2 research outputs found

    Rekayasa Model Sistem Informasi Web Sertifikasi Kompetensi Di Lembaga Sertifikasi Profesi Menggunakan Metodologi Modeldriven Uwe (Uml-based Web Engineering)

    Full text link
    Tenaga kerja Indonesia yang kompeten semakin penting menjelang pelaksanaan Asean Economic Community (AEC) pada tahun 2015. Pemerintah memastikan kompetensi tenaga kerja melalui program sertifikasi kompetensi yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang ditunjuk oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). LSP bertanggung jawab terhadap pengembangan standar kompetensi, sertifikasi kompetensi, dan pelaksana akreditasi Tempat Uji Kompetensi (TUK). Sistem manajemen berteknologi informasi diperlukan untuk mendukung operasional LSP agar efisien, cepat, dan produktif. Sistem web telah menjadi salah satu platform yang paling sering digunakan sebagai basis suatu sistem. Pendekatan pengembangan model-driven diyakini paling tepat untuk rekayasa web. Metode pendekatan sistem yang digunakan yaitu UWE (UML-Based Web Engineering) karena kompatibilitasnya dengan alat UML yang sudah akrab di kalangan pengembang sistem dan mencakup seluruh siklus pengembangan. Penelitian ini menghasilkan suatu alternatif model sistem manajemen sertifikasi kompetensi dan lisensi LSP yang dengan pendekatan model-driven rancangan sistem bersifat flesibel sehingga relatif mudah penerapannya diberbagai LSP yang meskipun sebagian besar struktur dan prosedur sertifikasinya sama tetapi tetap ada keunikan di masing-masing LSP. Data penelitian diperoleh dari sejumlah LSP, asesor, asesi, dan TUK

    Additional file 1: of Radiation and PD-(L)1 treatment combinations: immune response and dose optimization via a predictive systems model

    No full text
    Further information on model development and testing can be found in Additional file 1: the biological rationale for the proposed mathematical model structure; the structure of the mathematical model; population model development to describe inter-animal variability in tumor growth; model parameter estimations; model diagnostics; experimental data used for model development; model diagnostics; model validation against newly, independently generated sets of experimental tumor size data; design of efficacy simulations; a model sensitivity analysis. Additional file 1 also contains supplemental figures and references. (ZIP 6120 kb
    corecore