1 research outputs found

    Eksistensi Musik Tingkilan Sanggar Seni BSBI Di Samarinda Kalimantan Timur

    Get PDF
    Musik Tingkilan BSBI memiliki ciri khas tersendiri yang menjadikan salah satu sanggar yang berpengaruh dalam perkembangan musik Tingkilan saat ini. Ciri khas ini dipengaruhi oleh kreativitas penata musik dalam sanggar BSBI yang memiliki keterampilan yang baik. Fungsi musik Tingkilan BSBI hanya sebagai hiburan dan identitas budaya lokal. Keberadaan musik Tingkilan BSBI mampu mempengaruhi masyarakat Kota Samarinda yang memiliki beragam suku, untuk mencoba merespon terhadap musik Tingkilan BSBI yang dihadirkan dalam suatu kegiatan budaya, yaitu dengan cara mengenal, mempelajari kemudian memperoleh makna emosional diri terhadap musik yang di dengar. Proses kreatif musik Tingkilan BSBI terbagi dalam dua faktor yang mendorong kreativitas tersebut, yaitu faktor internal meliputi faktor keturunan dan lingkungan, kemudian faktor eksternal meliputi faktor ekonomi dan teknologi informasi. Lagu yang biasa di tampilkan dalam setiap kegiatan budaya ialah lagu yang berjudul Tajong Samarinda yang merupakan lagu daerah Kalimantan Timur ciptaan Abdul Sjukur Isa dengan menggunakan gaya musik Electone, kemudian lagu ini kembali di sajikan serta di kemas dalam bentuk musik Tingkilan oleh sanggar BSBI. Lagu Tajong Samarinda sangat di istimewakan oleh musik Tingkilan BSBI karena Tajong Samarinda merupakan salah satu kerajinan yang menjadi identitas budaya Kalimantan Timur dengan tujuan memperkenalkan sarung Samarinda melalui alunan musik Tingkilan khas sanggar BSBI, serta lirik lagu yang mengangungkan sarung Samarinda. Segala pencapaian yang dilakukan grup musik Tingkilan BSBI merupakan perwujudan dalam melestarikan identitas budaya di Samarinda, Kalimantan Timur
    corecore