Portal E-Journal Universitas Khairun
Not a member yet
    249 research outputs found

    PERAN GURU PPKn DALAM INTEGRASI NILAI-NILAI NASIONALISME PADA PEMBELAJARAN IPS di SMAN 8 HALMAHERA TENGAH

    Get PDF
    Penanaman nilai nasionalisme dalam dunia pendidikan sangat penting untuk membentuk karakter siswa yang cinta tanah air, berjiwa kebangsaan, dan memiliki semangat persatuan. Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki peran strategis dalam menginternalisasikan nilai-nilai nasionalisme, tidak hanya dalam mata pelajaran PPKn, tetapi juga melalui integrasi lintas mata pelajaran, khususnya Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru PPKn dalam mengintegrasikan nilai nasionalisme pada pembelajaran IPS di SMA Negeri 8 Halmahera Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn berperan sebagai fasilitator nilai, kolaborator pembelajaran, dan teladan dalam menanamkan sikap nasionalisme. Integrasi dilakukan melalui pendekatan tematik, penguatan materi kontekstual, dan kegiatan projek yang relevan dengan nilai kebangsaan. Dengan demikian, guru PPKn turut berkontribusi dalam memperkuat karakter nasionalisme siswa secara holistik dalam pembelajaran IPS

    Pelatihan Analisis SWOT dan BMC (Business Model Canvas) pada Santri di Pondok Pesantren Al Mumtaz

    No full text
    Islamic boarding schools as Islamic educational institutions have great potential in developing entrepreneurship. However, many Islamic boarding schools still have limitations in business management and business planning. This training aims to provide SWOT Analysis and BMC (Business Model Canvas) training to students through mentoring at WEIPA (Al Mumtaz Preneurship Inspiration Education Tour) at Al Mumtaz Islamic Boarding School. This training is an effort to support the independence of Islamic boarding schools which is realized by the existence of business ventures at the Islamic Boarding School. Therefore, this training was held to facilitate WEIPA management in developing business strategies who are also students at the Islamic Boarding School and there are 20 Agribusiness Study Program Students who carry out Social Laboratory activities that assist WEIPA management. The implementation method includes initial observation, training, and evaluation of activities. The results of this training provide an overview of the increased understanding of participants regarding the strengths, weaknesses, opportunities and threats at WEIPA, as well as the ability to develop simple business models using BMC. This training activity is expected to be the first step towards the economic independence of Islamic boarding schools.Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki potensi besar dalam pengembangan kewirausahaan. Namun, banyak pesantren yang masih memiliki keterbatasan dalam manajemen usaha dan perencanaan bisnisnya. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan Analisis SWOT dan BMC (Business Model Canvas) kepada Santri melalui pendampingan pada WEIPA (Wisata Edukasi Inspirasi Preneurship Al Mumtaz) di Pondok Pesantren Al Mumtaz. Pelatihan ini merupakan upaya untuk mendukung kemandirian pondok pesantren yang diwujudkan dengan adanya usaha bisnis di Pondok Pesantren. Oleh karena itu pelatihan ini diadakan untuk memudahkan pihak manajemen WEIPA dalam menyusun strategi bisnis yang juga merupakan santri di Pondok Pesantren serta terdapat 20 Mahasiswa Prodi Agribisnis yang melakukan kegiatan Laboratorium Sosial yang membantu manajemen WEIPA. Metode pelaksanaan mencakup observasi awal, pelatihan, serta evaluasi kegiatan. Hasil dari pelatihan ini memberikan gambaran peningkatan pemahaman peserta terhadap kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada WEIPA, serta kemampuan menyusun model bisnis sederhana menggunakan BMC. Kegiatan pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi pondok pesantren. &nbsp

    Estimasi Simpanan Karbon Dioksida Terumbu Karang (Studi Kasus Hol Sulamadaha Kota Ternate)

    No full text
    Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem laut yang memiliki peran penting dalam siklus karbon global. Ekosistem ini mampu menyerap dan menyimpan karbon. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis persen tutupan karang dan luas area terumbu karang, menganalisis serapan karbon terumbu karang, dan menganalisis simpanan karbon dioksida di Perairan Hol Sulamadaha. Metode yang digunakan adalah survei lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persen tutupan terumbu karang di Hol Sulamadaha sebesar 27,34% dengan luas terumbu karang 0,42 Ha. Nilai serapan karbon terumbu karang sebesar 3,66 ton C dan simpanan karbon dioksida (CO2) sebesar 13,45 ton CO2/Ha. Berdasarkan simulasi, peningkatan persen tutupan karang sebesar 5% per tahun maka membutuhkan waktu 9 tahun untuk mencapai persen tutupan maksimal terumbu karang yaitu 98%, dengan nilai serapan karbon 57,66 ton C dan nilai simpanan karbon dioksida (CO2) sebesar 211,61 ton CO2/Ha

    KORELASI ISLAM DAN BUDAYA LOKAL (KAJIAN FILSAFAT HIDUP MASYARAKAT ADAT KESULTANAN TERNATE, ADATMATOTO AGAMA DAN FALSAFAH JOU SE NGOFA NGARE)

    No full text
    Sejak awal mula, masyarakat adat Ternate memiliki pandangan hidup atau filsafat hidup yang lahir dari hasil kontemplasi hubungan manusia dengan manusia (hablumminannas), hubungan manusia dengan Tuhan (hablumminallah), dan hubungan manusia dengan alam (hablumminal alam). Filsafat hidup itu disebut Jou Se Ngofangare. Dari landasan hidup inilah maka kehidupan masyarakatnya diatur dalam satu kesatuan yang tidak bisa dilepaskan dari agama Islam itu sendiri, atau dalam filsafat adat Ternate yang disebut Adat Matoto Agama, Agama Matoto Kitabullah, Kitabullah Matoto Jou Allah Ta’ ala, Adat Majojoko Dalil Tifa se Dalil Moro, (Adat bersendikan Agama, Agama bersendikan Kitab Allah, Kitab Allah bersendikan Allah Swt, Adat berpijak pada pesan-pesan leluhur, {dalam hal ini nilai-nilai adat}

    STRATEGI PEMENUHAN KEBUTUHAN EKONOMI KELUARGA JANDA DI DESA TACICI, TARAUDU, DAN WORAT-WORAT KECAMATAN SAHU KABUPATEN HALMAHERA BARAT

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi  serta kendala pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga janda  di Desa Tacici, Taraudu, Dan Worat-Worat Kecamatan  Sahu Kabupaten Halmahera Barat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yakni kualitatif, dengan subjek penelitian yakni 20 ibu janda yang tersebar pada Desa Tacici, Taraudu, Dan Worat-Worat Kecamatan  Sahu Kabupaten Halmahera Barat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat di ambil kesimpulan bahwa: Kondisi perekonomian keluarga janda di Desa Tacici, Taraudu dan Worat-worat menurun  pasca ditinggalkan suami yang meninggal karena sakit. Para janda memilih bekerja sebagai petani dengan durasi bekerja 4-5 jam (setengah hari) dan ibu janda rata-rata memiliki anak sebagai tumpuan harapan untuk membantu perekonomian keluarga. Strategi pengelolaan kehidupan keluarga Janda dalam memenuhi perekonomian keluarga sehari-hari dilakukan dengan pekerjaan bertani. Para janda menanam tanaman bulanan sehingga tercukupi kebutuhan hari-hari. Pada kebiasaan masyarakat Sahu, anak merupakan aset keluarga yang sangat membantu perekonomian keluarga jika anak telah bekerja. Anak memiliki tanggung jawab untuk menafkahi anggota keluarga ketika ayahnya telah meninggal. Anak tertua merupakan tulang punggung keluarga yang diandalkan dalam menopang perekonomian keluarg

    MANAJEMEN MUTU BERBASIS BUDAYA RELIGIUS DI MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN MODEL) KOTA TERNATE

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen mutu berbasis budaya religius di Madrasah Aliyah Negeri (MAN Model) Kota Ternate. Fokus penelitian ini mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi manajemen mutu yang dilandasi oleh nilai-nilai religius dalam mewujudkan madrasah yang unggul secara akademik maupun moral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen mutu di MAN Model Kota Ternate dilaksanakan dengan mengintegrasikan nilai-nilai religius seperti disiplin ibadah, kejujuran, tanggung jawab, dan kerja sama dalam seluruh aktivitas pendidikan. Dalam aspek perencanaan, madrasah menetapkan visi dan misi yang menekankan pembentukan insan berilmu dan berakhlak mulia. Pada tahap pelaksanaan, budaya religius diterapkan melalui kegiatan rutin seperti salat berjamaah, tadarus al-Qur’an, pembiasaan salam dan doa, serta penguatan etos kerja islami bagi guru dan siswa. Evaluasi mutu dilakukan secara berkelanjutan melalui supervisi akademik, penilaian kinerja, dan refleksi nilai-nilai spiritual dalam proses pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen mutu berbasis budaya religius di MAN Model Kota Ternate mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis, berkarakter, dan produktif. Nilai-nilai religius menjadi landasan utama dalam pengambilan keputusan dan pengembangan mutu madrasah secara berkesinambungan

    Sosialisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Penanganan Sampah Di Desa Samo

    No full text
    Pada era digital, teknologi informasi memiliki peran penting dalam mendukung berbagai aspek kehidupan, termasuk pengelolaan lingkungan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Samo, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, dengan tujuan meningkatkan literasi digital masyarakat dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam penanganan sampah. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, penyebaran program melalui media sosial, sosialisasi, evaluasi, serta pelaporan. Hasil pelaksanaan menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan penggunaan teknologi digital untuk mendukungnya. Selain itu, masyarakat mulai memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk hasil daur ulang dan potensi wisata desa yang bersih. Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi model penerapan teknologi informasi dalam pengelolaan sampah bagi desa-desa lain di Kabupaten Halmahera Selata

    Estimasi Biomassa Mangrove Menggunakan NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) di Desa Soligi, Kabupaten Halmahera Selatan

    No full text
    Mangrove merupakan tumbuhan tingkat tinggi yang tumbuh pada habitat intertidal antara daratan dan laut di daerah tropis serta subtropis. Keberadaan mangrove sangat penting dalam mengurangi risiko bencana akibat perubahan iklim karena kemampuannya yang signifikan dalam menyimpan karbon pada biomassa dan sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biomassa ekosistem mangrove berdasarkan kategori NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) di pesisir Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan dengan total luas area 12,12 hektar dan total biomasa mencapai 899,78 ton. Kategori NDVI dibagi menjadi empat kelas yaitu: Sangat Rendah, Rendah, Sedang, dan Tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kategori Tinggi berkontribusi terbesar terhadap total biomasa dengan 639,94 ton/ha, terdiri dari 499,97 ton/ha untuk biomassa di atas tanah (AGB) dan 139,98 ton/ha untuk biomassa di bawah tanah (BGB). Sebaliknya, kategori Sangat Rendah menunjukkan nilai biomasa yang sangat rendah, yaitu 0,32 ton/ha. Temuan ini menekankan pentingnya pengelolaan dan konservasi ekosistem mangrove untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan karbon dan mendukung keberlanjutannya

    PENINGKATAN LITERASI SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KEBUN LITERASI DI SMPLB NEGERI TERNATE

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan literasi siswa melalui pemanfaatan media Kebun Literasi di SMPLB Negeri Ternate. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya minat baca dan kemampuan literasi siswa berkebutuhan khusus, sehingga diperlukan inovasi media pembelajaran yang lebih menarik, kontekstual, dan sesuai karakteristik mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa SMPLB Negeri Ternate yang terdiri dari beberapa ragam kebutuhan khusus. Media Kebun Literasi dikembangkan sebagai ruang belajar terbuka yang memadukan unsur lingkungan, aktivitas membaca, menulis, serta pengamatan langsung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes kemampuan literasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Kebun Literasi mampu meningkatkan minat, keterlibatan, dan kemampuan literasi siswa, yang ditandai dengan meningkatnya skor evaluasi literasi pada setiap siklus. Selain itu, media ini terbukti membantu siswa lebih mudah memahami materi melalui pengalaman belajar yang nyata, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media Kebun Literasi efektif digunakan dalam upaya meningkatkan literasi siswa di SMPLB Negeri Ternate

    ANALISIS KELAYAKAN OBYEK DAN DAYA TARIK WISATA ALAM DI TAMAN WISATA ALAM (TWA) KERANDANGAN, DESA SENGGIGI, KECAMATAN BATU LAYAR, KABUPATEN LOMBOK BARAT

    No full text
    Taman Wisata Alam (TWA) Kerandangan sebagai salah satu kawasan pelestarian alam yang dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam NTB, memiliki potensi dan daya tarik sebagai salah satu objek wisata. TWA Kerandangan memiliki ekosistem dan komunitas alam yang masih terbilang alami serta unik dan indah dengan bentang alam serta potensinya yang dapat dijadikan sebagai salah satu ODTWA. ODTWA dengan komponen utama berupa fasilitas dan aksesibilitas yang baik yang telah ada pada TWA Kerandangan juga menjadikannya memiliki nilai jual di pasar wisata. Meskipun demikian, TWA Kerandangan saat ini menghadapi tantangan karena sudah terlupakan oleh banyak orang sebagai tujuan wisata. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk mengevaluasi kelayakan obyek wisata dan daya tariknya di TWA Kerandangan agar dapat menentukan apakah layak untuk dijadiikan salah satu Daerah Tujuan Wisata (DTW). Selain itu, strategi-strategi perencanaan pengembangan juga perlu disusun untuk mengatasi tantangan ini dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke TWA Kerandangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dimana dilakukan observasi dan wawancara mendalam dengan informan kunci yaitu pihak pengelola Taman Wisata Alam Kerandangan yang kemudian dilakukan penilaian atau skoring menggunakan Pedoman ADO-ODTWA Dirjen PHKA 2003. Hasil penelitian dengan analisis ADO-ODTWA menunjukkan bahwa Taman Wisata Alam Kerandangan layak untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata dengan hasil rekapitulasi indeks nilai kelayakan sebesar 95%. Namun, unsur keunikan sumber daya alam pada indikator daya tarik memerlukan perhatian lebih oleh pihak pengelola agar menjadi pioritas untuk mengembangkan kawasan Taman Wisata Alam Kerandangan menjadi destinasi ekowisata unggulan

    11

    full texts

    249

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal E-Journal Universitas Khairun is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇