Evaluasi Kesiapsiagaan Indonesia Saat Menghadapi Serangan Senjata Biologi (Lesson Learned Dari Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), Tahun 2020-2022)

Abstract

Ancaman senjata biologis semakin nyata di era globalisasi. Senjata biologis yang menggunakan agen biologis seperti virus, bakteri, jamur, atau racun untuk menginfeksi atau membunuh manusia, hewan, atau tumbuhan memiliki potensi kerusakan yang sangat besar. Penggunaan senjata biologis dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi kesehatan manusia, ekonomi, dan masyarakat. Pandemi Covid-19 yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 menunjukkan kerentanan global, termasuk Indonesia, terhadap agen biologis yang dapat digunakan sebagai senjata biologis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metodologi asesmen. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, internet, dan jurnal. Temuan studi ini menunjukkan bahwa upaya evaluasi perlu dilakukan untuk meningkatkan koordinasi antar lembaga pemerintah, ketersediaan fasilitas medis dan kapasitas laboratorium di seluruh Indonesia, kesadaran publik, dan kerja sama internasional dalam menangani ancaman biologis. Dengan melakukan evaluasi ini, Indonesia dapat lebih siap menghadapi serangan senjata biologis di masa mendatang.

Similar works

Full text

thumbnail-image

e-Jurnal Ilmiah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Islam Malang (UNISMA)

redirect
Last time updated on 15/02/2025

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.

Licence: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0