Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Islam Malang
Doi
Abstract
Di wilayah Madura, keberadaan tokek rumah sering kali dianggap sebagai hewan yang memiliki nilai ekonomi, karena kepercayaan tradisional masyarakat terhadap manfaatnya, termasuk dalam bidang kesehatan dan pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi populasi tokek rumah (Gekko gecko) di empat kabupaten di Pulau Madura, yaitu Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan. Survei dilakukan melalui wawancara penduduk dan observasi langsung menggunakan metode Visual Encountered Survey. Hasil menunjukkan estimasi total populasi tokek rumah sebesar 978.094 individu, dengan distribusi tertinggi di Kabupaten Sumenep (393.492 individu) dan terendah di Pamekasan (140.168 individu). Faktor-faktor seperti perburuan, urbanisasi, perubahan tata guna lahan, dan musim hujan memengaruhi populasi. Penelitian ini menekankan pentingnya regulasi dan pengelolaan yang berkelanjutan untuk melestarikan spesies ini, mengingat perannya dalam ekosistem dan nilai ekonominya.  
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.