Perpustakaan memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi dan
mendukung pembelajaran sepanjang hayat. Namun, perkembangan teknologi dan
perubahan gaya hidup masyarakat menuntut perpustakaan untuk menghadirkan
inovasi layanan yang lebih menarik. Salah satu inovasi tersebut adalah Kafe Literasi
Waka 7 Kota Banjarbaru, yang merupakan layanan dari Dinas Arsip dan
Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru dengan konsep library cafe. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis tingkat minat kunjung pemustaka serta faktor-faktor
yang memengaruhi minat kunjung di Kafe Literasi Waka 7 Kota Banjarbaru.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan
kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 11.568 pemustaka, dengan sampel
sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik
cluster sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala
likert, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan distribusi
frekuensi dan persentase.
Hasil penelitian menujukkan bahwa Tingkat minat kunjung pemustaka
berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase rata-rata 83,57%. Indikator
lingkungan yang memadai memperoleh persentase tertinggi sebesar 86,64%, diikuti
indikator tersedianya kebutuhan yang diinginkan sebesar 82,08%, dan indikator
rasa ingin tahu sebesar 82,00%. Temuan ini menunjukkan bahwa minat kunjung
pemustaka dipengaruhi oleh keterpaduan antara dorongan internal dan kondisi
lingkungan layanan yang nyaman serta sesuai kebutuhan
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.