulasi dan sediaan sampo gel kombucha bunga telang pada konsentrasi 40% berbeda nyata dengan konsentrasi 20% dan 30% sebagai antifungi, sehingga dapat disimpulkan bahwa konsentrasi 40% pada formulasi dan sediaan sampo gel kombucha bunga telang merupakan perlakuan yang terbaik sebagai antifungi. 
Identifikasi Serapan Karbondioksida (CO2) Pada Pohon Mahoni (Swietenia Mahagoni) di Jalan Raya Ahmad Yani Desa Sukowati Kabupaten Bojonegoro
Jalan Raya Ahmad Yani Desa Sukowati merupakan salah satu jalur nasional yang padat dengan aktivitas kendaraan. Selain adanya sarana Pendidikan juga terdapat layanan Kesehatan seperti Poskesdes Sukowati. Kesibukan aktivitas kendaraan pribadi maupun transportasi umum dapat berpotensi mempengaruhi kegiatan Pendidikan dan layanan Kesehatan. Tujuan pada penelitian ini adalah menghitung massa jenis pohon mahoni, jumlah biomassa yang tersimpan dan serapan karbondioksida. Metode pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Mengukur keliling pohon dan mencari nilai massa jenis pohon, selanjutnya menghitung biomassa menggunakan rumus allometric. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah biomassa semua pohon baik berukuran kecil, sedang maupun besar, sehingga diperoleh total biomassa pohon (Wt) adalah 107.675,83 kg/pohon. Pengujian karbon tersimpan menunjukkan hasil 49.530,88 kg serta hasil serapan karbondioksida pada pohon mahoni di sepanjang Jalan Raya Ahmad Yani Desa Sukowati Kabupaten Bojonegoro menunjukkan hasil sebesar 181.778,30 kg
Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Binahong (Anredera cordifolia) Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Grade Ii Pada Ibu Nifas Di Puskesmas Panimbang Tahun 2025
Laserasi perineum ialah luka pada area muskular yang disebabkan oleh robekan akibat persalinan dan terdiri dari kulit di antara introitus vagina serta anus. Kerumitan yang timbul akibat laserasi perineum adalah terbentuknya luka disertai dengan infeksi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun binahong (Anredera cordifolia) terhadap penyembuhan luka perineum grade II pada ibu nifas di Puskesmas Panimbang Tahun 2025. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif quasi eksperimen dengan rancangan one group pre-test post-test menggunakan teknik total sampling sebanyak 30 responden. Waktu penelitian bulan April-juni 2025.Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu nifas dengan luka kurang baik (70,0%) pada pretest dan penyembuhan luka baik (93,3%) pada posttest. Uji statistik dengan Wilcoxon Sign Rank Test didapatkan nilai p-Value = 0,000 < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini ialah terdapat pengaruh pemberian rebusan daun binahong (Anredera cordifolia) terhadap penyembuhan luka perineum grade II pada ibu nifas di Puskesmas Panimbang Tahun 2025
Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Penyakit Paru Obstruktif Kronik Dengan Modalitas Nebulizer Dan Terapi Latihan Di Rsud Paru Madiun
Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) adalah penyakit paru yang dapat dicegah dan diobati, ditandai dengan adanya keterbatasan aliran udara yang masuk kedalam tubuh dan umumnya bersifat progresif, akibat dari paparan polusi udara dan gas berbahaya yang dapat memberikan gambaran gangguan sistemik. Penyakit paru kronis dapat ditandai dengan gejala pernapasan yang terus-menerus dan adanya hambatan aliran udara yang disebabkan oleh kelainan saluran napas atau alveolar sebagai respon inflamasi dari paparan partikel atau gas berbahaya. Penyakit ini merupakan gangguan yang mempengaruhi pola aliran udara dari dalam dan keluar paru. Penyakit ini merupakan penyakit yang tidak menular yang telah menjadi masalah kesehatan masyarakat di indonesia. Seseorang yang mempunyai riwayat penyakit ini ketika udara terasa dingin dan terkena debu, polusi atau seorang perokok. Untuk mengidentifikasi penatalaksanaan Fisioterapi pada kasus Penyakit Paru Obstruktif Kronik, mengetahui dan menerapkan intervensi fisioterapi yang dapat digunakan pada kasus Penyakit Paru Obstruktif Kronik menggunakan modalitas Nebulizer, Breathing Control, Pursed Lip Breathing, dan Batuk Efektif. Setelah dilakukan terapi selama 4x terapi didapatkan hasil Nilai Respiratory Rate dari T0 : 22x/menit menjadi T4 : 19x/menit, nilai SPO2 dari T0 : 96% menjadi T4 : 98%, nilai skala borg dari T0 : 2 , sesak nafas ringan mengalami penurunan menjadi T4 : 0, tidak ada sesak napas sama sekali, hasil derajat sesak yang awalnya T0 : mendapatkan nilai 3, sesak timbul saat berjalan 100 m menjadi T4 : 1, sesak timbul saat berjalan cepat, pengeluaran sputum dari T0 : 0 ml menjadi T4 : 5 ml, nilai antropometri titik Axila dari T0-T4 mengalami peningkatan yaitu 1 cm, Ics 4-5 dan Prosesus xipoideus dari T0-T4 memiliki perubahan yang sama yaitu mengalami kenaikan 0,5 cm. Nebulizer Untuk Mengencerkan Sputum Dan Meredakan Gejala Sesak Nafas, Breathing Control Untuk Meningkatkan Ekspansi Sangkar Thoraks dan memperbaiki bentuk dada, Pursed Lip Breathing Untuk Memperbaiki Respiratory Rate, Meningkatkan Saturasi Oksigen Dan Mengurangi Spasme, Batuk Efektif Untuk Mengeluarkan Sputu
Identifikasi Bakteri Gram Positif Dan Gram Negatif Pada Air Limbah Pabrik Tepung Tapioka Kabupaten Malang
Air limbah pabrik tapioka mengandung air, pati terlarut, nitrogen, fosfor, lemak, protein, Ca, Mg, Fe, Cu, Pb, dan Zn, kandungan bahan-bahan organik yang cukup tinggi ini menyebabkan pencemaran lingkungan khususnya air sungai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bakteri gram positif dan gram negatif yang ada pada air limbah pabrik tepung tapioka Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini deskriptif, desain kualitatif menggunakan teknik random sampling. Tahapan penelitian meliputi pengambilan sampel air limbah tepung tapioka, pembuatan isolasi koloni bakteri dengan media MCA dan MSA, pembuatan kultur murni, dan pewarnaan, dilanjutkan uji biokimia dan uji enzimatik (katalase dan koagulase). Hasil penelitian menemukan bakteri gram positif yaitu Bacillus cereus dan Staphylococcus aureus. Ditemukan bakteri gram negatif, yakni Escherichia coli glukosa, laktosa, manitol, maltosa, dan sukrosa (+), H₂S (-), motilitas (-), indol (+), Mr (+), Vp (-), citrat (-). Pseudomonas aeruginosa glukosa (+), laktosa, mannitol, maltosa dan sukrosa (-), H₂S dan Motilitas (+), indol (-), Mr (+), Vp (-), citrat (+), dan Proteus vulgaris glukosa, maltosa, dan sukrosa (+), laktosa dan mannitol (-), H₂S (+), motilitas (+), indol (+), Mr (+), Vp (-), citrat (-). Saran melakukan pemeriksaan secara fisika dan kimiawi, serta menggunakan media agar lainnya untuk mendapatkan bakteri yang lebih beragam
Hubungan Lama Pemakaian Kontrasepsi Terhadap Tekanan Darah Dan Kadar Kolesterol Total Pada Akseptor KB Suntik 3 Bulan
Peningkatan tekanan darah serta kadar kolesterol banyak ditemukan pada ibu pengguna kontrasepsi KB suntik 3 bulan di (PMB) Ny. Ngati’ah Desa Wotanngare Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2022. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah hubungan lama pemakaian kontrasepsi terhadap tekanan darah dan kadar kolesterol total pada akseptor kb suntik 3 bulan. Desain penelitian ini adalah korelasi analitik dengan pendekatan Cross Sectional, populasi dan sampel sebanyak 45 Responden dan menggunakan total sampling. Data penelitian menggunakan data primer. Setelah ditabulasi data dianalisis dengan menggunakan uji Spearman rho dengan tingkat kemaknaan p= <0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas ibu dengan lama pemakaian KB Suntik 3 bulan 2-3 tahun (50%) mengalami hipertensi stage 1 dan mayoritas ibu dengan lama pemakaian kb Suntik 3 bulan 2-3 tahun (70%) memiliki kadar kolesterol total batas tinggi. Sedangkan dari hasil uji statistic diperoleh nilai p=0,000 dengan nilai correlation coefficient 0,770 dan 0,691 artinya ada Hubungan Lama Pemakaian Kontrasepsi Terhadap Tekanan Darah Dan Kadar Kolesterol Total Pada Akseptor Kb Suntik 3 Bulan Di (PMB) Ny. Ngati’ah Desa Wotanngare Kabupaten Bojonegoro. dengan tingkat hubungan yang kuat. Peningkatan pelayanan kesehatan terutama dalam mengatasi efek samping pengguna KB suntik 3 bulan harus ditingkatkan. Pencegahan tersebut dapat dilakukan dengan memberikan edukasi bahwa setelah menggunakan KB suntik 3 bulan selama 2 tahun, perlu dipertimbangkan untuk beralih ke metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) yang memiliki komplikasi dan efek samping yang lebih yang sekali pemakaiannya dapat bertahan selama 3 tahun sampai seumur hidup seperti IUD (intra uterine device), implant (susuk KB) dan kontap (kontrasepsi mantap)
Pengaruh Kombinasi Terapi Relaksasi Benson Dan Murrotal Asmaul Husna Terhadap Tingkat Nyeri Pada Pasien Post Operasi Trans Uretral Resection Prostatectomy (TURP) Di RSUD dr. Soegiri Lamongan
Tindakan TURP menyebabkan pasien merasakan nyeri hebat. Penatalaksanaan nyeri yang digunakan berupa terapi nonfarmakologis yaitu kombinasi terapi relaksasi benson dan murrotal asmaul husna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh kombinasi terapi relaksasi benson dan murrotal asmaul husna terhadap tingkat nyeri pada pasien post operasi Trans Uretral Resection Prostatectomy (TURP) di RSUD dr. Soegiri Lamongan. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimental pendekatan one group pretest-post test design. Teknik pengambilan sampel adalah consecutive sampling pada 20 pasien post operasi TURP di RSUD dr. Soegiri Lamongan yang dilakukan pada bulan Mei-Juni 2023. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh (p=0,000) pemberian intervensi terhadap nyeri dengan rata-rata skala nyeri pre test 8,45 dan post test 6,15. Peneliti melakukan intervensi kombinasi terapi relaksasi benson dan asmaul husna 2 kali selama 2 hari post operasi TURP. Peneliti mengukur sebelum dan sesudah intervensi kemudian menganalisis dengan uji Wilcoxon dengan skala nyeri pre test intervensi 1 dan post test intervensi 2 dengan nilai p=0,000. Terapi kombinasi relaksasi benson dan murrotal asmaul husna membuat pasien merasa nyaman. Hal ini dikarenakan melaksanakan terapi relaksasi benson dan murrotal asmaul husna dapat meningkatkan hormon endhorphine yang memiliki efek natural analgetik dan kemudian menurunkan produksi kortisol dan hormon stress lainnya sehingga nyeri menurun
Estimasi Populasi Tokek Rumah (Gekko gecko) di Wilayah Madura (Kab. Sumenep, Kab. Pamekasan, Kab. Sampang dan Kab. Bangkalan)
Di wilayah Madura, keberadaan tokek rumah sering kali dianggap sebagai hewan yang memiliki nilai ekonomi, karena kepercayaan tradisional masyarakat terhadap manfaatnya, termasuk dalam bidang kesehatan dan pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi populasi tokek rumah (Gekko gecko) di empat kabupaten di Pulau Madura, yaitu Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan. Survei dilakukan melalui wawancara penduduk dan observasi langsung menggunakan metode Visual Encountered Survey. Hasil menunjukkan estimasi total populasi tokek rumah sebesar 978.094 individu, dengan distribusi tertinggi di Kabupaten Sumenep (393.492 individu) dan terendah di Pamekasan (140.168 individu). Faktor-faktor seperti perburuan, urbanisasi, perubahan tata guna lahan, dan musim hujan memengaruhi populasi. Penelitian ini menekankan pentingnya regulasi dan pengelolaan yang berkelanjutan untuk melestarikan spesies ini, mengingat perannya dalam ekosistem dan nilai ekonominya.