Program Studi Manajemen Pendidikan Islam IAIN Bone
Abstract
Improving the quality of teachers is a key factor in realizing the quality of sustainable madrasah education, but there are still many madrasas facing limited resources and have not implemented quality management systematically. This study aims to analyze the implementation of quality management based on the POAC (Planning, Organizing, Actuating, and Controlling) approach in improving the quality of teachers at MI Miftahul Ulum Panyiuran and examine its integration with the values of Islamic education management. The research uses a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and documentation studies, then analyzed using Miles and Huberman's interactive model. The results of the study showed that planning was carried out in a participatory manner through RKM and RPT, competency-based organization and deliberation, implementation through continuous training and comparative studies, and evaluation through supervision and program evaluation. The implementation of POAC has an impact on improving teacher professionalism, a culture of cooperation, a conducive learning climate, and a quality culture. The integration of the values of tadbir, syūrā, tarbiyah, and muḥāsabah strengthens the moral-spiritual dimension, although there is still a need for more measurable quality indicators.Peningkatan kualitas guru merupakan faktor kunci dalam mewujudkan mutu pendidikan madrasah yang berkelanjutan, namun masih banyak madrasah menghadapi keterbatasan sumber daya dan belum menerapkan manajemen mutu secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi manajemen mutu berbasis pendekatan POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling) dalam meningkatkan kualitas guru di MI Miftahul Ulum Panyiuran serta mengkaji integrasinya dengan nilai-nilai manajemen pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan secara partisipatif melalui RKM dan RPT, pengorganisasian berbasis kompetensi dan musyawarah, pelaksanaan melalui pelatihan dan studi banding berkelanjutan, serta evaluasi melalui supervisi dan evaluasi program. Implementasi POAC berdampak pada peningkatan profesionalitas guru, budaya kerja sama, iklim pembelajaran kondusif, dan budaya mutu. Integrasi nilai tadbir, syūrā, tarbiyah, dan muḥāsabah memperkuat dimensi moral-spiritual, meskipun masih diperlukan indikator mutu yang lebih terukur
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.