This study aims to evaluate the effectiveness of the "Safe Space Online: Your Zone, Your Rules" psychoeducation program in enhancing prevention knowledge and reducing cyberbullying behavior among phygital generation adolescents. The research employed a quasi-experimental method with a two-group pretest-posttest design. Participants consisted of 10 junior high school students in Bantul selected through purposive sampling. The instruments utilized were a 45-item Cyberbullying Behavior Scale (α = 0.929) and a module-based knowledge test. Wilcoxon test results for the experimental group indicated a significant increase in knowledge (p = 0.041; mean increased from 83.00 to 92.00) and a significant decrease in cyberbullying behavior (p = 0.043; mean decreased from 111.00 to 86.60). Effect size analysis revealed a value of r = 0.64 for both variables in the experimental group, confirming a large practical impact of the intervention. In contrast, the control group exhibited no significant changes (r = 0.04). This study concludes that structured psychoeducation effectively transforms adolescent digital interactions through deeper internalization of ethics and self-regulation compared to general digital literacy.Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas psikoedukasi "Safe Space Online: Your Zone, Your Rules" dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan serta menurunkan perilaku cyberbullying pada remaja generasi phygital. Penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Partisipan penelitian berjumlah 10 siswa SMP di Bantul yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Skala Perilaku Cyberbullying (45 item, α = 0,929) dan tes pengetahuan berbasis modul. Hasil Uji Wilcoxon pada kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (p = 0,041; rerata meningkat dari 83,00 menjadi 92,00) serta penurunan signifikan pada perilaku cyberbullying (p = 0,043; rerata menurun dari 111,00 menjadi 86,60). Analisis effect size pada kelompok eksperimen menghasilkan nilai r = 0,64 untuk kedua variabel, yang membuktikan dampak praktis intervensi berada pada kategori besar. Sebaliknya, kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan (r = 0,04). Penelitian ini menyimpulkan bahwa psikoedukasi terstruktur mampu mentransformasi interaksi digital remaja melalui internalisasi etika dan regulasi diri yang lebih mendalam dibandingkan dengan literasi digital umum
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.